RISET KEPERAWATAN lengkap

50 %
50 %
Information about RISET KEPERAWATAN lengkap
Entertainment

Published on March 16, 2014

Author: tetriaadwinelda

Source: authorstream.com

METODOLOGI PENELITIAN: METODOLOGI PENELITIAN Pengajar : SUPIYAH, SKp.,M.Kep. 3/16/2014 1 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). I. Konsep dasar Riset Keperawatan: I. Konsep dasar Riset Keperawatan A. PENDAHULUAN Kodrat manusia dilahirkan dengan hasrat ingin tahu dan mencari kebenaran → dorongan naluri untuk kebutuhan dirinya sendiri, sehingga menggunakan daya upaya yang ada untuk mencapainya. Sejalan dengan perkembangan berfikir manusia. Sejalan dengan perkembangan ilmu. 3/16/2014 2 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). B. Pengembangan Ilmu Pengetahuan: B. Pengembangan Ilmu Pengetahuan Taraf perkembangan metode untuk mencari kebenaran dan pengetahuan menurut Rummel : - Periode Trial and Error : sebelum adanya peradaban, masih primitif. - Periode kekuasaan dan tradisi/kebiasaan: pengetahuan berasal dari penguasa/pejabat saat itu, dan kebiasaan turun temurun yang tidak tahu kebenarannya. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 3 PowerPoint Presentation:  - Pengalaman pribadi : pengalaman yang sama /diulang shg dpt diambil satu kesimpulan. - Melalui proses pikir: sejalan dengan perkembangan kebudayaan manusia, menggunakan teori-teori, dan alat-alat penunjang. (Uji kebenaran) Proses Perkembangan ilmu ini sejalan dengan perkembangan riset saat ini. - metode penelitian, menunjang dengaan peralatan yang ditemukan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 4 C. ILMU PENGETAHUAN DAN PENELITIAN/RISET.: C. ILMU PENG E TAHUAN DAN PENELITIAN/RISET. ♣ Ilmu atau ‘sains’ adalah : - pengetahuan tentang fakta-fakta baik natural atau sosial yang berlaku umum da sistematik. - pernyataan yang didasarkan kaidah umum. - pengetahuan yang telah terorganisir/sistematik menurut kaidah umum. - pengetahuan yang sudah dicoba dan diatur. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 5 PowerPoint Presentation: ♣ Ilmu pengetahuan mempunyai ciri-ciri tertentu: - Ontologi: teori tentang ADA apa yang ingin diketahui? seberapa jauh yang ingin diketahui? - Epistemiologi: teori tentang MENGETAHUI. bagaimana cara mendapatkan kebenaran tsb? - Aksiologi : teori tentang NILAI. apa nilai dari pengetahuan tsb? 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 6 PowerPoint Presentation: ♣ Ciri pengetahuan lain: - mempunyai batasan dan ruang lingkup yang jelas. - metoda dalam membuktikan kebenaran. - sistematis. - terbuka untuk dikaji kebenaranya. konsisten dengan pengetahuan sebelumnya, memiliki kesesuaian dengan fakta empiris. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 7 Bangun berfikir Deduktif dan Induktif: Bangun berfikir Deduktif dan Induktif ♣ Berfikir secara Deduktif (Silogisme Aristoteles) 400SM: - penemuan baru, melalui kesimpulan sehingga memerlukan dalil lain yang umum ( premis mayor) yang menjadi dasar berpijak untuk menyimpulkan yang baru (premis minor) . - cara berargumentasi menurut tata tertib yang sistematik dengan tujuan untuk mendapatkan suatu kesimpulan. - terdiri dari tiga keputusan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 8 PowerPoint Presentation: Pola dasar deduktif merupakan proses pemikiran dari pengetahuan yang lebih umum menyimpulkan pengetahuan yang lebih khusus. (Poespoprodjo). Kelemahannya adalah kebenaran keputusan tergantung dari kebenaran premis mayor. Contoh metode berfikir Deduktif: - Premis mayor = semua manusia akhirnya mati - Premis minor = si X adalah manusia - Kesimpulan = si X akhirnya mati 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 9 ♣ Berfikir secara Induktif . - Francis Bacon (abad 15) mengajukan keberatan dengan metode deduktif. - menganjurkan bahwa kesimpulan diambil harus berdasarkan pengamatan tersendiri. (pada kenyataannya ini sangat sulit bahkan ada yang tidak mungkin). - pemikiran ini kemudian dikenal sebagai scientific method. : ♣ Berfikir secara Induktif . - Francis Bacon (abad 15) mengajukan keberatan dengan metode deduktif. - menganjurkan bahwa kesimpulan diambil harus berdasarkan pengamatan tersendiri. (pada kenyataannya ini sangat sulit bahkan ada yang tidak mungkin) . - pemikiran ini kemudian dikenal sebagai scientific method. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 10 PowerPoint Presentation: Contoh berfikir metode Induktif - si A memiliki dua telinga - si B memiliki dua telinga - si C memiliki dua telinga - si D memiliki dua telinga Jadi si A – Z semuanya memiliki dua telinga si A – Z manusia, jadi manusia memiliki dua telinga 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 11 D. PENGERTIAN PENELITIAN/RISET: D. PENGERTIAN PENELITIAN/RISET Penelitian yang kemudian dikenal dengan Riset, berasal / ad a ptasi dari bahasa Inggris Research. Research berarti penyelidikan atau pencarian yang seksama terutama untuk memperoleh fakta baru dalam cabang ilmu pengetahuan. Riset pada hakekatnya adalah suatu upaya untuk memahami dan memecahkan masalah secara ilmiah, sistematis dan logis. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 12 PowerPoint Presentation: Riset (Hillway Tyrus) adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau mencari bukti yang muncul sehubungan dengan masalah tsb. Riset menurut Fellin, Tripodi, Meyer (1969) adalah suatu usaha yang sistimatik untuk maksud meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang dapat disampaikan dan diuji/diverifikasi oleh peneliti lain. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 13 PowerPoint Presentation: ♣ Ciri-ciri Riset: - dilakukan dengan cara sistematik dan seksama - bertujuan meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan (menambah perbendaharaan ilmu pengetahuan) - dilakukan melalui pencarian fakta yang nyata. - dapat disampaikan /dikomunikasikan oleh peneliti lain. - dapat diuji kebenarannya / diverifikasi oleh peneliti lain. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 14 E. PENDEKATAN ILMIAH: E. PENDEKATAN ILMIAH Ilmu, penelitian dan kebenaran. - hubungan ilmu dan penelitian adalah seperti proses (penelitian) dan proses (hasil). (Almack,1930). - hubungan ilmu dan penelitian ini menghasilkan kebenaran /truth. (Proses) (Hasil/Proses) (Hasil) 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 15 Penelitian Kebenaran Ilmu PowerPoint Presentation: Kebenaran yang Ilmiah harus memenuhi tiga kriteria: - Koheren/konsisten = pernyataan tsb duanggap kebenarannya bila sesuai/ sama dengan pernyataan sebelumnya. - Korespoden/ berhubungan = bila materi yang tergantung berhubungan dengan objek yang dituju. - Pragmatis/dipercaya = pernyataan dianggap benar ,karena pernyataan tsb mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan sehari-hari. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 16 PowerPoint Presentation: Bagaiman hubungan antara berfikir, penelitian dan ilmu?. Konsep berpikir, ilmu dan penelitian juga sama. Proses berfikir adalah refleksi yang hati-hati dan teratur. Penelitian ditujukan memecahkan masalah yang dihadapi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan permasalahan umat manusia. Jawaban masalah tersebut menggunakan pendekatan ilmiah /scientific approach 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 17 PowerPoint Presentation: Pendekatan Ilmiah adalah kegiatan yang bersifat indrawi/empirical/empiris artinya jawaban masalah yang diperoleh harus melalui kegiatan teruji/keyakinan subjektif dan teruji dengan kenyataan/data yang objektif (objective reality ). Dengan kata lain bahwa kebenaran yang diperoleh melalui pengujian dan penjelajahan yang bersifat empiris (empirical inquiry test). 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 18 F. TUJUAN DAN PERANAN RISET: F. TUJUAN DAN PERANAN RISET Menemukan atau menguji fakta baru maupun fakta lama sehubungan dengan bidang keilmuan. Mengadakan analisis terjhadap hubungan atau interaksi antara fakta-fakta yang ditemukan dalam bidang keilmuan. Menjelaskan tentang fakta yang ditemukan serta hubungannya dengan teori-teori yang ada. Mengembangkan alat, teo r i atau konsep baru , yang memberi kemungkinan bagi peningkatan ilmu, yang a k hirnya untuk kesejahteraan manusia. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 19 PowerPoint Presentation: ♣ Peranan riset dalam pelayanan kesehatan. Hasil riset dapat digunakan untuk - menggambarkan tentang keadaan/status kesehatan. - kemampuan sumber daya alam dan manusia. - sarana diagnosis/mengidentifikasi masalah, kegagalan suatu program/sistem, sehingga memudahkan untuk mencari alternatif pemecahannya. - sarana untuk menyusun kebijakan, penelitian lanjutan 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 20 TERIMA KASIH: TERIMA KASIH 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 21 VII. JENIS PENELITIAN: VII. JENIS PENELITIAN Jenis penelitian dapat dibedakan berdasar aspek tertentu. 1. Jenis penelitian berdasarkan Tujuan essensialnya. a. Riset Dasar , penelitian murni (Basic Research). - menemukan rumus/dalil misal: Einstein menemukan - untuk generalisasi teori Relatifitas. b. Riset Terapan (Applied Research). - diarahkan untuk penggunaan secara praktis / kehidupan sehari-hari , misal: penelitian hubungan perawatan luka dengan terjadinya infeksi. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 22 PowerPoint Presentation: 2. Jenis penelitian berdasarkan Tujuan Umum. (dilaksanakan penelitian). a. Penelitian Penjajakan (Explorative Research). - didasari atas tidak adanya atau sangat sedikitnya pengetahuan → biasanya sebagai penelitian awal yang kemudian dilanjutkan. - sifatnya terbuka. - mencari-cari dan tanpa hipotesa. b. Penelitian Pengembangan (Developmental Research). - mengembangkan suatu konsep atau model. misal: penelitian model askep di ruang emergensi. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 23 PowerPoint Presentation: c. Penelitian Verifikasi. Bertujuan untuk menguji suatu cara yang telah digunakan. Terlebih dahulu dilakukan perbaikan atau tanpa perbaikan. Upaya mengatasi masalah yang serupa. 3. Jenis penelitian berdasarkan taraf analisisnya. a. Penelitian Deskriptif (Descriptive Research). Mengungkapkan masalah yang sedang dikaji. Mengungkapkan setiap aspek apa adanya. Dapat dilakukan tindakan perbaikan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 24 → riset diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan ke dalam suatu komunitas / masyarakat tertentu. → misal: distribusi penyakit di dalam masyarakat dan berkaitan dengan umur, jenis kelamin, dan karakteristik yang lain. → bersifat penelitian menjawab pertanyaan bagaimana / how. : → riset diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan ke dalam suatu k omunitas / masyarakat tertentu. → misal: distribusi penyakit di dalam masyarakat dan berkaitan dengan umur, jenis kelamin, dan karakteristik yang lain. → bersifat penelitian menjawab pertanyaan bagaimana / how. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 25 b. Penelitian Inferensial. - untuk menghubungkan atau mencari hubungan antar fakta. - dikaji jenis hubungan tsb. - melakukan generalisasi. Misal: penelitian tentang hubungan Amputasi dengan gangguan konsep diri.: b. Penelitian Inferensial. - untuk menghubungkan atau mencari hubungan antar fakta. - dikaji jenis hubungan tsb. - melakukan generalisasi. Misal: penelitian tentang hubungan Amputasi dengan gangguan konsep diri. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 26 4. Jenis penelitian berdasarkan prosedur yang ditempuh. a. Penelitian tanpa intervensi (Non-intervention Studies). 1). Exploratory studies. 2). Descriptive Studies. 2.1). Descriptive case studies. - mendeskripsikan karakteristik tertentu. 2.2). Cross-sectional survey. (potong lintang) - mengkuantifikasi distribusi dari variabel. - mencakup aspek/ciri-ciri fisik, sosial,tingkah- laku, kejadian-kejadian di masyarakat. : 4. Jenis penelitian berdasarkan prosedur yang ditempuh. a. Penelitian tanpa intervensi (Non-intervention Studies). 1). Exploratory studies. 2). Descriptive Studies. 2.1). Descriptive case studies. - mendeskripsikan karakteristik tertentu. 2.2). Cross-sectional survey. ( potong lintang ) - mengkuantifikasi distribusi dari variabel. - mencakup aspek/ciri-ciri fisik, sosial,tingkah- laku, kejadian-kejadian di masyarakat. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 27 3). Comparative (Analitical studies). - mengungkapkan sebab-sebab atau faktor risiko untuk suatu masalah tertentu. - membandingkan dua atau lebih kelompok yang mempunyai masalah dengan yang tidak mempunyai masalah. → dengan pendekatan penelitian * Cross-sectional comparative studies. * Case-control studies. * Cohort studies.: 3). Comparative (Analitical studies). - mengungkapkan sebab-sebab atau faktor risiko untuk suatu masalah tertentu. - membandingkan dua atau lebih kelompok yang mempunyai masalah dengan yang tidak mempunyai masalah. → d engan pendekatan penelitian * Cross-sectional comparative studies. * Case-control studies. * Cohort studies. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 28 * Cross-sectional comparative studies. - mengkuantifikasi distribusi dari variabel tertentu pada suatu saat tertentu. * Case-control studies. - membandingkan kelompok yang mempunyai masalah → disebut Kasus, dan kelompok yang tidak mempunyai masalah → disebut Kontrol, untuk mengetahui adanya faktor-faktor yang mempunyai kontribusi terjadinya masalah tsb. - data yang digunakan data yang lalu →pendekatan Studi Retrospektif (Retrospective Study) : * Cross-sectional comparative studies. - mengkuantifikasi distribusi dari variabel tertentu pada suatu saat tertentu. * Case-control studies. - membandingkan kelompok yang mempunyai masalah → disebut Kasus, dan kelompok yang tidak mempunyai masalah → disebut Kontrol, untuk mengetahui adanya faktor-faktor yang mempunyai kontribusi terjadinya masalah tsb. - data yang digunakan data yang lalu → pendekatan Studi Retrospektif (Retrospective Study) 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 29 PowerPoint Presentation: Penelitian yang menggunakan data yang lalu / melihat kebelakang (backward looking), artinya pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi. Kemudian dari efek tsb ditelusuri penyebabnya atau variabel yang mempengaruhinya akibat tsb. → misal: Hubungan antara merokok dan penyakit kanker paru. Pengumpulan datanya dimulai dari kelompok klien yang sakit kanker paru, lalu pada klien tsb ditanyakan riwayat merokoknya → Kasus dan kelompok kedua pada Kontrol (yang tidak sakit) ditanyakan riwayat merokoknya. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 30 Ilustrasi Retrospective studies → case - control studies Kasus Merokok Penderita kanker paru Tidak merokok dibanding ----------------------------------------------- kan Kontrol Merokok Tidak sakit kanker paru Tidak merokok : Ilustrasi Retrospective studies → case - control studies Kasus Merokok Penderita kanker paru T idak merokok dibanding ----------------------------------------------- kan Kontrol Merokok Tidak sakit kanker paru T idak merokok 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 31 * Cohort studies. - Dibandingkan antara kelompok individu yang mendapat paparan faktor risiko dengan kelompok lain yang tidak mendapat paparan. - Setelah jangka waktu tertentu kedua kelompok tsb dibandingkan insidens terjadinya masalah. Misal: Risiko merokok terhadap penyakit kanker paru. Kelompok pertama disebut kelompok Risiko adalah yang merokok. Kelompok kedua disebut kelompok Kontrol adalah kelompok yang tidak merokok. : * Cohort studies. - Dibandingkan antara kelompok individu yang mendapat paparan faktor risiko dengan kelompok lain yang tidak mendapat paparan. - Setelah jangka waktu tertentu kedua kelompok tsb dibandingkan insidens terjadinya masalah. Misal: Risiko merokok terhadap penyakit kanker paru. Kelompok pertama disebut kelompok Risiko adalah yang merokok. Kelompok kedua disebut kelompok Kontrol adalah kelompok yang tidak merokok. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 32 Kemudian dalam waktu tertentu diteliti apakah sakit kanker atau tidak. - data yang digunakan data yang akan datang → pendekatan Studi Prospektif (Prospective Study). - Prospektif bersifat melihat kedepan (forward looking), artinya penelitian dimulai dari variabel penyebab atau faktos resiko, kemudian diikuti akibatnya pada waktu yang akan datang. : Kemudian dalam waktu tertentu diteliti apakah sakit kanker atau tidak. - data yang digunakan data yang akan datang → pendekatan Studi Prospektif (Prospective Study). - Prospektif bersifat melihat kedepan (forward looking), artinya penelitian dimulai dari variabel penyebab atau faktos resiko, kemudian diikuti akibatnya pada waktu yang akan datang. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 33 Ilustrasi Studi Prospektif → Cohort Studies. Risiko Kanker paru Merokok Tidak sakit kanker paru ------------------------------------------------- Kontrol Kanker paru Tidak merokok Tidak sakit kanker paru : Ilustrasi Studi Prospektif → Cohort Studies. Risiko Kanker paru Merokok Tidak sakit kanker paru --------- ---------------------------------------- Kontrol Kanker paru Tidak merokok Tidak sakit kanker paru 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 34 Bentuk pendekatan penelitian Survei Analitik : Bentuk pendekatan penelitian Survei Analitik 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 35 Faktor Risiko Penyebab Independent variabel Retrospektif Prospektif Cross Sectional Efek Akibat Dependent variable PowerPoint Presentation: b. Penelitian dengan tindakan( Experimental studies) . * Penelitian melalui percobaan atau perlakuan / intervensi terhadap variabel independennya, kemudian mengukur akibat atau pengaruh percobaan tsb pada variabel dependen. Riset bertujuan untuk menguji hipotesis sebab- akibat dengan melakukan intervensi/tindakan. 1) Experimental studies → dari populasi yang diambil secara random. (lihat bagan di bawah ini) 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 36 PowerPoint Presentation: 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 37 Populasi studi Sampel Kelompok Kontrol Kelompok studi Tanpa intervensi Intervensi Hasil Hasil Dibandingkan 2). Quasi experimental studies → tanpa melihat populasi yang diambil secara acak/random, tetapi sudah ditetapkan kelompok tertentu. * Dapat pada satu kelompok → data sebelum diintervensi dan data setelah diintervensi. * Atau dua kelompok → kelompok 1 dengan intervensi, kelompok 2 tanpa intervensi. :  2). Quasi experimental studies → tanpa melihat populasi yang diambil secara acak/random, tetapi sudah ditetapkan kelompok tertentu. * Dapat pada satu kelompok → data sebelum diintervensi dan data setelah diintervensi. * Atau dua kelompok → kelompok 1 dengan intervensi, kelompok 2 tanpa intervensi. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 38 ------------------------------------------------------------------------: ------------------------------------------------------------------------ 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 39 Satu Kelompok Kelompok studi (Sebelum) Intervensi Hasil Bandingkan Dua Kelompok Hasil Intervensi Kelompok Kontrol Kelompok Studi Hasil Bandingkan Tanpa Intervensi PowerPoint Presentation: 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 40 terima kasih II. PENELITIAN DALAM KEPERAWATAN: II. PENELITIAN DALAM KEPERAWATAN Pengertian. Tujuan. Pe r kembangan. Peran penelitian bagi keperawatan. Area penelitian keperawatan. Proses dan tahapan riset 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 41 Pendahuluan :  Pendahuluan ♣ Masa lalu keperawatan dilakukan berdasarkan intuisi dan tradisi → sehingga keperawatan dianggap hanya sebagai kiat tanpa komponen ilmiah. ♣ Pandangan ini hanya menempatkan keperawatan sebagai pelengkap. ♣ Dengan disepakati bahwa keperawatan adalah suatu profesi tersendiri, → maka keperawatan sangat perlu mengembangkan keilmuannya. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 42 PowerPoint Presentation: ♣ Keperawatan sebagai profesi mempunyai body of knowledge tersendiri. ♣ Riset keperawatan merupakan salah satu komponen untuk berkembangnya disiplin keperawatan. ♣ Dengan riset keperawatan diperlukan untuk memvalidasi teori, menyelesaikan masalah dan mengembangkan keilmuan . 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 43 Pengertian dan Tujuan riset keperawatan.: Pengertian dan Tujuan riset keperawatan. Pengertian ♣ Riset keperawatan adalah suatu upaya yang sistematis, terkendali dan empiris dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian masalah. ♣ Riset keperawatan sebagai proses ilmiah yang memvalidasi pengetahuan yang ada dan menghasilkan pengetahuan baru yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi praktik keperawatan. (Burn & Grove, 1995). 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 44 PowerPoint Presentation: Tujuan Untuk mengembangkan pengetahuan ilmiah yang menjadi landasan praktik keperawatan karena: - merupakan tanggung gugat perawat terhadap pelayanan/asuhan keperawatan. - meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat . Meningkatkan pengalaman perawat sehingga memberikan ladasan keilmuan yang lebih dalam. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 45 PowerPoint Presentation: Penting untuk menguraikan, menjelaskan, memprediksi dan mengendalikan fenomena keperawatan. - memberikan fakta tentang tindakan keperawatan yang efektif. - menyelesaikan masalah. Berdampak pada peran model perawat. - peran perawat sebagai peneliti. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 46 Hubungan riset keperawatan dengan dunia keperawatan. : Hubungan riset keperawatan dengan dunia keperawatan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 47 Ilmu Dunia empirik (praktik kep ) Uji Realitas (Riset) Proses berfikir abstrak Pengetahuan Filosofi Teori Konkrit Abstrak Pengembangan Riset Keperawatan.: Pengembangan Riset Keperawatan. Komponen riset dalam hubungan dengan teori dan praktik berperan memvalidasi kemampuan teori untuk menguraikan, memprediksi dan mengendalikan fenomena. Perawat dapat menetapkan apakah suatu teori mampu untuk melakukan kegiatan sehingga bermanfaat dalam membuat keputusan. Hubungan Teori, Praktik dan Riset yang timbal balik . 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 48 PowerPoint Presentation: 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 49 Praktik Riset Teori Karakteristik dan Prioritas riset keperawatan. : Karakteristik dan P rioritas riset keperawatan. Karakteristi k Riset Keperawatan ( Graven & Hirnle, 1996). Berfokus pada variabel yang dapat meningkatkan asuhan keperawatan pada klien. Mempunyai potensi untuk mengkontribusi pada pengembangan teori dan kumpulan/tubuh ilmu pengetahuan keperawatan. Masalah riset merupakan masalah yang mempunyai akses dan kendali terhadap fenomena yang diteliti. Perawat mempunyai keingintahuan dan pertanyaan yang perlu dijawab secara ilmiah. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 50 PowerPoint Presentation: Prioritas riset keperawatan. Meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan kemamapuan untuk merawat diri sendiri bagi setiap kelompok usia, sosial dan kultural. Meminimalkan atau mencegah perilaku dan lingkungan yang menimbulkan masalah kes dan berdampak pada penurunan kualitas konsep dan produktifitas. Meminimalkan dampak negatif dari teknologi kes yang baru thp kemampuan adapatif individu dan kelg yang sedang mengalami masalah kes akut dan kronik. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 51 PowerPoint Presentation: Memastikan askep yang diperlukan pada semua kasus dapat dipenuhi dengan cara yang dapat diterima dan efektif. Mengklasifikasikan fenomena praktik keperawatan. Memastikan prinsip etik sebagai pegangan dalam melakukan riset. Mengembangkan instrumen untuk mengukur hasil intervensi keperawatan. Mengembangkan metodologi yang integratif. Mendisain dan mengevaluasi model alternatif askep sehingga mampu meningkatkan mutu. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 52 Area Riset keperawatan.: Area Riset keperawatan. Pre-Klinik - Keperawatan Dasar - Kebutuhan dasar manusia - Teori - Kepemimpinan dan manajemen Klinik : - Keperawatan Maternitas - Keperawatan Anak - Keperawatan Medikal-Bedah. - Keperawatan Jiwa 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 53 PowerPoint Presentation: Komunitas. - Keperawatan Keluarga - Keperawatan Gerontik dan kelompok khusus lain - Keperawatan Komunitas - Keperawatan Kesehatan Kerja. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 54 Perbedaan Penelitian dan Evaluasi : Perbedaan Penelitian dan Evaluasi 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 55 ASPEK PENELITIAN EVALUASI Tujuan -menemukan prinsip, generalisasi melalui analisis variabel. Melihat hubungan ≥ 2 variabel Membuat keputusan & rekomendasi. Menilai keberhasilan proses & “judgement”, manfaat. Sifat keputusan -landasan prediksi & generalisasi berikut -rekomendasi yang dilaksanakan segera Perlakuan variabel -teliti & tepat sekali -uji statistik untuk data kualitatif -dikontrol secara khusus -tidak spesifik -analisa data kuantitatif dan kualitatif sederhana -tanpa kontrol khusus PowerPoint Presentation: 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 56 ASPEK PENELITIAN EVALUASI Pemberlakuan Hasil -umum tidak hanya dengan subjek. -hanya untuk tempa t kegiatan Hipotesa - perlu - Tidak perlu Diseminasi -presentasi atau tertulis -untuk pihak berkepentingan saja. PROSES DAN TAHAPAN RISET: PROSES DAN TAHAPAN RISET Proses riset kep dilakukan berdasarkan metodologi riset ilmiah dengan muatan substansi ilmu pengetahuan kep,yang terdiri dari tahapan sebagai berikut: 1. Merumuskan masalah dan maksud riset Masalah riset = situasi yang membutuhkan penyelesaian, peningkatan atau perubahan dan perbedaan yang terdapat antara keadaan yang sebenarnya dengan yang seharusnya. Maksud riset ditetapkan dari masalah. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 57 PowerPoint Presentation: 2. Tinjauan Kepustakaan Dilakukann untuk mendapatkan gambaran tentang apa yang diketahui mengenai situasi tertentu dan kesenjangan pengetahuan yang terdapa t dalam situasi tersebut. 3. Menyusun kerangka kerja teori / konsep. - Kerangka kerja dalah struktur logik dan abstrak yang bermakna dalam menuntun pengembangan studi dan memungkin peneliti untuk mengkaitkan temuan dengan tubuh pengetahuan keperawatan . 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 58 PowerPoint Presentation: 4. Merumuskan tujuan, pertanyaan dan hipotesa. Berfungsi untuk menjembatani kesenjangan antara masalah riset yang dinyatakan secara abstrak dengan maksud dan disain studi, renana pengumpulan data serta analisis masalah. 5. Menguraikan definisi variabel riset. Variabel adalah konsep dari berbagai tingkatan keabstrakan yang diukur, dimanipulasi atau dikendalikan oleh studi. Variabel dioperasionalkan dengan mengidentifikasi definisi konseptual dan operasional. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 59 PowerPoint Presentation: 6. Membuat asumsi secara eksplisit. Asumsi adalah pernyataan yang dianggap benar, walaupun pernyataan ini belum diuji secara ilmiah. Asumsi mempengaruhi logik suatu studi. 7. Mengidentifikasi keterbatasan riset. - Keterbatasan studi baik yang bersifat teoritis mapun metodologis dapat mengurangi kemampuan untuk menyimpulkan suatu temuan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 60 PowerPoint Presentation: 8. Memilih disain riset. Jenis disain riset mengarahkan pemilihan populasi, prosedur pemilihan sampel, metode pengukuran dan rencana untuk pengumpulan dan analisis data. 9. Mengidentifikasi populasi dan sampel. Populasi adalah semua elemen yang memenuhi kriteria terntentu. Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih untuk studi tertentu. Anggota sampel disebut subjek. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 61 PowerPoint Presentation: 10. Memilih metode pengukuran dan menyiapkan instrumen. - Pengukuran adalah proses pemberian angka kepada objek, kejadian atau situasi sesuai peraturan/petunjuk. Komponen pengukuran berupa instrumen yang dipilih atau disusun untuk mengkaji variabel tertentu dalam studi. 11. Menyusun rencana pengumpulan dan analisis data. - Pengumpulan dta yaitu kegiatan sistematis untuk mendapatkan informasi yang relevan dengan tujuan riset. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 62 PowerPoint Presentation: Perencanaan analisis masalah juga mencakup pemilihan uji statistik yang sesuai untuk menganalisis data. 12. Implementasi rencana riset/ Pengolahan data Melaksanakan tahapan, sampai data/informasi didapat. Pengolahan data sesuai dengan uji statistik. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 63 PowerPoint Presentation: 13. Penulisan hasil riset. Melaporkan secara tertulis 14. Mengkomunikasikan temuan riset - Melaksanakan publikasi. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 64 TERIMA KASIH: TERIMA KASIH 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 65 III. PROPOSAL PENELITIAN KEPERAWATAN: III. PROPOSAL PENELITIAN KEPERAWATAN a. Proposal penelitian keperawatan. b. Masalah penelitian. c. Tujuan penelitian. d. Studi kepustakaan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 66 a. Usulan Proposal Penelitian : a. Usulan Proposal Penelitian Proses penelitian pada garis besarnya terdiri dari 4 tahap. - 1. Tahap Persiapan (Perencanaan) - 2. Tahap Pelaksanaan (Pengumpulan Data) - 3. Tahap Pengolahan dan Analisis Data. - 4. Tahap Penulisan Hasil Penelitian. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 67 Tahap Persiapan: Tahap Persiapan Kegiatan pada tahap persiapan ini dirumuskan dalam bentuk proposal/usulan. Mencakup kegiatan-kegiatan pemilihan / perumusan masalah penelitian, penyusunan tujuan penelitian. Penetapan metoda penelitian. Penyusunan instrumen / alat pengukur / alat untuk pengumpulan data. Rencana kegiatan / jadwal, pembiayaan 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 68 PowerPoint Presentation: Format / out line Proposal Penelitian banyak versi, tergantung dari; penyandang dana dan kepentingan penelitian. Namun sekurang-kurangnya mencakup pokok-pokok yang sama, seperti dibawah ini. 1. Judul Penelitian 2. Latar belakang masalah 3. Perumusan masalah 4. Tujuan penelitian (umum dan khusus) 5. Manfaat Penelitian 6. Tinjauan Teori / Kepustakaan 7. Kerangka konsep, Hipotasis dan definisi Operasional 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 69 PowerPoint Presentation:  8. Metode Penelitian. - Jenis penelitian - Populasi dan sampel - Cara pengumpulan data - Instrumen /alat pengumpulan data - Rencana pengolahan dan analisis data. 9. Rencana Kegiatan 10. Organisasi penelitian 11. Rencana Anggaran 12. Daftar Kepustakaan 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 70 b. MASALAH PENELITIAN: b. MASALAH PENELITIAN Masalah adalah kesenjangan / gap antara harapan dan kenyataan, antara apa yang diinginkan dengan apa yang terjadi atau faktanya. ♠ Kesenjangan realitas: - Antara seharusnya vs kenyataan - Kesenjangan hasil studi terdahulu - informasi belum ada - informasi belum lengkap - Pertentangan pendapat teori ♠ Suatu issu penting. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 71 1). Pentingnya perumusan masalah. ◙ Langkah awal untuk: - mengembangkan kerangka konsep - konseptualisasi & operasionalisasi - desain studi ◙ Prediksi keberhasilan studi ◙ Memilih Judul & menuliskan tujuan studi ◙ Orisinalitas studi vs Plagiarisme : 1). Pentingnya perumusan masalah. ◙ Langkah awal untuk: - mengembangkan kerangka konsep - konseptualisasi & operasionalisasi - desain studi ◙ Prediksi keberhasilan studi ◙ Memilih Judul & menuliskan tujuan studi ◙ Orisinalitas studi vs Plagiarisme 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 72 PowerPoint Presentation: 2). Kriteria & Pernyataan Masalah: - harus mengungkapkan suatu hubungan antara dua atau lebih variabel - dinyatakan dengan jelas dan tidak mendua, dalam bentuk pertanyaan. - mampu memberikan indikasi kemungkinan uji empiris → ini berarti bahwa variabel-variabel dapat diukur. - Identifikasi masalah tidak bisa hanya perasaan /’common sense’, tetapi perlu diminati, mempertimbangkan kepentingan dan kegunaan sertakemampuan peneliti. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 73 3). Ciri perumusan masalah yang baik. ◙ Kontribusi - pengembangan teori baru - perbaikan metode - manfaat & implikasi aplikatif ◙ Orisinalitas - masalah penelitian - kerangka konsep - pendekatan ◙ Pernyataan permasalahan - pernyataan penelitian - gambaran asosiasi dua atau lebih fenomena yang terukur: 3). Ciri perumusan masalah yang baik. ◙ Kontribusi - pengembangan teori baru - perbaikan metode - manfaat & implikasi aplikatif ◙ Orisinalitas - masalah penelitian - kerangka konsep - pendekatan ◙ Pernyataan permasalahan - pernyataan penelitian - gambaran asosiasi dua atau lebih fenomena yang terukur 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 74 ◙ Aspek Kelayakan (Feasibility). - dapat dijawab - pertimbangan waktu dan biaya - tingkat pengetahuan & keterampilan dimiliki - daya dukung fasilitas dan sumber daya lain diperlukan persyaratan utama bagi peneliti - independen - percaya diri - sensitif - siaga - disiplin memperbarui diri: ◙ Aspek Kelayakan (Feasibility). - dapat dijawab - pertimbangan waktu dan biaya - tingkat pengetahuan & keterampilan dimiliki - daya dukung fasilitas dan sumber daya lain diperlukan persyaratan utama bagi peneliti - independen - percaya diri - sensitif - siaga - disiplin memperbarui diri 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 75 4). Identifikasi masalah melalui pengamatan dan penelahan dari: - Fenomena yang terjadi - Pekerjaan rutin - Hasil pertemuan; seminar, pelatihan,dll. - Berfikir yang inspirasi - Studi kepustakaan → textbooks & journals - “Brain storming” - Diskusi dengan pakar - Penugasan - Prioritas dari penyandang dana/tujuan tertentu. : 4). Identifikasi masalah mel a lui pengamatan dan penelahan dari: - Fenomena yang terjadi - Pekerjaan rutin - Hasil pertemuan; seminar, pelatihan,dll. - Berfikir yang inspirasi - Studi kepustakaan → textbooks & journals - “Brain storming” - Diskusi dengan pakar - Penugasan - Prioritas dari penyandang dana/tujuan tertentu. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 76 5). Seleksi Masalah - Minat - Relevansi - Bukan duplikasi - Urgensi - Bernilai penelitian -Fisibilitas/kelayakan - Unik - Etik - Tidak menentang kebijakan, agama dan budaya: 5). Seleksi Masalah - Minat - Relevansi - Bukan duplikasi - Urgensi - Bernilai penelitian -Fisibilitas/kelayakan - Unik - Etik - Tidak menentang kebijakan, agama dan budaya 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 77 6). Langkah-langkah Perumusan Masalah ◙ Persiapan - Pernyataan analisis situasi - identifikasi kesenjangan - Tinjauan pustaka - Ramifikasi/menguraikan masalah ◙ Review-awal rumusan masalah - Adakah formulasi adekuat? - apakah rumusan sulit dijawab? - Apakah pertanyaan studi sudah baik? - Apakah studi dapat dilaksanakan (feasible)? ◙ Review oleh pakar ◙ Revisi akhir rumusan masalah: 6). Langkah-langkah Perumusan Masalah ◙ Persiapan - Pernyataan analisis situasi - identifikasi kesenjangan - Tinjauan pustaka - Ramifikasi/menguraikan masalah ◙ Review-awal rumusan masalah - Adakah formulasi adekuat? - apakah rumusan sulit dijawab? - Apakah pertanyaan studi sudah baik? - Apakah studi dapat dilaksanakan (feasible)? ◙ Review oleh pakar ◙ Revisi akhir rumusan masalah 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 78 Format pertanyaan penelitian - Bagaimanakah variabel x diuraikan dalam populasi khusus? (uraian). - Apakah persepsi tentang variabel x pada populasi khusus? - Apakah variabel x mempunyai hubungan dengan variabel y dan ke z pada populasi khusus? - Bagaimanakah perbedaan anatar variabel x dan y pada populasi khusus? (Hubungan) - Apakah ada perbedaan anatara kelompok 1 dan kelompok 2 tentang variabel x? (perbedaan): Format pertanyaan penelitian - Bagaimanakah variabel x diuraikan dalam populasi khusus? (uraian). - Apakah persepsi tentang variabel x pada populasi khusus? - Apakah variabel x mempunyai hubungan dengan variabel y dan ke z pada populasi khusus? - Bagaimanakah perbedaan anatar vari a bel x dan y pada populasi khusus? (Hubungan) - Apakah ada perbedaan anatara kelompok 1 dan kelompok 2 tentang variabel x ? (perbedaan) 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 79 Identifikasi masalah Prioritas Seleksi Memfokuskan masalah Menetapkan pertanyaan penelitian : Identifikasi masalah Prioritas Seleksi Memfokuskan masalah Menetapkan pertanyaan penelitian 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 80 c. TUJUAN PENELITIAN: c. TUJUAN PENELITIAN Adalah suatu indikasi ke arah mana, atau data /informasi apa yang akan dicari melalui penelitian itu. Tujuan dirumuskan dalam bentuk pernyataan kalimat aktif yang konkret, dapat diamati (observable) dan dapat diukur (measurable) . Biasanya penyusunan berfokus pada satu atau dua variabel dengan menunjukkan apakah variabel tersebut akan diidentifikasi atau diuraikan. Tujuan dirumuskan dari masalah dengan mengklarifikasi variabel atau konsep serta populasi yang diteliti. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 81 Format Rumusan Tujuan Penelitian (Burns & Grove,1993) - Mengidentifikasi karakteristik variabel x pada populasi khusus. - Menguraikan keberadaan variabel x pada populasi khusus. - Menentukan atau mengidentifikasi hubungan antara variabel x dan variabel y pada populasi khusus (Hubungan). - Menentukan perbedaan kelompok 1 dan kelompok 2 tentang variabel x pada populasi khusus (Perbedaan). : Format Rumusan Tujuan Penelitian (Burns & Grove,1993) - Mengidentifikasi karakteristik variabel x pada populasi khusus. - Menguraikan keberadaan variabel x pada populasi khusus. - Menentukan atau mengidentifikasi hubungan antara variabel x dan variabel y pada populasi khusus (Hubungan). - Menentukan perbedaan kelompok 1 dan kelompok 2 tentang variabel x pada populasi khusus (Perbedaan). 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 82 Judul: Hubungan pola hidup pasien stroke dengan kejadian stroke di RS X Tahun 2011.: Judul: Hubungan pola hidup pasien stroke dengan kejadian stroke di RS X Tahun 2011. Variabel Independen = Pola hidup sub variabel = Pola aktivitas pola makan kejadian stress Variabel Dependen = Kejadian stroke 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 83 Judul : Hubungan pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini dengan kejadian ikterik pada bayi baru lahir di RS Z Th 2011 : Judul : Hubungan pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini dengan kejadian ikterik pada bayi baru lahir di RS Z Th 2011 Var Ind = pelaksanaan IMD Var Dep = kejadian ikterik Tujuan Umum : Mengetahui hubungan pelaksanaan IMD dengan kejadian ikterik pada bayi baru lahir di RS Z th 2011 Tujuan Khusus : ( Univariat ) Mengetahui pelaksanaan IMD pada bayi baru lahir di RS Z th 2011 Mengidentifikasi kejadian ikterik pada BBL di RS Z th 2011 ( Bivariat ) 3. Mengetahui hubungan pelaksanaan IMD dengan kejadian ikterik pada bayi baru lahir di RS Z th 2011 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 84 Tujuan penelitian: Tujuan penelitian Tujuan Umum : Mengeidentifikasi/mengetahui hubungan pola hidup ; pola aktivitas , pola makan dan kejadian stres dengan kejadian stroke di rawat inap di ruang stroke dengan kejadian stroke di RS X Th 2011 Tujuan Khusus : (Univariat) Mengetahui/mengidentifikasi pola aktivitas klien di RS X th 2011 Mengetahui/mengidentifikasi pola makan klien di RS X th 2011 Mengetahui/mengidentifikasi kejadian stress klien di RS X th 2011 Mengetahui/mengidentifikasi kejadian stroke di RS X th 2011 ( Bivariat ) ( 5) Mengetahui/mengidentifikasi hubungan pola aktivitas klien dengan kejadian stroke di RS X th 2011 (6) Mengetahui/mengidentifikasi hubungan pola makan klien dengan kejadian stroke di RS X th 2011 (7) Mengetahui / mengidentifikasi hubungan kejadian stress klien dengan kejadian stroke di RS X th 2011 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 85 PowerPoint Presentation: 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 86 Hubungan terapi bermain dengan kejadian tingkat kecemasan pada anak di ruang anak RS Z Th 2011: Hubungan terapi bermain dengan kejadian tingkat kecemasan pada anak di ruang anak RS Z Th 2011 Var Indp = terapi bermain - ketersediaan ruangan - Ketersedian alat/sarana - kurangnya pengetahuan perawat tentang teknik terapi bermain Var Dep = kecemasan anak 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 87 Tujuan: Tujuan Tujuan Umum : Mengetahui hubungan terapi bermain dengan kecemasan anak di ruang anak RS Z th 2011 Tujuan Khusus Mengetahui ketersediaan ruang bermain di ruang rawat anak RS Z th 2011 Mengetahui ketersediaan sarana bermain di ruang rawat anak RS Z th 2011 Mengetahui pengetahuan perawat di ruang rawat anak RS Z th 2011 Mengetahui kejadian kecemasan pada anak di ruang rawat anak RS Z th 2011 Mengetahui hubungan terapi bermain dengan kecemasan anak di ruang anak RS Z th 2011 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 88 Contoh Masalah Penelitian: 1. Tingginya angka infeksi pada luka operasi sectio cesaria (7%) di ruang rawat inap bedah RS X. 2. Rendahnya tingkat kepuasan klien terhadap kinerja perawat (kepuasan klien rendah 67%) di RS Z. 3. Ditemukannya balita dengan gizi buruk (2%) di wilayah kerja puskesmas X. 4. Apakah ada perbedaan kenaikan kadar Hb pada ibu hamil yang diberikan tablet Fe dengan yang tidak diberikan?: Contoh Masalah Penelitian: 1. Tingginya angka infeksi pada luka operasi sectio cesaria ( 7 %) di ruang rawat inap bedah RS X. 2. Rendahnya tingkat kepuasan klien terhadap kinerja perawat (kepuasan klien rendah 67%) di RS Z. 3. Ditemukannya balita dengan gizi buruk (2%) di wilayah kerja puskesmas X. 4. Apakah ada perbedaan kenaikan kadar Hb pada ibu hamil yang diberikan tablet Fe dengan yang tidak diberikan? 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 89 Setelah mendapatkan masalah penelitian, peneliti melakukan studi kepustakaan untuk memberikan landasan teori yang tepat. Menentukan variabel yang akan diteliti Menentukan jenis penelitiannya Menentukan judul penelitian: Setelah mendapatkan masalah penelitian, peneliti melakukan studi kepustakaan untuk memberikan landasan teori yang tepat. Menentukan variabel yang akan diteliti Menentukan jenis penelitiannya Menentukan judul penelitian 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 90 Masalah: Tingginya angka infeksi pada luka operasi sectio cesaria (7%) di ruang rawat inap bedah RS X. Teori: - Infeksi tidak boleh terjadi (indikator harus < 2%) operasi sectio cesaria adalah operasi steril - Hubungan infeksi pada luka operasi karena: -kontaminasi selama perawatan luka - status gizi klien buruk,dll - Teknik perawatan yang tidak steril, tidak benar - Kemampuan perawat yang kurang - Proses selama operasi yang tidak steril : Masalah: Tingginya angka infeksi pada luka operasi sectio cesaria (7%) di ruang rawat inap bedah RS X. Teori: - Infeksi tidak boleh terjadi (indikator harus < 2%) operasi sectio cesaria adalah operasi steril - Hubungan infeksi pada luka operasi karena: -kontaminasi selama perawatan luka - status gizi klien buruk,dll - Teknik perawatan yang tidak steril, tidak benar - Kemampuan perawat yang kurang - Proses selama operasi yang tidak steril 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 91 Sebelum merumuskan tujuan penelitian, peneliti sudah menetapkan disain penelitian dan kemudian menetapkan Judul penelitian. Misal Judul yang ditetapkan adalah: Hubungan teknik perawatan luka dengan kejadian infeksi luka operasi sectio cesaria(SC) di ruang rawat inap RS X, tahun 2009. Maka Tujuan Penelitiannya adalah Mengetahui/mengidentifikasi hubungan antara teknik perawatan luka dengan kejadian infeksi luka operasi SC: Sebelum merumuskan tujuan penelitian, peneliti sudah menetapkan disain penelitian dan kemudian menetapkan Judul penelitian. Misal Judul yang ditetapkan adalah: Hubungan teknik perawatan luka dengan kejadian infeksi luka operasi sectio cesaria(SC) di ruang rawat inap RS X, tahun 2009. Maka Tujuan Penelitiannya adalah Mengetahui/mengidentifikasi hubungan antara teknik perawatan luka dengan kejadian infeksi luka operasi SC 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 92 PowerPoint Presentation: Variabel Independent Variabel Dependent 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 93 Teknik perawatan luka Kesterilan alat Frekuensi Prosedurnya Kejadian Infeksi pada Luka Infeksi Tidak infeksi TUJUAN PENELITIAN: TUJUAN PENELITIAN Tujuan Umum : menjabarkan tujuan sesuai dengan judul/variabel yang akan dicari kebenarannya. Tujuan Khusus: menjabarkan tujuan sesuai dengan tiap-tiap variabel yang akan di teliti. Satu variabel satu tujuan khusus. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 94 TUGAS INDIVIDU 1. Rumuskan masalah penelitian sebanyak 3 buah yang dilengkapi data. 2. Kemudian rumuskan masing-masing tujuan penelitianya. 3. Uraikan juga masing-masing variabel yang terkait dengan masalah penelitian. 4. Tugas dikumpulkan 1 minggu kemudian.: TUGAS INDIVIDU 1. Rumuskan masalah penelitian sebanyak 3 buah yang dilengkapi data . 2. Kemudian rumuskan masing-masing tujuan penelitianya. 3. Uraikan juga masing-masing variabel yang terkait dengan masalah penelitian. 4. Tugas dikumpulkan 1 minggu kemudian. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 95 TERIMA KASIH: TERIMA KASIH 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 96 IV. STUDI PENDAHULUAN: IV. STUDI PENDAHULUAN ♣ PENDAHULUAN. - Setelah mendapatkan masalah → pertanyaan penelitian. - Mencari jawaban sementara/hipotesis → dilakukan penelitian . - Pengujian hipotesis → kebenarannya, ini memerlukan landasan teori. - Diperlukan studi pendahuluan → untuk memperoleh informasi dan pengetahuan yangn terkait dengan bidang yang diteliti. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 97 PowerPoint Presentation: ♣ CARA MELAKSANAKAN STUDI PENDAHULUAN. Dengan melihat 3 objek (3 P) → apa yang harus dihubungi, dilihat, diteliti atau dikunjungi yang kira-kira dapat memberikan informasi, yaitu: - Paper. - Person. - Place. a. Paper : (sumber informasi dokumenter) dokumen, buku-buku, laporan,jurnal → literatur / kepustakaan. b. Person : (sumber i nformasi pakar) ahli / pakar → bertanya, berdiskusi, mendapatkan informasi. c. Place : ( sumber informasi lapangan) tempat/lokasi atau benda-benda yang terkait dengan masalah. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 98 PowerPoint Presentation: ◙ Sumber dokument/paper: → ada sumber resmi ; berasal dari instansi resmi (pemerintah,swasta), baik yang diterbitkan maupun yang tidak, misal; laporan, statistik. → sumber tidak resmi; sifatnya perorangan, misal biografi, catatan harian, pendapat/opini yang dipublikasikan. ◙ Pencacatan harus mengikuti aturan penulisan ilmiah → judul buku atau artikel, nama pengarang/penulis, penerbit(nama dan tempat,tahun), jilid, halaman . 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 99 PowerPoint Presentation: ◙ Cara mengutip, meringkas. → harus sesuai dengan aslinya, cari buku sumber yang pertama (jangan mengutip pendapat ahli tetapi dari sumber buku yang kedua). → menuliskan sumbernya secara lengkap . ◙ Cara mendokumentasikan. → sumber kepustakaan yang ditelaah/dipakai disimpan secara teratur, sehingga dapat dipergunakan lagi. Buat catatan tersendiri daftar buku yang telah diambil (berdasar alfabet). 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 100 PowerPoint Presentation: ◙ Manfaat studi pendahuluan. → memperdalam pemahaman, memperjelas masalah → menjajaki kemungkinan dilanjutkan penelitian. → mengetahui apa yang sudah dihasilkan bagi penelitian yang serupa, dan bagimana kemungkinan permasalahan yang belum terpecahkan. → mengar a hkan pemikiran konseptual, untuk ketepatan asumsi dan hipotesis. → menghindari kutipan yang tidak bertanggung jawab/jiplak/plagiat. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 101 V. KERANGKA KONSEPTUAL: V. KERANGKA KONSEPTUAL ♣ PENDAHULUAN. Penyusunan kerangka konsep pada penelitian merupakan tahap terpenting dalam menetapkan teori yang digunakan untuk mendukung dan sesuai dengan variabel yang akan diteliti. Teori dan konsep yang dipilih harus relevan dengan fenomena atau masalah penelitian juga dengan variabelnya. Kerangka konsep adalah sesuatu yang abstrak, logika secara arti harfiah dan akan membantu peneliti dalam menghubungkan hasil penemuan dengan teori (body of knowledge). 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 102 PowerPoint Presentation: Merupakan pernyataan yang sesuai dan menunjukkan bahwa ada beberapa hubungan yang terkait antara dua atau lebih dari teori ataupun konsep. Konseptual merupakan suatu susunan dari konsep secara abstrak dan pernyataan suatu hubungan yang akan menjelaskan secara panjang lebar tentang suatu peristiwa dari topik yang akan dibahas. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 103 Tahapan penyusunan Kerangka Konsep. Seleksi & Definisi konsep Mengembangkan pernyataan hubungan Mengembangkan konsep dalam gambar/kerangka yang meliputi a. pernyataan masalah & tujuan harus jelas b. konsep yang ditabulasi (termasuk definisi konsep) c. berdasarkan teori/kepustakaan : Tahapan penyusunan Kerangka Konsep. Seleksi & Definisi konsep Mengembangkan pernyataan hubungan Mengembangkan konsep dalam gambar/kerangka yang meliputi a. pernyataan masalah & tujuan harus jelas b. konsep yang ditabulasi (termasuk definisi konsep) c. berdasarkan teori/kepustakaan 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 104 d. pernyataan hubungan antar konsep yang digambarkan dalam diagram/skema e. Identifikasi dan analisis teori yang diaplikasikan. f. identifikasi model konsep yang sesuai dengan kerangka penelitian. g. keterkaitan usulan hubungan dengan hipotesis, pertanyaan penelitian atau objektif (rangkaian hirargi pernyataan).: d. pernyataan hubungan antar konsep yang digambarkan dalam diagram/skema e. Identifikasi dan analisis teori yang diaplikasika n . f. identifikasi model konsep yang sesuai dengan kerangka penelitian. g. keterkaitan usulan hubungan dengan hipotesis, pertanyaan penelitian atau objektif (rangkaian hirargi pernyataan). 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 105 PowerPoint Presentation: ◙ Seleksi dan definisi konsep. Pemilihan konsep ini adalah sumber utama penting untuk penyusunan kerangka konsep. Pada awalnya mungkin diidentifikasikan sebagai variabel, yang kemudian akan diterjemahkan ke dalam konseptual berdasarkan teori. Setiap variabel harus merupakan penjelasan terhadap konsep tersebut. Harus berdasarkan sumber yang dapat dipertanggung jawabkan/ilmiah. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 106 PowerPoint Presentation: ◙ Mengembangkan pernyataan hubungan. Hubungan harus berdasarkan landasan teoritis dan sumber/referensi. Dapat menggunakan hubungan antar konsep yang telah dibunakan peneliti sebelumnya. Memilih bagian dari teori yang membahas hubungan dari dua atau tiga konsep. Tulis pernyataan dari satu teori yang menggambarkan hubungan (sebab-akibat). Ekspresikan semua hubungan dalam bentuk diagram/skema. Pastikan keterkaitan hubungan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 107 PowerPoint Presentation: ◙ Mengembangkan konsep dalam skema konseptual . Menentukan arah hubungan antar konsep. Tiap konsep harus berhubungan dengan konsep lainnya, sesuai dengan arah panah. Mulai dari kiri kertas ke kanan dengan memperhatikan outcome/hasil pada bagian kanan. Gunakan panah dengan arahnya yang menunjukkan hubungan. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 108 PowerPoint Presentation: Mempertimbangkan pertanyaan berikut; - apakah semua konsep sudah masuk? -konsep didefinisikan dengan benar? -apakah skema mencerminkan semua pernyataan? - apakah urutannya benar? Kriteria kerangka konsep - terintegrasi dengan baik di dalam metodologi yang digunakan. - terstruktur secara rinci. - disajikan dengan jelas. - bagian dari model relevan dengan fenomena yang diteliti 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 109 Contoh : Kerangka Konsep Diskripsi. Judul: Studi tentang gambaran konsep diri pada klien pasca mastektomi di RS X. Input Proses Output : Contoh : Keran g ka Konsep Diskripsi. Judul: Studi tentang gambaran konsep diri pada klien pasca mastektomi di RS X. Input Proses Output 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 110 Klien pasca mastektomi Faktor yang mempengaruhi. Pendidikan Pekerjaan Status perkawinan Informasi pre-op Support keluarga Adaptasi Konsep Diri: -Peran -Harga diri -Body image -Ideal diri -Identitas Kerangka konsep: Faktor yang mempengaruhi kebutuhan tidur pada pasien dengan gangguan pernapasan di rawat inap RS X. Variabel Independen Variabel Dependen = variabel yang tidak diteliti:  Kerangka konsep: Faktor yang mempengaruhi kebutuhan tidur pada pasien dengan gangguan pernapasan di rawat inap RS X . Variabel Independen Variabel Dependen = variabel yang tidak diteliti 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 111 Faktor Fisik Faktor Psikologis Faktor Lingkungan Faktor Gaya Hidup Gangguan kebutuhan Tidur. Tidak terganggu Terganggu Sangat terganggu. VARIABEL: VARIABEL PENGERTIAN. Adalah suatu sifat atau fenomena yang menunjukkan sesuatu yang dapat diamati dan nilainya berbeda-beda (variasi). Adalah suatu ukuran atau ciri yang dimiliki oleh anggota suatu kelompok bisa orang, benda, situasi yang berbeda dengan yang dimiliki oleh kelompok tersebut. Adalah sesuatu yang mempunyai variasi nilai/ yang berbeda dengan yang dimiliki sesuatu/objek yang lainnya. Suatu sifat yang akan diukur/diamati dalam suatu penelitian yang nilainya bervariasi antara satu objek dengan objek lain. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 112 PowerPoint Presentation: SYARAT VARIABEL. Sesuatu dikatakan variabel apabila: Mempunyai nama Dapat diamati dan diukur Nilainya berbeda-beda Memiliki definisi atau pengertian yang dapat diuraikan secara verbal Ada kelompok penggolongan atau satuannya. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 113 PowerPoint Presentation: Contoh : Penelitian tentang “Bayi baru lahir”. Bayi baru lahir ini adalah respondennya. Dari bayi baru lahir tersebut, Apanya yang akan di teliti? Misalnya yang akan diteliti adalah berat badan dan panjang badan lahir. Jadi berat badan dan panjang badan bayi baru lahir inilah yang disebut dengan variabel. Dalam penelitian akan dicari berapa berat dan panjang badan dari bayi baru lahir yang menjadi respondennya. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 114 PowerPoint Presentation: Nilai yang didapat dari masing-masing bayi tentu akan berbeda-beda walaupun ada yang sama, → artinya tiap bayi akan mempunyai nilai berat dan panjangnya masing-masing. Nama = ……………………….. Dapat diamati/diukur = ……………………….. Nilainya berbeda = ……………………….. Definisi verbal = ……………………….. Satuan = ……………………….. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 115 Nama = berat badan dan panjang badan Dapat diamati/diukur = Berat badan dapat diukur dengan cara menimbang dengan alat timbangan. Panjang badan dapat diukur dengan cara mengukur dengan alat meteran. Nilainya berbeda = nilai BB dan panjang badan tiap bayi berbeda-beda. Definisi verbal= BB adalah beban/ massa bayi baru lahir yang dukur dengan timbangan bayi dengan satuan gram. Panjang badan adalah ukuran panjang dari ujung tumit kaki sampai puncak kepala dengan satuan sentimeter Satuan = Berat badan satuannya Gram dan panjang badan dg Sentimeter: Nama = berat badan dan panjang badan Dapat diamati/diukur = B erat badan dapat diukur dengan cara menimbang dengan alat timbangan. Panjang badan dapat diukur dengan cara mengukur dengan alat meteran. Nilainya berbeda = nilai BB dan panjang badan tiap bayi berbeda-beda. Definisi verbal = BB adalah beba n/ massa bayi baru lahir yang dukur dengan timbangan bayi dengan satuan gram. Panjang badan adalah ukuran panjang dari ujung tumit kaki sampai puncak kepala dengan satuan sentimeter Satuan = Berat badan satuannya Gram dan panjang badan dg S entimeter 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 116 PowerPoint Presentation: TIPE / JENIS VARIABEL. 1. Variabel Bebas atau Independen, variabel yang mempengaruhi. Variabel bebas bisa dimanipulasi, diamati dan diukur untuk diketahui hubungannya / pengaruhnya dengan variabel lain. Variabel yang dapat menstimuli atau memberikan reaksi atau intervensi untuk mempengaruhi variabel yang lainnya (variabel yang terikat) 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 117 PowerPoint Presentation: 2. Variabel Terikat atau Dependen atau yang dipengaruhi. Adalah variabel yang muncul akibat reaksi / manipulasi variabel Bebas. Adalah variabel dari aspek atau hasil / outcome dari suatu objek yang dikenai stimulus / pengaruh. Adalah faktor yang diamati dan diukur untuk menentukan ada tidaknya pengaruh variabel bebas 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 118 PowerPoint Presentation: Contoh : Masalah penelitian : meningkatnya perokok di Indonesia, dan juga terjadi peningkatan angka kematian akibat penyakit kanker paru-paru. Penelitian: ingin mengetahui apakah ada hubungan antara perokok dengan penyakit kanker paru-paru. Variabel Bebas/Independen : Perokok Variabel Terikat/ Dependen : Penyakit kanker paru-paru 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 119 PowerPoint Presentation: 3. Variabel Moderator. Variabel moderator adalah faktor yang diukur/diteliti untuk mengungkapkan apakah faktor tersebut mengubah hubungan antara variabel bebas dan terikat. Sering kali disebut sebagai variabel Bebas kedua. Yaitu variabel yang diangkat untuk menentukan apakah ia mempunyai hubungan antara variabel bebas dan terikat. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 120 PowerPoint Presentation: Contoh: Judul Penelitian Hubungan tingkat pengetahuan dan karakteristik perawat terhadap komunikasi terapeutik pada anak. Variabel Independen= tingkat pengetahuan perawat Variabel Dependen= komunikasi terapeutik pada anak. Variabel Moderator= karakteristi perawat, yaitu; tingkat pendidikan, lama kerja, pelatihan yang dimiliki perawat. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 121 PowerPoint Presentation: 4. Variabel Kontrol atau variabel Pendahulu Adalah variabel lain yang dapat mengganggu pengaruh dari hubungan variabel independen terhadap variabel dependen, sehingga untuk menetralkannya diperlukan variabel kontrol. Variabel kontrol adalah Faktor-faktor yang dikontrol atau dinetralkan pengaruhnya oleh peneliti karena jika tidak demikian diduga ikut mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan dependen. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 122 PowerPoint Presentation: Contoh Penelitian Pengaruh senam nipas ibu pasca persalinan terhadap involusi uteri. Faktor usia ibu dan paritas ini kemungkinan dapat mempengaruhi hasil hubungan antara variabel independen yaitu Senam nipas, dengan variabel dependen yaitu involusi uteri. Sehingga untuk menetralkan variabel Usia ibu dan Paritas harus diteliti. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 123 INSTRUMEN PENELITIAN METODE PENGUMPULAN DATA: INSTRUMEN PENELITIAN METODE PENGUMPULAN DATA 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 124 PowerPoint Presentation: Langkah-langkah penyusunan Instrumen 1. Identifikasi variabel 2. Jabarkan variabel menjadi sub variabel 3. Cari indikator dari setiap sub variabel 4. Rumuskan menjadi butir-butir instrumen 5. Lengkapi dengan petunjuk pengisian dan kata pengantar , judul / variabelnya 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 125 PowerPoint Presentation: Identifikasi Variabel Gambaran pengetahuan tentang HIV/ AIDS pada perawat di ruang rawat inap Variabel: pengetahuan HIV/ AIDS Sub Variabel: - Definisi - Tanda dan gejala - Cara penularan Indikator dari Cara Penularan Indikator: - Penularan melalui kontak seksual - Penularan melalui darah - Penularan dari ibu kepada anak 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 126 PowerPoint Presentation: Kontak seksual Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah akan menurunkan risiko terkena HIV/ AIDS Hubungan seksual melalui pernikahan sah akan menurunkan risiko terkena HIV/ AIDS Tidak melakukan h ubungan di luar pasangan yang sah akan menurunkan risiko terkena HIV/ AIDS 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 127 PowerPoint Presentation: Aturan Umum Gunakan pertanyaan pendek Gunakan bahasa yang sesederhana mungkin Tanyakan 1 topik saja untuk 1 pertanyaan Hindari pertanyaan abstrak Jika ada kecenderungan ketidakjelasan, berikan definisi singkat Gunakan kata aktif daripada pasif 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 128 PowerPoint Presentation: Kesalahan Umum Pertanyaan dengan kalimat kompleks Pertanyaan negatif 2 kali Pertanyaan dengan bahasa yang mempunyai muatan Pertanyaan yang bermakna ganda Pertanyaan yang mengarahkan Pertanyaan mengenai tingkat atau proporsi 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 129 PowerPoint Presentation: Kriterial Informal Setiap pernyataan harus memuat hanya satu topik pikiran Hindari pernyataan dengan kata-kata selalu, semua, tidak pernah, dan tidak Kata-kata hanya, cuma, dan kata lainnya dengan arti mirip harus digunakan dengan hati-hati Bila memungkinkan, pernyataan disampaikan dalam bentuk kalimat sederhana, tidak dalam bentuk kalimat kompleks Hindari menggunakan kata-kata dalam pernyataan yang mungkin tidak dimengerti oleh semua target personal Hindari menggunakan kalimat negatif ganda 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 130 PowerPoint Presentation: Hindari pernyataan yang berhubungan dengan masa lampau Hindari pernyataan faktual atau dapat diinterpretasikan sebagai sesuatu yang faktual Hindari pernyataan yang dapat diinterpretasikan lebih dari satu arti Hindari pernyataan yang tidak relevan dengan obyek psikologis yang sedang dibahas Hindari pernyataan yang cenderung didukung atau ditolak semua orang Pilih pernyataan dengan bahasa yang sederhana, jelas dan langsung Pernyataan harus pendek, tidak lebih dari 20 kata 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 131 PowerPoint Presentation: Jenis Instrumen Penelitian Observasi Eksperimen / Tindakan / Prosedur Wawancara Angket Test 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 132 PowerPoint Presentation: 1. OBSERVASI Merupakan pengamatan dalam suatu prosedur yang berencana yang meliputi; melihat, mencatat jumlah dan taraf aktivitas tertentu yang ada hubungannya dengan masalah penelitian Peneliti melakukan pengamatan langsung dengan cara tes, daftar observasi, rekaman gambar, rekaman suara 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 133 PowerPoint Presentation: Untuk mengurangi timbulnya kesalahan dalam observasi; Mengklasifikasi kegiatan /item dalam kategori yang tepat Observasi diarahkan pada kegiatan /item yang relevan Observasi dilakukan berkali-kali Melakukan pencatatan dengan segera Didukung dengan alat-alat yang menunjang 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 134 PowerPoint Presentation: Bentuk Observasi non sistematis (tanpa instrumen) Mengamatan tanpa alat yang tetap, tetapi digunakan dengan ketentuan yang sudah disepakati; misal daftar kehadiran perawat hanya dilihat dari daftar absensi yang ada. Observasi sistematis (ada instrumen) 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 135 PowerPoint Presentation: Observasi Sistematik Mempunyai kerangka atau struktur yang jelas, berisi semua faktor yang diperlukan, sudah dikelompokkan dalam kategori  Mempunyai materi observasi yang lebih jelas/ lebih sempit dan terbatas sehingga pengamatan lebih terarah Adalah : daftar observasi yang berupa uraian kegiatan yang akan diamati, dapat berupa daftar cek ( cek list), dengan memberikan tanda cek ( √ ) sesuai dengan apa yang diamatinya. 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 136 PowerPoint Presentation: Keuntungan Dapat dicatat segera dan tidak menggantungkan data dari ingatan seseorang Dapat data walau kemungkinan secara subyek tif karena tidak melalukan berkomunikasi * Kerugian Waktu lama Pengamatan terhadap fenomena yang lama tidak dapat langsung dilakukan Ada kegiatan yang tidak mungkin diamati 3/16/2014 MET LIT (SUPIYAH,M.Kep). 137 PowerPoint Presentation: 2. Wawancara Proses mendapatkan keterangan untuk tujuan penelitian dengan ca

Add a comment

Related presentations

Related pages

Riset Keperawatan - Google Buku

Riset Keperawatan: Penerbit: EGC: ISBN: 9794485675, 9789794485675 : Ekspor Kutipan: BiBTeX EndNote RefMan: Tentang Google Buku - Kebijakan Privasi ...
Read more

Riset Keperawatan Lengkap | Kumpulan Artikel

Pengertian Manajemen Keperawatan...tertinggi sampai ke perawat pelaksana yang mempunyai tugas dan wewenang untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian ...
Read more

RINGKASAN BUKU RISET KEPERAWATAN, TEKNIK PENULISAN ILMIAH ...

RINGKASAN BUKU RISET KEPERAWATAN dan TEKNIK PENULISAN ILMIAH I ... bagian muka penelitian keperawatan, keperawatan secara lengkap terdiri atas ...
Read more

Proposal Keperawatan Pdf | Kumpulan contoh

riset keperawatan lengkap – authorstream presentation … c. ilmu pengetahuan dan penelitian/riset.: c. ilmu peng e tahuan dan penelitian/riset ...
Read more

Dasar-Dasar Riset Keperawatan - Google Buku

Dasar-Dasar Riset Keperawatan. EGC. 1 Resensi . Pratinjau buku ini » Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi. Ulasan Pengguna - Tandai sebagai tidak ...
Read more

PANDUAN RISET KEPERAWATAN - ipdijatim.org

PANDUAN RISET KEPERAWATAN Dr. Kusnanto, S.Kp.,M.Kes. TUJUAN Keperawatan 1. Meningkatkan mutu Perawat; 2. Meningkatkan mutu Pelayanan Keperawatan; 3.
Read more

Riset Keperawatan Lengkap Authorstream | Share The Knownledge

Riset keperawatan lengkap - authorstream presentation c. ilmu pengetahuan dan penelitian/riset.: c. ilmu peng e tahuan dan penelitian/riset. ♣ ilmu atau.
Read more

contoh-contoh.net

contoh-contoh.net
Read more