Strategi Bekerja Efektif & Efesien

33 %
67 %
Information about Strategi Bekerja Efektif & Efesien
Business & Mgmt

Published on February 28, 2009

Author: mas_victor

Source: slideshare.net

STRATEGI BEKERJA EFEKTIF & EFESIEN Penemuan terbesar dari generasi kita adalah bahwa manusia dapat mengubah kehidupan mereka dengan mengubah cara berpikir mereka. William James



Buzz … Silahkan anda menyebutkan angka satu persatu secara berurutan dan bergantian Setiap kali anda harus menyebutkan angka kelipatan 5, jangan sebutkan angka tersebut tapi gantilah dengan berteriak “Buzz” kemudian teman anda disebelah melanjutkan urutan angka Bagi peserta yang melakukan kesalahan diwajibkan menjalani hukuman

Silahkan anda menyebutkan angka satu persatu secara berurutan dan bergantian

Setiap kali anda harus menyebutkan angka kelipatan 5, jangan sebutkan angka tersebut tapi gantilah dengan berteriak “Buzz” kemudian teman anda disebelah melanjutkan urutan angka

Bagi peserta yang melakukan kesalahan diwajibkan menjalani hukuman

Kesulitan apa yang anda alami? Faktor apa yang menyebabkan ada ketidak akurasian dlm penyebutan angka Bagaimana cara agar bisa bena r? Kecermatan & Konsentrasi adalah cermin dari orang yang serius Bagaimana mengoptimalkan kemampuan “Fast Learner” Bagaimana anda mampu mengelola pengalaman diri atau orang lain Efesiensi suatu Sistem adalah hasil penelahan dari suatu Pengamatan

Kecermatan & Konsentrasi adalah cermin dari orang yang serius

Bagaimana mengoptimalkan kemampuan “Fast Learner”

Bagaimana anda mampu mengelola pengalaman diri atau orang lain

Efesiensi suatu Sistem adalah hasil penelahan dari suatu Pengamatan

HUKUM PARETO Mula-mula ekonom Itali  bernama Vilfredo Pareto (1848 - 1923) itu baru setengah kaget dengan hasil penelitiannya. Bahwa 80% kekayaan negara hanya dinikmati oleh  20% kel ompok tertentu dari penduduk. Karena setengah kaget dengan hasil penelitian tersebut, Pareto kemudian mengadakan penelitian di lain negara, ternyata hasilnya sama atau hampir sama.  Hasil penelitian Pareto ini sejak tahun 1897 akhirnya diresmikan menjadi sebuah rumus atau formula dengan berbagai macam nama: Pareto Principle

Mula-mula ekonom Itali  bernama Vilfredo Pareto (1848 - 1923) itu baru setengah kaget dengan hasil penelitiannya. Bahwa 80% kekayaan negara hanya dinikmati oleh  20% kel ompok tertentu dari penduduk.

Karena setengah kaget dengan hasil penelitian tersebut, Pareto kemudian mengadakan penelitian di lain negara, ternyata hasilnya sama atau hampir sama.  Hasil penelitian Pareto ini sejak tahun 1897 akhirnya diresmikan menjadi sebuah rumus atau formula dengan berbagai macam nama: Pareto Principle

jika bicara hasil, ketepatan proses, dan kualitas maka hal-hal tersebut erat hubungannya dengan how well atau how good are you doing,  bukan how often dan how long Penelitian dalam hal efektivitas dan efisiensi  waktu menemukan bahwa 80% prestasi seseorang di bidang apapun diraih dari  20%  waktu yang dikeluarkan . Dan 80% kebahagian hidup ditentukan dari 20% waktu yang digunakan untuk mencarinya. Tanyalah pada diri anda, berapa jumlah waktu yang benar-benar anda gunakan dalam kaitan dengan tujuan anda pergi ke k erja selain waktu macet, ngobrol, atau melamun, atau membicarakan persoalan lain dengan kawan kerja? Jika jawaban anda ternyata menggunakan rumus yang sebaliknya maka anda tidak memiliki perbedaan dengan orang lain dan itu sa m a artinya bahwa anda belum menerapkan cara kerja cerdas.

Penelitian dalam hal efektivitas dan efisiensi  waktu menemukan bahwa 80% prestasi seseorang di bidang apapun diraih dari  20%  waktu yang dikeluarkan .

Dan 80% kebahagian hidup ditentukan dari 20% waktu yang digunakan untuk mencarinya.

Tanyalah pada diri anda, berapa jumlah waktu yang benar-benar anda gunakan dalam kaitan dengan tujuan anda pergi ke k erja selain waktu macet, ngobrol, atau melamun, atau membicarakan persoalan lain dengan kawan kerja?

Jika jawaban anda ternyata menggunakan rumus yang sebaliknya maka anda tidak memiliki perbedaan dengan orang lain dan itu sa m a artinya bahwa anda belum menerapkan cara kerja cerdas.

realisasi kerja cerdas harus dimulai dari langkah-langkah berikut , Fokus pada skala pengembangan Jika anda yakin bahwa diri anda memiliki keunggulan atau bakat alamiah, disamping memiliki kelemahan yang diakibatkan oleh factor heriditas atau lingkungan, maka yang benar-benar anda butuhkan adalah  hidup dengan keunggulan tersebut secara cerdas (living with the advantage competitive factors). keunggulan itu harus diarahkan untuk mengoptimalkan apa yang disebut dalam rumusan Pareto dengan 20% of determining factors (factor penentu). Oleh karena itu, temukan apa saja yang menjadi faktor penentu keberhasilan anda dari sekian daftar kegiatan yang anda lakukan dalam hidup. Tinggalkan hal-hal yang tidak perlu dan fokuskan hanya pada hal-hal yang berpotensi untuk pengembangan diri.

Fokus pada skala pengembangan

Jika anda yakin bahwa diri anda memiliki keunggulan atau bakat alamiah, disamping memiliki kelemahan yang diakibatkan oleh factor heriditas atau lingkungan, maka yang benar-benar anda butuhkan adalah  hidup dengan keunggulan tersebut secara cerdas (living with the advantage competitive factors).

keunggulan itu harus diarahkan untuk mengoptimalkan apa yang disebut dalam rumusan Pareto dengan 20% of determining factors (factor penentu).

Oleh karena itu, temukan apa saja yang menjadi faktor penentu keberhasilan anda dari sekian daftar kegiatan yang anda lakukan dalam hidup. Tinggalkan hal-hal yang tidak perlu dan fokuskan hanya pada hal-hal yang berpotensi untuk pengembangan diri.

.... langkah-langkah berikut , Berani Berkorban Di dalam dunia yang sebesar ini terdapat sekian banyak "persoalan kecil" yang kalau anda tidak berani berkorban untuk memaafkannya bisa jadi persoalan itu akan mendominasi muatan pikiran anda yang akhirnya bisa  membuat anda melupakan  sisi keunggulan, cita-cita, fokus pengembangan diri, dan lain-lain. Contoh yang paling sederhana dan sering terjadi di depan mata kita adalah ketika sedang di jalan raya. Di luar dari persoalan tabrakan serius, terkadang hanya karena mobilnya tersenggol sedikit saja orang rela membuang banyak waktu dan kebahagiannya saat wisata

Berani Berkorban

Di dalam dunia yang sebesar ini terdapat sekian banyak "persoalan kecil" yang kalau anda tidak berani berkorban untuk memaafkannya bisa jadi persoalan itu akan mendominasi muatan pikiran anda yang akhirnya bisa  membuat anda melupakan  sisi keunggulan, cita-cita, fokus pengembangan diri, dan lain-lain.

Contoh yang paling sederhana dan sering terjadi di depan mata kita adalah ketika sedang di jalan raya. Di luar dari persoalan tabrakan serius, terkadang hanya karena mobilnya tersenggol sedikit saja orang rela membuang banyak waktu dan kebahagiannya saat wisata

Berani Berkorban ... Untuk mengetahui apakah persoalan yang sedang anda hadapi tidak akan merugikan anda , gunakan standard audit berikut: Apa saja yang menurut anda menjadi prioritas utama dalam kehidupan Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan penting dan tidak penting Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan darurat dan tidak darurat yang bisa jadi tidak penting dan tidak prioritas Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan "sampah" tidak penting, tidak mendesak dan bukan prioritas utama. Namun dalam hal ini anda perlu menyeleksi secara ketat dan hati-hati, sebab bahayanya kalau anda secara mudah memasukan persoalan ke tong sampah ini maka anda bisa terjebak untuk meninggalkan misi atau fokus hidup hanya karena alasan mempertahankan posisi atau kondisi yang ada. Jika anda terjebak maka akhirnya rumus yang terjadi bukanlah 80/20 tetapi sebaliknya.

Untuk mengetahui apakah persoalan yang sedang anda hadapi tidak akan merugikan anda , gunakan standard audit berikut:

Apa saja yang menurut anda menjadi prioritas utama dalam kehidupan

Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan penting dan tidak penting

Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan darurat dan tidak darurat yang bisa jadi tidak penting dan tidak prioritas

Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan "sampah" tidak penting, tidak mendesak dan bukan prioritas utama. Namun dalam hal ini anda perlu menyeleksi secara ketat dan hati-hati, sebab bahayanya kalau anda secara mudah memasukan persoalan ke tong sampah ini maka anda bisa terjebak untuk meninggalkan misi atau fokus hidup hanya karena alasan mempertahankan posisi atau kondisi yang ada. Jika anda terjebak maka akhirnya rumus yang terjadi bukanlah 80/20 tetapi sebaliknya.

.... langkah-langkah berikut , Membuat Sekat Pembatas Pada akhirnya anda harus menentukan batasan-batasan tentang apa yang ingin dicapai, bagaimana mencapainya, apa modal yang dimiliki, dan akan kemana anda mengarahkan hidup anda. Dalam proses inilah terjadi seleksi dan pengecualian. Dari sekian luas dunia dan isinya, apa saja yang telah anda seleksi menjadi hal yang benar-benar anda inginkan sesuai format pondasi personal anda seperti: kiblat hidup, cita-cita, tujuan, target dan tindakan.

Membuat Sekat Pembatas

Pada akhirnya anda harus menentukan batasan-batasan tentang apa yang ingin dicapai, bagaimana mencapainya, apa modal yang dimiliki, dan akan kemana anda mengarahkan hidup anda.

Dalam proses inilah terjadi seleksi dan pengecualian. Dari sekian luas dunia dan isinya, apa saja yang telah anda seleksi menjadi hal yang benar-benar anda inginkan sesuai format pondasi personal anda seperti: kiblat hidup, cita-cita, tujuan, target dan tindakan.

SESUNGGUHNYA SEMUA ORANG MENGINGINKAN PERUBAHAN; Miskin Pesimis Rugi Malas Bodoh Lambat Lemah Rumit Menganggur MENJADI Kaya Optimis Untung Rajin Pintar Cepat Kuat Mudah Bekerja

SESUNGGUHNYA SEMUA ORANG MENGINGINKAN PERUBAHAN;

THE EIGHT HABITS 8 KEBIASAAN PEMBENTUK PRIBADI YANG EFFEKTIF THE WAY TO BE AN EFFECTIVE PERSON

8 KEBIASAAN PEMBENTUK PRIBADI YANG EFFEKTIF

KEMENANGAN PRIBADI ( Paradigma Ketergantungan) Kebiasaan 1: JADILAH PROAKTIF (Prinsip Visi Pribadi) Kebiasaan 2: MULAI DENGAN AKHIR DALAM PIKIRAN ( Prinsip Kepemimpinan Pribadi) Kebiasaan 3: DAHULUKAN YANG HARUS DIDAHULUKAN (Prinsip Manajemen Pribadi)

Kebiasaan 1:

JADILAH PROAKTIF

(Prinsip Visi Pribadi)

Kebiasaan 2:

MULAI DENGAN AKHIR DALAM PIKIRAN

( Prinsip Kepemimpinan Pribadi)

Kebiasaan 3:

DAHULUKAN YANG HARUS DIDAHULUKAN

(Prinsip Manajemen Pribadi)

Kebiasaan 4: BERPIKIR MENANG/MENANG (Prinsip Kepemimpinan Antarpribadi) Kebiasaan 5: BERUSAHA MENGERTI LEBIH DAHULU BARU DIMENGERTI (Prinsip Komunikasi Empatik) Kebiasaan 6: WUJUDKAN SINERGI (Prinsip Kerja Sama Kreatif) KEMENANGAN PUBLIK (Paradigma Kesalingtergantungan)

Kebiasaan 4:

BERPIKIR MENANG/MENANG

(Prinsip Kepemimpinan Antarpribadi)

Kebiasaan 5:

BERUSAHA MENGERTI LEBIH DAHULU BARU DIMENGERTI

(Prinsip Komunikasi Empatik)

Kebiasaan 6:

WUJUDKAN SINERGI

(Prinsip Kerja Sama Kreatif)

PEMBAHARUAN Kebiasaan 7: ASAHLAH GERGAJI (Prinsip Pembaharuan Diri yang Seimbang)

PEMBAHARUAN

Kebiasaan 7:

ASAHLAH GERGAJI

(Prinsip Pembaharuan Diri yang Seimbang)

MENGASAH DIMENSI SPIRITUAL Kebiasaan 8: FIND YOUR VOICE AND INSPIRE OTHERS TO FIND THEIRS (Mendengarkan suara hati, menjadi inspirasi bagi orang lain)

MENGASAH DIMENSI SPIRITUAL

Kebiasaan 8:

FIND YOUR VOICE AND INSPIRE OTHERS TO FIND THEIRS

(Mendengarkan suara hati, menjadi inspirasi bagi orang lain)

Penampilan Sikap Pengetahuan Ketrampilan Unsur-unsur Profesionalitas

Penampilan

Sikap

Pengetahuan

Ketrampilan

Penampilan merupakan sarana komunikasi yang sangat efektif. Faktor yang perlu diperhatikan dalam penampilan : Pakaian Keadaan tubuh kita Komunikasi baik verbal maupun non verbal Sikap (cara berdiri, berjalan, duduk dan cara berbicara) PENAMPILAN

Penampilan merupakan sarana komunikasi yang sangat efektif. Faktor yang perlu diperhatikan dalam penampilan :

Pakaian

Keadaan tubuh kita

Komunikasi baik verbal maupun non verbal

Sikap (cara berdiri, berjalan, duduk dan cara berbicara)

Hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan sikap profesional : Selalu ingat dan sadar bahwa anda adalah pemberi service , sehingga harus selalu siap, berada pada posisi membantu customer . Selalu ingat pentingnya customer bagi kita SIKAP

Hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan sikap profesional :

Selalu ingat dan sadar bahwa anda adalah pemberi service , sehingga harus selalu siap, berada pada posisi membantu customer .

Selalu ingat pentingnya customer bagi kita

… dalam mengembangkan sikap profesional : Selalu ingat kedudukan customer bagi kita. Customer tidak tergantung pada, tapi justru sebaliknya, institusi usaha/lembaga yang tergantung pada customer Customer adalah tujuan kerja kita Customer adalah sumber hidup institusi usaha/lembaga Customer bukan barang mati, ia juga menusia dengan perasaan dan emosi seperti kita juga Dalam situasi bertemu customer yang mengesalkan ingat kembali point a)! SIKAP

… dalam mengembangkan sikap profesional :

Selalu ingat kedudukan customer bagi kita.

Customer tidak tergantung pada, tapi justru sebaliknya, institusi usaha/lembaga yang tergantung pada customer

Customer adalah tujuan kerja kita

Customer adalah sumber hidup institusi usaha/lembaga

Customer bukan barang mati, ia juga menusia dengan perasaan dan emosi seperti kita juga

Dalam situasi bertemu customer yang mengesalkan ingat kembali point a)!

Pengetahuan tentang produk dan pelayanan yang ditawarkan. Pengetahuan tentang produk dan pelayanan yang ditawarkan oleh institusi usaha/lembaga pesaing. Pengetahuan tentang institusi usaha/lembaga. Sistem dan prosedur yang berlaku di institusi usaha/lembaga sendiri dan institusi usaha/lembaga pesaing. Pengetahuan umum dan pengetahuan lain yang menunjang pekerjaan melalui training, seminar maupun membaca berita. PENGETAHUAN

Pengetahuan tentang produk dan pelayanan yang ditawarkan.

Pengetahuan tentang produk dan pelayanan yang ditawarkan oleh institusi usaha/lembaga pesaing.

Pengetahuan tentang institusi usaha/lembaga.

Sistem dan prosedur yang berlaku di institusi usaha/lembaga sendiri dan institusi usaha/lembaga pesaing.

Pengetahuan umum dan pengetahuan lain yang menunjang pekerjaan melalui training, seminar maupun membaca berita.

Ketrampilan yang dimaksud adalah dalam : Hal melayani : - Cara memberikan salam - Berkomunikasi secara verbal dan non verbal - Handling Complain Ketrampilan dalam melaksanakan tugas-tugas operasional KETERAMPILAN

Ketrampilan yang dimaksud adalah dalam :

Hal melayani :

- Cara memberikan salam

- Berkomunikasi secara verbal dan non verbal

- Handling Complain

Ketrampilan dalam melaksanakan tugas-tugas operasional

ETIKET Tata cara pergaulan yang baik antar individu dalam masyarakat untuk memperlancar kegiatan dalam masyarakat. Bentuk Aturan-aturan sopan santun sesuai dengan waktu, tempat, acara, kesempatan dan kepribadian pemakaiannya

Tata cara pergaulan yang baik antar individu dalam masyarakat untuk memperlancar kegiatan dalam masyarakat.

DASAR-DASAR ETIKET Sopan, santun, berbuat baik kepada siapa saja (5 S: senyum, salam, sapa, sopan dan santun) Ramah dan bertutur kata baik Tidak sombong Menepati janji dan tidak berbohong Disiplin Menghargai orang lain dan tidak pelit dengan ucapan terima kasih Rapi dan bersih Perhatian serta memiliki toleransi Mampu mengendalikan diri

Sopan, santun, berbuat baik kepada siapa saja

(5 S: senyum, salam, sapa, sopan dan santun)

Ramah dan bertutur kata baik

Tidak sombong

Menepati janji dan tidak berbohong

Disiplin

Menghargai orang lain dan tidak pelit dengan ucapan terima kasih

Rapi dan bersih

Perhatian serta memiliki toleransi

Mampu mengendalikan diri

Finally… Fokuskan Diri Anda Konsisten Teliti Tiap Situasi Respek Jangan Katakan “Terpaksa…”

Fokuskan Diri Anda

Konsisten

Teliti Tiap Situasi

Respek

Jangan Katakan “Terpaksa…”

Tetep sehat biar teraih suksesmu Jazakumulloh khair..

Jazakumulloh khair..

Add a comment

Related presentations

Related pages

Temukan Pengertian: Pengertian Efektif dan Efisien

Sikap kerja yang efektif dan efisien lebih ditekankan pada aspek managerial dalam mewujudkan strategi usaha, targetpekerjaan, dan taktik bisnis di dalam ...
Read more

Belajar Efektif dan Efisien | fentifs

Strategi pembelajaran yang efektif dan efesien. Pembelajaran yang baik dan efektif adalah pembelajaran ... 1. berbicara kepada diri sendiri pada saat bekerja
Read more

Kepemimpinan efisien dan efektif | Cielo Spadziavacca

Bagaimana menjadi seseorang yang mampu melakukan kepemimpinan secara efisien dan efektif? Berbagai buku serta literatur telah banyak membahas hal ini.
Read more

pengertian dari Strategi, Pembelajaran, Metode, Teknik ...

pengertian dari Strategi ... fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik ... secara efektif dan efesien.
Read more

Makalah “Belajar Efektif dan Efisien” | raisahadila

C. Strategi Belajar yang Efektif dan Efisien. ... Sedangkan belajar efesien adalah cara belajar yang ... Berbicara kepada diri sendiri pada saat bekerja b.
Read more

Model – Model Pembelajaran yang Efesien dan Efektif ...

... model atau strategi pembelajaran yang efektif dan ... pembelajaran yang efektif dan efesien untuk ... bekerja sama saling ...
Read more

Manajemen Produksi: Strategi Pengendalian Proses yang ...

Manajemen Produksi: Strategi Pengendalian Proses yang Efektif dan Efisien Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi, Jakarta | Kamis - Jum'at, 13 - 14
Read more

Kepemimpinan Efisien Dan Efektif - Scribd - Read Unlimited ...

Kepemimpinan efisien dan efektif. Written by Akhmadi Published in: Pendidikan Umum Comments 1 Pdf Print Email Bagaimana menjadi seseorang yang mampu ...
Read more