advertisement

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal

50 %
50 %
advertisement
Information about Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal
Education

Published on March 19, 2009

Author: smpbudiagung

Source: slideshare.net

advertisement

K riteria K etuntasan M inimal Penetapan Departemen Pendidikan Nasional

PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM

KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS RAMBU-RAMBU

KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran

KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah

Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100

Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100

Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal

Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS

KKM INDIKATOR KKM M P KKM S K KKM K D MEKANISME / LANGKAH-LANGKAH :

Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) Daya dukung Intake siswa KRITERIA PENETAPAN KKM PENETAPAN KKM : menggunakan Format A

Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan)

Daya dukung

Intake siswa

FORMAT A 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara Mendeskripsikan keduduka n manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Intake Daya dukung Kompleksitas Nilai KKM Kriteria Penetapan Ketuntasan Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator

1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

Mendeskripsikan keduduka n manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa

Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara

MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1 . Kompleksitas : - Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3 2. Daya dukung : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 3. Intake : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang  nilainya adalah: (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 9

Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan :

1 . Kompleksitas : - Tinggi = 1

- Sedang = 2

- Rendah = 3

2. Daya dukung : - Tinggi = 3

- Sedang = 2

- Rendah = 1

3. Intake : - Tinggi = 3

- Sedang = 2

- Rendah = 1

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang  nilainya adalah:

(3 + 3 + 2) x 100 = 88.89

9

B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1 . Kompleksitas : - Tinggi = 50-64 - Sedang = 65-80 - Rendah = 81-100 2. Daya dukung : - Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 3. Intake : - Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah . MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI

B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:

1 . Kompleksitas : - Tinggi = 50-64

- Sedang = 65-80

- Rendah = 81-100

2. Daya dukung : - Tinggi = 81-100

- Sedang = 65-80

- Rendah = 50-64

3. Intake : - Tinggi = 81-100

- Sedang = 65-80

- Rendah = 50-64

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.

Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah .

C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1. Kompleksitas : - Tinggi - Sedang - Rendah 2. Daya dukung : - Tinggi - Sedang - Rendah 3. Intake : - Tinggi - Sedang - Rendah Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang  maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80. MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI

C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai :

1. Kompleksitas : - Tinggi

- Sedang

- Rendah

2. Daya dukung : - Tinggi

- Sedang

- Rendah

3. Intake : - Tinggi

- Sedang

- Rendah

Contoh :

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang  maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.

TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai oleh siswa. Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila d a l a m p elaksanaannya menuntut : SDM memahami Kompetensi yang h a r u s dicapai Siswa kreatif dan inovatif d a l a m melaksanakan pembelajaran. WAKTU cukup lama karena perlu pengulangan PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.

TINGKAT KOMPLEKSITAS

(Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai oleh siswa.

Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila d a l a m p elaksanaannya menuntut :

SDM

memahami Kompetensi yang h a r u s dicapai Siswa

kreatif dan inovatif d a l a m melaksanakan pembelajaran.

WAKTU

cukup lama karena perlu pengulangan

PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.

KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG: yaitu ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan, BOP, manajemen sekolah, kepedulian stakeholders sekolah.

KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB, NUN, Rapor kelas 3 SMP, test seleksi masuk atau psikotes KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya INTAKE (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) SISWA :

KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB, NUN, Rapor kelas 3 SMP, test seleksi masuk atau psikotes

KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya

FORMAT A Rendah Sedang tinggi sedang tinggi sedang tinggi sedang sedang 88.9 55.6 77.8 74 3 2 3 2 2 1 2 3 2 Nilai KKM Kriteria Ketuntasan Minimal 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara Mendeskripsikan keduduka n manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Intake Daya dukung Kompleksitas Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompetensi dasar dan Indikator

1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

Mendeskripsikan keduduka n manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa

Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara

FORMAT A Sedang Sedang tinggi sedang tinggi sedang tinggi sedang sedang 75 78.3 70 90 68,3 70 80 55 77.6 70 85 78 74.77 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara Mendeskripsikan keduduka n manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Intake Daya dukung Kompleksitas Nilai KKM Kriteria Penetapan Ketuntasan Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator

1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara

Mendeskripsikan keduduka n manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa

Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara

LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Nama Siswa : ………………………………… Nomor Induk : ………………………………… Kelas/Semester : XI IA /1 Nama Sekolah : ……………………………… Tahun Pelajaran : ……………………………… PENULISAN KKM PADA LHBS B 75 - 78 Seni Budaya,dst 6. B - - Enam puluh 60 60 Matematika 5. B Enam puluh lima 65 Tujuh puluh 70 65 Bahasa Inggris 4. B Tujuh puluh lima 75 Tujuh puluh 70 70 Bhs Indonesia 3. B - - Delapan puluh 80 75 Pendk. Kewarganegaraan 2. B - - Delapan puluh 80 75 Pendidikan Agama 1. Predikat Huruf Angka Huruf Angka Sikap/ Afektif Praktik Pengetahuan dan Pemahaman Konsep Nilai Hasil Belajar Kriteria Ketuntasan Minimal *) Mata Pelajaran No

Tujuan Analisis : Mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada tahun berikutnya.

Selesai

Selesai

Add a comment

Related presentations

Related pages

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) RAMBU-RAMBU. KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran . KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah. KKM ...
Read more

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL - scribd.com

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM/SKBM) Mata Pelajaran Kelas Semester Tahun Pelajaran : BAHASA INDONESIA : VII ( Tujuh ) : GANJIL : 2016/2017
Read more

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal - tentang PENDIDIKAN

Departemen Pendidikan Nasional Kriteria KetuntasanMinimal Penetapan RAMBU-RAMBU KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran KKM ditetapkan oleh forum MGMP ...
Read more

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

DAN INDIKATOR STANDAR KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL Kriteria Penetapan Ketuntasan Hasil KKM Nilai KKM % Kompleksitas Daya Dukung Intake Praktik. Sikap/Afektif
Read more

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL - scribd.com

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL. STANDAR KOMPETENSI DAN MATA PELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran : SMK GHAMA CARAKA : KKPI Tahun Ajaran
Read more

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal Perencanaan Pembelajaran di Sekoah Dasar Oleh Badarudin, S.Pd.
Read more

MEKANISME PENETAPAN KKM

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) B. Langkah-Langkah Penetapan KKM Penetapan KKM dilakukan oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran.
Read more

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL | Usmanbio's Blog

Penetapan kriteria minimal ketuntasan belajar merupakan tahapan awal pelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembangan Kurikulum ...
Read more