Kerja sama ekonomi (1)

50 %
50 %
Information about Kerja sama ekonomi (1)

Published on January 24, 2016

Author: tugastugassekolah

Source: slideshare.net

1. Kerja sama ekonomi antarnegara by: Renaldy Theo Jason Ryan

2. Pembahasan • Bentuk kerjasama ekonomi antarnegara • Pentingnya kerja sama antarnegara • Dampak positif & negative kerjasama ekonomi terhadap indonesia • Hambatan kerja sama ekonomi antar negara • Sifat kerja sama ekonomi antar negara

3. Bentuk kerja sama antarnegara • Tingkat regional: Kerja sama ekonomi internasional adalah suatu kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain. Kerja sama tersebut dapat terjadi hanya melibatkan dua negara saja maupun lebih.Contoh: ASEAN, EEC, APEC • Tingkat Internasional: Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Hubungan kerjasama antar negara dapat mempercepat proses perkembangan ekonomi. Hal ini sangat dirasakan sekali pentingnya bagi negara-negara yang sedang berkembang.Contoh: WHO, UNICEF

4. Tingkat Regional • ASEAN • MEE • APEC • AFTA • BENELUX • NAFTA

5. ASEAN Peran: • Indonesia • Singapura • Thailand • Filipina • Malaysia • Komite kebudayaan dan informasi

6. Indonesia Komite bahan makanan,pertanian,dan kehutanan(COFAF) komite ini berkedudukan di indonesia dan melakukan kegiatan dengan megadakan proyek untuk menyuplai makanan atau kebutuhan pokok yang dikoordinasi oleh indonesia

7. Singapura Komite perdagangan dan pariwisata(COTT) komite ini berkedudukan di di Singapura dan melakukan Perjanjian perdagangan ASEAN dan mengadakan promosi kepariwisataan

8. Thailand komite keuangan dan perbankan(COFB) komite ini melakukan pembentukan dana,perangsang perpajakan sesuai dnegan undang undang yang berlaku sertamencari bantuan dari negara negara yang lebih maju

9. Filipina COIME (Committee on Industry, Mining and Energi) yaitu komite industri, perdagangan dan energy yang berkedudukan di Filipina

10. Malaysia Komite tranportasi dan komunikasi(COTAC) yang di lakukan komite ini sebagai tranportasi dan komunikasi yang dibagi menjadi subkomite: • subkomite perhubungan darat • subkomite Pelayaran dan pelabuhan • subkomite pos dan telekomunikasi

11. Komite kebudayaan dan informasi(COCI) •KOMITE INI MELAKUKAN KEGIATAN DALAM BIDANG KEBUDAYAAN DAN INFORMASIDI ASEAN MAUPUN DI LUAR ASEAN.MISALNYA PEMERAN BUDAYA

12. MEE • European Economic Communty (EEC) lebih dikenal dengan istilah (Masyarakat Ekonomi Eropa), disingkat MEE. MEE adalah organisasi negara – negara eropa yang dirikan pada tanggal 1 Januari 1958 berdasarkan perjanjian Roma, Italia. Adapun negara – negara yang menjadi anggota mee adalah : Belanda, Belgia, Denmark, Inggris, Irlandia, Jerman, Lexemburg, Prancis, Yunani, dan Italia.

13. Tujuan MEE • Tujuan EEC atau MEE adalah menyusun politik perdagangan bersama dan mendirikan daerah perdagangan bebas antarnegara eropa barat. MEE juga menjalin kerja sama di bidang perdagangan dengan negara ASEAN.

14. APEC • APEC adalah singkatan kepanjangan dari Asian Pasific Economic Coorporation, merupakan organisasi kerjasama ekonomi regional di kawasan Asia Pasifik. APEC pertamakali dibentuk pada tahun 1989, saat pertemuan tingkat menteri Negara- negara Asia Pasifik diadakan di Canberra, Australia. APEC adalah forum ekonomi untuk meningkatkan kerjasama dan liberalisasi perdagangan yang meliputi semua ekonomi besar di wilayah Asia Pasifik

15. Tujuan APEC • Tujuan APEC adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik dan meningkatkan kerja sama ekonomi melalui peningkatan volume perdagangan dan investasi. Selan itu, APEC bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi di kawasan tersebut di tengah-tengah perkembangan ekonomi internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut APEC melakukan kerja sama dalam tiga ruang lingkup yang disebut dengan Tiga Pilar Kerja Sama APEC. Ketiga pilar itu adalah liberalisasi perdagangan dan investasi, fasilitasi usaha, kerja sama ekonomi, dan teknik.

16. AFTA • AFTA adalah singkatan dari kepanjangan ASEAN Free Trade Area. Organisasi AFTA didirikan pada tahun 1992 di Singapura pada saat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke IV. AFTA adalah kesepakatan yang dibentuk oleh negara-negara ASEAN untuk menciptakan suatu zona perdagangan bebas.

17. Tujuan AFTA • Tujuan pembentukan AFTA adalah sebagai berikut : • Meningkatkan masuknya investasi dari luar negara anggota ASEAN. • Menjadikan ASEAN sebagai salah satu basis produksi dunia. • Menciptakan pasar regional bagi 500 juta penduduk ASEAN.

18. BENELUX • Benelux merupakan kerja sama antar Belgia,Nederland dan luxemburg dalam perdagangan khususnya yang menyangkut tarid komoditas eskpor/impor.

19. tujuan BENELUX • Menyepakati pengurangan tarif bagi negara anggota dan menggunakan tarif tertentu bagi negara-negara bukan anggota • menadakan tarif antarnegara anggota untuk komoditas tertentu • meniadakan hambatan-hambatan perdagangan menuju perdagangan bebas antarnegara anggota

20. NAFTA NAFTA adalah Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara, sebuah perjanjian antara Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat yang telah berlaku sejak tanggal 1 Januari 1994. Perjanjian ini dirancang untuk meningkatkan perdagangan antara ketiga negara dengan mengurangi atau menghilangkan pembatasan perdagangan

21. latar belakang yang mendorong terbentuknya NAFTA • adanya perubahan global dalam bidang ekonomi,perdagangan,dan informasi • adanay perubahan kemajuan ekonomi antar negara anggota • adanya pengaruh kerja sama antarnegara di blok-blok lain

22. Tingkat Internasional •IMF •OPEC •CGI •GATT •UNCTAD

23. IMF • International Monetary Fund (IMF) adalah organisasi internasional yang bertanggungjawab dalam mengatur sistem finansial global dan menyediakan pinjaman kepada negara

24. tujuan IMF • Tujuan IMF adalah meningkatkan kerja sama moneter internasional, mengembangkan ekspansi dan pertumbuhan yang seimbang dalam perdagangan internasional, dan meningkatkan stabilitas kurs Negara anggota

25. OPEC • OPEC adalah singkatan dari kepanjangan Organization of Petroleum Exporting Countries. OPEC adalah organisasi tempat berkumpulnya negara-negara pengekspor minyak. Organisasi OPEC didirikan pada 14 September 1960 oleh lima negara anggota: Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela,

26. tujuan OPEC • OPEC bertujuan untuk menjaga stabilitas harga minyak internasional demi kepentingan negara-negara anggotanya.

27. CGI • kelompok beberapa negara yang memberi bantuan kepada Indonesia sebagai anggota IGGI. Pada Maret 1992 pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa dana bantuan IGGI akan ditolak jika organisasi tersebut masih diketuai Belanda. IGGI kemudai digantikan Consultative Group on Indonesia (CGI).

28. CGI dikeompokkan menjadi 2 •Donor bilateral •donor multilateral

29. Donor Bilateral • keanggotaan CGI ini berasal dari begara begara yang menjalin hubungan bilateral dengan negara indonesia.meliputi Australia,Belgia,Korea Selatan,dll

30. Donor Multilateral • anggota yang termasuk dalam kelompok ini adalah lembaga lembaga donor internasional seperti Bank Dunia, Bank Pembangunan asia,dll

31. GATT • GATT adalah suatu perjanjian dagang internasional multilateral yang disepakati pada tahun 1988 dimana tujuan pokoknya adalah untuk menciptakan perdagangan internasional yang bebas, membantu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan pembanguna

32. Tujuan GATT • meningkatkan taraf hidup umat manusia; • meningkatkan kesempatan kerja; •meningkatkan pemanfaatan kekayaan alam dunia; dan •meningkatkan produksi dan tukar menukar barang.

33. UNCTAD • United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1969. UNCTAD adalah organ utama Majelis Umum PBB dalam menangani isu perdagangan, investasi dan pembangunan.

34. tujuan UNCTAD • Mengusahakan kemajuan dan memperlancar perdagangan internasional • Mengusahakan harga yang pantas dan stabil bagi barang-barang ekspor. • Mencari pasaran yang luas di dunia internasional.

35. Dampak positif kerjasama ekonomi antar negara di Indonesia 1. Memperluas lapangan kerja Dampak positif dan negatif kerjasama ekonomi internasional – Kerja sama ekonomi antar negara memungkinkan terjadinya penambahan produksi dan perluasan perusahaan. Perluasan produksi dan perusahaan tersebut tentunya juga membuat kebutuhan tenaga kerja meningkat. Dengan demikian adanya industri baru dapat menyerap tenaga kerja baru dan mengurangi pengangguran. 2. Negara dapat memenuhi kebutuhan yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri Perbedaan sumber daya yang dimiliki oleh setiap negara membuat setiap negara memproduksi barang yang tidak sama dengan kualitas yang berbeda pula. Bahkan ada pula negara yang tidak mampu memproduksi barang tertentu. 3. Masuknya modal asing ke dalam negeri Kerjasama ekonomi antar negara dapat dijadikan forum untuk mempromosikan potensi ekonomi negara. Hal ini sangat menguntungkan bagi Indonesia, sebab dapat digunakan untuk menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. 4. Terjadinya alih teknologi Alih teknologi itu terjadi ketika tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri dikenalkan dengan berbagai teknologi yang mungkin belum ada di Indonesia. 5. Mempercepat pertumbuhan ekonomi Dengan adanya perluasan pasar sampai ke luar negeri dan alih teknologi secara langsung mempengaruhi produktivitas barang dan jasa. Selain itu akan meningkatkan penerimaan devisa negara sehingga dana pembangunan pun bertambah. Kondisi ini bila berjalan lancar dan dilakukan secara cermat akan mempercepat pertumbuhan ekonomi. 6. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Pertumbuhan ekonomi yang baik dan perluasan lapangan kerja memungkinkan pendapatan masyarakat meningkat, sehingga kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan semakin meningkat pula. 7. Memperkuat posisi dan daya tawar Indonesia Kerja sama ekonomi antarnegara dapat menciptakan penghapusan hambatan-hambatan dalam perdagangan. Hal ini memperlancar kegiatan ekspor impor dan akan menciptakan perdagangan yang saling menguntungkan. Dengan demikian perdagangan dalam negeri akan semakin kuat dan akibatnya memberikan dampak positif bagi perekonomian.

36. Dampak negatif kerjasama ekonomi antar negara di Indonesia • 1. Ketergantungan terhadap negara maju Salah satu bentuk kerja sama antar negara adalah pinjaman modal yang sebenarnya bisa membawa dampak negatif bagi pembangunan ekonomi suatu negara dan menjadikan negara tersebut akan sangat bergantung pada bantuan negara lain. • 2. Pasar dalam negeri dikuasai produk asing Masuknya produk luar negeri ke Indonesia mengakibatkan hanya produk dalam negeri yang berkualitas saja akan mampu bertahan. Sedang produk yang berkualitas akan kalah bersaing. • 3. Mundurnya perusahaan dalam negeri Hal ini akibat dari maraknya produk luar negeri, sehingga dapat memungkinkan terganggunya stabilitas perusahaan dalam negeri. • 4. Meningkatnya pengangguran Alih teknologi dapat memberikan manfaat bagi kehidupan, namun jika di Indonesia penggunaannya secara serentak, akan menyebabkan terjadinya PHK. Tenaga kerja dituntut memiliki kompetensi tinggi agar mampu bersaing dan mengisi lapangan kerja, mereka yang tidak memiliki kemampuan akan kalah bersaing dan kehilangan pekerjaan. Maka dari itu, untuk ke depannya skill sangat dibutuhkan dari pada sekedar selembar ijazah yang tidak menjamin kinerja yang baik bagi pemiliknya. • 5. Banyaknya TKI ilegal Keberhasilan TKI dalam meningkatkan taraf hidup, mendorong tenaga kerja lain menjadi TKI. Berbagai cara mereka lakukan agar dapat bekerja di luar negeri, bahkan tanpa melalui prosedur yang seharusnya. TKI ilegal dapat merugikan diri sendiri, selain itu juga akan mencoreng nama baik bangsa Indonesia.

37. Pentingnya kerjasama ekonomi antar negara • Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan, kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. • Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan.

38. Hambatan kerjasama ekonomi antar negara • Ideologi negara berbeda. Perbedaan ideologi dapat menghambat kerja sama ekonomi antarnegara. Misalnya, Cina yang beridelogi komunis pernah menutup diri untuk bekerja sama dengan negara lain. Saat ini Cina menjadi negara yang terbuka. Faktanya, saat ini hampir tidak ada negara yang menutup diri dari kerja sama ekonom antarnegara. • Konflik dan peperangan. Kondisi politik dan keamanan suatu negara tidaklah sama. Ada yang kondisi akibat konflik di dalam negeri atau peperangan. Kondisi ini akan menghambat kerja sama ekonomi antarnegara di dunia. • Kebijakan perdagangan yang merugikan negara lain. Dalam kegiatan ekspor impor, suatu negara sering menerapkan kebijakan yang bertujuan melindungi industri dalam negeri dan meningkatkan daya saing. Dampak kebijakan ini juga dapat mempengaruhi hubungan antarnegara sehingga menghambat kerja sama yang harmonis. • Perbedaan kepentingan tiap-tiap negara. Kerja sama dibutuhkan bagi perkembangan dan masa depan negara di dunia. Akan tetapi, dalam kerja sama antarnegara tiap-tiap negara memiliki kepentingan yang berbeda. Perbedaan ini dapat menghambat kerja sama yang harmonis.

39. Sifat kerja sama ekonomi antar negara • a. Bilateral Kerjasama bilateral adalah bentuk kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh dua negara. Misalnya kerjasama ekonomi Indonesia dengan Malaysia. Kerjasama bilateral yang diputuskan secara sepihak, pemutusannya disebut secara unilateral. • b. Multilateral Kerjasama multilateral adalah bentuk kerjasama ekonomi antara beberapa negara, dimana yang tergabung dalam kerjasama itu saling membantu di bidang ekonomi, misalnya ASEAN. • c. Regional Kerjasama regional adalah bentuk kerjasama ekonomi dari negara-negara kawasan/daerah tertentu, yang bertujuan menjamin kepentingan ekonomi negara-negara satu kawasan. • d. Antar Regional Kerjasama antar regional adalah bentuk kerjasama ekonomi antar regional yang satu dengan regional lainnya. Bertujuan menjamin kepentingan ekonomi antara dua kawasan, misalnya ASEAN dengan MEE. • e. Internasional Kerjasama internasional adalah bentuk kerjasama ekonomi yang mencakup banyak negara dan bernaung di bawah satu bendera PBB. Kerjasama ini bertujuan saling membantu di bidang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Misalnya IMF, WTO, dan lain-lain.

Add a comment

Related pages

Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik - Wikipedia bahasa ...

Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik Asia-Pacific Economic Cooperation ... 1. Wilayah administratif khusus Tiongkok, berpartisipasi sebagai "Hong Kong, ...
Read more

Kerja Sama Ekonomi Internasional - YouTube

smpn 1 tambun selatan. kerja sama ekonomi internasional. @adellaputri30 @puteannisa @hndruu @naomisijabat @rahmitaputri18 @zlfkr_a
Read more

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi ...

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD - Organisation for Economic Co-operation and Development) merupakan sebuah organisasi ...
Read more

IPS: Bentuk Kerja Sama Ekonomi Antar Negara

1) Kerja sama regional Kerja sama regional adalah kerja sama antara beberapa negara dalam satu kawasan. Contoh: ASEAN, MEE, dan lain-lain. 2) Kerja sama ...
Read more