Valve Part 2 (karakteristik + sumber energi)

0 %
100 %
Information about Valve Part 2 (karakteristik + sumber energi)

Published on December 8, 2016

Author: RookyGungate

Source: slideshare.net

1. VALVE Part II

2. KELOMPOK 2 1. Fathan Ikram Fariza 4. Shana Nisa F. 2. Ihsan Qiamussalam 5. Siti Amimah 3. Qhian Dave Franco

3. SELAMAT DATANG di Persentasi kami VALVE : 1.KARAKTERISTIK 2.SUMBER ENERGI     

4. 1 KARAKTERISTIK

5. 1. Quick Opening 2. Linear 3. EQUAL PERCENTAGE

6. QUICK OPENING Bukaan (travel) yang kecil memberikan kenaikan yang besar pada flow rate. Digunakan pada proses yang membutuhkan flow rateseketika dalam jumlah besar seperti safety system dan metering

7. GAMBAR : Quick Opening • Penambahan gerakan valve memberikan perubahan tereduksi sesaat pada laju aliran, dan jika plug valve mendekati posisi bukaan lebar, perubahan laju aliran mendekati nol. • Digunakan khususnya untuk keperluan on-off • Pada sistem ketinggian cairan, karakteristik ini digunakan untuk penambahan Δp dengan penambahan terkunci, Δp pada beban maksimum > 200% beban minimum Δp

8. Linear Bukaan valve berbanding lurus dengan flow rate. Digunakan pada aplikasi dimana pressure drop pada valve cenderung konstan seperti pada level control dan flow control loop

9. GAMBAR : Linear • Umumnya digunakan untuk pengontrolan ketinggian cairan dan untuk pengontrolan aliran tertentu yang membutuhkan penguatan konstan. Pada proses kontrol aliran, karakteristik ini digunakan untuk proporsional terhadap aliran dengan jangkauan set point aliran yang lebar, jika lokasi control valve seri dan bypass terhadap elemen pengukuran Pada sistem kontrol tekanan, karakteristik ini digunakan untuk proses gas, volume besar

10. Equal Percentage Kebalikan dari quick opening – bukaan valve yang besar, hanya memberikan penambahan flow rate yang kecil. Digunakan pada proses yang membutuhkan pressure drop yang besar pada valve, seperti temperature dan pressure control.

11. GAMBAR : Equal Percentage • Dengan aliran kecil, perubahan laju aliran akan menjadi kecil • Dengan aliran besar, perubahan laku aliran akan menjadi besar • Pada sistem ketinggian cairan, karakteristik ini digunakan untuk penurunan Δp dengan penambahan beban, Δp pada beban maksimum <> 100 : 1

12. 2 SUMBER ENERGI

13. 1. Hydraulic Valve 2. Pneumatic Valve 3. Solenoid Valve

14. SUMBER ENERGI ♦♦♦♦♦♦ Katup / valve adalah komponen utama dalam sistem hidrolik. Katup / valve digunakan untuk mengontrol tekanan dan aliran fluida melalui pipa hidrolik dan juga berguna dalam memanfaatkan dan menghasilkan tenaga hidrolik. Ada berbagai jenis katup hidrolik, masing-masing melayani tujuan yang berbeda dan fungsi, diantaranya. HYDRAULIC VALVE

15. Hydraulic Valve ♦♦♦ 1 Hydraulic Pressure Valves Jenisnya : regulator tekanan, katup urutan, kontra- keseimbangan katup dan katup bongkar 2 Directional Hydraulic Valves Katup ini dapat digerakkan secara pneumatik, hidrolik, elektrik, mekanik atau manual 3 Flow Control Valves Hydraulic Katup kontrol aliran hidrolik memastikan air tidak akan mengalir di bawah pengaruh gravitasi ketika sistem hidrolik tidak beroperasi 15

16. Ilustrasi Hydraulic Valve Directional Control Valve

17. SUMBER ENERGI ♦♦♦♦♦♦ • Katup berfungsi untuk mengatur atau mengendalikan arah udara kempa yang akan bekerja menggerakan aktuator, • Katup - katup pneumatik diberi nama berdasarkan pada: a) Jumlah lubang/saluran kerja (port), b) Jumlah posisi kerja, c) Jenis penggerak katup, d) karakteristik katup PNEUMATIC VALVE

18. Pneumatic Valve ♦♦♦ Komponen Sistem Pneumatic ♦♦♦ 1 Kompressor menghasilkan udara bertekanan dengan cara menghisap dan memampatkan udara, kemudian disimpan di dalam tangki udara kempa untuk disuplai kepada pemakai (sistem pneumatik). 2 Silinder pneumatik kerja ganda Silinder pneumatik penggerak ganda akan maju atau mundur karena adanya udara bertekanan yang disalurkan ke salah satu sisi dari dua saluran yang ada 3 Katup sinyal pneumatik 3/2 NC Katup ini biasanya dipergunakan sebagai tombol start atau off pada sistem pneumatik 4 Katup kendali 5/2 NC Katup kendali 5/2 penggerak udara kempa ini terdiri dari lima port, masing-masing diberi nomor. 18

19. GAMBAR : Contoh Pneumatic Solenoid Valve Pneumatic Valve mempunyai koil sebagai penggeraknya dimana ketika koil mendapat supply tegangan maka koil tersebut akan berubah menjadi medan magnet sehingga menggerakan plunger pada bagian dalamnya ketika plunger berpindah posisi maka pada lubang keluaran dari solenoid valve pneumatic akan keluar udara bertekanan yang berasal dari supply (service unit), pada umumnya solenoid valve pneumatic ini mempunyai tegangan kerja 100/200 VAC namun ada juga yang mempunyai tegangan kerja DC

20. Ilustrasi Pneumatic Valve Pneumatic valve

21. SUMBER ENERGI ♦♦♦♦♦♦ • Solenoid valve adalah katup yang digerakan olehenergi listrik, mempunyai kumparan sebagai penggeraknya yang berfungsi untuk menggerakan piston yang dapat digerakan oleh arus AC maupun DC Solenoid Valve

22. Solenoid Valve 1. Valve Body 2. Terminal Masukan (Inlet Port) 3. Terminal Keluaran (outlet Port) 4. Koil Solenoid 7. Plunger 8. Spring 5. Kumparan Gulungan 6. Kabel Suppy Tegangan Bagian-bagian 9. Keluaran (Exhaust)

23. Solenoid Valve Prinsip Kerja 1. katup listrik yang mempunyai koil sebagai penggeraknya 2. ketika koil mendapat supply tegangan maka koil tersebut akan berubah menjadi medan magnet sehingga menggerakan piston pada bagian dalamnya 3. ketika piston berpindah posisi maka pada lubang keluaran dari solenoid valve akan keluar cairan yang berasal dari supply, (Umumnya tegangan kerja pada 100/200 VAC, adapun yang dari DC)

24. Ilustrasi Solenoid Valve Solenoid Valve

25. KESIMPULAN ♦♦♦♦ KARAKTERISTIK : Quick Opening, Linear, Equal Percentage SUMBER ENERGI : Hydraulic Valve, Pneumatic Valve, Solenoid Valve VALVE TIPE BUKAAN JENIS KARAKTE RISTIK SUMBER ENERGI

26. TERIMA KASIH atas Perhatiannya Fathan Ikram Fariza | Ihsan Qiamussalam | Qhian D. France | Shana Nisa Fitriani | Siti Amimah Thanks for Lecturer Muhammad Arman (Instrumentation study) Any Questions?

Add a comment