advertisement

Nampon presentasi draft

60 %
40 %
advertisement
Information about Nampon presentasi draft
Education

Published on January 21, 2013

Author: rudysl

Source: slideshare.net

advertisement

Sejarah Nampon  Berasal dari Uwa Nampon (Lahir di Ciamis 1888, meninggal di Padalarang 1962), mulai buka padepokan pada tahun 1932, beliau berguru kepada banyak guru silat dan spiritual, sebagian besar di daerah Cianjur dan Cikalong Bung Karno dan Sutan Syahrir sempat belajar silat kepada Uwa Nampon  Uwa Thamim Mahmud, salah satu murid uwa Nampon, yang mengembangkan dan melatih ilmu Nampon Trirasa, sejak tahun 1936  Abah Ajat salah satu murid uwa Thamim yang belajar sejak tahun 1964, merintis pengembangan ilmu uwa Nampon, mulai tahun 1992, di Jakarta.  Pada tahun 1993, dibentuk PPSN (Paguron Pencak Silat Nampon), yang terdiri dari paguron-paguron berakar Nampon

Nampon Trirasa Cara hidup melalui pembangunan tenaga dalam diri sendiri digunakan sesuai kebutuhan diri masing masing diberbagai bidang profesinya.  Filosofi Pengembangan Diri dari Nampon Trirasa. Melatih peserta menyatukan dan mengendalikan jiwa raga dan pikiran (body mind & spirit) untuk dimanfaatkan secara optimal. Hasilnya meningkatkan performa diri, kharismatik di dalam berinteraksi dengan lingkungannya, mengendalikan diri sendiri, orang lain, mengendalikan massa dalam pencapaian tujuannya secara efektif.

Beberapa manfaat yang sangat berartidalam mempelajari Nampon Trirasa adalah :  Mengurangi tingkat kejenuhan, kegelisahan, tekanan pekerjaan, insomnia dan pegal-pegal  Mengurangi efek samping rokok dan minuman keras  Meningkatkan kesehatan dan menurunkan keluhan kesehatan  Meningkatkan efektifitas, hasil kerja memuaskan, hubungan kepribadian.

LATIHAN RUTIN

JURUS

No. Kebutuhan Cara Keterangan1. Umum Jurus Gerakan terpadu gigi, mata, nafas, anggota badan, konsentrasi seara bersamaan.2. Keamanan Harkatan Dengan cara-cara tertentu setiap praktisi jurus diharapkan akan terlindung dari segala maksud-maksud buruk baik yang berasal dari luar atau yang berasal dari dalam diri sendiri.3. Kesehatan Harkatan Dengan metoda latihan tersutruktur diharapkan tingkat kesehatan dari praktisi jurus akan meningkat.4. Stress Management Meditasi Meditasi merupakan cara melatih konsentrasi yang dipanjangkan. Sehingga tingkat stress dengan sendirinya akan menurun..5. Produktivitas Latihan Rutin Dengan meningkatnya kesehatan, tingkat konsentrasi, secara langsung akan berakibat dengan meningkatnya produktivitas dari praktisi jurus..6. Mental spiritual Pemahaman filosofi Masing-masing jurus mempunyai filosofi yang berbeda- nbeda, dan tidak bertentanagn dengan ajaran agama manapun juga. Sehingga apabila dipahami didalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi penyejuk dan panduan dalam bertingkah laku.7. Pengendalian Harkatan Pada tingkatan tertentu akan diberikan cara mengendalikan massa, dan lingkungan.8. Pengobatan Harkatan Pada tingkatan tertentu akan diberikan tata cara pengobatan diri sendiri dan orang lain.

Pakem (Tatakrama) : Tiap-tiap yang mencari dan menuntut ilmu jurus ini harus hormat kepada guru, rukun dengan saudara-saudara seperguruan, serta diikat oleh rasa persaudaraan dan mencintai jurus ini  Harus hafal kepada riwayat jurus yang lima, segala tingkah laku manusia itu berada dibawah kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa  Seni budaya Sunda, warisan dari leluhur Tatar Sunda harus dipelihara dengan baik.  Siapa yang membutuhkan harus diberi.  Kaidah langkah jurus gebreg kalau digali lebih dalam lagi, maka isi dan manfaatnya akan terasa terutama untuk membela diri dan percaya diri

Ugeran (Falsafah) : Wanti-wanti jangan sampai mempunyai niat untuk menganiaya (ngabinasa), tetapi jangan sekali-kali mau menjadi teraniaya (dibinasa) Harus dapat mencegah orang yang mau menganiaaya, serta dapat menolong orang yang akan dianiaya  Jauhkan sifat takabur, merasa diri lebih baik dari orang lain Hati-hati jangan sampai berani mengubah kaidah jurus, harus merasa malu kepada yang menemukannya, kalau akan mengubah dengan itikad baik, melestarikan dan mengembangkannya, dijaga agar tidak mengubah prinsip- prinsip kaidah jurus  Jangan sampai lupa kepada asal muasal (wiwitan), bahwa manusia adalah mahluk sempurna yang diciptakan oleh Allah SWT, oleh karenanya harus memiliki ahlak yang baik

Ugeran (Falsafah) : Wanti-wanti jangan sampai mempunyai niat untuk menganiaya (ngabinasa), tetapi jangan sekali-kali mau menjadi teraniaya (dibinasa) Harus dapat mencegah orang yang mau menganiaaya, serta dapat menolong orang yang akan dianiaya  Jauhkan sifat takabur, merasa diri lebih baik dari orang lain Hati-hati jangan sampai berani mengubah kaidah jurus, harus merasa malu kepada yang menemukannya, kalau akan mengubah dengan itikad baik, melestarikan dan mengembangkannya, dijaga agar tidak mengubah prinsip- prinsip kaidah jurus  Jangan sampai lupa kepada asal muasal (wiwitan), bahwa manusia adalah mahluk sempurna yang diciptakan oleh Allah SWT, oleh karenanya harus memiliki ahlak yang baik

Add a comment

Related presentations

Related pages

Google

Advertising Programmes Business Solutions +Google About Google Google.com © 2015 - Privacy - Terms ...
Read more

Draft Keterampilan Klinis DPP-260813.pdf - Draft ...

DRAFT PANDUAN KETERAMPILAN KLINIS DOKTER PELAYANAN PRIMER 1 DAFTAR ISI ... 3. Presentasi di forum ilmiah Komunikasi Dokter – Komunitas 1.
Read more