Media Indonesia 2 Maret 2014

50 %
50 %
Information about Media Indonesia 2 Maret 2014
Books

Published on March 8, 2014

Author: hastapurnama

Source: slideshare.net

28 Halaman Minggu @ MIdotcom Harian Umum Media Indonesia Pemasangan Iklan & Customer Service: 021 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) 2 MARET 2014 | NO.12004 | TAHUN XLV Tiada Strategi Kedaulatan Pangan Titik Nol sang Aktivis City Waspadai Kucing Hitam Pemerintah agaknya belum optimal membangun strategi kedaulatan pangan. Akibatnya, siklus lonjakan harga yang tiba-tiba tinggi selalu berulang. Secara gamblang ia membuka pengalaman dan kegelisahan masa kecilnya akan kondisi politik kala itu, yang membawanya menjadi aktivis melawan Orde Baru. Keberhasilan Wigan mengalahkan City di final piala FA musim lalu menjadi inspirasi bagi Sunderland untuk mengalahkan The Citizen. Selekta, Hlm 2 Opmi, Hlm 9 Sepak Bola, Hlm 10 MI/RAMDANI PENAMPILAN KEIKO MATSUI: Musikus asal Jepang Keiko Matsui tampil dalam Java Jazz Festival 2014 di Jakarta International Expo, Kemayoran, tadi malam. Malam ini akan tampil sejumlah musikus, antara lain, Natalie Cole, Ruth Sahanaya, Balawan Gamelan Fusion, dan Dave Koz. Jazz juga Milik Orang Muda JAMIE Cullum tampil penuh energi. Sambil menyanyi, ia melompat, berjingkrak, sesekali mendekati penonton. Saat mendekat, kilatan lampu dari berbagai kamera penonton bersautan bak mengikuti konduktor konser. Saat tembang Mindtrick dan Everlasting Love meluncur dari mulut penyayi jazz pop asal Inggris tersebut, gemuruh tepuk tangan yang dipadu padan dengan siulan ribuan penonton Java Jazz Festival 2014, pun menggema di seluruh ruangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/2) malam. Jamie sempat ber-beatbox ria dalam pertunjukan selama 90 menit tersebut. Penyanyi 34 tahun itu mengeluarkan bermacam suara lewat mulutnya dipadu dengan pukulan ringan dari tangannya ke bagian atas piano seolah sedang memukul gendang. Aksi beat-box tersebut di-medley dengan lagu Get Lucky milik Daft Punk. Setelah itu, mengalir tembang When I Get Famous, Dont Stop The Music, dan All at Sea yang dibawakan dengan ritme tinggi. Hari pertama Java Jazz 2014 itu pun menjadi milik Jamie, yang kehadirannya di festival kali ini merupakan yang kedua. “Saya datang ke sini tujuh tahun lalu, lebih muda daripada saat ini,” ujarnya mengundang tawa penonton. Bagi Jamie, musik jazz, seperti juga hip hop, merupakan musik berbagai kalangan. Jamie menampik bahwa jazz hanya bisa dinikmati orang tua. “Musik ini saya dengar sejak kecil. Saya merekam dan membuatnya sejak saya muda.” Jamie pun sukses menutup hari pertama Java Jazz Festival 2014. Di hari kedua, tampil keyboardist AS berdarah Jepang Keiko Matsui yang memainkan instrumen apik, seperti Black Lion Kappa dan Forever yang terinspirasi dari anaknya, Maki. “Kappa saya buat untuk mengajak orang peduli lingkungan agar alam tidak liar,” tutur dia. Hari kedua JJF ditutup dengan penampilan Incognito. Grup musik asal Inggris itu banyak mengeksplorasi lalu meleburkan unsur funk, soul, R&B, hip hop, dan latin yang membuat penikmat musik jazz bergoyang. (Iwa/*/X-2) SELA Mimpi Buruk pada Anak JANGAN anggap enteng bila anakanak bermimpi buruk secara reguler (terus-menerus) di masa kanak-kanak mereka. Bisa jadi itu peringatan dini serius terhadap gangguan psikosis. Demikian temuan para peneliti EBET Inggris dari University of Warwick yang dipublikasikan di Journal Sleep baru-baru ini. Peneliti menganalisis 6.800 anak berusia hingga 12 tahun. Para orangtua dari peserta dimintai keterangan seputar masalah tidur anak-anak mereka, apakah pernah berhalusinasi, delusi, dan kontrol pikiran. Hasilnya, 47 dari setiap 1.000 anak punya pengalaman psikosis. Para pakar menyebut masalah jangka panjang yang ditimbulkan oleh mimpi buruk dan teror di masa kanak-kanak berisiko mengalami kesehatan mental di kemudian hari. (BBC/Hym/X-7) Revolusi sang Pengembara Tan Malaka dalam buku Harry Poeze menegaskan seorang revolusioner tidak akan lekang dan hilang meski mengembara berpuluh tahun. FURQON ULYA HIMAWAN P ERJALANAN hidup Tan Malaka mungkin tidak terlalu terkenal ketimbang tokoh seperti Soekarno dan Mohammad Hatta. Namun, kisah itu dituliskan oleh seorang sejarawan Belanda Harry Poeze secara terperinci. Harry Poeze membuat buku yang mengurai perjalanan Tan Malaka dalam lima jilid berjudul Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia. Bagi Poeze, yang 43 tahun meneliti pahlawan asal Desa Pandan Gadang tidak jauh dari Suliki, Minangkabau, Sumatra Barat itu, perjalanan sosok Tan Malaka dalam masa revolusi kemerdekaan Indonesia belum banyak diungkap secara luas. Poeze mengatakan ketertarikannya pada Tan karena sering disebut dalam buku Ruth McVey tentang kelahiran komunis di Indonesia. Di samping itu, Tan juga banyak dibicarakan dalam buku-buku ajar nasionalisme Indonesia, yang digambarkan sebagai tokoh PKI, misterius, dan kematiannya yang masih diragukan. “Saya baca buku mengenai sejarah Indonesia dan nasionalisme. Dalam buku itu sering kali disebutkan nama Tan Malaka. Sering kali juga disebut Tan Malaka seorang misterius dan suka berpetualang. Maka tahun 1971 saya meriset Tan Malaka untuk ditulis menjadi skripsi,” jelasnya kepada Media Indonesia di Padang, Sumatra Barat, Sabtu (15/2) lalu. Poeze mulai melacak keberadaan Tan Malaka di Haarlem, kota tempat ia pernah menempuh pendidikan sekolah guru. “Saya riset dan dapat bahan banyak tentang Tan Malaka. Setelah lolos untuk lulus dijadikan skripsi pada 1972 dan saya lulus, maka saya lanjutkan untuk menjadi disertasi tahun 1976 di universitas yang sama,” tambahnya. Selama 30 tahun menjadi direktur penerbitan, ia meluangkan waktu meneliti Tan Malaka dua kali seminggu. Pada Maret 2007, Poeze menelurkan buku tentang petualangan Tan Malaka di era revolusi hingga akhir hayat, atau menghilang dari revolusi. Pada 1922, Tan Malaka ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke luar Indonesia karena aktivitasnya dianggap berbahaya dan bisa mengacam kedudukan Belanda di Indonesia. Sebelum dibuang ke luar negeri, dia dipenjarakan tiga kali oleh pemerintah kolonial, di Bandung, Semarang, dan Jakarta. Dalam pelariannya ke luar negeri, dia dipenjarakan di Manila dan Hong Kong. Setelah kembali ke Indonesia, dia dimasukkan ke penjara oleh pemerintah Indonesia di Mojokerto (1946-1947). Selama di pengasingan, hidup Tan Malaka selalu berpindah-pindah. Hidupnya penuh dengan kejadian luar bisa, keliling tiga benua dan dan telah menyinggahi lebih dari 10 negara. Di setiap negara yang ia singgahi, Tan Malaka selalu menggunakan nama samaran. “Saya masih punya satu keinginan, mendatangi permakaman Tan Malaka di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta,” ujar Poeze. Apa pun yang terjadi dan kondisinya, ia berjanji akan hadir dalam pemakaman tersebut. “Karena itulah puncak karier penelitian saya.” (YH/M-2) furqon@mediaindonesia.com Jeda Hlm 6 ANTARA/R REKOTOMO BEDAH BUKU TAN MALAKA: Penulis buku Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia, Harry Poeze, memperlihatkan foto dokumentasi Tan Malaka pada diskusi dan bedah buku di Fakultas Ilmu Budaya Undip Semarang, Jateng, Senin (17/2). Revisi KUHP dan KUHAP Abaikan Perkembangan Hukum RANCANGAN Undang-Undang tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai mengabaikan politik hukum dan perkembangan hukum. Kepala Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi Chatarina Girsang mengatakan RUU KUHP ternyata disusun lebih dari 30 tahun lalu, sedangkan RUU KUHAP lebih dari 10 tahun silam. “Artinya hanya melihat kondisi riil 10 atau 30 tahun yang lalu sehingga dapat dipertanyakan apakah ketentuan dalam kedua RUU tersebut mempertimbangkan kondisi, kebutuhan, dan perkembangan hukum saat ini,’’ katanya dalam sebuah diskusi di Yogyakarta, kemarin. Kedua RUU itu mendapat banyak penolakan karena setidaknya terda- pat sejumlah pasal yang berpotensi KUHAP juga mengingkari tuntutan remelemahkan upaya pemberantasan formasi yang mendorong upaya pemkejahatan-kejahatan yang bersifat luar berantasan korupsi dengan pembenbiasa. Namun, pemerintah dan DPR tukan UU Tipikor, UU Tindak Pidana Pencucian Uang, dan tetap ngotot untuk lembaga khusus yang membahas dan memenangani pembenyelesaikannya. Rancangan Undangrantasan korupsi dan Chatarina menyaUndang tentang Perubahan pencucian uang. “Det a k a n ko n d i s i r i i l ngan demikian, RUU saat ini sudah jauh KUHP ternyata telah KUHP dan KUHAP berbeda ketimbang disusun lebih dari 30 tahun bertentangan dengan ketika kedua RUU itu lalu. Adapun Rancangan Tap MPR No XI/1998 disusun. Sekarang tedan No VIII/2001 kalah ada KPK, pengaUndang-Undang tentang rena dalam naskah dilan tipikor, Badan KUHAP sudah disusun lebih akademis kedua RUU Narkotika Nasional, dari 10 tahun silam. itu Tap MPR tidak Pusat Pelaporan dan menjadi rujukan.’’ Analisis Transaksi Dari Jakarta, hakim agung Gayus Keuangan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, serta pengadilan Lumbuun menegaskan lex specialis derogat legi generalis sebagai asas huHAM. Menurut Chatarina, RUU KUHP dan kum harus diterapkan dalam kedua UU itu. KUHP dan KUHAP yang mengatur tindak pidana umum atau lex generalis berbeda dengan tindak pidana khusus sehingga nanti harus dicantumkan aturan peralihan. “Untuk menghindari konflik lembaga yang menggunakan UU spesialis, itu harus direspons pemerintah dan DPR.’’ Gayus juga mendesak dua pasal dalam kedua RUU yang mengebiri kewenangan MA dicabut. Keduanya ialah Pasal 250 ayat 3 RUU KUHAP yang mengatur MA tidak bisa lagi membuat putusan lebih tinggi ketimbang putusan pengadilan di bawahnya dan Pasal 84 RUU KUHP yang mengatur putusan bebas murni tak boleh lagi diperiksa MA. Anggota Komisi III DPR dari PPP Ahmad Yani mendukung dibuatnya aturan peralihan untuk lembaga yang menangani pidana khusus. (*/ Ant/X-8)

SELEKTA 2 MINGGU, 2 MARET 2014 Tetap Berdedikasi meski dalam Sunyi LIMA sosok istimewa peraih Kick Andy Award kembali terpilih. Mereka menjadi pahlawan-pahlawan inspiratif yang tetap berdedikasi meski dalam kesunyian dan jauh dari publikasi. Penjurian dilakukan oleh Rektor UIN Jakarta Komaruddin Hidayat, aktivis Yenny Wahid, sosiolog Imam Prasojo, budayawan Romo Mudji serta voting pemirsa di Kickandy.com. Sosok inspiratif pertama dr Lie Agustinus Dharmawan dari Jakarta. Peraih gelar S-3 di Jerman dengan empat spesialisasi kedokteran itu kembali ke Indonesia setelah hidup nyaman selama 18 tahun di negara orang. Ia merintis rumah sakit apung untuk memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat kurang mampu di pesisir Sumatra hingga Maluku. “Beliau seorang dokter yang tidak puas hidup di kota saat memikirkan akses layanan kesehatan yang terbatas,” ujar mantan Wapres RI Jusuf Kalla, dalam acara malam penghargaan Kick Andy Award 2014 yang ditayangkan Metro TV, tadi malam. Selanjutnya, Eko Mulyadi, 31, berhasil mengangkat derajat penyandang tunagrahita melalui usaha budi daya ikan lele dan ayam petelur. Kini, sebanyak 98 orang tunagrahita dan 290 KK miskin di desanya telah dibantu untuk mandiri. Penghargaan selanjutnya diberikan kepada seorang sarjana lulusan terbaik di Universitas Airlangga, drh Suparto, yang memilih pulang kampung ke Jatim. Ia berhasil mengembangkan peternakan ayam petelur yang pada 2008 hanya berjumlah 500 ekor menjadi 150 ribu ekor. Sosok lain, Fitri Nugraha Ningrum, sarjana yang telah menjadi tunanetra sejak usia 4 tahun, fokus membantu keberlangsungan pendidikan bagi anak kurang mampu di Solo dan Lombok Barat, lewat Yayasan Al Fitrah. Sosok kelima ialah Slamet Suriawan Sahak. Berbekal linggis dan cangkul, ia berjuang membelah bukit selama hampir 30 tahun untuk mencari aliran sungai demi mengaliri de- sanya, Desa Ijo Balit, Lombok Timur. Selain lima sosok itu, tim juri pun memutuskan untuk memberikan penghargaan Kick Andy Young Heroes 2014 kepada dua remaja berusia 17 tahun, Adeline Tiffanie Suwarna dan Gayatri Wailissa serta penghargaan Kick Andy Heroes 2014 versi pemirsa diberikan kepada Pande Putu Setiawan. Pande meninggalkan jabatan manajer di sebuah perusahaan besar demi kembali ke kampung halamannya di Songan, Bali, untuk bekerja secara sosial. “Ternyata Ibu Pertiwi masih melahirkan jiwa-jiwa terpuji,” ujar Wapres Boediono, saat memberikan penghargaan kepada Pande. (Vei/S-5) MI/SUMARYANTO KICK ANDY HEROES: Wakil Presiden Boediono bertepuk tangan seusai memberikan penghargaan Kick Andy Heroes kategori pilihan pemirsa kepada Pande Putu Setiawan, di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Sabtu (22/2). Tiada Strategi Kedaulatan Pangan Pekan depan, harga cabai diperkirakan berangsur turun karena mendapatkan pasokan dari sentra-sentra yang mulai panen. ANSHAR DWI WIBOWO T MI/ANGGA YUNIAR ZIKIR BERSAMA: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberi sambutan disaksikan Pemimpin Majelis Dzikir As-Samawat Al Maliki Syaikh KH Sa’adih Al Batawi (kedua dari kanan) dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (kanan) saat zikir bersama di Taman Plaza, Tangerang, Banten, kemarin. Zikir akbar diikuti ribuan masyarakat, anak yatim, dan pegawai Pemkot Tangerang. Surya Bangkitkan Semangat Ukhuwah Islamiah KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh melakukan zikir akbar bersama 1.500 anak yatim, sekitar 10 ribu pegawai Pemerintahan Kota Tangerang, dan jemaah Majelis Dzikir Assammawat Al Maliki di depan Masjid Raya Al Azhom, Jl Ksatrian Sudirman, Kota Tangerang, Banten, kemarin. Pada kegiatan yang digelar dalam rangkaian HUT ke-21 Kota Tangerang sekaligus menyongsong Pemilu 2014 itu, Surya mengingatkan kembali pentingnya persatuan untuk mengatasi persoalan bangsa. Masalah yang terjadi di Indonesia, ujarnya, tidak hanya bisa diselesaikan oleh satu kelompok, satu partai politik, ataupun satu golongan. “Permasalahan bangsa ini hanya bisa diselesaikan kalau kita menyadari kita punya masalah, kita ingin bersatu, kita ingin membangun semangat kekuatan di antara kita, dan menyelesaikan masalah itu berdasarkan semangat ukhuwah islamiah,” kata Surya dalam sambutannya. Bangsa Indonesia, imbuh dia, begitu bangga menghadirkan Seusai acara, Surya kepada peraturan perundang-undangan yang baru, bahkan setiap hari wartawan menyatakan Partai bisa membuat undang-undang. NasDem akan mematuhi aturan Namun, ketika tidak ada kesa- moratorium iklan kampanye daran mengenai betapa penting- politik yang ditetapkan Kominya arti undang-undang, pelang- si Penyiaran Indonesia (KPI). “Moratorium bila bisa dilakukan, garan terus saja terjadi. “Bahkan undang-undang bu- apa salahnya? Jangan terkesan seakan NasDem kan lagi untuk ketua umumditaati, bukan nya mempunyai untuk diikuti, “Permasalahan bangsa ini melainkan unhanya bisa diselesaikan kalau media, juga Ical (Aburizal Bakrie) tuk disiasati. kita menyadari kita punya dan Hanura juga Nah, rugilah masalah, kita ingin bersatu, p u ny a m e d i a . kita sebagai suSaya tegaskan atu bangsa.” kita ingin membangun kalau aturan Surya menesemangat kekuatan bisa dijalankan, gaskan, kedadi antara kita.” NasDem akan tangannya dapatuhi,” tandaslam zikir akbar nya. tersebut atas Namun, ia undangan Wali Ketua Umum Partai NasDem mempertanyaKota Tangerang kan kenapa aturan itu diberArief R Wismansyah. “Ini inisiatif Wali Kota mengun- lakukan secara tiba-tiba jelang dang alim ulama dan saya untuk kampanye terbuka pada 16 Maret menghadiri peringatan hari jadi mendatang. “Sepertinya pemilik Kota Tangerang. Saya diundang otoritas senang mencari polemik. adik saya yang kini menjabat Jangan tiba-tiba seperti ini. Ini wali kota. Saya memberikan soal iklan, pekerja marketing bisa semangat agar Kota Tangerang protes. Seharusnya ada skala prioritas, apalah artinya kampanye lebih maju.” Surya Paloh yang tinggal belasan hari lagi.” Dalam sambutannya pada zikir akbar, Arief R Wismansyah mengajak masyarakat Kota Tangerang turut menyukseskan pemilu legislatif dan pemilu presiden. “Jangan golput. Saya minta di pemilu nanti, masyarakat Kota Tangerang menyalurkan suaranya sesuai hati nurani. Masa depan Indonesia ada di tangan rakyat dalam menentukan pemimpin.” Wali kota juga meminta warga Kota Tangerang ikut menjaga keamanan selama proses pemilu. Ia mengingatkan, beda pilihan ialah hal biasa, tetapi yang terpenting harus satu sikap dalam menjaga kebersamaan. Pemimpin Majelis Dzikir Assammawat Al Maliki KH Sa’adih Al Batawi menambahkan, pemilu itu ialah sarana untuk melahirkan pemimpin bangsa yang mampu mengemban amanah dan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Karena itu, pemilu harus dilaksanakan dengan baik. Mari kita semua menyalurkan suara demi masa depan bangsa ini.” (SM/EB/*/X-8) ERLEPAS dari faktor alam yang dapat mengganggu produktivitas tanaman hortikultura seperti cabai, pemerintah agaknya belum optimal membangun strategi kedaulatan pangan. Akibatnya, siklus lonjakan harga yang tiba-tiba tinggi selalu berulang. “Menurut saya, yang jadi persoalan pemerintah tidak punya strategi untuk kedaulatan pangan. Tidak punya peta di mana tanaman cocok karena hanya mengandalkan kepentingan pasar dunia,” ujar Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih melalui telepon, kemarin. Henry mencontohkan Provinsi Riau. Lahan perkebunan sawit di sana selalu dianggap tidak bisa memproduksi tanaman hortikultura semisal sayuran ataupun cabai. Padahal praktiknya, anggota SPI di sana sedang memanfaatkan lahan kelapa sawit seluas 5 hektare untuk menanam cabai yang bisa menghasilkan sekitar 4-5 ton per hektare sekali panen. Ia mengklaim, petani sawit juga mudah diarahkan untuk menanam cabai dan jenis sayuran lainnya untuk memenuhi kebutuhan pangan. Terlepas dari itu, petani cabai memang masih dihadapkan sejumlah persoalan seperti hama dan fluktuasi harga. Untuk itu, pertanian cabai seharusnya tidak hanya berpusat di salah satu sentra produksi. Di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat, kenaikan harga cabai sudah terjadi sekitar tiga hari yang lalu. Menurut salah satu pedagang, Ucup Murwudi, 36, harga cabai merah keriting naik dari Rp25 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, sedangkan harga cabai rawit hijau naik dari semula Rp32 ribu per kg menjadi Rp36 ribu ribu kg. “Harga cabai rawit merah yang naik fantastis. Semula Rp50 ribu per kg, kini harganya Rp80 ribu per kg,” katanya. Asmen Usaha dan Pengembangan Pasar Induk Kramat Jati Sugiono melaporkan, harga cabai rawit merah yang tercatat melonjak paling tinggi jika dibandingkan dengan komoditas cabai lainnya mulai berangsur turun. Saat ini sudah ada di kisaran Rp45 ribu-Rp50 ribu per kg dari sebelumnya yang Rp60 ribu per kg. “Penurunan karena sudah ada pasokan dari daerah Sulawesi,” katanya. Ia memperkirakan, pekan depan harga akan kembali turun karena mendapatkan pasokan dari sentra lain. Masih tinggi Berdasarkan pantauan Media Indonesia di sejumlah daerah, harga komoditas cabai, terutama cabai rawit masih tinggi. Di Klaten, Jawa Tengah, harga cabai rawit di pasar tradisional telah menembus Rp75 ribu per kg. Pedagang di Pasar Klaten, Purwaningsih, 43, kemarin, mengatakan dalam sepekan harga cabai rawit hampir setiap hari naik. Di Banyumas, Jawa Tengah, pasokan cabai rawit merah ke para pedagang di sejumlah pasar merosot hingga 80%. Jika sebelumnya setiap pedagang mendapat 5 kg cabai rawit merah, mereka kini hanya mendapatkan 1 kg. Minimnya pasokan membuat harga melonjak dari Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kg menjadi Rp70 ribu per kg. “Saya hanya mendapatkan 1 kg, padahal sebelumnya 5 kg,” kata Kamidah, 45, salah seorang pedagang di Pasar Wage, Purwokerto. Mukiyem, 57, seorang pedagang di Pasar Kliwon Selatan, Temanggung, Jawa Tengah, mengaku menjual cabai sret seharga Rp52 ribu per kg, dan cabai rawit Rp35 ribu per kg. Di Kalimantan Selatan, harga cabai kebutuhan pokok lainnya masih tinggi meski pasokan yang sebagian besar berasal dari Pulau Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara cukup lancar. Harga cabai di pasaran yang sebelumnya berkisar antara Rp30 ribu-Rp35 ribu per kg kini naik dan bertahan di kisaran Rp60 ribu-Rp65 ribu per kg. Namun di Pasar Pa’baeng-baeng, Makassar, Sulawesi Selatan, harga cabai masih stabil Rp17 ribu-Rp18 ribu per kg. (*/JS/LD/TS/DY/LN/E-4) anshar@mediaindonesia.com Kirimkan tanggapan Anda atas berita ini melalui e-mail: interupsi@mediaindonesia.com Facebook: Harian Umum Media Indonesia Twitter: @MIdotcom Tanggapan Anda bisa diakses di metrotvnews.com Negara Asia Timur Bertemu Dukung Palestina ANTARA/ANDIKA WAHYU KEMERDEKAAN PALESTINA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato saat membuka The 2nd Conference on Cooperation Among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD II) di Jakarta, kemarin. NEGARA-NEGARA Asia Timur bertemu di Jakarta untuk membantu pengembangan ekonomi Palestina. Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa saat membuka Konferensi ke-2 Kerja Sama Antarnegara Asia Timur untuk Pembangunan Palestina (The 2nd Conference on Cooperation Among East Asian Countries for Palestinian Development/CEAPAD II) di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, kemarin, mengatakan bantuan kepada Palestina diberikan dengan cara membangun sumber daya manusia dan ekonomi negara itu. Pada Konferensi CEAPAD II, sebanyak 31 delegasi yang terdiri dari 13 negara peserta, 5 organisasi internasional, dan 13 negara pemantau seperti AS, Austra- lia, Norwegia, India, Uni Eropa, Quartet Office, dan sejumlah negara Timur Tengah turut hadir. Menurut Marty, solidaritas rakyat Indonesia untuk Palestina sudah mantap sejak Konferensi Asia-Afrika digelar di Bandung pada 1955. Untuk merealisasikan bantuan kepada Palestina pada CEAPAD II, digandeng Kamar Dagang Indonesia dan Islamic Development Bank. Kedua lembaga itu akan menggelar forum bisnis bagi negara-negara di Asia Timur dan Palestina. “Salah satu tujuan CEAPAD II, yakni negara partisipan mengidentifikasi program pembangunan untuk diimplementasikan bagi pertumbuhan nasional Palestina,” ujar Marty. Selain itu, anggota CEAPAD juga akan membuka jalan bagi jaringan hubungan komersial antara sektor privat Palestina dan Asia Timur. Di kesempatan sama, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan harapannya agar negara-negara di dunia, khususnya di Asia Timur, bisa berkontribusi untuk pembangunan Palestina. Tidak hanya itu, Indonesia juga mengajak negara peserta mendukung Palestina menjadi anggota tetap PBB. SBY menyebutkan pertemuan CEAPAD II merupakan momentum untuk memperbarui kerja sama negara partisipan guna mendukung Palestina. “Bisa dilakukan dengan memperkuat peran sektor swasta dalam upaya pembangunan ekonomi Palestina. Diharap- kan otoritas Palestina mampu menarik investor asing ke negara tersebut.” SBY meminta seluruh peserta untuk terus menguatkan dukungannya menjadikan Palestina merdeka dan berdaulat. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida mengatakan proses perdamaian Palestina menjadi poin penting dalam stabilitas kawasan di Timur Tengah. CEAPAD, lanjutnya, bisa menjadi contoh bagi dunia untuk membangun perdamaian lewat inisiatif berkala. Sebelumnya, CEAPAD I telah digelar pada Februari 2013 di Jepang. “Saya meyakini partisipasi negara peserta menunjukkan determinasi umum untuk membantu pembangunan di negara Palestina.” (Kid/Che/T-3)

UMUM 4 4 Umum minggu, 2 maret 2014 Penderita ISPA Tembus 30 Ribu Pemprov Riau mengajukan bantuan penambahan 200 ribu masker kepada pemerintah pusat. J Rudi Kurniawansyah umlah penderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Provinsi Riau kini meningkat. Tercatat lebih dari 30 ribu warga Riau yang tersebar di 12 kabupaten/kota terserang penyakit tersebut akibat kabut asap. Data yang masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau itu berasal dari puskesmas dan rumah sakit terdekat. Masih ada warga yang belum berobat dan memilih berada di dalam rumah sehingga tidak terdata. Dalam sebulan terakhir data yang masuk ke Dinas Kesehatan Riau sebanyak 27.200 warga terkena ISPA. “Jumlah yang tercatat dalam laporan ini baru dari warga yang memeriksakan diri ke puskesmas dan rumah sakit. Jumlah sebenarnya bisa jauh lebih besar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Riau Zainal Arifin, kemarin. Selain lonjakan penderita ISPA, penyakit asma 1.031 warga juga kambuh, disusul iritasi kulit 1.365 orang, iritasi mata 742 orang, dan 516 orang terkena penyakit kronis pneumonia. Menurut Zainal, berdasarkan indeks standar pencemaran udara, kualitas udara di Riau terus memburuk. Seperti di Kota Pekanbaru, terpantau tingkat polusi udara selama tiga pekan di atas 150 atau masuk kategori berbahaya. “Jika terpaksa berada di luar rumah, warga diimbau untuk menggunakan masker, mengenakan baju lengan panjang serta memakai kacamata,” jelasnya. Sejauh ini, kata Zainal, pihaknya sudah membagikan 130 ribu masker kepada warga. Di samping itu, Dinas Kesehatan Riau juga mengajukan permohonan bantuan tambahan 200 ribu masker kepada pemerintah pusat. Bantuan helikopter Selain masalah ISPA, Pemprov Riau kini fokus memadamkan api di wilayah konservasi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis. Kawasan itu kini menjadi salah satu lokasi kebakaran paling parah di Riau. Komandan Satgas Udara Tanggap Darurat Asap Riau, Kolonel Pnb Andyawan, menjelaskan pemadaman api menggunakan dua helikopter milik Sinar Mas yang diperbantukan dalam tanggap darurat. “Upaya pemadaman saat ini dilakukan di lokasi kebakaran yang asapnya mengarah ke Kota Pekanbaru. Pemadaman juga dilakukan di darat. Saat ini jumlah titik api yang telah dipadamkan dari 92 titik menjadi 46 titik,” terangnya. Selain di Riau, kabut asap juga menyebar ke provinsi lain. Beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu dan Sumatra Utara juga diselimuti kabut asap yang diduga dari Sumatra Barat dan Riau. Kebakaran hutan di Riau mendapat perhatian Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Menurut Menhut, kebakaran lahan yang saat ini terjadi terbanyak di lahan warga. “Kalau hutan yang terbakar hanya sedikit, sekitar 15%-20%, sedangkan mayoritas atau 85% yang terbakar perkebunan di lahan milik masyarakat,” terang Zulklifi Hasan saat dihubungi Media Indonesia, kemarin. (BG/MY/ PS/*/N-3) rudi@mediandonesia.com ANTARA/Muhammad Arif Pribadi JARAK PANDANG TERBATAS: Para pengendara harus berjalan perlahan saat melintasi jalan yang diselimuti kabut asap, di daerah Batu Hampa, Kabupaten Limo Puluah Kota, Sumatra Barat, kemarin. Kabut asap pekat kiriman dari Provinsi Riau itu membuat jarak pandang terbatas. Sertifikasi Halal Sebaiknya Sukarela SERTIFIKASI halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) hendaknya tidak perlu bersifat wajib tetapi lebih ke sukarela. Selain itu, perlu membuat regulasi dan sistem yang baik menyangkut sertifikasi halal tersebut. Pendapat itu disampaikan Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dan Sekjen Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI) Franky Sibarani, saat dihubungi secara terpisah di Jakarta kemarin. “Sertifikasi halal tidak perlu bersifat wajib, kecuali di beberapa daerah yang penduduknya mayoritas nonmuslim, seperti Bali. Sebabnya, wisatawan yang datang sebagian besar muslim,” lanjut Tulus terkait pro dan kontra sertifikasi halal MUI. Menurutnya, MUI yang menyelenggarakan pun tidak apa-apa asal dibuat sistem yang jelas mengenai pertanggungjawaban kepada negara. Selama ini, tambahnya, biaya sertifikasi halal untuk usaha mikro Rp0-Rp2 juta. Sedangkan untuk usaha makro berkisar Rp2juta-Rp5 juta untuk dan uji laboratorium di luar akomodasi. Di sisi lain, Franky Sibarani mengatakan selama ini sertifikasi halal MUI bersifat sukarela, karena tidak diatur lewat undang-undang pangan yang digunakan oleh GAPMMI. “Kalo mau pakai silakan, nggak mau juga silakan. Tidak harus ada sertifikasi, namun diatur di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan memberi tanda tertentu,” jelas kata Franky. Makanan yang tidak ada sertifikasi halal dari MUI, tambahnya, harus mencantumkan pemberitahuan tentang kandungan bahan makanan yang dilarang di dalamnya. “Sebetulnya tidak sulit mendapatkan sertifikasi MUI, jika semua bahan bakunya dari dalam negeri. Hal itu menjadi sulit ketika ada bahan baku dari luar negeri. Yang mahal itu biaya tambahan buat proses sertifikasi, dan biaya operasional untuk pengecek­ an alat-alat produksi ke luar daerah,” kata Franky lagi. Mengenai audit yang akan dilakukan terhadap MUI, Franky mengaku tidak bisa berkomentar banyak. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah. (*/X-7) REUTERS/David Mdzinarishvili RUSIA MASUK KE CRIMEA: Tentara Rusia mengambil posisi siaga di sekitar Gedung DPRD di Kota Crimea, Ukraina, kemarin. Menteri Pertahanan Ukraina mengatakan sekitar 6.000 tentara Rusia masuk dan menguasai kota dan dua bandara di Crimea. Obama Peringatkan Putin agar tidak Campuri Ukraina Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperingatkan pemimpin Rusia Vladimir Putin agar tidak mengintervensi kedaulatan Ukraina yang pernah menjadi koloni Uni Soviet. Peringatan keras Obama itu datang setelah Moskow secara terbuka mengirim pasukan ke Semenanjung Crimea, Ukraina, yang mayoritas penduduknya beretnik dan berbahasa Rusia. Tindakan Putin yang menjadi penyokong presiden terguling Viktor Yanukovych itu dinilai Obama dan pemerintah sementara Ukraina sebagai bentuk provokasi dan tidak bisa ditoleransi. ‘‘Kami sangat prihatin dengan adanya laporan mengenai pergerakan militer yang dilakukan Federasi Rusia di wilayah Ukraina,’’ kata Obama, kemarin. Menurutnya, setiap pelanggaran kedaulat­ an Ukraina akan memperkeruh situasi. Amerika Serikat, ujarnya, akan berdiri bersama masyarakat internasional untuk menegaskan adanya ganjaran atas upaya intervensi mili- ter apa pun di Ukraina. Sebelumnya, sepekan setelah Yanukovych digulingkan, sekelompok orang bersenjata menguasai dua bandara di Crimea pada Jumat (28/2). Pemerintah sementara di Kiev menggambarkan hal itu sebagai bentuk invasi dan pendudukan pasukan Moskow di wilayah yang penduduknya mayoritas beretnik Rusia. Presiden sementara Ukraina, Oleksander Turchynov, meminta Moskow untuk berhenti memprovokasi karena akan menimbulkan benih disintegrasi atas kedaulatan negara itu. Rusia, kata dia, sedang mencoba membangun konflik di Ukraina. ‘‘Federasi Rusia memulai agresi terhadap negara kami. Di bawah kedok latihan militer, mereka menyebarkan pasukan ke wilayah Crimea.’’ Seorang sumber mengatakan 13 pesawat Rusia telah mendarat membawa 450 personel dan sedikitnya 10 helikopter militer Rusia terbang di atas Crimea. (Reuters/BBC/ Hym/T-3)

UMUM MINGGU, 2 MARET 2014 5 Aksi Hijau di Tengah Kota PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam London School of Public Relation Climate Change Champion Club (LSPR 4C) menggalang aksi nyata peduli lingkungan dengan berkebun di Casa Goya Residence, Jakarta, kemarin. “Melalui kegiatan berkebun, para mahasiswa menanam sayur dan buah-buahan untuk meningkatkan daerah hijau di Jakarta, terutama di lahanlahan terbengkalai. Selain itu, mereka juga diajari membuat lubang resapan alias biopori di lokasi penanaman,” ujar President LSPR 4C Regent. Aktivitas berkebun itu, lanjut Regent, selain membantu mengurangi polusi, juga sebagai dasar ketahanan pangan masyarakat, yakni dapat membantu memenuhi kebutuhan sayur dan buah. “Di lingkungan perkotaan padat seperti Jakarta banyak yang berpikir gaya hidup ramah lingkungan sulit dilakukan. Melalui kegiatan gardening class ini kami ingin memotivasi masyarakat khususnya warga Jakarta bahwa dengan lahan terbatas, kegiatan berkebun bisa dilakukan,” ujar Regent. Dalam kesempatan yang sama Co-Inisiator Indonesia Berkebun Sigit Kusumawidjaya mengaku sangat mengapresiasi semangat para mahasiswa yang mengadiri Indonesia berkebun. “Antusiasme mereka baik sekali. Saya turut mengapresiasi terutama karena mereka ini anak-anak muda,” tutur Sigit. Apresiasi senada disampaikan Promotion Manager Casa Goya Residence Wisnu Priyanto. “Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak muda yang hadir hari ini. Kami siap memberikan dukungan karena sejak awal visi Casa Goya memang landed house yang ramah lingkungan. Karena itu, dengan senang hati kami menyediakan lahan untuk kegiatan berkebun hari ini,” ucap Wisnu. Selain kegiatan berkebun, juga ada kegiatan Mangrovement di lahan-lahan pesisir sekitar Jakarta, pengumpulan kertas bekas, kampanye diet plastik, aksi 3R (reduce, reuse, recycle). “Selama ini semangat cinta lingkungan sudah menyebar dengan baik di kalangan mahasiswa LSPR 4C. Seperti kegiatan hari ini, kami tidak pernah kesulitan mengumpulkan partisipan. Semangat yang sama ingin kami tularkan ke masyarakat di luar LSPR 4C agar gaya hidup hijau benar-benar bisa terwujud terutama di Jakarta terlebih dahulu, bukan sekadar tagline atau kalimat kampanye tanpa aksi,” tandas Regent. (YA/J-2) ANTARA/SIGID KURNIAWAN AKSI TOLAK POLITIK UANG: Warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Politik Uang membentangkan bendera merah putih berukuran 8x10 meter dalam aksi kampanye menentang politik uang di kawasan Nol Kilometer, Yogyakarta, kemarin. Aksi itu untuk mengingatkan caleg dan parpol yang akan berkampanye jelang pemilu 9 April nanti. 4 Parpol Serahkan Laporan Dana Kampanye Transparansi dan kejelasan sumber dana kampanye untuk pemilu harus jelas dan jauh dari tindak pidana pencucian uang. ABDUS SYUKUR E mpat partai politik, yakni Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyampaikan laporan dana kampanyenya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), kemarin. Dengan demikian, satu hari menjelang batas akhir, sudah enam parpol yang menyerahkan laporan dana kampanye ke KPU. Laporan yang disampaikan merupakan laporan periode kedua, berupa rekening khusus dan rekening dana kampanye. Adapun yang pertama ialah laporan awal berupa sumbangan yang diserahkan pada 27 Desember 2013. “Hari ini NasDem melaporkan dana kampanye serentak di semua tingkatan se-Indonesia. Untuk di pusat, dana kampanye yang dilaporkan sebesar Rp139,577 miliar, dengan perincian dari caleg Rp95,75 miliar, sumbangan partai Rp2,6 miliar, dan laporan awal Rp41,227 miliar,” kata Ferry Mursyidan Baldan, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP NasDem, yang didampingi Franky Turtan, bendahara, dan Wismen A Razak, Kepala Sekretariat DPP NasDem. Dana sebesar Rp 139,577 miliar yang dilaporkan menjadi satu dalam rekening khusus tersebut, sebagian sudah digunakan DPP NasDem dan para calegnya untuk berbagai keperluan. “Sumber dana dan keuangan NasDem dikelola dengan jelas dan sesuai tingkat kewajaran Megawati Tegaskan Risma tidak akan Mundur KETUA Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menilai Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merupakan pejabat yang cerewet, tetapi baik. “Bu Risma itu seorang ibu dan cerewet, bahkan dia lebih cerewet dari saya, tapi dia orangnya baik,” katanya di hadapan mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Surabaya, kemarin. Saat mengawali kuliah umum bertajuk Memperkokoh Kebhinnekatunggalikaan Indonesia: dari Primordial ke Sipil-Politik”, ia menyampaikan hal itu sambil menunjuk Risma. “Karena itu, saya katakan kepada teman-teman pers bahwa Bu Risma dan Pak Wisnu Sakti Buana (Wakil Wali Kota Surabaya) tidak ada masalah, saya minta Bu Risma tetap memimpin Surabaya,” katanya. Dalam acara yang juga menampilkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Megawati meminta Risma memimpin Surabaya dan bekerja sama dengan Wisnu Sakti Buana secara erat. “Saya katakan bahwa tahun ini bukan saja tahun politik, tapi tahun yang menentukan, apakah bangsa ini sudah dapat berdemokrasi secara benar seperti tahun 1955 atau masih tetap belajar berdemokrasi karena di sana-sini masih melakukan kecurangan,” ujarnya. Selain itu, Mega juga berpesan kepada Wisnu untuk senantiasa mendampingi Risma selama menjalankan tugas. Tidak perlu mendengarkan isu kecil, ucap Mega, sebab saat ini masyarakat sudah pintar sehingga bisa menilai apa yang sudah dilakukan pemimpin mereka. Oleh karena itu, Megawati mengajak para mahasiswa untuk menegakkan kepala dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Selain itu, tidak mengerdilkan diri dengan selalu meminta bantuan kepada orang asing. Dalam kesempatan itu, Joko Widodo menilai Risma dan Wisnu sebenarnya merupakan pasangan yang sangat rukun, tapi karena tahun ini merupakan tahun politik, maka semuanya ‘digoreng’. “Mereka rukun banget, lho. Lha wong berangkat satu mobil, di ruang tunggu (Bandara Juanda Surabaya) pun bersama-sama, tapi ya itu tadi ada yang ‘menggoreng’ yang senang kalau kita nggak rukun,” katanya. (HS/P-2) ANTARA/TERESIA MAY PENTAS DEMONSTRAN: Para pemain Teater Koma mementaskan lakon karya seniman N Riantiarno berjudul Demonstran di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (28/2) malam. Pementasan yang berlangsung hingga 15 Maret 2014 itu mengangkat potret suram bangsa ini dengan permasalahan korupsi, mafia hukum, dan kesejahteraan rakyat yang terabaikan. sumbangan. Seperti dana yang didapatkan para caleg, itu kami klarifikasi dengan teliti,” jelas Ferry. Empat komisioner KPU, yakni Hadar Nafis Gumay, Arief Budiman, Ida Budiati dan Ferry Kurnia Rizkyansyah menerima rombongan Partai NasDem. Adapun PKB, saat melaporkan dana kampanyenya, justru terkesan tertutup kepada wartawan. Namun, diperoleh informasi dari sumber di KPU, total dana kampanye yang dilaporkan PKB sebesar Rp29 miliar. Tidak lama kemudian, DPP PKS menyerahkan laporan dana kampanye dan sumbang-an awal yang totalnya mencapai Rp82 miliar. Libatkan KPK KPU akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan untuk meneliti dana kampanye parpol. “Deputi Pencegahan KPK kemarin melihat prosesnya saja. Tapi setelah ini (semua parpol sudah melaporkan) minta untuk melihat dokumennya,” kata Nur Syarifah, Kepala Biro Hukum KPU, kemarin Ia menjelaskan untuk dapat menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi oleh parpol ataupun caleg, KPK akan meneliti lebih jauh laporan dana kampanye yang diteruskan KPU dari parpol. (*/P-2) abdus@mediaindonesia.com

JEDA 6 MINGGU, 2 MARET 2014 Menyibak Tabir Gelap Kisah Tan Malaka Peneliti asal Belanda Harry Poeze menilai Tan Malaka sebagai tokoh politik dan pejuang tanpa pamrih yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. ANTARA/ARIEF PRIYONO MAKAM TAN MALAKA: Masyarakat berdiri di samping makam yang diduga makam Tan Malaka yang sedang dibongkar untuk diteliti, di Desa Selo Panggung, Kecamatan Semen, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (12/9). YOSE HENDRA H AMPIR setengah abad, Harry A Poeze melacak jejak Tan Malaka. Ia menggali sejarah Tan Malaka yang sengaja dikubur dan dibikin kabur oleh rezim Orde Baru berpuluh-puluh tahun lamanya. Berdasarkan riset-riset yang dilakukannya sejak 1971, ada dua fragmen lengkap tentang riwayat hidup Tan Malaka. Buku pertama, Tan Malaka: Strijder voor Indonesie’s Vrijheid : Levensloop van 1897 tot 1945 (Tan Malaka: Pejuang Kemerdekaan Indonesia; 1897-1945), lahir pada 1976. Itu merupakan sebuah disertasinya dalam mengambil gelar doktor di almameter yang sama. Selanjutnya, Poeze menerbitkan sebuah telaah lengkap babak akhir Tan Malaka di masa revolusi hingga nyawanya berakhir di tangan saudara sebangsa sendiri. Buku berjudul Verguisd en Vergeten; Tan Malaka, de Linkse Beweging en de Indonesische Revolutie, 1945-1949 (Dihujat dan Dilupakan; Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia itu terbit Juni 2007 silam. Awal 2014 ini, buku Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia jilid 4 diterbitkan. Bahkan, Poeze sendiri terbang ke Indonesia untuk membedah dan mengenalkan buku ini ke kampus-kampus, kelompok tertentu hingga road show ke mediamedia. Poeze diagendakan menggelar diskusi soal Tan Malaka sekaligus peluncuran buku tersebut di C20 Library Surabaya pada 7 Februari lalu. Namun, acara itu dibubarkan paksa oleh ormas yang mengatasnamakan Islam. Memburu hingga ke Dalam Kubur MENEMUKAN Tan Malaka adalah bagian hidup Harry A Poeze, 67, seorang peneliti dari ‘Negara Kincir Angin’. Ia rela meninggalkan negaranya hanya untuk mencari jejak dan kuburan Tan Malaka. Selama 43 tahun waktu yang telah dihabiskan tentu bukan masa yang singkat dan pastinya banyak suka-duka mengiringi langkah peneliti pria berkebangsaan Belanda itu. Sebenarnya, siapakah Tan Malaka. Lalu apakah Harry A Poeze berhasil menemukan kuburan Tan Malaka yang memiliki nama lengkap Ibrahim Datuk Tan Malaka? Berikut petikan wawancara khusus wartawan Media Indonesia Furqon Ulya Himawan dengan Harry A Poeze saat berada di Yogyakarta pada Sabtu (15/02) lalu. Apa menariknya Tan Malaka bagi Anda? Sejak kapan Anda meneliti Tan Malaka? Ketika saya melakukan penelitian, saya merasakan bahwa referensi keberadaan Tan Malaka sangatlah kurang, sehingga saya melakukan mulai turun ke tempat-tempat yang pernah disinggahi Tan Malaka di Belanda. Saya pergi ke Harlem, tempat sekolah Tan Malaka di Belanda, melihat arsip sekolah, dan saya Sejak 1971, bermula ketika saya hendak mengerjakan skripsi sebagai mahasiswa di Amsterdam, jurusan ilmu politik, tentang sejarah pergerakan di Indonesia waktu Hindia Belanda, dan saya tertarik dengan tokoh Tan Malaka. Tan Malaka tokoh sekaligus pelopor pergerakan penting di Indonesia, dan namanya dikenal sampai dunia internasional. Sosoknya misterius dan sepak terjangnya menjadi teka-teki karena selama puluhan tahun tidak ditemui keberadaannya. Gerakannya di wabah tanah, karena dianggap membahayakan kolonial dan menjadi buronan interpol. Tan Malaka orangnya licin dan cerdik, tidak mudah ditangkap, sampai-sampai ada yang mengatakan Tan Malaka bisa menghilang, ada di sini, ada di sana dan ada di mana-mana. Dan saya ingin menguak teka-teki itu. Lalu apa yang Anda lakukan? mencari murid-murid yang sekelas dengan Tan Malaka pada waktu sekolah guru di Harlem. Penulisan skripsi saya berhasil dan selesai pada 1972. Saya mendapatkan sumber-sumber baru di lapangan. Anda mencari Tan Malaka sampai dalam kuburnya? Iya, karena itu mimpi yang harus saya wujudkan dan sudah menjadi bagian dari hidup saya. Saya sudah 20 tahun kenal baik dan sangat dekat dengan keluarga Tan Malaka. Waktu itu, belum banyak yang memberikan perhatian kepada Tan Malaka. Keluarga Tan Malaka tidak mempunyai ruang gerak untuk melakukan penelitian. Dan saya mendapatkan dukungan yang besar dari keluarga Tan Malaka untuk menuntaskan penelitian sampai menemukan di mana kuburnya. Anda yakin kalau yang Anda temukan adalah kuburan Tan Malaka? Berdasarkan hasil uji forensik, saya yakin dan tidak ada kesangsian Padahal, jelas Tan menggagas Pan Shanghai, Kanton, Manila, Saigon, Islamisme, yang memadukan Islam Bangkok, Hong Kong, Singapura, dankomunisme untuk melawan Rangon, dan Penang. imperialisme. Ia juga memutuskan Sepanjang hidup, Tan menggukeluar dari Partai Komunis Indo- nakan 23 nama samaran. Antara nesia (PKI) pada 1927. Jalan terjal lain, Ong Song Lee sewaktu di Hong yang dihadapi Poeze meneliti dan Kong; Elias Fuentes, Alisio Rivera, mengenalkan Tan Malaka belum dan Estahislau Rivera sewaktu di diapresiasi layak oleh bangsa ini. Filipina; Hasan Gozali sewaktu di Pergulatan Tan melalui laman Singapura, Ossorio, Cheung Kun Tat, komunis mencapai titik nadir pada dan Howard Lee sewaktu di China; Juni 1927. Ia teramat kecewa ketika Tang Ming Sion di Burma; serta gagasannya menyatukan Islam- Legas Hussein, Ramli Hussein, dan komunis tidak mendapat dukungan Ilyas Hussein saat di Indonesia. kuat dari Moskow. Pemberontakan Tan begitu genius menguasai dePKI pada 1926/1927 juga tak per- lapan bahasa, yakni Minangkabau, nah direstuinya padahal, ia seba- Indonesia, gai Wakil Komunis Internasional Belanda, Rusia, Jerman, Ing(Komintern) Asia gris, Mandarin, Tenggara. dan Tagalog. TinTan menggagas Buah kekecedak tanduk Tan di waannya, pada 2 level internasional Pan Islamisme, yang Juni 1927, Tan berjelas benar adanya. memadukan Islam dan sama Djamaluddin komunisme untuk melawan Ia pernah berjuang Tamin dan Subakat di Berlin, Jerman, imperialisme. mendirikan Partai pada 1922, aktif di Republik Indonesia Komintern, pernah (Pari) di Bangkok, Thailand. Sejak jadi caleg di Belanda. itu, ia tidak lagi menjadi anggota Di China, Tan pernah bertemu PKI. Dr Sun Yat Sen. Berkat bantuan Dr Sun, Tan Malaka pun bisa bertolak ke Singapura pada 1924. Adapun Tokoh dunia Tan Malaka yang memiliki nama di Filipina, Tan bergaul dengan fiksi Patjar Merah dalam rentang pemimpin dan pendiri Partai Kolalang buananya di luar negeri ba- munis Filipina seperti Dr Jose Abbad nyak melahirkan pemikiran dan ga- Santos dan Mariano de Santos, serta gasan cemerlang. Bukunya, Naar de terlibat dalam upaya memerdekaRepubliek Indonesia (Menuju Repub- kan negara itu. Karena dianggap sebagai orang lik Indonesia) yang terbit April 1925 di Kanton, China, dan Massa-Actie pertama yang mencetuskan ide (Aksi Massa) ditulis di Singapura republik secara teoretis dan ilmiah, pada 1926, menjadi bacaan wajib Tan Malaka dijuluki M Yamin sebabagi tokoh dan aktivis pergerakan gai ‘Bapak Republik’, seperti halnya Jose Rizal di Filipina, Ho Chi Minh di Tanah Air. Selama 30 masa perantauan ide- di Vietnam, dan George Washington ologisnya, Tan singgah di beberapa di Amerika. Lebih konkret mengenai sepak kota di belahan dunia seperti Amsterdam, Berlin, Moskow, Amoy, terjang Tan Malaka ini dipaparkan kalau kuburan yang saya teliti adalah kuburan Tan Malaka. Hasilnya? Orang yang dikubur seorang lakilaki, mongoloid, tingginya 1,65 meter, umurnya antara 40-60, sangat cocok dengan ciri-ciri Tan Malaka. Orang yang ada di dalam kubur kondisi lengannya berada di belakang tubuh, berarti diikat di belakang sebagai tanda bahwa orang itu dieksekusi atau ditembak mati. Hasil DNA? Sudah beberapa kali dilakukan tes DNA di Indonesia atau di luar negeri untuk dicocokkan dengan keluarga Tan Malaka, tetapi sama sekali tidak mungkin dilakukan. Karena hanya ditemukan 0,25 gram gigi dan 1,1 gram tubuh. Dan ini terlalu susah untuk dilakukan tes DNA. Namun, berdasarkan hasil forensik tidak ada kesangsian kalau yang ada di kuburan itu adalah Tan Malaka. punya satu keinginan, yaitu mendatangi pemakaman Tan Malaka di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Apa pun yang terjadi dan apa pun kondisinya, saya akan hadir dalam pemakaman itu. Karena itulah puncak karier penelitian saya. Apakah Anda pernah mendapatkan tekanan selama melakukan penelitian? secara terperinci dalam buku karya Harry A Poeze. Untuk mendukung jalannya revolusi, Tan Malaka melahirkan Gerpolek melalui sebuah stensilan sekitar Oktober 1948. Gerpolek disanjung tinggi oleh AH Nasution sebagai suatu mahakarya dalam dunia militer. Pada 1946, Tan mendirikan Persatuan Perjuangan, yang sempat memunculkan konfrontasi dalam peristiwa 3 Juli 1946, dan menjadi ‘paspor’ bagi Tan meringkuk dalam tahanan. Pada November 1948 ia mendirikan Partai Murba untuk menghimpun kembali pendukungnya yang telah tercerai-berai. Akan tetapi, konstelasi politik dan agresi militer Belanda kedua menghambat perkembangan Partai Murba. Tan malah memilih menyingkir ke Kediri dan bergabung dengan batalyon TNI di bawah pimpinan Sabarudin. Pada Februari 1949 ia hilang dalam ingar bingar revolusi. Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam mengatakan gagasan Tan Malaka tetap relevan untuk menjawab ancaman dan tantangan saat ini. Dia menyarankan tulang belulang Tan Malaka dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Hal itu sebagai bentuk pengakuan negara atas kepahlawanan Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. “Seharusnya Kementerian Sosial mengambil alih dengan memindahkan makam Tan Malaka ke Kalibata. Di Kediri bisa dibangun monumen,” ujarnya. (M-2) miweekend @mediaindonesia.com curan buku saya dan ini aneh sekali, baru pertama kali. Tapi sayang, ormas tidak mau berdiskusi dan berdialog. Padahal saya membuka ruang diskusi dan kritik dengan siapa saja, mereka tidak mau dan menuntut membubarkan. Hal ini namanya diktator dan melanggar konstitusi kebebasan berpendapat. (M-2) Selama puluhan tahun menjadi peneliti, baru kali ini saya mendapatkan tekanan dari ormas yang melakukan aksi untuk menggagalkan dan membubarkan pelun- Anda telah berhasil menemukan kuburan Tan Malaka, apakah merasa sudah selesai? Menemukan kuburan Tan Malaka bagi saya adalah mimpi yang menjadi kenyataan, dan mungkin sebagai ujung penelitian saya selama ini. Saya sendiri tidak pernah membayangkan akan berhasil. Terlebih bisa menulis detail kematian Tan Malaka yang belum pernah dilakukan orang lain. Namun saya masih HARRY A POEZE MI/FURQON

KICK ANDY MINGGU, 2 MARET 2014 7 MI/SUMARYANTO Para bintang tamu yang tampil dalam episode Kick Andy Road to 8th Anniversary, (belakang dari kiri) Imam B Prasojo, Warsito, Komaruddin Hidayat, Romo Mudji, Arief Rahman, Yenny Wahid, Nugie, Uji, dan Kan-Kan. (Depan dari kiri) Vincent, Andy F Noya, dan Desta. Mengapa Andy tidak lagi Kribo Proses rekaman yang durasinya terlampau panjang, tapi dirasa perlu dibagikan ke publik membuat edisi ulang tahun sewindu ini ditayangkan kembali. DIAN PALUPI K ICK Andy kali ini masih merayakan ulang tahun kedelapan program tersebut. Seperti pada tayangan edisi serupa pekan lalu, pembawa acara Andy F Noya menjadi narasumber dan mesti menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Vincent dan Desta. Penayangan edisi perayaan menjadi dua episode, kata tim Kick Andy, disebabkan durasi yang terlampau panjang saat proses perekaman yang terlampau berharga buat dipotong. Maka, kali ini kisah-kisah di balik proses rekaman yang tidak diketahui masyarakat diperlihatkan, ditingkahi aksi jenaka Vincent dan Desta. Penonton diingatkan pada proses promosi pertama kali tim Kick Andy, aksi pemuda berambut kribo yang berjalan mengelilingi kota dan menghampiri masyarakat dengan papan iklan yang dipakainya. Ada adegan ia ditarik-tarik polisi karena ingin menyeberang jalan sembarangan. “Itu adalah kejadian nyata, saya sampai malu saat ditarik seperti itu,” ujar Uji, orang yang memerankan pemuda kribo tersebut. Uji yang diundang dan naik ke atas panggung menyatakan, setelah memerankan iklan tersebut, ia mendapat banyak order untuk iklan-iklan lainnya. “Dan iklan Kick Andy ini ternyata menjadi acuan di kampus-kampus juga untuk beriklan,” tambah Uji. Perubahan gaya Bagaimana ketika Bang Andy, sapaan Andy F Noya, yang kribo kini berkepala plontos? “Jangan lihat dari host-nya, tamu adalah inti dan roh dari acara ini,” ujar Andy. Perubahan gaya Andy dilakukan setelah ia melihat sahabatnya, Menuk Suwondo, kehilangan rambutnya karena kanker saat menjalani kemoterapi. Saat itu Menuk menantang Andy membotaki kepalanya. “Sempat terpikir oleh saya bahwa orangorang yang sederhana kurang dihargai ketimbang yang kemasannya bagus,” ujar Andy, yang kemudian menjawab tantangan itu dengan menggunduli kepalanya setelah berdiskusi dengan anaknya. “Ini juga resolusi menyambut tahun baru. Menonton jangan lewat mata, tapi lewat hati,” inilah kata-kata Andy saat meyakinkan penonton yang kecewa mengenai keputusannya berkepala plontos. (M-3) miweekend@mediaindonesia.com Mereka yang Tahu Lalu Berbuat KICK ANDY ROAD TO 8TH ANNIVERSARY - PART II Babak kedua Kick Andy Road to 8th Anniversary ini akan menampilkan sisi lain Andy Noya yang jarang terekspos dalam tayangan Kick Andy. SAKSIKAN DI METRO TV, Minggu, 2 Maret 2014 pukul 13.30 WIB KICK Andy Heroes Award, penghargaan kepada mereka yang berkarya nyata bagi sesama, digelar setiap tahun, juga membuka pintu dapurnya. Kriteria pemenang dalam penghargaan tahunan Kick Andy itu, seberapa besar inspirasi, kemungkinan buat diikuti, serta pengorbanan yang mereka lakukan. Karya mereka pun harus orisinal dan dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Para juri Kick Andy Heroes pun hadir buat berkisah, yakni sosiolog Imam B Prasodjo, politikus Yenny Wahid, budayawan Romo Mudji, serta akademisi Komaruddin Hidayat. Mereka bercerita tentang kriteria hingga proses pemilihan yang menyisakan 10 nama sebagai nominasi. “Di negara ini banyak orang pintar yang mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif, tapi sayangnya mereka tidak memiliki andil nyata, berbeda dengan orang-orang ini,” ujar Yenny. Banyak orang mengerti akan apa yang harus dilakukan, tapi tidak semuanya me- lakukan. Prinsip itulah yang menurut para dewan juri dilakukan para nomine. “Mereka, para tokoh inspiratif ini, tahu mengenai budaya untuk mengerti, merasakan, dan melakukan sehingga timbul tindak nyata dari mereka yang dapat menginspirasi orang lain di tengah kekeringan bangsa Indonesia,” kata Imam. Kesepuluh nama dan profil dari nomine Kick Andy Heroes Award dapat dilihat dan dipilih di situs Kickandy.com, buat kriteria tokoh inspiratif favorit. Rutin datang Kisah istimewa juga ditampilkan Mujaswandi, penonton setia Kick Andy yang rutin datang ke studio saat rekaman. Mujaswandi yang bermukim di Bandung menyatakan, sejak 2006, setiap pekan, tak pernah absen datang menonton proses syuting. “Awalnya sejak saat menonton episode Habibie, saya kontak ke Metro TV untuk tahu hari rekamannya. Sejak saat itu saya selalu datang saat proses rekaman,” ujar Mujaswandi yang mengaku mendapat banyak kawan baru dari aktivitasnya itu. Atas kesetiaan Mujaswandi, Vincent dan Desta melayangkan pertanyaan, apakah Mujaswandi datang menonton untuk melihat bintang tamu atau pembawa acara? “Tentu saja melihat tamunya,” ujar Mujaswandi. Ada pula rekaman-rekaman yang dipotong karena ada kalimat yang keliru terlontar serta ketika Andy F Noya larut dalam suasana pilu ketika tamunya menangis. “Ternyata dangkal juga,” ujar Vincent dan Desta menanggapi rekaman itu dan langsung disambut tawa penonton. Kalimat Vincent dan Desta itu merupakan wujud balas dendam karena beberapa kali Andy meledek mereka dengan katakata sama. “Saya juga bingung kenapa bisa salah seperti itu,” ujar Andy menanggapi kesalahan saat ia salah menyebut nama ataupun memberi pertanyaan. (*/M-3)

JENDELA BUKU 8 Rujukan Analisis Sosial dan Politik Zaman edan yang terjadi saat ini sudah diramalkan pujangga besar Kesultanan Surakarta Ranggawarsita sekitar dua ratus tahun yang lalu. ONO SARWONO T IDAK terlalu banyak tulisan yang mengupas dengan mendalam karya-karya agung pujangga besar Kesultanan Surakarta Raden Ngabehi Ranggawarsita (1802-1873). Barangkali, itu karena tidak banyak pakar yang mampu menjelaskan kandungan serta nilai semua karya Ranggawarsita dengan bahasa kekinian sehingga terasa gampang dan gamblang dipahami. Di antara dari sedikit buku yang mengaktualisasikan sebagian karya Ranggawarsita ialah buku berjudul Ramalan Zaman Edan Ronggowarsito karya Dr Purwadi M Hum. Penulis buku itu menggunakan huruf ‘o’ pada nama sang pujangga. Dalam bahasa Jawa, yang tepat ialah ‘a’. Buku setebal 244 halaman tersebut bisa mengomunikasikan karya Ranggawarsita, yang sesungguhnya tidak mudah karena dalamnya kandungan nilai dan filsafat Judul Buku: RAMALAN ZAMAN EDAN R RONGGOWARSITO Penulis: D Purwadi, M Hum Dr Penerbit: MEDIA ABADI Cetakan: Pertama 2004 serta tingginya nilai sastranya, sehingga menjadi rada mudah dan enteng bagi para pembaca pada umumnya. Buku itu memang belum menguraikan tuntas semua karya Ranggawarsita yang mencerminkan akan kecerdasan spiritualitas sang pujangga dalam membaca situasi yang dialaminya pada saat itu serta rahasia masa depan. Namun, paling tidak penulis telah berusaha mengulikulik ‘intisarinya’. Khususnya pada angle yang dipilih sesuai dengan judulnya, yakni ramalan-ramalan Ranggawarsita. Di antara sekian banyak karya (baca ramalan) Ranggawarsita yang amat terkenal dan dijelaskan secara cukup jelas dalam buku tersebut ialah Serat Kalatidha, yang berisi gambaran tentang zaman edan. Kemudian Serat Jaka Lodhang yang mengandung ramalan datangnya zaman baik, serta Serat Sabdatama yang berisi ramalan tentang sifat zaman kemakmuran dan perilaku manusia yang tamak. Penyimpangan Dalam Serat Kalatidha digambarkan adanya tanda-tanda zaman edan, yakni situasi dan kondisi masyarakat yang telah jauh menyingkur keutamaan. Semuanya jadi serbaterbolak-balik. Yang baik disebut buruk, yang salah justru dibenarkan, dan sebaliknya, yang jujur malah kojur (celaka), dan lain sebagainya. Tanda-tanda itu selengkapnya ditulis dalam tembang sinom sebanyak 12 pupuh (bait). Di antara pupuh tersebut, pupuh ketujuh secara jelas menyebut zaman edan. Lengkapnya sebagai berikut: ‘Amenangi jaman edan, ewuhaya ing pambudi, melu ngedan nora tahan, yen tan melu anglakoni, boya keduman melik, kaliren wekasanipun, ndilalah kersa Allah, begja-begjaning kang lali, luwih begja kang eling klawan waspada’. (Hidup di zaman edan, memang repot, akan mengikuti tidak sampai hati, tetapi kalau tidak mengikuti geraknya zaman, tidak mendapatkan apa pun juga, akhirnya dapat menderita kelaparan, tetapi sudah menjadi kehendak Tuhan, bagaimana pun juga walaupun orang yang lupa itu bahagia, tapi masih lebih bahagia lagi orang yang senantiasa ingat dan waspada) (hlm 47). Menurut Ranggawarsita, zaman edan ialah zaman terjadinya penyimpangan dalam kehidupan masyarakat. Penyimpan- PENGANTAR Dalam rangka memperingati 44 tahun Media Indonesia, redaksi akan mengupas 44 buku yang membawa perubahan dan mengubah Indonesia. Buku RAMALAN ZAMAN EDAN RONGGOWARSITO menjadi buku ke tujuh yang dibahas secara mendalam. gan itu kompleks, tetapi berpangkal pada tiga hal, yakni arta alias uang, nistana atau kemelaratan, dan jutya yang berarti kriminalitas. Penjelasan pada aspek arta (uang) ialah setiap orang mendewakan uang. Maknanya, orang menjadi rakus. Kemudian nistana (kemelaratan) diartikan selain miskin dalam hal materi, juga soal etikamoral-spiritual. Adapun pada aspek jutya (kriminalitas), perampok, pembunuh, koruptor, manipulator, dan lainnya merajalela. Kondisi itulah yang disebut filsuf Inggris Thomas Hobbes (dalam bukunya, Leviathan), homo homini lupus. Kerunyaman tiga sektor itu saling bersangkut paut dan melahirkan bendu alias marah, yang selanjutnya menjadi ciri pokok zaman edan. Ciri dari Kalabendu ialah banyak orang suka marah, banyak konflik. Angkara murka menjadi raja, segala cara dihalalkan (hlm 59). Dengan penggambaran itu, rasanya hal itu semua sungguh-sungguh terjadi di negeri ini saat ini. Betapa yang disampaikan Ranggawarsita sekitar 200 tahun yang lalu benar-benar terjadi. Betapa uang kini telah menjadi segalagalanya alias penentu hidup. Tidak ada nilai dan kenikmatan lain yang digayuh selain uang. Imbasnya, nol moralitas. Itu terbukti dengan banyaknya pejabat negara yang terjerat korupsi dan suap. Setelah zaman edan, akan diikuti zaman keemasan atau kalasuba. Itu ditandai dengan berakhirnya kalabendu atau zaman kesengsaraan. Zaman keemasan itu ditulis dalam Serat Jaka Lodhang. Zaman itu digambarkan orang yang sedang mengantuk dan sambil duduk saja mendapat kethuk (berkah). Kethuk itu terdapat di mana-mana. Ramalan kematian Dalam buku tersebut juga diulas sebagian karya Ranggawarsita lainnya yang juga berisi ramalan. Misalnya Serat Wedharaga, Serat Wirid Hidayat Jati, Serat Suluk Saloka Jiwa, Serat Suluk Supanalaya, Serat Suluk Pamoring Kawula Gusti, Serat Suluk Suksma Lelana, dan Serat Paramayoga. Buku karya Purwadi ini dibagi dalam 16 bab, dan setiap bab masih dibagi lagi menjadi empat hingga enam judul kupasan, yang dimulai dari riwayat hidup Ranggawarsita hingga jalan kematiannya. Tentang ramalan seda (meninggal)-nya diri sendiri, Ranggawarsita menulis dalam Serat Sabdajati yang ditulis dengan tembang Megatruh sebanyak 19 pupuh. Tepatnya sang pujangga pamit untuk kembali ke alam keabadian yang tertulis sebagai berikut: ‘Cinitra ri budha kaping wolu likur, sawal ing tahun jimakir candraning warsa pinetung, sembah mekswa pejangga ji, ki pujangga pamit layon. (Karya ini ditulis di hari Rabu tanggal 28 Sawal tahun Jimakir 1802 atau 1873 Masehi, Ki pujangga pamit mati) (hlm 95). Semua karya-karya Ranggawarsita meneguhkan bahwa sang pujangga ialah titah yang benar-benar waskitha. Maknanya orang yang pintar dan tahu kehidupan di masa mendatang. Karenanya, masyarakat, khususnya Jawa, hingga saat ini masih menggunakan karya-karya Ranggawarsita sebagai rujukan menganalisis situasi sosial dan politik yang sedang terjadi saat ini dan nanti. (M-2) Masa Kecil Dikenal Nakal dan Bandel RADEN Ngabehi Ranggawarsita senantiasa dikenang sebagai pujangga besar terakhir tanah Jawa yang karya-karyanya abadi hingga kini. Namun, sebagian masyarakat Jawa lebih mengidentikkan Ranggawarsita sebagai orang yang ngerti sakdurunge winarah, mengetahui sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Ranggawarsita lahir di Surakarta pada Senin Legi, 10 Dulkaidah, tahun Be 1728, sekitar pukul 12.00, wuku Sungsang atau 15 Maret 1802 di Kampung Yasadipuran, Surakarta. Nama kecilnya Bagus Burhan. Ayahnya ialah carik Kadipaten Anom bernama Raden Mas Pajangswara, keturunan Kesultanan Pajang. Ibunya, RA Pajangswara, merupakan keturunan Sultan Trenggana dari Demak. Sejak kecil, Burhan diasuh Raden Tumenggung (RT) Sastranegara sesuai dengan anjuran kakek piyutnya, RT Yasadipura I. Setelah berusia empat tahun, Burhan diasuh Ki Tanujaya, abdi kepercayaan Sastranegara, hingga berusia sekitar 12 tahun. Sewaktu muda, Burhan terkenal nakal dan gemar berjudi. Ia pernah dikirim kakeknya belajar agama Islam kepada Kiai Imam Besari, pemimpin Pesantren Gebang Tinatar di Desa Tegalsari, Pono- MINGGU, 2 MARET 2014 rogo, Jawa Timur. Pada mulanya ia tetap bandel, tidak mau belajar, hingga ia sempat kabur ke Madiun. Namun setelah kembali ke Ponorogo, ia berubah setelah, konon, mendapatkan ‘pencerahan’ di Sungai Kedungwatu. Pada 9 November 1821, Burhan menikahi Raden Ayu Gombak dan ikut mertuanya, Adipati Cakradiningrat, di Kediri, Jawa Timur. Namun, di sana ia merasa jenuh dan memutuskan untuk berkelana. Puncak kejayaan karier Burhan ketika ia diangkat sebagai Panewu Carik Kadipaten Anom bergelar Raden Ngabehi Ranggawarsita. Lalu, setelah kematian kakeknya (Yasadipura II), Ranggawarsita diangkat sebagai pujangga Kasunanan Surakarta oleh Pakubuwana VII pada 14 September 1845. Pada masa inilah Ranggawarsita melahirkan banyak karya sastra. Hubungannya dengan Pakubuwana VII juga sangat harmonis. Ranggawarsita meninggal dunia secara misterius pada 24 Desember 1873. Jenazahnya dimakamkan di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Ono/M-2) miweekend@mediaindonesia.com BUKU BARU Kumpulan Puisi Ijab Kibul Kesempatan Kedua Judul: Love Command: The Second Chance Penulis: Janice Nathania Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tebal: 200 halaman Terbit: November 2013 ISBN: 978-602-03-0016-0 SEJAK awal, Shilla tahu hubungannya dengan Ryo tidak akan mudah. Pertengkaran demi pertengkaran tetap menjadi rutinitas mereka, tetapi bukan itu masalahnya. Shilla sadar perbedaan status mereka begitu mencolok dan itu akan segera menjadi masalah. Di satu sisi, masih ada sosok lain yang bercokol di hatinya. Hatinya kembali tak menentu ketika Arya––kakak Ryo––tiba-tiba kembali dari Paris, menghidupkan kembali perasaan yang dulu tersimpan. Meskipun kini ia sudah bersama Ryo, sebagian hatinya masih menjadi milik Arya. Maka, tak ingin menyakiti hati siapa pun terutama Ryo, Shilla memutuskan untuk menghindari keduanya. Hal itu membuat Ryo bingung. Hingga pada akhirnya, ia memberi Shilla pilihan untuk menentukan pilihan hatinya, Ryo atau Arya. Di luar kisah cinta segitiga itu, ada satu kenyataan lain yang terkuak, tentang kisah masa lalu keluarga Shilla dan keluarga Luzardi. Masa lalu yang membuat kehidupan Shilla berubah 180 derajat. (*/M-2) Judul: Ijab Kibul Penulis: A Slamet Widodo Penerbit: Pena Kencana, Desember 2013 Penyunting: Kurnia Effendi Tebal: 192 Halaman ISBN: 978-602-14879-0-7 PUISI sebagai bahasa jiwa menjadi titik mangsa yang tak habis-habisnya disampaikan penyair A Slamet Widodo. Imajinasi yang liar pun dia abadikan lewat kalimat-kalimat berima dan bermetafora. Lewat buku kumpulan puisi terbarunya, Ijab Kibul, lelaki kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 29 Februari 1952 itu mencoba mengungkapkan sajak-sajaknya secara lugu dan ndeso, yang merujuk pada dialektika hidup sehari-hari. Buku 192 halaman ini terdiri dari lima bagian (bab). Kelimanya yaitu puisi suka-suka, puisi cinta, puisi balada, puisi perjalanan, dan puisi sosial politik. Tiap bab mengupas tema yang sesuai dengan pendekatan imajinatif yang dia rasakan. Beberapa puisi tampak seperti glenyengan--serius tapi guyonan--ini hampir memiliki kenakalan yang sama seperti puisi mbeling. Buku Ijab Kabul menunjukkan ada sebuah pesan mendasar yang ingin Slamet sampaikan kepada pembaca. Ada rindu, cinta, dan kasih yang terangkum secara sederhana dan mudah dipahami. (Iwa/M-2)

9 OPMI MINGGU, 2 MARET 2014 OPINI PEMBACA Menarik. Dua alur yang membuat membaca jadi lebih sedap, mudah diikuti. Buku ini juga seru seperti cerita petualangan ada unsur detektif, ada kekerasan, love, tanpa seks. Aris Kurniawan Penulis FOTO-FOTO: MI/ADAM DWI DISKUSI: Budiman Sudjatmiko menjelaskan isi buku Anak-Anak Revolusi kepada peserta OPMI di Jakarta, pekan lalu. Titik Nol sang Aktivis Secara gamblang ia membuka pengalaman dan kegelisahan masa kecilnya akan kondisi politik kala itu, yang membawanya menjadi aktivis melawan Orde Baru. RUDY POLYCARPUS S ETIAP zaman, ketika pemimpin otoriter berkuasa, selalu muncul pemuda revolusioner yang memantik perubahan. Di Kuba, ada Fidel Castro yang menundukkan Batista sang Diktator, dari Myanmar ada Aung San Suu Kyi yang melawan rezim militer hingga ia meraih nobel berdamaian. Atau Che Guevara, penganut marxisme yang wajah khasnya dengan topi baret menjadi ikon para aktivis dunia hingga kini. Indonesia juga memiliki sejumlah tokoh, seperti Soekarno, M Hatta, hingga Tan Malaka yang men

Add a comment

Related presentations

Related pages

Media Indonesia 2 Maret 2014, SlideSearchEngine.com

Media Indonesia 2 Maret 2014 Books presentation by hastapurnama ... Published on March 8, 2014. Author: hastapurnama. Source: slideshare.net
Read more

Media Indonesia | Referensi Indonesia

MUI Ajak Urungkan Aksi 2 Desember; ... tim nasional Indonesia kembali menjalani pemusatan latihan ... Media Indonesia 2016.
Read more

Media Indonesia 24 Maret 2014 - LiveSlide

Media Indonesia 24 Maret 2014. hastapurnama. Published on: Mar 3, 2016. Published in: ...
Read more

Media Indonesia 1 Maret 2014, SlideSearchEngine.com

Media Indonesia 1 Maret 2014 Books presentation by hastapurnama ... Published on March 7, 2014. Author: hastapurnama. Source: slideshare.net
Read more

Media Info Wisata Edisi 52 / Maret 2014 by Media Info ...

... Media Info Wisata Edisi 52 / Maret 2014, Author: Media ... 52_maret_2014, Length: 32 pages, Page: 2, ... penyebaran media kami di seluruh Indonesia.
Read more

2 Maret 2014 - akar-media.com

... 1 dan 2 Maret 2014. INDONESIA MUSICIAN Agnes Monica, Afgan, Be3, Dewa Budjana, Tohpati, IdangRasjidi, ... Melalui website dan sosial media, ...
Read more

Metrotvnews.com: News Video Portal

... Indonesia vs Vietnam ... 2 Desember (212) mendatang ... Sejak Presiden Joko Widodo mengurangi subsidi bahan bakar minyak pada akhir tahun 2014.
Read more