advertisement

Sistem koloid

56 %
44 %
advertisement
Information about Sistem koloid

Published on March 3, 2014

Author: anangdwipurwanto

Source: slideshare.net

advertisement

Kelompok dua – XII TKJ 1 / SMK NEGERI 1 BLITAR 2013-2014

S M K SISTEM KOLOID N E G E R I 1 B L I T A R

SEJARAH KOLOID  Istilah koloid pertama kali diutarakan oleh seorang ilmuwan Inggris, Thomas Graham, sewaktu mempelajari sifat difusi beberapa larutan melalui membran kertas perkamen. Graham menemukan bahwa larutan natrium klorida mudah berdifusi sedangkan kanji, gelatin, dan putih telur sangat lambat atau sama sekali tidak berdifusi. Zat-zat yang sukar berdifusi tersebut disebut koloid.  Tahun 1907, Ostwald, mengemukakan istilah sistem terdispersi bagi zat yang terdispersi dalam medium pendispersi. Analogi dalam larutan, fase terdispersi adalah zat terlarut, sedangkan medium pendispersi adalah zat pelarut. Gb 1.1 Thomas Graham Gb 1.2 Ostwald

SISTEM DISPERSI Sistem dispersi adalah penyebaran secara merata suatu zat ke zat lain apabila suatu zat dicampurkan dengan zat lain.

JENIS DISPERSI  Terdapat 3 jenis dispersi, yaitu ; 1. - Suspensi 2. - Koloid 3. - Larutan Gb 2. jenis dispersi

SUSPENSI  Merupakan suatu sisem dispersi dengan partikel yang berukuran relative besar tersebar merata di dalam medium pendispersinya. Pada umumnya sistem dispersi merupakan campuran yang heterogen.  Contoh ;  - Endapan hasil reaksi pasir yang dicampur dengan air. Gb 3. pengendapan pasir di sungai

KOLOID  Koloid merupakan suatu bentuk campuran (sistem dispersi) dua atau lebih zat yang bersifat homogen namun memiliki ukuran partikel terdispersi yang cukup besar (1 – 100 nm),  Contoh ;  - Tepung dalam air  - Susu  - Santan Gb 4. santan

LARUTAN  Larutan merupakan sistem dispersi yang ukuran partikelpartikelnya sangat kecil sehingga tidak dapat dibedakan (diamati) antara partikel pendispersi dengan partikel terdispersi walaupun menggunakan mikroskop dengan tingkat pembesaran yang tinggi/mikroskop ultra).  Contoh ;  -Larutan Gula  -Larutan Alkohol  -Udara bersih Gb 5. Larutan Gula

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan Perbedaan Umum Sistem Dispersi Suspensi, Koloid dan Larutan Perbedaan Suspensi Koloid Larutan Ukuran Partikel >100 nm 1-100 nm < 100 nm Keruh Keruh-jernih Jernih Pertikel terdispersi dapat diamati langsung dengan mata telanjang Partikel terdispersi hanya dapat diamati dengan mikroskop ultra Partikel terdispersi dapat diamati dengan mikroskop ultra. Kestabilan (bila didiamkan) Mudah terpisah (mengendap) Sukar terpisah (relatif stabil) Tidak terpisah (sangat stabil) Cara pemisahan Filtrasi (disaring) Tidak dapat disaring Tidak dapat disaring Penampilan fisis

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan Gb 6.2. susu  Bentuk campuran Larutan = Homogen Koloid = Tampak Homogen Gb 6.3. Larutn garam Gb 6.1 air kapur Suspensi = Heterogen

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan Ukuran Partikel Suspensi Diameter partikel >100 nm atau 10-5 cm Koloid Diameter partikel 1-100 nm atau 10-7-10-5 cm Larutan Diameter partikel < 10-7 cm

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan Penampilan fisis Suspensi = -Keruh -Pertikel terdispersi dapat diamati langsung dengan mata telanjang Koloid = -Keruh-jernih -Partikel terdispersi dapat diamati dengan mikroskop ultra Larutan = -Jernih -Partikel terdispersi dapat diamati dengan mikroskop ultra.

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan  Kestabilan Suspensi = Tidak Stabil (mudah mengendap) Koloid = Retatif stabil (sukar terpisah) Larutan = Stabil (tidak terpisah)

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan  Cara pemisahan Suspensi = Filtrasi (disaring) Koloid = Tidak dapat di saring dengan kertas saring biasa, kecuali dengan kertas saring ultra Larutan = Tidak dapat disaring

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan  Jumlah fase Suspensi = Dua fase Koloid = Dua fase Larutan = Satu fase

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan  Efek tyndall Suspensi = Ada efek tyndall Koloid = Ada efek tyndall Larutan = Tidak ada efek tyndall Gb 7. efek tyndall

Perbedaan suspensi, koloid, dan larutan  Gerak Brown Suspensi = Tidak ada gerak brown Koloid = Ada gerak brown Larutan = Tidak ada gerak brown Gb 8. Gerak Brown

SISTEM DISPERSI KOLOID

KOLOID Suatu sistem dispersi yang ukuran partikelnya lebih besar dari larutan,tetapi lebih kecil dari suspensi(Campuran kasar).

MACAM-MACAM KOLOID Fasa terdispersi Fasa pendispesi Nama Contoh Gas Cair Buih/busa Busa sabun, krim Gas Padat Buih/busa padat Karet busa, batu apung, sterofoam Cair Gas Aerosol cair Kabur, awan, hair spray Cair Cair Emulsi Susu, darah, krim rambut, santan, sirup obat Cair Padat Emulsi padat Mentega, mutiara, keju, jelly Padat Gas Aerosol padat Asap, debu (di udara), jelaga Padat Cair Sol Tinta, cat, lem kanji, agar-agar, selai Padat Padat Sol padat Kaca bewarna, intan hitam, aliase

SIFAT-SIFAT KOLOID  -Efek Tyndall  -Gerak Brown  -Adsorpsi  -Muatan koloid  -Koagulasi koloid  -Koloid pelindung  -Dialisis  -Elektroforesis

EFEK TYNDALL  Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid. Hal ini disebabkan karena ukuran molekul koloid yang cukup besar. Efek Tyndall ini ditemukan oleh John Tyndall (1820-1893), seorang ahli fisika Inggris.  Contoh ;  -Langit berwarna biru di siang hari, karena penghamburan cahaya matahari oleh partikel-partikel N2 dan O2 dalam udara Gb 9. Langit biru

Gb 10. efek tyndall

GERAK BROWN Gb 11.1. Robert Brown Gb 11.2. Gerak Brown  Gerak Brown ialah gerakan partikel-partikel koloid yang senantiasa bergerak lurus tapi tidak menentu (gerak acak/tidak beraturan). Jika diamati koloid dibawah mikroskop ultra, maka kita akan melihat bahwa partikel-partikel tersebut akan bergerak membentuk zigzag.

Gb 12. Gerak Brown

ADSORPSI  Adsorpsi ialah peristiwa penyerapan partikel atau ion atau senyawa lain pada permukaan partikel koloid yang disebabkan oleh luasnya permukaan partikel.  Adsorpsi harus dibedakan dengan absorpsi yang artinya penyerapan yang terjadi di dalam suatu partikel.  Contoh:  (i) Koloid Fe(OH)3 (Besi (III) Hidroksida) bermuatan positif karena permukaannya menyerap ion H+.  (ii) Koloid As2S3 bermuatan negatif karena permukaannya menyerap ion S2.

Gb 13. Adsopsi

MUATAN KOLOID  Dikenal dua macam koloid, yaitu koloid bermuatan positif Gb 14.2 As2S3 bermuatan negatif Gb 14.1 Fe(OH)3 bermuatan positif koloid bermuatan negatif

KOAGULASI KOLOID  Koagulasi adalah penggumpalan partikel koloid dan membentuk endapan. Dengan terjadinya koagulasi, berarti zat terdispersi tidak lagi membentuk koloid.  Koagulasi dapat terjadi secara fisik seperti pemanasan, pendinginan dan pengadukan atau secara kimia seperti penambahan elektrolit, pencampuran koloid yang berbeda muatan.  Contoh ;  -Koagulasi sol tanah liat dalam air keruh yang bertujuan untuk menjernihkan air tersebut. Sol tanah liat adalah koloid yang bermuatan negatif sehingga jika ditambahkan dengan tawas ( Al2(SO4)3) yang bermuatan positif, maka ion Al3+ dari tawas akan menggumpalkan koloid tanah liat.

KOLOID PELINDUNG  Koloid pelindung ialah koloid yang mempunyai sifat dapat melindungi koloid lain dari proses koagulasi.  Koloid pelindung sering digunakan pada sistem emulsi (cair dalam air). Koloid pelindung yang berfungsi menstabilkan koloid yang berupa emulsi dinamakan emulgator.  Contoh emulgator digunakan dalam mayones, margarin.  Dengan adanya emulgator zat yang ada emulsi antara (minyak dan air) yang seharusnya tidak bisa bersatu menjadi bersatu, jadi emulgator diperlukan untuk menjaga kestabilan emulsi.  -contoh emulgator: lesitin=mayonaise, soyben= margarine, kasein= susu, gelatin= es cream.

DIALISIS  Dialisis ialah pemisahan koloid dari ion-ion pengganggu dengan cara mengalirkan cairan yang tercampur dengan koloid melalui membran semi permeable yang berfungsi sebagai penyaring. Membran semi permeable ini dapat dilewati cairan tetapi tidak dapat dilewati koloid, sehingga koloid dan cairan akan berpisah.  Contoh ;  proses pencucian darah bagi pasien gagal ginjal. Gagal ginjal adalah penyakit dimana ginjal tidak berfungsi dengan baik

ELEKTROFORESIS  Elektroferesis ialah peristiwa pemisahan partikel koloid yang bermuatan dengan menggunakan arus listrik.  Contoh ;  -Alat Cotrel menggunakan prinsip kerja elektroforesis. Alat ini digunakan untuk memisahkan partikel-partikel koloid  seperti asap dan debu yang  terkandung dalam gas buangan pabrik. Gb 15. Alat Cotrel

PEMBUATAN KOLOID

PEMBUATAN KOLOID  1. Cara Kondensasi  Cara Kondensasi dilakukan melalui reaksi kimia seperti reaksi redoks, reaksi hidrolisis, reaksi dekomposisi rangkap, dan reaksi pergantian pelarut.  2. Cara Dispersi  Dengan cara dispersi partikel kasar dipecah menjadi partikel koloid. Cara dispersi dapat dilakukan secara mekanik, peptisasi, atu dengan loncatan bunga listrik(busur bredig).

Cara Kondensasi  a. Reaksi Redoks  Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi. Pembuatan sol belerang dari reaksi antara hidrogen sulfida (H 2 S) dengan belerang dioksida (SO 2 ), yaitu dengan mengalirkan gas H2S kedalam larutan SO2.  2H 2 S (g) + SO 2 (aq) → 2H 2 O (l) + 3S (s)  b. Reaksi Hidrolisis  Misalnya larutan natrium tiosulfat direaksikan dengan larutan asam klorida , maka akan terbentuk belerang. Partikel belerang akan bergabung menjadi semakin besar sampai berukuran koloid sehingga terbentuk sel belerang. Seperti reaksi :  Na 2 SO 3 (aq) + 2HCl (aq) →2 NaCl (aq) + H 2 O (l) + S (s)

 c. Reaksi Substitusi  Misalnya larutan natrium tiosulfat direaksikan dengan larutan asam klorida , maka akan terbentuk belerang. Partikel belerang akan bergabung menjadi semakin besar sampai berukuran koloid sehingga terbentuk sel belerang. Seperti reaksi  Na 2 SO 3 (aq) + 2HCl (aq) →2 NaCl (aq) + H 2 O (l) + S (s)  d. Reaksi Dekomposisi Rangkap  Contohnya adalah pembuatan sol As 2 S 3 dengan mereaksikan larutan H 3 AsO 3 dengan larutan H 2 S. Reaksinya adalah sebagai berikut:  2H 3 AsO 3 (aq) + 3H 2 S (aq) → As 2 S 3 (s) + 6H 2 O (l)  e. Penggantian Pelarut  Cara ini dilakukan dengan menggnti medium pendispersi sehingga fase terdispersi yang semula larut menjadi berukuran koloid. Misalnya larutan jenuh kalsium asetat jika dicampur dengan alcohol akan terbentuk suatu koloid berupa gel.

Cara Dispersi  1) Cara mekanik  Dengan cara ini, butir-butir kasar digerus dengan lumpang, sampai diperoleh tingkat kehalusan tertentu, kemudian diaduk dengan medium pendispersi. Contoh pembuatan sol belerang dengan menggerus serbuk belerang bersama zat inert seperti gula pasir, kemudian mencampur dengan air.  2) Cara peptisasi  Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan zat pemecah (pemeptisasi).  3) Cara busur bredig  Cara busur bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elktrode yang dicelupkan kedalam medium dispersi, kemudian diberi loncatan listrik dikedua ujungnya. Mulamula atom logam akan terlempar kedalam air,

SUMBER RUJUKAN

SUMBER RUJUKAN  Materi ;  1. http://tekpem2012.blogspot.com/p/blog-page.html  2. http://mariyam1chemist.wordpress.com/2010/05/23/sistem-dispersi/  3. http://kimia.upi.edu/staf/nurul/Web%202011/0901979/Pembuatan%20Koloid.htm  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_koloid  5. http://www.kamuslife.com/2012/05/koagulasi-pengertian-dan-definisi-sifat.html  6. http://aridhoprahasti.blogspot.com/2013/05/pengertian-dan-contoh-koloid-pelindung.html  7. http://inchemistry.wordpress.com/2012/07/10/elektroforesis-dan-dialisis/  Gambar ;  1.1 http://www.slidepoint.net/users/hugs/_images/hmkv/4582400487d6078e[1].jpg  1.2 http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSQcnp5iU709LxEM89ztKp83vkYZ9KfQZ-JYynvtwR5iFTqEtG7  2 http://4.bp.blogspot.com/-OaY3TKZpzOY/UK9WWbwKPbI/AAAAAAAAAGE/aiE53ngjmc4/s1600/1.jpg  3 http://wa2010.ee.itb.ac.id/files/images/dsc_2001-sungai-kering.preview.jpg  4 http://1.bp.blogspot.com/_M8q_RkyYI2k/TF0lBMJdmkI/AAAAAAAAAVE/ZrQGd-bWJes/s1600/koloid-santan.jpg  5. http://3.bp.blogspot.com/-IKvCTDBlEVA/TfIgdDj7IgI/AAAAAAAAALU/X3M1-AgWBs4/s1600/lgg+copy.jpg  6.1 http://1.bp.blogspot.com/-Ge28uhodPQc/T5kzkXX6ZrI/AAAAAAAAAF0/jt05VwyW24M/s1600/air+kapur.jpg  6.2 http://cdn2.islampos.com/wp-content/uploads/2012/09/susu.jpg  6.3 http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/89/SaltInWaterSolutionLiquid.jpg/220px-SaltInWaterSolutionLiquid.jpg  7 http://4.bp.blogspot.com/-oNgxyA3P2_Y/TwuTl0BshRI/AAAAAAAAACc/eJ8rNbSO6tA/s1600/20090121223555.jpg  8 http://sistemkoloid.tripod.com/brownmovement.gif  9 http://nukleushasa.files.wordpress.com/2011/04/biru.jpg  10 https://docs.google.com/file/d/0B3iPMd_PNVnANzltR291amtwdVE/image?pagenumber=27&w=800  11.1 http://2.bp.blogspot.com/-wZ5RBje2IBU/T9H5HOOLuGI/AAAAAAAAAHs/f3e4rnGoVCE/s1600/Robert+Brown.jpg  11.2 http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2009/12/gambar-11.8.JPG  12 https://docs.google.com/file/d/0B3iPMd_PNVnANzltR291amtwdVE/image?pagenumber=26&w=138  13 https://docs.google.com/file/d/0B3iPMd_PNVnANzltR291amtwdVE/image?pagenumber=29&w=138  14.1 http://bebas.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Kimia/Image/koloid1%20kim-1.jpg  14.2 http://bebas.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Kimia/Image/koloid2%20kim-1.jpg  15 http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSWqxfvhPQphnc1ebPwneAyiP4_TK_6b2CitnwrOAdV8O7Sf4so

S M K N E SISTEM KOLOID G E R I 1 B L I T A R

Add a comment

Related pages

Sistem koloid - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sistem koloid (selanjutnya disingkat "koloid" saja) merupakan suatu bentuk campuran (sistem dispersi) dua atau lebih zat yang bersifat homogen namun ...
Read more

Kolloid – Wikipedia

Disperse Systeme mit annähernd gleicher Teilchengröße werden als monodispers oder ... Kolloide müssen nicht zwangsläufig aus einzelnen Partikeln ...
Read more

Sistem Koloid | rahmiola

A. Pengertian dan Jenis-jenis Koloid Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar).
Read more

Sistem koloid.ppt - id.scribd.com

Sistem koloid.ppt - Free download as Powerpoint Presentation (.ppt), PDF File (.pdf), Text File (.txt) or view presentation slides online.
Read more

SISTEM KOLOID | Verliany's Weblog

A.KOLOID. Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid ini mempunyai ...
Read more

SISTEM KOLOID - scribd.com

SISTEM KOLOID. Pendahuluan A. Standar Kompetensi 14. Memahami koloid, suspensi, dan larutan sejati. Kompetensi Dasar 14.1 Mengidentifikasi koloid, suspensi ...
Read more

Makalah Sistem Koloid - Elektroforesis - scribd.com

SISTEM KOLOID. A. Pengertian Sistem Koloid Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi. Sistem koloid ...
Read more

Sistem koloid - YouTube

kamu akan melihat bagaimana wujud sebuah koloid dan kamu juga bisa membuatnya.
Read more