Komunikasi data

75 %
25 %
Information about Komunikasi data
Technology
atm

Published on February 4, 2014

Author: YuriPratiwie

Source: slideshare.net

MAKALAH KOMUNIKASI DATA Yuri Qory Pratiwi TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN AKADEMI KOMUNITAS - POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2014

PENDAHULUAN A. Asynchronous Transfer Mode (ATM) Asynchronous Transfer Mode (ATM) merupakan teknologi switching dan multiplexing yang memiliki bandwith yang lebar dan delay yang kecil. ATM menggunakan teknik cell ralay dengan frame yang kecil dan dengan ukuran yang tetatp (fixed size). ATM didefenisikan didalam broadband ISDN protocol pada level 1 dan 2 dari ISO atau model OSI. Model transfer ini digunakan dalam transfer data pada komputer jaringan lokal, yang menghubungkan workstation dan komputer pribadi. B. Virtual Private Network (VPN) Virtual Private Network (VPN) adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat private karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan disebut private karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya private yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan public atau internet namun sifatnya private, tetapi tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya sehingga sangat memerlukan perlukan keamanan data. C. Sirkuit switching Sirkuit switching merupakan suatu jaringan yang dirancang untuk komunikasi dengan jalur yang tetap. Jaringan circuit switching di bangun dari suatu kanal atau sirkuit yang dedicated, yang dimaksud kanal atau sirkuit yang dedicated disini adalah kanal atau sirkuit yang dedicated tidak bisa dilalui oleh pengguna (user) lain. Artinya sirkuit ini hanya bisa digunakan oleh user tertentu saja dan user tersebut akan menggunakan jalur yang tetap. D. Packet switching Packet switching merupakan suatu metode transportasi data yang dilakukan dengan cara memecah-mecah data yang akan dikirimkan menjadi beberapa bagian. Hal ini dilakukan agar muncul fleksibilitas dalam proses pengiriman data. Fleksibilitas yang dimaksud di sini adalah data yang dikirim tidak harus secara seri melalui satu jalur tertentu saja, tetapi bisa secara paralel dengan memanfaatkan jalur koneksi lain yang tingkat kepadatannya tidak tinggi. E. Frequency Division Multiplexing (FDM) FDM adalah teknik menggabungkan banyak saluran input menjadi sebuah saluran output berdasarkan frekuensi. Jadi total bandwith dari keseluruhan saluran dibagi menjadi sub-sub saluran oleh frekuensi. F. Time Division Multiplexing (TDM) Time Division Multiplexing (TDM) adalah teknik multiplexing dengan cara memberi alokasi waktu pada masing-masing transmisi secara bergiliran. Teknik TDM biasa digunakan apabila total kapasitas transmisi melebihi kapasitas medium, yang biasa disebut baseband medium (jalur sempit). Karena kapasitas medium terbatas maka setiap piranti yang berkomunikasi mendapat slot-waktu untuk mengirim data.

PEMBAHASAN A. Asynchronous Transfer Mode (ATM) Asynchronous Transfer Mode (ATM) merupakan teknologi yang didesain untuk bisa mentransfer semua jenis aliran informasi baik voice, video maupun data dalam suatu jaringan tunggal secara simultan. Semua teknologi komunikasi ini hanyalah cara implementasi dalam teknologi WAN. Setiap teknologi tersebut mempunyai cara dan peralatan hardware maupun software yang berbeda beda pula. Tahun 1996, standar ATM (Asynchronous Transfer Mode) ditetapakan. ATM merupakan protokol jaringan yang berbasis sel, yaitu paket-paket kecil yang berukuran tetap (48 byte data + 5 byte header) dan memungkinkan transfer data fixed-size packets serta dapat dimanfaatkan untuk pengiriman data berskala kecil dan besar. Secara praktis, pengguna ADSL menggunakan teknologi ATM karena mampu mengirim data ratusan megabit per menit, serta dapat mengukur kualitas dan kinerja jaringan. a. Proses Kerja ATM Proses kerja ATM diawali dengan pengiriman informasi dari sumber informasi yang berupa suara, data maupun gambar. Selanjutnya informasi masuk kedalam perangkat AAL (Adapter ATM Layer), disana informasi dipecah pecahmenjadi sel - sel. Kemudian informasi masuk kedalam lapisan ATM, disana sel ditambah header yang berfungsi untuk routing dan signalling. Setelah proses tersebut kemudian masuk ke lapisan Physical, misalnya perangkat SDH (Syncrounus Digital Hierarchy) untuk di transmisikan ke tempat tujuan, sel - sel tersebut dirubah kembali ke dalam bentuk semula sehingga dapat dikenali seperti semula.

b. ATM Protocol Layers 1. AAL (ATM Adapter Layer) AAL terdapat diantara lapisan ATM dan lapisan yang lebih tinggi. Fungsi dasar dari AAL adalah untuk memperbanyak layanan yang disediakan oleh lapisan ATM sehingga dapat memenuhi tingkat yang diminta oleh lapisan yang lebih tinggi. Fungsi – fungsi yang dilakukan didalam AAL bergantung pada permintaan / keperluan lapisan yang lebih tinggi. Layanan yang akan dikirimkan melalui lapisan ATM diklasifikasikan menjadi 4 kelas, setiap kelas memiliki persyaratan yang baku. Untuk menentukan jenis kelas tersebut maka layanan dikelompokkan menurut tiga parameter dasar yaitu :    Relasi waktu antara sumber dan tujuan. Laju bit. Mode Hubungan. AAL yang terdapat dalam sistem ATM ada 4 macam, yaitu a. AAL-1 Fungsi-fungsi yang dilakukan oleh AAL tipe 1 untuk AAL user adalah sebagai berikut:  Transfer service data unit (SDU) dengan bit rate konstan  Transfer service informasi timing antara sumber dan tujuan  Tranfer informasi struktur data  Indikasi informasi yang hilang atau mengalami error yang tidak dapat diperbaiki oleh AAL sendiri ke layer yang lebih tinggi. b. AAL-2 Pada tipe ini sumber membangkitkan suatu bit rate yang variabel akan memungkinkan cell-cell yang membawa informasi tersebut tidak terisi penuh dan tingkat pengisian field informasi cell berubah-ubah, untuk itu diperlukan fungsi yang lebih banyak dalam sub-layer SAR. c. AAL-¾ Pada AAL3/4 didefenisikan dua mode service yaitu : - Message mode, dapat digunakan untuk aplikasi framed data transfer(misalnya frame HDLC). Pada message mode satu AAL-SDU dikirimkan dalam satu atau lebih CS-PDU, yang menyusun satu atau lebih SAR_PDU.

- Streaming mode, disediakan untuk transfer data kecepatan rendah dengan persyaratan delay yang rendah. d. AAL-5. Tujuan dari AAL5 adalah untuk memberikan service dengan overhead yang lebih kecil dan deteksi error yang lebih baik dibawah CPCS layer.Pada layer CPCS, service yang diberikan AAL 5 harus identik dengan service yang disediakan AAL3/4 kecuali fungsi multiplexing tidak support sehingga pada AAL5 tidak ada field MID. AAL5 akan digunakan untuk aplikasi signalling dan frame relay melalui ATM. ATM Signaling - Koneksi logik ATM disebut “Virtual Channel Connection” (VVC) atau koneksi melalui saluran maya. - Virtual Path Connection (VPC) adalah suatu logical group dari beberapa VCC yang memiliki tujuan sama. Namun sampai saat ini tipe AAL yang telah direkomendasikan oleh ITU- ITU-T ada 3 yaitu AAL-1,AAL- ¾ dan AAL- 5. 2. Lapisan ATM Lapisan ATM merupakan lapisan di atas physical layer yang memiliki karakteristik tidak tergantung pada media fisik yang digunakan. ATM layer mempunyai fungsi – fungsi utama sebagai berikut : 1. Sel Multipleksing / Demultipleksing. 2. Translasi VPI dan VCI 3. Pembangkitan / pemisahan sel header. 4. Generic Flow Control (GFC) 3. Physical layer Physical Layer secara umum berfungsi untuk mengantarkan data dari tempat yang satu ke tempat lain melalui sistem transmisi yang dalam hal ini dapat disalurkan melalui SDH. Lapisan fisik ATM harus bersifat transparan artinya lapisan fisik tersebut tidak boleh merubah payload ATM sel dan tidak merubah header ATM sel kecuali bagian HEC dengan tujuan untuk keamanan data yang ditransmisikan. Physical layer terdiri dari 2 sublapisan yaitu sublapisan transmission convergence (TC) dan sublapisan physical media dependent (PMD). 4. SDH (Synchronous Digital Hierarchy) SDH (Synchronous Digital Hierarchy) adalah sistem jaringan yang bersifat multipleks sinkron digital yang sederhana, ekonomis, fleksibel dan merupakan standard untuk transmisi dengan kecepatan tinggi dan kapasitas yang besar. SDH dapat diintegrasikan dengan sistem jaringan lama seperti PDH dan juga dapat mentransmisikan sel ATM. Di SDH ada STM-1 dengan kecepatan 155.52 Mbit/s, STM-4 dengan kecepatan 622.080 Mbit/s. 5. Interkoneksi Jaringan ATM adalah merupakan jaringan yang fleksibel artinya dapat disambungkan dengan berbagai tipe protokol jaringan misal X. 25 dan Frame relay serta dapat disambungkan

dengan ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line). Sedangkan sistem transmisi yang dapat disambungkan dengan jaringan ATM diantaranya adalah PDH atau SDH . Pada Jaringan ATM terdapat perangkat – perangkat yang disebut Produk ATM, perangkat tersebut diantaranya :     ATM Switch ATM Hub ATM Router ATM LAN Card ATM Switch dapat dihubungkan dengan cara point to point atau point to multipoint. ATM Switch dapat mensupport dua macam interface yaitu : 1. UNI (Uni Network Interface) 2. NNI (Network None Interface UNI menyambungkan ATM dari end system (host,router dll) ke ATM Switch, sedangkan NNI menyambungkan antar ATM Switch, kondisi ini berlaku baik untuk 6. FORMAT HEADER SEL ATM Pada sel ATM terdapat 5 byte yang merupakan byte kepala (header) yang berisi informasi pensinyalan dan routing. Terdapat dua format header sel ATM yaitu UNI atau NNI. UNI header digunakan untuk komunikasi antara endpoint dengan ATM switch dalam jaringan Private ATM. NNI header yang digunakan untuk komunikasi antar ATM switch. Gambar berikut mengilustrasikan format dasar sel ATM, format header sel UNI, dan format header sel NNI. ATM Cell Header Fields Berikut adalah deskripsi dari beberapa field yang terdapat pada header sel ATM baik NNI maupun UNI: 1. Generic Flow Control (GFC) Menyediakan fungsi lokal, seperti mengidentifikasi multiple stations yang menggunakan satu interface ATM. Field ini biasanya tidak digunakan dan diatur ke nilai default-nya 0 (biner 0000). 2. irtual Path Identifier (VPI Berhubungan dengan VCI dan berfungsi mengidentifikasi path tujuan berikutnya dari sebuah sel saat melewati serangkaian switch ATM menuju host tujuan. 3. Virtual Channel Identifier (VCI) Berhubungan dengan VCI dan berfungsi mengidentifikasi path tujuan berikutnya dari sebuah sel saat melewati serangkaian switch ATM menuju host tujuan. 4. Payload Type (PT) Bit pertama menunjukkan apakah dalam sebuah sel berisi data pengguna atau kontrol data. Jika sel berisi data pengguna, bit diatur ke 0. Jika kontrol berisi data, di set ke 1. Bit kedua menunjukkan kongesti (0 = tidak ada kemacetan, 1 = kemacetan). Bit ketiga menunjukkan apakah sel tersebut merupakan sel terakhir pada sebuah rangkaian sel. 5. Cell Loss Priority (CLP) Menunjukkan apakah sel harus dibuang jika menemukan kemacetan yang ekstrem ketika bergerak melalui jaringan. Jika CLP bit sama dengan 1, sel harus dibuang dan sebaliknya 6. Header Error Control (HEC)

Menghitung checksum pada 4 byte pertama dari header. HEC dapat mengoreksi kesalahan bit tunggal dalam byte, dengan demikian dapat mempertahankan sel daripada membuangnya. B. Virtual Private Network (VPN) a. Fitur VPN Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut: 1. Confidentiality (Kerahasiaan) Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah. 2. Data Integrity (Keutuhan Data) Ketika melewati jaringan Internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain. 3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber) Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumbersumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain. Demikianlah penjelasan singkat tentang VPN atau Virtual Private Network, Jika ingin mencoba VPN silahkan lihat postingan yang berjudul VPN Gratis Tanpa Software dan Registrasi. Semoga bermanfaat serta dapat menambah wawasan kita semua. Jika ada yang kurang silahkan memberikan komentar di bawah. b. Cara Kerja VPN Virtual Entity Networks Inc. ( VEN Inc.) mempunyai dua cabang, London dan Sydney. Jika cabang Australian di Sydney memutuskan untuk mengontrak supplier, makan kantor cabang London harus mengetahuinya dengan segera. Bagian utama dari infrastruktur IT akan melakukan pengaturan di London. Di Sydney ada 20 orang yang pekerjaan bergantung pada ketersediaan data data host pada Server London.

Kedua lokasi dilengkapi dengan suatu jalur internet permanen. Satu router gateway internet di-set agar dapat di akses oleh para staf. Router didikonfigurasi atur untuk melindungi situs jaringan local lokasi dari akses tidak diijinka dari sisi lain, yang mana itu adalah “kejahatan” internet. Router yan di set up adalah untuk memblock lalu lintas khusus yang disebut firewall dan harus ditemukan didalam tiap-tiap cabang yang ambil bagian dalam VPN. Perangkat lunak VPN harus diinstall pada firewall ini atau suatu server atau alat yang dilindungi oleh itu. Banyak firewall peralatan modern dari pabrikan seperti Cisco atau Bintec meliputi fitur ini, dan ada VPN Perangkat lunak untuk semua perangkat keras dan lunak platform. Pada langkah berikutnya, VPN Perangkat lunak harus diatur untuk menetapkan koneksi pada sisi lainnya sebagai contoh VPN server London harus menerima koneksi dari Sydney server, dan Sydney server harus menghubungkan ke London atau sebaliknya. Jika langkah ini berhasil diselesaikan, perusahaan mempunyai suatu Virtual Network. Kedua cabang dihubungkan dengan internet dan dapat bekerja sama seperti di dalam suatu jaringan real. Di sini, kita mempunyai suatu VPN tanpa keleluasaan pribadi, sebab beberapa router internet antara London dan Sydney dapat membaca pertukaran data. Suatu persaing yang memperoleh kendali pada suatu router internet bisa membaca semua relevan data bisnis jaringan yang sebetulnya itu. Maka bagaimana cara kita membuat Virtual Network Private? Solusinya adalah enkripsi. Jalur VPN antar dua cabang dikunci dengan kunci khusus, dan hanya para orang atau komputer yang memiliki kunci ini yang dapat membuka dan nampak di data pengirim. Semua data dikirim dari Sydney ke London atau dari London ke Sydney harus terenkripsi sebelum dan didekripsi setelah transmisi. Encryption melindungi data di dalam koneksi seperti dinding dari suatu terowongan melindungi kereta dari gunung di sekitar itu. Ini menjelaskan mengapa VPN sering dikenal sebagai terowongan (tunnel) atau VPN tunneling, dan teknologinya sering disebut tunneling—jika tidak ada mekanika kwantum lain yang melibatkan. Metoda encryption yang tepat dan menyediakan kunci bagi semua partisi melibatkan salah satu dari faktor pembeda utama antar VPN solusi yang berbeda. Suatu koneksi VPN yang secara normal dibangun antara dua akses router internet yang dilengkapi dengan suatu firewall dan perangkat lunak VPN. Perangkat lunak harus di-set sampai menghubungkan pada VPN partner, firewall harus di-set sampai bisa mengakses, dan menukar data antara VPN partner dengan

encryption. Encryption kunci harus disajikan untuk semua VPN partner, sedemikian sehingga data yang ditukar hanya dapat dibaca oleh VPN partner yang diberi hak. C. Perbedaan SIRKUIT SWITCHING dengan PACKET SWITCHING a. SIRKUIT SWITCHING Adapun prinsip kerja dari circuit switching adalah: 1. Pembangunan Sirkuit: Sebelum terjadi komunikasi antara transmitter dan receiver, terlebih dahulu membangun suatu jaringan sirkuit yang akan dilewati data yang akan dikirimkan dari transmitter (pengirim) ke receiver (penerima). 2. Transfer Data: Setelah sirkuit terbangun, maka agar data bisa sampai ke receiver harus dilakukan transfer data dari transmitter ke receiver. Data yang dikirim akan dilewatkan di sirkuit yang sudah dibangun sebelumnya. 3. Diskoneksi Sirkuit: Receiver akan mengirimkan konfirmasi ke sirkuit transmitter bahwa data sudah diterima agar koneksi dapat diakhiri. Kelebihan / Keuntungan Circuit Switching: Karena menggunakan jalur yang tetap, sehingga mempunyai kemungkinan yang kecil terjadinya kesalahan pengiriman data dikarenakan alamat yang dituju salah. Kelemahan / Kerugian Circuit Switching: Mengurangi efisiensi penggunaan suatu jaringan sirkuit. Karena jaringan sirkuit hanya bisa digunakan oleh user tertentu saja. Aplikasi Circuit Switching: Telepon Kabel b. PACKET SWITCHING Adapun prinsip kerja dari packet switching adalah:

1. Saat transmitter menerima paket data dari sumber, paket data tersebut kemudian akan dipecahpecah terlebih dahulu sebelum ditransmisikan, sehingga paket data tersebut akan terpecah menjadi beberapa bagian paket data dengan ukuran yang kecil-kecil. Kemudian paket-paket data tersebut diberi nomor urut sesuai susunan data yang di terima dari sumber. 2. Setelah itu paket-paket data di transmisikan ke receiver melewati jaringan sirkuit yang ditentukan oleh router, sehingga sirkuit yang akan dilewati akan berbeda-beda sesuai yang dikehendaki oleh router. 3. Setelah paket-paket data yang ditransmisikan telah sampai di receiver lengkap, kemudian receiver menyusun ulang paket-paket data tersebut sesuai dengan nomor urutnya. Kelebihan / Keuntungan Packet Switching: Dapat mengirimkan paket data ke beberapa tujuan sekaligus dengan cepat Kelemahan / Kerugian Packet Switching: Paket yang dikirimkan mempunyai kemungkinan untuk hilang atau corrupt saat pengiriman D. Perbedaan Teknik multipleksing FDM dengan TDM Frequency Division Multiplexing ()FDM )digunakan pada jaringan telepon analog dan jaringan satelit analog. Selain itu ide dasar FDM digunakan dalam teknologi saluran pelanggan digital yang dikenal dengan modem ADSL (Asymetric Digital Subcriber Loop ). Kelebihan: FDM tidak sensitif terhadap perambatan /perkembangan keterlambatan. Tehnik persamaan saluran (channel equalization) yang diperlukan untuk sistem FDM tidak sekompleks seperti yang digunakan pada sistem TDM. Kekurangan: Adanya kebutuhan untuk memfilter bandpass, yang harganya relatif mahal dan rumit untuk dibangun (penggunaan filter tersebut biasanya digunakan dalam transmitter dan receiver). Penguat tenaga (power amplifier) di transmitter yang digunakan memiliki karakteristik nonlinear (penguat linear lebih komplek untuk dibuat), dan amplifikasi nonlinear mengarah kepada pembuatan komponen spektral out-of-band yang dapat mengganggu saluran FDM yang lain. Time Division Multiplexing (TDM), Salah satu permasalahan utama dari TDM ini adalah bandwidth yang dialokasikan ke sejumlah koneksi hanya dialokasikan ke koneksi tersebut, baik yang sedang digunakan maupun tidak. Jadi kita tetap membayar untuk kapasitas yang tidak digunakan, hal ini mengakibatkan TDM cukup mahal. TDM dibagi menjadi 2, yaitu: 1. Sysnchronous Time Division Multiplexing (STDM) Hubungan antara sisi pengirim dan sisi penerima dalam komunikasi data yang menerapkan teknik Synchronous TDM. 2. Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM)

Untuk mengoptimalkan penggunaan saluran dengan cara menghindari adanya slot waktu yang kosong akibat tidak adanya data (atau tidak aktif-nya pengguna) pada saat sampling setiap input line, maka pada Asynchronous TDM proses sampling hanya dilakukan untuk input line yang aktif saja.Disebut synchronous karena time slot-nya di alokasikan ke sumber-sumber tertentu dimana time slot untuk tiap sumber ditransmisikan. Pada ATDM, memanfaatkan fakta bahwa tidak semua terminal mengirim data setiap saat. Fungsi utama dari ATDM adalah untuk mengoptimalkan penggunaan saluran dengan cara menghindari adanya channel yang kosong akibat tidak adanya data ( atau tidak aktif-nya pengguna). Konsekuensi dari hal tersebut adalah perlunya menambahkan informasi kepemilikan data pada setiap slot waktu berupa identitas pengguna atau identitas input line yang bersangkutan. Keuntungan system TDM : System TDM tidak memerlukan filter-filter yang mahal,dan jumlah filter yang digunakan lebih sedikit. Karena itu harga peralatan terminal system ini lebih murah. Kabel yang mempunyai spesifikasi rendah, misalnya kabel yang digunakan untuk frekuensi pembicara (VF) masih dapat digunakan untuk sistem TDM, karena regeneratife repeating dapat menghilangkan pengaruh buruk dari noise, kecacatan dan crasstalk. Perubahan level (level fluctuation) kanal hanya dipengaruhi oleh karakteristik peralatan terminal itu sendiri dan tidak tergantung sama sekali dari perubahan saluran. Oleh karena itu net-loss circuit yang diberikan oleh sistem ini rendah. Kekurangan system TDM : Pemborosan bandwidth user telah memiliki slot waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Add a comment

Related presentations

Presentación que realice en el Evento Nacional de Gobierno Abierto, realizado los ...

In this presentation we will describe our experience developing with a highly dyna...

Presentation to the LITA Forum 7th November 2014 Albuquerque, NM

Un recorrido por los cambios que nos generará el wearabletech en el futuro

Um paralelo entre as novidades & mercado em Wearable Computing e Tecnologias Assis...

Microsoft finally joins the smartwatch and fitness tracker game by introducing the...

Related pages

Komunikasi data - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia ...

komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi ...
Read more

Komunikasi Data - Jacklins ♕ Parhusip | Hai, smua ...

PENGERTIAN KOMUNIKASI DATA 1. Komunikasi data adalah transmisi atau proses pengiriman dan penerimaan data dari dua atau lebih device (sumber), melalui ...
Read more

Komunikasi Data

KOMUNIKASI DATA. NAMA NIM : RIDWAN KADIR : 521 412 012 MODEM Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah ...
Read more

KOMUNIKASI DATA

Information Systems KOMUNIKASI DATA Dosen Pengampu : Drs. Daliyo, Dipl. Comp. DISUSUN OLEH: Nama : Muh. Zaki Riyanto Nim : 02/156792/PA/08944
Read more

blog pendidikan: MATERI KOMUNIKASI DATA

Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat seperti komputer, laptop, printer dan alat ...
Read more