Membuat simulasi jaringan vlan

53 %
47 %
Information about Membuat simulasi jaringan vlan
Education

Published on March 31, 2014

Author: irmandadwiprakoso

Source: slideshare.net

Description

Cisco

Membuat simulasi jaringan VLAN VLAN (Virtual Local-Area Network) adalah jaringan komputer yang seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipun mungkin secara fisik berada pada bagian LAN yang lain. Untuk membuat simulasi jaringan vlan dapat menggunakan software Cisco Packet Tracer. Cisco Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. Softwarenya dapat di download di link berikut : http://www.mediafire.com/download/m7jou9l7zk5a463/PacketTracer533_set up_no_tutorials.exe Berikut gambar simulasi jaringan vlan yang akan dibuat dengan software cisco packet tracer. Gambar 2.64 Tampilan jaringan VLAN

 Hal-hal yang perlu di persiapkan : 1) 1 buah PC atau Laptop yang sudah terinstall software Cisco Packet Tracer.  Langkah-langkahnya sebagai berikut : 1) Jalankan program Cisco Packet Tracer pada PC atau Laptop. 2) Kemudian, siapkan 3 buah switch tipe 2960-24TT (switch 0 dinamakan SERVER, switch 1 dinamakan CLIENT 1, dan switch 2 dinamakan CLIENT 2), seperti gambar dibawah ini. Gambar 2.65 Tampilan 3 switch. 3) Klik di switch SERVER, masuk ke tab CLI. Selanjutnya ketikkan di switch SERVER sebagai berikut : Switch>en Switch#conf t Switch(config)#vtp mode server Switch(config)#vtp domain irmanda Switch(config)#vtp password irmanda Switch(config)#exit Switch#wr

4) Untuk mengetahui/mengecek mode vtp server pada switch SERVER, ketikkan : Switch#sh vtp status Gambar 2.66 Tampilan status vtp. 5) Klik di switch CLIENT 1, masuk ke tab CLI. Selanjutnya ketikkan di tab CLI pada switch CLIENT 1 sebagai berikut : Switch>en Switch#conf t Switch(config)#vtp mode client Switch(config)#vtp domain irmanda Switch(config)#vtp password irmanda Switch(config)#exit Switch#wr 6) Klik di switch CLIENT 2, masuk ke tab CLI. Ketikkan di tab CLI pada switch CLIENT 2 sama seperti di switch CLIENT 1 (langkah ke 5).

7) Untuk mengetahui/mengecek mode vtp client pada switch CLIENT 1 dan 2, ketikkan : Switch#sh vtp status Gambar 2.67 Tampilan status vtp. 8) Klik kembali di switch SERVER, lalu ketikkan sebagai berikut : Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/1-2 Switch(config-if-range) #switchport mode trunk Switch(config-if-range) #end Switch#wr 9) Klik kembali di switch CLIENT 1, lalu ketikkan sebagai berikut : Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/1 Switch(config-if-range)#switchport mode trunk Switch(config-if-range)#end Switch#wr 10) Klik kembali di switch CLIENT 2. Ketikkan hal yang sama seperti switch CLIENT 1 (langkah ke 9).

11) Hubungkan switch CLIENT 1 dan switch CLIENT 2 ke switch SERVER, dengan ketentuan sebagai berikut : Port Fa0/1 (switch client 1) di hubungkan ke port Fa0/1 (switch server). Port Fa0/1 (switch client 2) di hubungkan ke port Fa0/2 (switch server). Seperti gambar di bawah ini. Gambar 2.68 Tampilan antar device yang sudah terhubung. 12) Klik kembali di switch SERVER, lalu ketikkan sebagai berikut : Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 100 name IT Switch(vlan)#vlan 200 name TKJ Switch(vlan)#exit Switch#wr Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/3-4 Switch(config-if-range)#switchport mode trunk Switch(config-if-range)#end Switch#wr

13) Untuk mengetahui/mengecek vlan pada switch SERVER, CLIENT 1 dan 2, ketikkan : Switch#sh vlan Gambar 2.69 Tampilan vlan yang sudah aktif. 14) Klik kembali di switch CLIENT 1, lalu ketikkan sebagai berikut : Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/2 Switch(config-if-range)#switchport mode trunk Switch(config-if-range)#end Switch#wr 15) Klik kembali di switch CLIENT 2. Ketikkan hal yang sama seperti switch CLIENT 1 (langkah ke 14).

16) Hubungkan kembali switch CLIENT 1 dan switch CLIENT 2 ke switch SERVER, dengan ketentuan sebagai berikut : Port Fa0/2 (switch client 1) di hubungkan ke port Fa0/3 (switch server). Port Fa0/2 (switch client 2) di hubungkan ke port Fa0/4 (switch server). Seperti gambar di bawah ini. Gambar 2.70 Tampilan antar device yang sudah terhubung. 17) Siapkan 2 switch sebagai VLAN (switch 3 dinamakan IT dan switch 4 dinamakan TKJ) dan 4 PC. Gambar 2.71 Tampilan setelah ditambahkan 2 switch dan 4 PC.

18) Setting switch IT. Klik di switch IT, masuk ke tab CLI. Selanjutnya ketikkan di tab CLI pada switch IT sebagai berikut : Switch>en Switch#conf t Switch(config)#vlan 100 Switch(config)#name IT Switch(config)#end Switch#wr Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/1-24 Switch(config-if-range)#switchport access vlan 100 Switch(config-if-range)#ex Switch(config)#int range gi1/1-2 Switch(config-if-range)#switchport access vlan 100 Switch(config-if-range)#end Switch#wr Switch#conf t Switch(config)#int range gi1/1-2 Switch(config-if-range)#switchport mode trunk Switch(config-if-range)#end Switch#wr 19) Setting switch TKJ. Klik di switch TKJ, masuk ke tab CLI. Ketikkan hal yang sama seperti switch IT (langkah ke 18), perbedaannya hanya pada switch TKJ diberikan nama TKJ dan ketikkan vlan 200.

20) Setting IP address, subnet mask, dan default gateway untuk masing- masing PC. Dengan ketentuan sebagai berikut :  PC0 dan PC1 untuk vlan 100 (switch IT). IP Address PC0 dan PC1 : 10.217.129.2 – 3 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway : 10.217.129.1  PC2 dan PC3 untuk vlan 200 (switch TKJ). IP Address PC2 dan PC3 : 10.217.130.2 – 3 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway : 10.217.130.1 21) Setting kembali di switch CLIENT 1. Ketikkan sebagai berikut : Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/5-6 Switch(config-if-range)#switchport access vlan 100 Switch(config-if-range)#exit Switch(config)#int range fa0/7-8 Switch(config-if-range)#switchport access vlan 200 Switch(config-if-range)#end Switch#wr 22) Setting kembali di switch CLIENT 2. Ketikkan hal yang sama seperti switch CLIENT 1 (langkah ke 21).

23) Hubungkan masing-masing PC ke switch vlan (switch IT dan TKJ), hubungkan juga switch vlan ke switch CLIENT 1 dan CLENT 2. Dengan ketentuan sebagai berikut : PC0 dan PC1 di hubungkan ke port Fa0/1 dan Fa0/2 (switch IT). PC2 dan PC3 di hubungkan ke port Fa0/1 dan Fa0/2 (switch TKJ). Port Gi1/1 (switch IT) di hubungkan ke port Fa0/5 (switch CLIENT 1). Port Gi1/2 (switch IT) di hubungkan ke port Fa0/6 (switch CLIENT 2). Port Gi1/1 (switch TKJ) di hubungkan ke port Fa0/7 (switch CLIENT 1). Port Gi1/2 (switch TKJ) di hubungkan ke port Fa0/8 (switch CLIENT 2). Seperti gambar dibawah ini. Gambar 2.72 Tampilan device yang sudah terhubung.

24) Setelah saling di hubungkan, PC yang berbeda vlan belum bisa terkoneksi satu sama lain. Supaya bisa saling terkoneksi, di tambahkan sebuah router (diberi nama Router ID). Seperti gambar di bawah ini. Gambar 2.73 Tampilan device yang sudah terhubung, kecuali router. 25) Setting Router ID. Klik router, masuk ke tab CLI. Ketikkan sebagai berikut : Continue with configuration dialog? [yes/no] : no Router>en Router#conf t Router(config)#int fa0/0.100 Router(config-subif)#encapsulation dot1q 100 Router(config-subif)#ip address 10.217.129.1 255.255.255.0 Router(config-subif)#exit Router(config)#int fa0/0.200 Router(config-subif)#encapsulation dot1q 200 Router(config-subif)#ip address 10.217.130.1 255.255.255.0 Router(config-subif)#end Router#conf t Router(config)#int fa0/0 Router(config-subif)#no shutdown

Router(config-subif)#end Router#wr 26) Hubungkan Router ID dengan Switch SERVER. Dengan ketentuan sebagai berikut : Port Fa0/0 (router ID) di hubungkan ke port Fa0/5 (switch SERVER). Seperti gambar berikut. Gambar 2.74 Tampilan device yang sudah terhubung. 27) Setting kembali switch SERVER. Ketikkan sebagai berikut : Switch>en Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/5 Switch(config-if-range)#switchport mode trunk Switch#wr

28) Setelah semua di setting, test ping dari PC1 ke PC3. Caranya, klik PC1 lalu masuk ke menu Desktop, pilih Command Prompt. Ketikkan ping 10.217.130.3 seperti gambar berikut. Gambar 2.75 Tampilan test ping yang gagal. Gambar 2.75 Menunjukan test ping antar PC yang berbeda vlan belum terkoneksi. Supaya bisa terkoneksi kita terapkan konsep STP (Spanning Tree Protocol).

29) Untuk menerapkan konsep STP caranya sebagai berikut :  Port Fa0/3 (switch CLIENT 1) di hubungkan ke port Fa0/3 (switch CLIENT 2).  Port Fa0/4 (switch CLIENT 1) di hubungkan ke port Fa0/4 (switch CLIENT 2). Gambar 2.76 Tampilan semua device yang sudah terhubung. 30) Setting kembali switch CLIENT 1. Ketikkan sebagai berikut : Switch#conf t Switch(config)#int range fa0/3-4 Switch(config-if-range)#switchport mode trunk Switch(config-if-range)#end Switch#wr

31) Setting switch CLIENT 2 sama seperti switch CLIENT 1 (langkah ke 30). 32) Setelah semua sudah disetting, test ping dari PC1 ke PC3.  Jika berhasil, akan muncul tulisan Reply From 10.217.130.3 jika gagal akan muncul tulisan Request timed out. Gambar 2.77 Tampilan test ping yang berhasil.

Add a comment

Related presentations

Related pages

Membuat simulasi jaringan vlan - Education - dokumen.tips

1. Membuat simulasi jaringan VLAN VLAN (Virtual Local-Area Network) adalah jaringan komputer yang seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipun ...
Read more

Membuat Simulasi Jaringan VLAN | ibolobolo blog

Inisialisasi Vlan 100 lab_a Vlan 200 lab_b Perintah Switch Switch>enable Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 100 name lab_a Switch(vlan)#vlan 200 name ...
Read more

Membuat Simulasi Jaringan VLan | e-komputer

Jaringan; Komputer; Pemrogramman; Trik; Tutorial; Kontak. Follow on Twitter; Become our fan; Join our circle; Search. Search. Menu . e-komputer. Tempat ...
Read more