Laporan presentasi keuangan

67 %
33 %
Information about Laporan presentasi keuangan
Education

Published on September 16, 2014

Author: achmadavandi5

Source: slideshare.net

Description

MAKALAH ACHMADAVANDI BELAJAR PASCASARJANA S2 MM.....UNIVERSITAS SABURAI LAMPUNG

BISMILLAHIROHMANIRROHIM ASSALAMUALAIKUM wr.wb

 ACHAMAD AVANDI 13611011291  AGUS STIAWAN 13611011290  DARWIS STIABUDI 13611011269  JONI HARIANSYAH 13611011331  NGATINO 13611011274  TUKINI 13611011324

MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN EXP.KOPERASI

Dengan memanjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah yang maha kuasa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada Kami sehingga dapat menyelesaikan makalah dengan judul “  MAKALAH LAPORAN KEUANGAN EXP.KOPERASI  MANAJEMEN KEUANGAN

 LATAR BELAKANG  Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum Koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan Budaya Sesuai Dengan Nilai Dan Prinsif Koperasi. (UU No 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian)  Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari serangkaian siklus akuntansi. Menurut Accounting Terminology Buletin No 1, akuntansi didefinisikan sebagai seni mencatat, mengklasifikasikan, dan mengikhtisarkan transaksi dan kejadian yang paling tidak sebagian, bersifat keuangan dan dengan cara yang bermakna dan dalam satuan uang, serta menginterpretasikan hasil-hasilnya (Hendriksen dan Van Breda, 2000).

 Laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan idealnya meliputi laporan neraca, laba rugi, perubahan modal, arus kas, laporan investasi oleh dan distribusi kepada pemilik, dan catatan atas laporan keuangan (Hendriksen dan Breda, 2000). Hal ini dimaksudkan agar laporan keuangan tersebut dapat memberikan gambaran yang sesungguhnya tentang kinerja dan kekayaan suatu perusahaan.  biasanya perusahaan membuat laporan keuangan yang terdiri dari laporan neraca, dan laporan laba rugi. Laporan keuangan dibuat dengan dasar kejujuran, dan netral (artinya, laporan keuangan dibuat tidak berdasarkan atas “pesanan” dari pemilik atau manajemen).

 Setiap laporan yang dibuat oleh perusahaan mengandung arti sehingga bagi mereka yang memperoleh laporan tersebut dapat memahami apa yang terjadi dalam tubuh perusahaan tersebut. Dari laporan keuangan tersebut dapat dilihat kondisi perusahaan sesungguhnya pada saat ini atau pada suatu periode tertentu. Kondisi yang dimaksud adalah kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan  Agar laporan keuangan yang disajikan dalam angka-angka dapar diartikan, perlu dilakukan analisis yang mendalam. Analisis ini digunakan untuk mengkaji, mengukur dan memahami hal-hal yang tertulis dalam laporan. Dari analisis ini dapat diketahui kondisi dan keadaan perusahaan.Alat analisis yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan rasio-rasio keuangan perusahaan .

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, masalah dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut :  Pengertian, tujuan Laporan Keuangan ?  Bagaimana Penyusunan,Analisis Laporan Keuangan ? TUJUAN PENULISAN  Sebagai Tugas KelompokMenganalisa Laporan Keuangan Keuangan Pada Koperasi Serba Usaha Surya Indah Untuk Mengetahui Neraca Dan Rasio Liquiditas

PEMBAHASAN Laporan Keuangan Pengertian Laporan Keuangan Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang memberikan informasi kuantitatif tentang posisi keuangan dan perubahan-perubahannya, serta hasil yang dicapai selama periode tertentu. Laporan keuangan dapat dijadikan media yang dapat dipakai untuk meneliti kondisi kesehatan perusahaan, dimana laporan keuangan tersebut terdiri dari neraca, perhitungan rugi laba, ikhtisar laba ditahan dan laporan posisi keuangan.  laporan keuangan mencerminkan semua transaksi usaha sepanjang waktu yang menghasilkan baik peningkatan maupun penurunan bersih nilai ekonomi bagi pemilik modal. Oleh karena itu laporan keuangan merupakan mediya yang paling penting untuk menilai prestasi dan kondisi ekonomis suatu perusahaan.

 Laporan keuangan disusun memiliki tujuan untuk menyediakan informasi keuangan mengenai suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai pertimbangan dalam pembuatan keputusan-keputusan ekonomi.  Syafri (2008:201) berpendapat bahwa, Laporan Keuangan adalah output dan hasil akhir dari proses akuntansi. Laporan keuangan inilah yang menjadi bahan informasi bagi para pemakainya sabagai salah satu bahan dalam proses pengambilan keputusan. Disamping sebagai informasi, laporan keuangan juga sebagai pertanggung jawaban atau accountability. Sekaligus mengambarkan indicator kesuksesan suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya.

 Pihak-pihak yang Berkepentingan Dalam praktiknya, pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan adalah sebagai berikut  Investor penanam modal dan penasihat mereka berkepentingan dengan risiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka membutuhkan informasi untuk membantu menentukan apakah harus membeli, menahan, atau menjual investasi tersebut. Pemegang saham juga tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.  Karyawan karyawan dan kelompok yang mewakili merekatertarik pada informasi mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan, juga tertarik dengan informasi untuk~ menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, imbalan pasca kerja dan kesempatan kerja.  Pemberi pinjaman pemberi pinjaman tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah pinjamari serta bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo. ~  Pemasok dan kreditor usaha lainnya pemasok dan kreditor usaha lainnya tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang kewajibannya akan dibayar pada saat jatuh tempo. Kreditor usah berkepentingan pada perusahaan dalam tenggang waktu yang lebih pendek daripada pemberi pinjaman kecuali kalau sebagai pelanggan utam rnereka bergantung pada kelangsungan hidup perusahaan.  Pelanggan para pelanggan berkepentingan dengan informasi mengenai kelangsungan hidup perusahaan, terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan, atau bergantung pada perusahaan.  Pemerintah pemerintah dan berbagai lembaga yang berada dibawah kekuasaannya berkepentingan dengan alokasi sumberdaya dan karena itu berkepentingan dengan aktivitas perusahaan. Mereka juga membutuhkan informasi untuk mengatur aktivitas perusahan, menetapkan kebijakan pajak, dan sebagai dasar menyusun statistik pendapatan nasional dan statisti lainnya

Jenis-jenis laporan keuangan yang ada adalah sebagai berikut :  Laporan Rugi Laba Laporan Perubahan Modal Neraca Laporan Arus Kas

 Laporan keuangan merupakan sumber informasi penting bagi pemakai laporan keuangan. Laporan keuangan dapat dipakai sebagai alat untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang dicapai oleh perusahaan  Analisis laporan keuangan bertujuan untuk mengetahui apakah keadaan keuangan, hasil usaha kemajuan keuangan perusahaan memuaskan atau tidak memuaskan.

 tujuan analisis laporan keuangan juga antara lain:  Dapat menilai Prestasi perusahaan  Dapat memproyeksikan kauangan perusahaan.  Dapat menilai kondisi masa lalu dan masa sekarang dari aspek waktu tertentu.  Posisi keuangan  Hasil-hasil perusahaan  Liquiditas ;  Solvabilitas ;  Aktivitas :  Rentabilitas dan Prifitabilitas ;  Indikator pasar modal

Beberapa Pengertian Dan Definisi Rasio Keuangan Dari Beberapa Sumber:  Rasio keuangan adalah angka yang diperoleh dari hasil perbandigan dari suatu pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan yang relevan dan signifikan (bararti). Misalnya antara hutang dan modal, antara kas dan total asset, antara harga pokok produksi dengan total penjualan dan sebagainya (Syafri, 2008:297).  Rasio keuangan merupakan salah satu alat untuk menilai kinerja dan kondisi keuangan perusahaan (Sawir, 2009:6).

Ada 5 Jenis Rasio Keuangan Yaitu (Lukas Prasetya, 2001 : 415):  Leverage ratios, memperlihatkan berapa hutang yang digunakan untuk perusahaan  Liquidity ratios, mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo.  Asset Management Ratios, mengukur seberapa efektif peusahaan mengelola aktivanya.  Profitability Ratios, mengukur kemampuan peusahaan menghasilkan laba.  Market-Values Ratios, memperlihatkan bagaimana perusahaan dinilai oleh investor di pasar modal.

 Kesimpulan  Kesimpulan yang dapat dirumuskan adalah Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum Koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan Budaya Sesuai Dengan Nilai Dan Prinsif Koperasi. (UU No 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian)  Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang memberikan informasi kuantitatif tentang posisi keuangan dan perubahan-perubahannya, serta hasil yang dicapai selama periode tertentu  laporan keuangan mencerminkan semua transaksi usaha sepanjang waktu yang menghasilkan baik peningkatan maupun penurunan bersih nilai ekonomi bagi pemilik modal. Oleh karena itu laporan keuangan merupakan mediya yang paling penting untuk menilai prestasi dan kondisi ekonomis suatu perusahaan.  Laporan keuangan disusun memiliki tujuan untuk menyediakan informasi keuangan mengenai suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai pertimbangan dalam pembuatan keputusan-keputusan ekonomi.  Saran Dari uraian di atas, saran yang dapat kelompok kami berikan adalah : Agar kiranya Setiap Perusahaan Maupun Organisasi Pemerintah Menyusun Laporan Keuangan Dengan Lebih Baik Lagi Agar Dapat Diketahui Kondisi Dan Keadaan Keuangan Organisasi Lebih Baik Lagi

Add a comment

Related presentations