advertisement

Matakuliah Dasar-dasar Instrumentasi (System Models)

100 %
0 %
advertisement
Information about Matakuliah Dasar-dasar Instrumentasi (System Models)
Technology

Published on March 3, 2014

Author: aishipup

Source: slideshare.net

Description

Slide show matakuliah Dasar Dasar Instrumentasi lanjutan Fisika Dasar I.
advertisement

Sekretaris Materi 3 operator materi 6 Materi 2 + slide maker 1 2 3 4 5 6 7

TAHUKAN ANDA ??????? • Apa yang terjadi pada suhu saat thermostat memiliki nilai set meningkat dari, 20 ° C sampai 22 ° C? • Untuk menentukan bagaimana output dari suatu sistem kontrol akan bereaksi terhadap input yang berbeda, kita membutuhkan model matematika dari sistem sehingga kita memiliki persamaan menggambarkan bagaimana output berkaitan dengan input • istilah respon statik → mengacu pada waktu yang dibutuhkan untuk mencapai respon dan istilah respon dinamik saat kita juga mempertimbangkan bagaimana itu bervariasi dengan waktu

Respon Statik kasus sistem penguat INPUT : OUTPUT 1 : 10

Respon Dinamik Sistem yang mewakili neraca pegas dengan masukan dari beban sinyal dan output defleksi (Gambar 8.2) untuk gambaran lengkap dari literatur neraca pegas dengan waktu, untuk input dari beberapa beban konstan, Output = input x bilangan konstan Ket : menggambarkan output bervariasi dengan waktu

output = G X input Contoh : Motor A memiliki kecepatan output yang berbanding lurus dengan tegangan yang diberikan ke dinamonya. Jika output adalah 5 putaran per sekon, tegangan dari input adalah 2 V, berapa keuntungan sistem? Dengan output = G x input, kemudian G = 5/2 = 2.5 (rev/s)N.

Keuntungan sistem dalam seri • Kedua system memiliki input Y1 = G1X1 y2 = G2y1 = G2 x G1X1 Sistem keseluruhan memiliki input x1 dan output> '2 dan dengan demikian, jika kedua sistem konstituen mewakili sistem secara keseluruhan maka memiliki keuntungan dari G: Y2 = Gx1 Dan sebagainya: G = G1 x G2

2 3 3 2 3 3 3 Contoh • Sebuah sistem terdiri dari amplifier dengan keuntungan sebesar 10 memberikan tegangan untuk motor yang memberikan kecepatan, output yang sebanding dengan tegangan, konstanta proporsionalitas menjadi 5 (rev / s) /V. Apa hubungan antara tegangan input ke sistem dan keluaran kecepatan motor? Keuntungan Keseluruhan G = G1 x G2 = 10 x 5 = 50 (rev/s)/V. 3 3

Pertimbangkan sebuah sistem dengan umpan balik negatif (Gambar 8.4). Output dari sistem umpan balik kembali melalui suatu sistem pengukuran dengan keuntungan H dari input ke sistem dengan keuntungan G. • Input = sistem umpan balik (Y) • Output = sinyal umpan balik (Hy) • Kesalahan = x - y

maka:

Gambar 8.5 Input sinyal X Sinyal umpan balik dengan demikian hy adalah masukan sistem G dimana X + Hy Contoh: Sebuah sistem umpan balik negatif memiliki keuntungan 12 dan mendapatkan umpan balik dari 0,1. Berapa keuntungan keseluruhan sistem?

• jika kita ingin mengembangkan sebuah model untuk suspensi mobil maka kita perlu mempertimbangkan bagaimana mudahnya untuk memperpanjang atau kompres, yaitu kekakuan nya, kekuatan peredaman dan massa dari sistem sehingga ketahanan sistem untuk percepatan adalah inersianya.

1 Spring 'pegas' atau 'kekakuan' suatu sistem dapat diwakili oleh pegas ideal (ideal karena hanya pegas dan tidak ada sifat lainnya). Untuk pegas linier, ekstensi y sebanding dengan gaya F diterapkan menjadi: F = ky (dimana * adalah konstanta disebut kekakuan) 2 Dashpot 'redaman' dari sebuah sistem mekanik dapat diwakili oleh dashpot. Ini adalah piston bergerak dalam media kental. Misalnya : minyak dalam sebuah silinder. Kekuatan resistif yang harus diatasi adalah sebanding dengan kecepatan piston dan karenanya laju perubahan y perpindahan dengan waktu, yaitu dy / dt. Dengan demikian kita bisa menulis:

Sistem Rotasi • Sistem kontrol dengan sistem rotasi, (model poros penggerak motor (Gambar 8.10) ) dan bagaimana rotasi beban didorong akan terkait dengan masukan memutar rotasi untuk drive shaft. Sistem rotasi blok bangunan dasar pegas torsi, sebuah peredam rotasi dan momen inersia (Gambar 8.11).

• Torsional spring 'kekakuan' atau 'pegas' Dari pegas rotasi direpresentasikan Dibuat sebuah pegastorsional. Untuk pegas torsi, Sudut 0 adalah sebanding diputar T torsi T = k0 *Dimana k adalah ukuran kekakuan pegas Rotasi dashpot Redaman yang melekat dalam gerakan rotasi diwakili oleh rotasi dashpot. Untuk dashpot berotasi, yaitu efektif disk yang berputar dalam cairan, maka T torsi resistif 0 sebanding dengan kecepatan sudut . Berikut persamaannya : T – cv – cf *Dimana c adalah konstanta redaman

SISTEM ELEKTRIK • 1 Unsur-unsur dasar dari sistem listrik merupakan komponen murni. Resistor, induktor dan kapasitor adalah istilah murni yang digunakan untuk menunjukkan bahwa resistor hanya memiliki perlawanan. Resistor Untuk resistor, resistansi (R), (v) beda potensial di atasnya ketika ada arus (I) maka : V= IR 2 Induktor Untuk induktor, induktansi (L) , (v) beda potensial di atasnya tergantung pada laju perubahan arus (I). 3 Kapasitor Untuk kapasitor, v beda potensial di atasnya tergantung pada q muatan pada pelat kapasitor dengan v = q / C, di mana C adalah kapasitansi.

1 Kirchhoffs current law Total arus yang keluar sama dengan total arus yang diterima. 2 Kirchhofs voltage law Dalam jalur sirkuit tertutup, disebut sebagai loop, jumlah aljabar tegangan di seluruh unsur-unsur yang membentuk loop adalah nol. Hal berikut sama dengan mengatakan bahwa untuk loop berisi sumber GGL, jumlah dari tetes potensi di setiap elemen sirkuit adalah sama dengan jumlah yang diterapkan. asalkan kita mempertimbangkan arah mereka.

Sistem termal 1. Resistansi Termal Resistensi termal R adalah resistansi yang ditawarkan kepada q (panas) dan didefinisikan oleh: T1 - T2 = perbedaan suhu di mana arus panas. Jadi untuk dua poin di suhu T 1 dan T2 dan L jarak terpisah: k adalah konduktivitas termal. Dengan demikian mode ini adalah perpindahan panas, R = L / Ak. Untuk perpindahan panas secara konveksi antara dua titik, hukum Newton tentang pendinginan memberikan persamaan : q = Ah(T2-T1) H : koefisien perpindahan panas dan A : luas permukaan

Sistem termal 2. Kapasitansi termal perubahan energi internal = mc x (T2-T1) m = massa C = kapasitas spesifik

1. Resistansi Hidrolik • Hambatan Hidrolik (R ) resistansi terhadap aliran yang terjadi ketika cairan mengalir dari satu pipa. • Resistansi Hidrolik = Hk. Ohm 2. Kapasitas Hidrolik • Kapasitansi Hidrolik (C) penyimpanan energi dimana cairan hidrolik disimpan dalam bentuk energi potensial. • Laju perubahan volume = perbedaan antara tingkat volumetrik • Kesimpulan

3. Inersia Hidrolik • Inersia Hidrolik setara dengan induktansi dalam sistem listrik a = percepatan v = laju peubahan kecepatan I = Lp/A

Aplikasi sebuah sistem kontrol yang digunakan untuk mengendalikan ketinggian cairan dalam sebuahwadah akan memiliki respon yang tergantung pada kapasitansi sistem hidrolik Jadi, sebuah wadah yang memiliki area permukaan besar utnuk cairan akan memiliki kapasitansi yang lebih besar dari 1 dengan luas permukaan lebih kecil Sebagai akibatnya, lebih besar kapasitansi utnuk tingkat yang sama inflow dan outflow , tingkat perubahan tekanan dalam waktu akan lebih kecil. Karena tekanan = tinggi cairan → kapasitansi yang lebih besar berarti tingkatannya lebih lambat menanggapi input atau mengubah output

Persamaan differensial • Bagian sebelumnya menunjukan hubungna antara input dan output untuk sistem ini. • Sebuah persamaan differensial adalah persamaan yang melibatkan turunan, yatu tingkat perubahan. • Contoh : laju perpindahan (y) dengan waktu (t), ditulis sebagai dy/dt, atau laju perubahan dengan waktu dy/dt ditulis sebagai dty/dt2

Orde pertama persamaan differensial • Banyak sistem memiliki hubungan input-output yang dapat dijelaskan oleh persamaan diferensial orde pertama dan memiliki output y yang berhubungan dengan masukan x oleh persamaan berikut • t sebagai waktu yang konstant, sedangkan k adalah konstanta • Istilah orde pertama digunakan untuk penggambaran persamaan differensial yang tertinggi adalah bentuk dari dy/dt

Orde kedua persamaan diferensial • Persamaan differensial orde kedua : istilah yang digunakan ketika turunan tertinggi adalah bentuk d2y/dt2 • Banyak hubungan sistem input-output yang dapat dijelaskan oleh persamaan difernsial orde kedua denagn output y yang berhubungan dengan masukan x oleh persamaan berikut :

Add a comment

Related presentations

Presentación que realice en el Evento Nacional de Gobierno Abierto, realizado los ...

In this presentation we will describe our experience developing with a highly dyna...

Presentation to the LITA Forum 7th November 2014 Albuquerque, NM

Un recorrido por los cambios que nos generará el wearabletech en el futuro

Um paralelo entre as novidades & mercado em Wearable Computing e Tecnologias Assis...

Microsoft finally joins the smartwatch and fitness tracker game by introducing the...

Related pages

TAHUN AKADEMIK 2011/2012 JURUSAN FISIKA PROGRAM STUDI S1 ...

... mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar ... Materi Evolusi system instrumentasi biomedis ... Instrument Evaluation: Methodology, system models ...
Read more

Instrumentasi - Education

... Webster FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI 1 Model instrumen sederhana Sensor : ... Matakuliah Dasar-dasar Instrumentasi (System Models) ...
Read more

Diagram Instrumentasi - Documents

... Webster FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI 1 Model instrumen ... 02 Dasar Dasar Instrumentasi ... Matakuliah Dasar-dasar Instrumentasi (System ...
Read more

Silabus Perkuliahan Program Magister Fisika ITB

Mekanika Statistic Dasar-dasar ... model teori material. nonlinear sigma model. Instrumentasi ... Medis Matakuliah ini akan berisikan mengenai ...
Read more

SILABI - Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Nama Matakuliah : Instrumentasi. ... model dan tipe pengukuran tekanan, ... Computer System Other titles: SILABI ...
Read more

Silabus Mata Kuliah Pilihan S1 - Semester Ganjil ...

Kode Matakuliah : PAP251. Jumlah SKS ... Digital Transmission Systems ... Dalam matakuliah ini akan dibahas sistem instrumentasi terpadu yang menggabungkan ...
Read more

Sistem Kontrol - 11 Aplikasi dan instrumentasi sistem kontrol

http://morningcamp.blogspot.com/2008/04/introduction-to-control-systems.html. ... Membuat model matematikasetiap sub ... 11 Aplikasi dan instrumentasi ...
Read more

kurikulum-silabus-S1-Elins - Scribd - Read books ...

Adapun untuk program S1 ini berlaku: Matakuliah ... Embedded System I Instrumentasi ... Prasyarat : MFS 1102, MFS 2101 Kompetensi : KU Dasar-dasar ...
Read more