advertisement

Listrik Statis, Medan Magnet dan Induksi Elektromagnet Fisika Kelas 12

50 %
50 %
advertisement
Information about Listrik Statis, Medan Magnet dan Induksi Elektromagnet Fisika Kelas 12
Education

Published on February 27, 2014

Author: yulisrgr

Source: slideshare.net

Description

Fisika Kelas 12 Semester 1
advertisement

Presentasi Ujian Harian 2 Bab 4 : Listrik Statis Bab 5 : Medan Magnet Bab 6 : Induksi Elektromagnet Yuli Hidayani Siregar XII IPA 4 SMA Negeri 1 Medan T.A. 2013-2014

BAB 4 Listrik Statis A. B. C. D. Muatan Listrik Hukum Coulomb Medan Listrik Energi Potensial Listrik

A. Muatan Listrik (q) Muatan listrik ada dua jenis, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Namun, jenis muatan tidak mewakili nilai muatan. Muatan listrik suatu benda terjadi karena susunan partikel benda yang terdiri dari molekul-molekul dan atom, didalamnya terdapat proton dan elektron dalam jumlah tertentu Penggolongan jenis muatan tersebut pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan fisika Benjamin Franklin.

Muatan listrik dilambangkan dengan “q” n = kelipatan bil.bulat e = muatan elektron = 1,6 x 10-19 C

B. Hukum Coulomb Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya. Dua muatan yang bertandaa sama saig tolak menolak, dan dua muatan yang berlawanan tanda saling tarik menarik

Dengan hukum coulob, maka dua muatan listrik akan mengalami : Jika kedua muatan terpisah di udara atau ruang hampa, maka : Contoh : K adalah tetapan coulomb. q adalah besar muatan dan r adalah jarak pisah kedua muatan.

C. Medan Listrik (E) Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb Kuat medan listrik di suatu titik (E) diddefinisikan sebagai besarnya gaya yang dialami

Besar muatan listrik yang ditibulkan oleh muatan q pada jarak r dari muatan tersebut adalah : Medan listrik adalah besaran vektor. Arah garisgaris medan listrik adalah menjauhi muatan positif dan menuju muatan negatif. Arah mrdan listrik merupakan garis singgung terhadapa garis medan listrik.

D. Energi Potensial Listrik Energi potensial listrik sistem muatan listrik adalah energi yag diperlukan untuk membawa muatan listik q dari tak berhingga ke posisi akhir. Potensial listrik merupakan besaran skalar yang berkaitan dengan kerja dan energi potensial pada medan listrik. Energi potensial listrik total suatu sistem muatan sama dengan jumlah aljabar energi potensial tiap pasangan muatan.

Sehingga, energi potensial listrik dapat dirumuskan sebagai berikut : Usaha (W) di dalam medan listrik sama dengan perubahan energi potensial listrik :

BAB 5 Medan Magnet A. Medan Magnet di Sekitar Kawat Berarus B. Gaya Lorenz

A. Medan Magnet di Sekitar Kawat Berarus Medan magnetik adalah ruang tempat magnet-megnet lainnya mengalami gaya magnetik. Medan magnet (B) merupakan besaran vektor. SI dari medan magnet adalah Wb/m2 atau Tesla (T). Garis-garis gaya magnet yang duhasilkan magnet batag berarah dari kutub utara ke kutub selatan magnet.

Sehingga, dapat digambarkan sebagai berikut : Dan pada percobaan menggunakan serbuk besi :

MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT LURUS BERARUS A. ARAH INDUKSI MAGNETIK Genggam kawat lurus dengan tangan kanan hingga jempol menunjukkan arah kuat arus, maka arah putaran keempat jari yg dirapatkan akan menyatakan arah lingkaran garis-garis medan magnetik.

Induksi magnetik (B) berupa garis singgung pada garis induksi magnetik. Keterangan: B = induksi magnetik μ = permeabilitas hampa = 4π x 10-7 Wb/ amp .m r = jarak dari kawat berarus I = kuat arus listrik

MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT LINGKARAN BERARUS Besar induksi magnetik yang ditimbulkan oleh penghantar berarus berbentuk lingkaran dipengaruhi oleh kuat arus, jari-jari lingkaran maupun posisi titik yg ditinjau Keterangan: B = induksi magnetik di pusat lingkaran μ = permeabilitas hampa = 4π x 10-7 Wb/ amp x m R = jari-jari lingkaran i = kuat arus listrik n = jumlah lingkaran kawat

Di sumbu lingkaran, pada titik Q yang berjarak x dari pusat lingkaran : r R i x Q

MEDAN MAGNETIK DI SUMBU KAWAT LINGKARAN BERARUS Sebuah kawat penghantar berbentuk lingkaran (jari-jari = a) dialiri arus I maka besarnya induksi magnetik di sumbu lingkaran P .

B. GAYA LORENTZ Penghantar berarus listrik medan magnet gaya yang terjadi pada penghantar berarus listrik yang berada dalam medan magnet disebut gaya Lorentz

1. GAYA LORENTZ PADA KAWAT BERARUS Kawat sepanjang l yang dialiri arus listrik sebesar I dan terletak di dalam medan magnet B akan mengalami gaya lorentz (FL) sesuai dg rumus: FL= B I l sin α α = sudut yang dibentuk oleh B dan I

Menentukan arah gaya lorentz dengan kaidah tangan kanan Arahkan keempat yari yang dirapatkan sesuai dg arah induksi magnet (B) & arahkan jempol hingga sesuai dg arah I, maka arah gaya lorentz yg dialami akan sesuai dg arah dorongan telapak tangan.

2. GAYA LORENTZ ANTARA 2 KONDUKTOR LURUS PANJANG & BERARUS Besar gaya tarik menarik atau tolak menolak antara 2 penghantar lurus panjang sejajar dan berarus Dua penghantar berlawanan arah Dua penghantar searah

3. GAYA LORENTZ PADA MUATAN YANG BERGERAK Partikel bermuatan q yg bergerak dg kecepatan v & memasuki medan magnetik B juga merasakan gaya Lorentz, yg besarnya adalah F= q v B sin ө Dg ө = sudut antara arah v dg arah B. untuk muatan (+), arah F sesuai dg yg diperoleh dari kaidah tangan kanan, tapi untuk muatan (-) arah F berlawanan arah dg yg diperoleh dari kaidah tangan kanan.



BAB 6 Induksi Elektromagnet A. Konsep Elektromagnet B. Rangkaian Arus Bolak-balik C. Aplikasi Induksi Elektromagnet

A. Konsep Elektromagnet Terjadinya Induksi Elektromagnetik Ketika kita menggerakkan kutub magnet memasuki kumparan , jarum galvanometer menyimpang ke salah satu arah. Ketika magnet berhenti sejenak untuk kembalikeluar, jarum galfanometer kembali menunjuk nol Ketika magnet kita tarik keluar, jarum galvanometer menyimpang kearah sebaliknya

Menyimpangnya jarum galvanometer menunjukkan bahwa ketika magnet bergerak memasuki dan keluar dari kumparan, pada ujungujung kumparan timbul beda potensial yang menyebabkan timbulnya arus listrik pada kumparan Beda potensial yang didimbulkan disebut ggl induksi (gaya gerak listrik) Berbedanya arah penyimpangan jarum galvanometer pada saat magnet masuk dan keluar dari kumparan menunjukkan bahwa arus yang timbul adalah arus bolak-balik (AC)

Penyebab Timbulnya Ggl Induksi Ketika magnet berhenti, kumparan tidak mengalami perubahan jumlah garis gaya magnet,akibatnya tidak timbul beda potensial atau ggl induksi.

Ketika magnet bergerak mendekati dan masuk kedalam kumparan, kumparan mengalami perubahan jumlah garis gaya magnet yang memotong kumparan semakin banyak. Akibatnya timbul beda potensial atau ggl induksi. Ketika magnet bergerak meninggalkan kumparan, kumparan kembali mengalami perubahan jumlah garis gaya magnet yang semakin sedikit. Akibatnya timbul beda potensial atau ggl induksi yang terbalik.

B. Rangkaian Arus Bolak-balik Polaritas tegangan pada ujung-ujung kumparan juga selalu berubah, kadang positip kadang negatip. Tegangan yang polaritasnya selalu berubah ini disebut tegangan bolak-balik. Induksi elektromagnetik menghasilkan arus listrik dalam dua arah yang saling bergantian. Arus ini disebut arus bolak-balik

Faktor-faktor yang Menentukan Besar Ggl Besarnya ggl induksi bergantung pada tiga faktor, yaitu: • Banyaknya lilitan kumparan • Kecepatan keluarmasuk magnet dari dan ke dalam kumparan • Kuat magnet yang digunakan 5.0 4.0 3.0 2.0 A

C. Aplikasi Induksi Elektromaget Generator Mesin paling penting yang mengubah dunia gelap menjadi terang ditemukan oleh Michael Faraday dengan mengubah energi kinetik menjadi lergi listrik menggunakan prinsip induksi elektromagnetik. Mesin ini diberi nama generator

Generator AC Generator AC atau Altenator adalah pembangkit listrik yang menghasilkan arus listrik bolak-balik Untuk menghindari melilitnya kabel, dipasang dua buah cincin luncur

Generator DC Generator DC menghasilkan arus listrik searah Untuk menghindari melilitnya kabel dan sekaligus menyearahkan arus listrik dipasang komutator (sepasang cincin belah

Bagian – bagian Generator Rotor adalah bagian generator yang berputar Stator adalah bagian generator yang diam Rotor Stator

Generator pada kenyataannya Pada kenyataannya, rotor pada generator adalah magnet, dan statornya adalah kumparan Dengan generator seperti ini arus listrik yang dihasilkan adalah arus bolak-balik (AC)

Penggunaan generator PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Pada PLTA generator di gerakkan oleh tenaga air. Air ditampung pada sebuah dam dan dialirkan melalui pipa ke turbin generator dan memutar turbin tersebut, sehingga generator bekerja.

PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) Energi nuklir yang duhasilkan digunakan untuk memanaskan air. Uap air yang dihasilkan dialirkan dengan tekanan tinggi untuk memutar turbin generator

PLTU (Penbangkit Listrik Tenaga Uap) Pada PLTU, air dipanaskan dengan bahan bakar batu bara. Uap air yang dihasilkan dialirkan dengan tekanan yang tinggi untuk memutar turbin generator

Pada pembangkit listrik tenaga angin, kincir angin dihubungkan ke turbin generator. Ketika kincir berputar ditiup angin, turbin juga ikut berputar dan menggerakkan generator.

Dinamo Dinamo adalah generator kecil yang biasa dipasang pada kendaraan sepedah, motor atau mobil. Dinamo sepedah turbinnya diputar dengan menggunakan roda sepedah

Transformator Transformator atau trafo adalah alat yang digunakan untuk merubah tegangan listrik AC

Jenis Transformator Trafo ada dua jenis, yaitu: Trafo Step-Up dan Trafo Step-Dwon Trafo Step-Up digunakan untuk menaikan tegangan listrik Trafo Step-Down digunakan untuk menurunkan tegangan listrik

Trafo Step-Up Trafo ini memiliki ciri : Lilitan kumparan primer lebih sedikit dari pada lilitan kumparan sekunder Tegangan primer lebih kecil dari tegangan sekunder

Trafo Step-Dwon Trafo ini memiliki Ciri: Lilitan kumparan primer lebih banyak dari lilitan kumparan sekunder Tegangan primer lebih tinggi dari tegangan sekunder

Persamaan Transformator Pada transformator ideal berlaku persamaan: Np Ns Vp = Vs Is = N = jumlah lilitan V = tegangan (volt) I = Kuat arus (A) Ip Daya yang masuk ke trafo sama dengan daya yang keluar dari trafo Pp = Ps

Contoh: Sebuah trafo memiliki perbandingan lilitan 10 : 2 dihubungkan ke sumber listrik 100V untuk mennyalakan sebuah lampu 25 W. Hitunglah tegangan listrik yang diserap oleh lampu dan kuat arus yang masuk kedalam trafo! Diket: Np:Ns = 10:2 Vp = 100 V Ps = 25 W Dit. Vs = … Ip = … Jawab: Np:Ns =Vp:Vs 10:2 = 100:Vs Vs = 20 V Pp = Ps Vp . Ip = Ps 100 . Ip = 25 Ip = 0,25 A

Contoh: Sebuah trafo memiliki perbandingan lilitan kumparan 10:1 dihubungkan ke listrik 100 V untuk menyalakan sebuah lampu 10 W. Jikaefisiensi trafo 75 %, berapakah arus listrik pada kumpaan primer? Diket: Np:Ns = 10:1 Vp = 100 V Ps = 7,5W = 75% η Dit Ip = … Jawab: η = (Ps/Pp)X100 % 75 % = 7,5/Pp X 100% 0,75 = 7,5/Pp Pp = 7,7/0,75 = 10 W Pp = Vp . Ip 10 = 100 . Ip Ip = 0,1 A

Add a comment

Related presentations

Related pages

Contoh Soal dan Pembahasan tentang Induksi Elektromagnetik ...

... Materi Fisika Kelas 3 SMA (Kelas 12) ... soal dan pembahasan materi Listrik Statis yang dib... contoh soal dan pembahasan materi Medan ...
Read more

Induksi Elektromagnetik - Fisika Study Center

... Materi Fisika Kelas 3 SMA (Kelas 12). ... kaidah tangan kanan untuk menentukan arah arus induksi dan ... Jika induksi magnet B = 0,5 Wb m ...
Read more

PELAJARAN FISIKA KELAS XII IPA: MEDAN MAGNET

Medan magnet yang induksi magnetiknya 2 W/m 2, ... Guru Bidang Studi Fisika Kelas XI IPA dan XII IPA SMA Pangudi Luhur ... (12) OSILOSKOP; Listrik Arus ...
Read more

PELAJARAN FISIKA KELAS XII IPA: KOsep Induksi Elektromagnetik

dinamakan arus induksi. Arus listrik ... dan sebagian arus membentuk medan magnet dan ... Guru Bidang Studi Fisika Kelas XI IPA dan XII ...
Read more

Listrik Dan Magnet Fisika Sma - Documents

Listrik Statis 1. Medan listrik di tengah-tengah antara dua muatan ... Medan Magnet dan Induksi Elektromagnet Fisika Kelas 12 Fisika Kelas 12 ...
Read more

Soal Dan Pembahasan Induksi Elektromagnetik - Documents

... Elektromagnetik, Materi Fisika Kelas 3 SMA (Kelas 12). ... generator listrik AC menghasilkan ... Medan Magnet dan Induksi Elektromagnet by ...
Read more

Kelas 12 SMA

kelas 12 sma. ... listrik statis; medan magnet; ggl induksi; arus bolak- balik; radiasi elektromagnet; fisika modern ... radiasi elektromagnet; fisika ...
Read more