Teori dan Pengembangan Organisasi - Stuktur organisasi

17 %
83 %
Information about Teori dan Pengembangan Organisasi - Stuktur organisasi

Published on October 19, 2016

Author: dflorencia

Source: slideshare.net

1. Struktur Organisasi Dayana Florencia 14.D1.0010 Maretta Edgina 14.D1.0021 Candrika Awinda 14.D1.0022 Frederica Audrey 14.D1.0032 Cindy Krestanto 14.D1.0067

2. Definisi Terry (1986) Proses mengusahakan hubungan - hubungan yang efektif antara orang - orang, sehingga mereka dapat bekerja sama secara efisien dan dengan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas tertentu, dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan tertentu. Hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

3. Definisi Robbins (1994:6) Struktur organisasi menetapkan bagaimana tugas akan dibagi, siapa melapor kepada siapa, serta mekanisme koordinasi yang formal dan pola interaksi yang akan diikuti.

4. Definisi S.Reksohadiprodjo, dan T.H.Handoko (1992:74) Struktur organisasi merupakan suatu kerangka yang menunjukkan seluruh kegiatan untuk pencapaian tujuan organisasi, hubungan antar fungsi, serta wewenang dan tanggung jawabnya.

5. Definisi Schermerhorn (1996) Sistem tugas, alur kerja, hubungan pelaporan dan saluran komunikasi yang dikaitkan secara bersama dalam pekerjaan individual maupun kelompok.

6. Faktor - faktor yang mempengaruhi organisasi 1. Pembagian kerja 2. Departementalisasi 3. Hierarki 4. Koordinasi 5. Rentang manajemen 6. Kesatuan perintah

7. 4 komponen Pembentuk struktur organisasi

8. Bentuk-bentuk Struktur Organisasi 1. Struktur Organisasi Fungsional 2. Struktur Organisasi Divisional (berdasarkan Produk/Pasar) 3. Struktur Organisasi Matriks

9. Struktur Organisasi Fungsional Pembagian kerja dilakukan berdasarkan fungsi manajemennya seperti keuangan, produksi, pemasaran dan sumber daya manusia.

10. Kelebihan : •Cocok bagi lingkungan stabil. •Menunjang pengembangan keahlian. •Memberi kesempatan bagi para spesialis. •Hanya memerlukan koordinasi minimal. •Hanya memerlukan keperluan antar pribadi yang kecil. Kelemahan : •Pada organisasi yang besar, tanggapan lambat diterima. •Menyebabkan terjadinya kemacetan . •Tidak merangsang inovasi. •Menimbulkan konflik mengenai prioritas produk. •Tidak menunjang pengembangan manajer umum. Struktur Organisasi Fungsional

11. Struktur Organisasi Divisional Struktur organisasi yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan produk, layanan, pasar dan letak geografis.

12. Kelebihan : •Cocok untuk perubahan yang cepat. •Fisibilitas produk tinggi. •Konsentrasi penuh terhadap tugas-tugas. •Kejelasan tanggung jawab. •Pemrosesan tugas - tugas ganda secara palarel. •Memudahkan pelatihan manajer umum. Kelemahan : •Terjadinya pertikaian untuk alokasi sumber daya. •Tidak mendukung koordinasi aktivitas antar berbagai divisi. •Pengabaian prioritas jangka panjang. •Menurunnya pendalaman kecakapan. •Menimbulkan konflik antara tugas divisi dengan prioritas perusahaan. Struktur Organisasi Divisional

13. Struktur Organisasi Matriks Kombinasi dari struktur organisasi fungsional dan struktur organisasi divisional dengan tujuan untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat pada kedua bentuk struktur organisasi tersebut.

14. Struktur Organisasi Matriks Kelebihan : •Memberikan keluwesan kepada organisasi. •Merangsang kerja sama dan disiplin. •Melibatkan, memotivasi, dan menantang para pegawai. •Mengembangkan keterampilan pegawai. •Membebaskan pimpinan teras dan keharusannya menyusun rencana. Kelemahan : •Timbulnya perasaan anarki. •Mendorong terjadinya persaingan kekuasaan. •Menimbulkan lebih banyak diskusi dari pada tindakan. •Menuntut adanya keterampilan yang tinggi dalam hubungan antar perorangan. •Penerapannya memerlukan biaya besar.

15. Desain Struktur Organisasi Modern Struktur TimStruktur Tim Organisasi Virtual Organisasi Virtual Organisasi Nirbatas Organisasi Nirbatas Pemanfaatan tim sebagai perangkat sentral untuk mengoordinasikan kegiatan- kegiatan kerja. Organisasi inti kecil yang menyubkontrakkan fungsi-fungsi utama bisnis secara detail. Sebuah organisasi yang berusaha menghapuskan rantai komando, memiliki rentang kendali tak terbatas, dan mengganti departemen dengan tim yang diberdayakan.

16. Model Desain Struktur Organisasi

17. Faktor Penentu Struktur Organisasi

18. Sumber • Ivancevich, dkk. 2008. Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta : Erlangga • http://teorionline.wordpress.com/2012/02/17/desain- dan-struktur-organisasi-bagian- 2/http://id.wikipedia.org/wiki/Struktur_organisasi • https://dadangpramono.wordpress.com/2014/05/01/ desain-dan-struktur-organisasi/ • http://ilmumanajemenindustri.com/pengertian- contoh-bentuk-struktur-organisasi/ • http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/293 04/4/Chapter%20II.pdf

Add a comment