advertisement

Kejahatan Terhadap Nyawa

55 %
45 %
advertisement
Information about Kejahatan Terhadap Nyawa
Education

Published on December 22, 2008

Author: karishachan

Source: slideshare.net

Description

Tindak Pidana dalam KUHP: Pembunuhan
advertisement

 

Kelompok 2: Karisha (Ketua, Penyaji 1) Piton (Moderator) Asura (Notulen) Liton (Penyaji 2) Fritz (Penyaji 3) Nuur (Penyaji 4) Sonia (Penyaji 5) Alen (Penyaji 6) Mirangga (Penyaji 7) Marissa (Penyaji 8) misdrijven tegen het leven

Kelompok 2:

Karisha (Ketua, Penyaji 1)

Piton (Moderator)

Asura (Notulen)

Liton (Penyaji 2)

Fritz (Penyaji 3)

Nuur (Penyaji 4)

Sonia (Penyaji 5)

Alen (Penyaji 6)

Mirangga (Penyaji 7)

Marissa (Penyaji 8)

Kejahatan terhadap nyawa ( misdrijven tegen het leven ) adalah berupa penyerangan terhadap nyawa orang lain. Kepentingan hukum yang dilindungi dan merupakan obyek kejahatan ini adalah nyawa ( leven ).

Kejahatan terhadap nyawa ( misdrijven tegen het leven ) adalah berupa penyerangan terhadap nyawa orang lain.

Kepentingan hukum yang dilindungi dan merupakan obyek kejahatan ini adalah nyawa ( leven ).

End

Pembunuhan Biasa Dalam Bentuk Pokok ( doodslag ) Lihat pasal 338 KUHP Unsur-unsur: Unsur obyektif: Perbuatan: menghilangkan nyawa; Obyek: nyawa orang lain. Unsur subyektif: dengan sengaja

Lihat pasal 338 KUHP

Unsur-unsur:

Unsur obyektif:

Perbuatan: menghilangkan nyawa;

Obyek: nyawa orang lain.

Unsur subyektif: dengan sengaja

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Pembunuhan ( doodslag , 388 KUHP) dimaksudkan untuk menghilangkan nyawa orang lain Penganiayaan ( mishandeling , 351 KUHP) yang ditujukan hanyalah rasa sakit ( pijn ), luka ( letsel ) atau merusak kesehatan saja. Back

Pembunuhan ( doodslag , 388 KUHP) dimaksudkan untuk menghilangkan nyawa orang lain

Penganiayaan ( mishandeling , 351 KUHP) yang ditujukan hanyalah rasa sakit ( pijn ), luka ( letsel ) atau merusak kesehatan saja.

“ ...Barangsiapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dipidana karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun...” (pasal 338 KUHP) Back

“ ...Barangsiapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dipidana karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun...”

(pasal 338 KUHP)

Pembunuhan Diikuti, Disertai, Didahului Tindak Pidana Lain Lihat Pasal 399 KUHP Unsur-unsur: Semua unsur pembunuhan (obyektif dan subyektif) pasal 388; Yang (1) diikuti, (2) disertai atau (3) didahului oleh tindak pidana lain; Pembunuhan itu dilakukan dengan maksud: Untuk mempersiapkan tindak pidana lain; Untuk mempermudah pelaksanaan tindak pidana lain; Dalam hal tertangkap tangan ditujukan: Untuk menghindarkan: Diri sendiri Peserta lainnya dari pidana Untuk memastikan penguasaan benda yang diperolehnya secara melawan hukum (dari tindak pidana lain itu).

Lihat Pasal 399 KUHP

Unsur-unsur:

Semua unsur pembunuhan (obyektif dan subyektif) pasal 388;

Yang (1) diikuti, (2) disertai atau (3) didahului oleh tindak pidana lain;

Pembunuhan itu dilakukan dengan maksud:

Untuk mempersiapkan tindak pidana lain;

Untuk mempermudah pelaksanaan tindak pidana lain;

Dalam hal tertangkap tangan ditujukan:

Untuk menghindarkan:

Diri sendiri

Peserta lainnya dari pidana

Untuk memastikan penguasaan benda yang diperolehnya secara melawan hukum (dari tindak pidana lain itu).

Perbandingan dengan Tindak Pidana Lain Pembedaan pembunuhan yang diikuti, disertai atau didahului dengan tindak pidana lain (339 KUHP) dengan pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan (365 KUHP): Pencurian dengan kekerasan (365 KUHP) kejahatan pokoknya adalah pencurian, sedangkan kejahatan dalam pasal 339 KUHP kejahatan pokonya adalah pembunuhan. Kesengajaan pada pasal 365 KUHP tidak ditujukan pada kematian orang lain sedangkan kesengajaan pada pasal 339 KUHP ditujukan pada matinya orang lain. Back

Pembedaan pembunuhan yang diikuti, disertai atau didahului dengan tindak pidana lain (339 KUHP) dengan pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan (365 KUHP):

Pencurian dengan kekerasan (365 KUHP) kejahatan pokoknya adalah pencurian, sedangkan kejahatan dalam pasal 339 KUHP kejahatan pokonya adalah pembunuhan.

Kesengajaan pada pasal 365 KUHP tidak ditujukan pada kematian orang lain sedangkan kesengajaan pada pasal 339 KUHP ditujukan pada matinya orang lain.

“ ... Pembunuhan yang diikuti, disertai atau didahului oleh suatu tindak pidana lain , yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya , atau untuk menghindarkan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan, ataupun untuk memastikan penguasaan benda yang diperolehnya secara melawan hukum , dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau sementara waktu, paling lama dua puluh tahun...” (Pasal 399 KUHP) Back

“ ... Pembunuhan yang diikuti, disertai atau didahului oleh suatu tindak pidana lain , yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya , atau untuk menghindarkan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan, ataupun untuk memastikan penguasaan benda yang diperolehnya secara melawan hukum , dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau sementara waktu, paling lama dua puluh tahun...”

(Pasal 399 KUHP)

Pembunuhan Berencana ( Moord ) Lihat pasal 34o KUHP Unsur-unsur: Unsur subyektif: Dengan sengaja; Dengan rencana terlebih dahulu; Unsur obyektif: Perbuatan: menghilangkan nyawa; Obyek: nyawa orang lain.

Lihat pasal 34o KUHP

Unsur-unsur:

Unsur subyektif:

Dengan sengaja;

Dengan rencana terlebih dahulu;

Unsur obyektif:

Perbuatan: menghilangkan nyawa;

Obyek: nyawa orang lain.

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Pembunuhan berencana ( moord , 340 KUHP) mengandung semua unsur pembunuhan pokok ( doodslag , 338 KUHP) dan ditambah satu unsur lagi, yakni dengan rencana terlebih dahulu. Doodslag tanpa rencana, Moord dengan rencana terlebih dahulu. Back

Pembunuhan berencana ( moord , 340 KUHP) mengandung semua unsur pembunuhan pokok ( doodslag , 338 KUHP) dan ditambah satu unsur lagi, yakni dengan rencana terlebih dahulu.

Doodslag tanpa rencana, Moord dengan rencana terlebih dahulu.

“ ...Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain , dipidana karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun...” (Pasal 340 KUHP) Back

“ ...Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain , dipidana karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun...”

(Pasal 340 KUHP)

Pembunuhan I bu T erhadap B ayinya P ada S aat atau T idak L ama S etelah D ilahirkan Pembunuhan Biasa Oleh Ibu Terhadap Bayinya Pada Saat Atau Tidak Lama Setelah Dilahirkan ( Kinderdoodslag ) Pembunuhan Ibu Terhadap Bayinya Pada Saat Atau Tidak Lama Setelah Dilahirkan Dengan Direncanakan Lebih Dulu ( Kindermoord ) Turut Serta Dalam Kinderdoodslag Atau Kindermoord ( Pasal 343 KUHP) Back

Pembunuhan Biasa Oleh Ibu Terhadap Bayinya Pada Saat Atau Tidak Lama Setelah Dilahirkan ( Kinderdoodslag )

Pembunuhan Ibu Terhadap Bayinya Pada Saat Atau Tidak Lama Setelah Dilahirkan Dengan Direncanakan Lebih Dulu ( Kindermoord )

Turut Serta Dalam Kinderdoodslag Atau Kindermoord ( Pasal 343 KUHP)

Kinderdoodslag Lihat pasal 341 KUHP Unsur-unsur: Unsur subyektif: Dengan sengaja; Unsur obyektif: P etindaknya: seorang ibu P erbuatannya: menghilangkan nyawa O byeknya: nyawa bayinya W aktunya: P ada saat bayi dilahirkan atau T idak lama setelah bayi dilahirkan M otifnya: karena takut diketahui melahirkan

Lihat pasal 341 KUHP

Unsur-unsur:

Unsur subyektif: Dengan sengaja;

Unsur obyektif:

P etindaknya: seorang ibu

P erbuatannya: menghilangkan nyawa

O byeknya: nyawa bayinya

W aktunya:

P ada saat bayi dilahirkan atau

T idak lama setelah bayi dilahirkan

M otifnya: karena takut diketahui melahirkan

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Perbedaan antara kejahatan dalam pasal 341 KUHP dengan pasal 338 KUHP adalah kejahatan dalam pasal 341 KUHP harus dilakukan oleh ibu terhadap bayinya ketika bayi dilahirkan atau tidak lama setelahnya. Sedangkan pasal 338 KUHP tidak harus dilakukan oleh ibu terhadap bayinya, melainkan oleh siapa saja. Back

Perbedaan antara kejahatan dalam pasal 341 KUHP dengan pasal 338 KUHP adalah kejahatan dalam pasal 341 KUHP harus dilakukan oleh ibu terhadap bayinya ketika bayi dilahirkan atau tidak lama setelahnya. Sedangkan pasal 338 KUHP tidak harus dilakukan oleh ibu terhadap bayinya, melainkan oleh siapa saja.

“ ... Seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan bayi pada saat bayi dilahirkan atau tidak lama kemudian , dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya dipidana karena membunuh bayinya sendiri dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun...” (Pasal 341 KUHP) Back

“ ... Seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan bayi pada saat bayi dilahirkan atau tidak lama kemudian , dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya dipidana karena membunuh bayinya sendiri dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun...”

(Pasal 341 KUHP)

Kindermoord Lihat pasal 342 KUHP Unsur-unsur: Petindak: seorang ibu Adanya putusan kehendak yang telah diambil sebelumnya; Perbuatan: menghilangkan nyawa; Obyek: nyawa bayinya sendiri Waktu: P ada saat bayi dilahirkan ; T idak lama setelah bayi dilahirkan; Karena takut akan diketahui melahirkan bayi Dengan sengaja

Lihat pasal 342 KUHP

Unsur-unsur:

Petindak: seorang ibu

Adanya putusan kehendak yang telah diambil sebelumnya;

Perbuatan: menghilangkan nyawa;

Obyek: nyawa bayinya sendiri

Waktu:

P ada saat bayi dilahirkan ;

T idak lama setelah bayi dilahirkan;

Karena takut akan diketahui melahirkan bayi

Dengan sengaja

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Perbedaan kejahatan dalam pasal 340 KUHP dengan pasal 342 KUHP adalah dalam hal pembentukan kehendak, pembunuhan berencana (340 KUHP) dilakukan dalam keadaan atau suasana batin yang tenang, sebaliknya kindermoord (342 KUHP) dilakukan dalam keadaan atau suasana batin yang tidak tenang karena dalam suasana batin yang ketakutan akan diketahui bahwa ia melahirkan bayi. Back

Perbedaan kejahatan dalam pasal 340 KUHP dengan pasal 342 KUHP adalah dalam hal pembentukan kehendak, pembunuhan berencana (340 KUHP) dilakukan dalam keadaan atau suasana batin yang tenang, sebaliknya kindermoord (342 KUHP) dilakukan dalam keadaan atau suasana batin yang tidak tenang karena dalam suasana batin yang ketakutan akan diketahui bahwa ia melahirkan bayi.

“ .... Seorang ibu yang untuk melaksanakan keputusan kehendak yang telah diambilnya karena takut akan ketahuan bahwa ia akan melahirkan bayi , pada saat bayi dilahirkan atau tidak lama kemudian dengan sengaja menghilangkan nyawa bayinya itu, dipidana karena pembunuhan bayinya sendiri dengan rencana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun...” (Pasal 342 KUHP) Back

“ .... Seorang ibu yang untuk melaksanakan keputusan kehendak yang telah diambilnya karena takut akan ketahuan bahwa ia akan melahirkan bayi , pada saat bayi dilahirkan atau tidak lama kemudian dengan sengaja menghilangkan nyawa bayinya itu, dipidana karena pembunuhan bayinya sendiri dengan rencana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun...”

(Pasal 342 KUHP)

Turut Serta Dalam Kinderdoodslag Atau Kindermoord Pasal 343 KUHP merupakan perkecualian dari ketentuan pasal 58, yang mana ditujukan agar orang yang berkualitas pribadi selain ibu tidak mendapatkan keringanan pidana. Tujuan pasal ini hanya dalam hal penjatuhan pidana semata. Dengan kata lain beban tanggung jawab pidananya yang sama, bukan perbuatannya yang sama atau dianggap sama. Back

Pasal 343 KUHP merupakan perkecualian dari ketentuan pasal 58, yang mana ditujukan agar orang yang berkualitas pribadi selain ibu tidak mendapatkan keringanan pidana. Tujuan pasal ini hanya dalam hal penjatuhan pidana semata. Dengan kata lain beban tanggung jawab pidananya yang sama, bukan perbuatannya yang sama atau dianggap sama.

“ ...Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang, bagi orang lain yang turut serta melakukan, sebagai pembunuhan biasa atau pembunuhan dengan rencana...” (Pasal 343 KUHP) Back

“ ...Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang, bagi orang lain yang turut serta melakukan, sebagai pembunuhan biasa atau pembunuhan dengan rencana...”

(Pasal 343 KUHP)

Pembunuhan A tas P ermintaan K orban Lihat pasal 344 KUHP Unsur-unsur: Perbuatan: menghilangkan nyawa; Obyek: nyawa orang lain; Atas permintaan orang itu sendiri; Yang jelas dinyatakan dengan sungguh-sungguh

Lihat pasal 344 KUHP

Unsur-unsur:

Perbuatan: menghilangkan nyawa;

Obyek: nyawa orang lain;

Atas permintaan orang itu sendiri;

Yang jelas dinyatakan dengan sungguh-sungguh

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Perbedaan nyata antara pembunuhan dalam pasal 344 KUHP dengan pembunuhan dalam pasal 338 KUHP ialah terletak bahwa pada pembunuhan dalam 344 KUHP terdapat unsur (1) atas permintaan korban sendiri, (2) yang jelas dinyatakan dengan sungguh-sungguh, dan (3) tidak dicantumkannya unsur kesengajaan sebagaimana dalam rumusan pasal 338 KUHP. Back

Perbedaan nyata antara pembunuhan dalam pasal 344 KUHP dengan pembunuhan dalam pasal 338 KUHP ialah terletak bahwa pada pembunuhan dalam 344 KUHP terdapat unsur (1) atas permintaan korban sendiri, (2) yang jelas dinyatakan dengan sungguh-sungguh, dan (3) tidak dicantumkannya unsur kesengajaan sebagaimana dalam rumusan pasal 338 KUHP.

“ ...Barangsiapa menghilangkan nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati , dipidana dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun....” (Pasal 344 KUHP) Back

“ ...Barangsiapa menghilangkan nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati , dipidana dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun....”

(Pasal 344 KUHP)

Penganjuran dan P ertolongan P ada B unuh D iri Lihat pasal 345 KUHP Unsur-unsur: Unsur obyektif terdiri dari: Perbuatan: M endorong, M enolong, M emberikan sarana Pada orang untuk bunuh diri Orang tersebut jadi bunuh diri Unsur subyektif: dengan sengaja

Lihat pasal 345 KUHP

Unsur-unsur:

Unsur obyektif terdiri dari:

Perbuatan:

M endorong,

M enolong,

M emberikan sarana

Pada orang untuk bunuh diri

Orang tersebut jadi bunuh diri

Unsur subyektif: dengan sengaja

Perbedaan Dengan Pasal Lain Perbedaan perbuatan mendorong dalam pasal 345 KUHP dengan perbuatan menganjurkan ( uitlokken ) dalam pasal 55 (1) KUHP: Dalam melakukan perbuatan menganjurkan (pasal 55 ayat 1 sub 2 KUHP) sudah ditentukan cara atau upaya melakukannya secara limitatif, karenanya melakukan penganjuran tidak boleh di luar dari cara-cara yang sudah ditentukan oleh UU itu. Sedangkan dalam melakukan perbuatan mendorong karena tidak disebutkan cara dan bentuknya, maka dapat digunakan dengan segala cara, termasuk cara sebagaimana yang digunakan untuk melakukan perbuatan menganjurkan. Pada perbuatan mendorong ditujukan agar terbentuknya kehendak orang untuk melakukan bunuh diri yang bukan merupakan suatu tindak pidana, tetapi pada perbuatan menganjurkan ditujukan pada terbentuknya kehendak orang untuk melakukan suatu tindak pidana.

Perbedaan perbuatan mendorong dalam pasal 345 KUHP dengan perbuatan menganjurkan ( uitlokken ) dalam pasal 55 (1) KUHP:

Dalam melakukan perbuatan menganjurkan (pasal 55 ayat 1 sub 2 KUHP) sudah ditentukan cara atau upaya melakukannya secara limitatif, karenanya melakukan penganjuran tidak boleh di luar dari cara-cara yang sudah ditentukan oleh UU itu. Sedangkan dalam melakukan perbuatan mendorong karena tidak disebutkan cara dan bentuknya, maka dapat digunakan dengan segala cara, termasuk cara sebagaimana yang digunakan untuk melakukan perbuatan menganjurkan.

Pada perbuatan mendorong ditujukan agar terbentuknya kehendak orang untuk melakukan bunuh diri yang bukan merupakan suatu tindak pidana, tetapi pada perbuatan menganjurkan ditujukan pada terbentuknya kehendak orang untuk melakukan suatu tindak pidana.

Perbedaan perbuatan menolong dan memberi sarana dengan (pasal 345 KUHP) perbuatan membantu (pasal 56 KUHP): Perbuatan menolong dan memberi sarana adalah merupakan unsur (perbuatan) dari suatu tinak pidana. Sedangkan membantu bukan merupakan unsur (perbuatan) dari suatu tindak pidana, melainkan suatu bagian dari pelaksanaan dari suatu tindak pidana. Bagi orang yang menolong dan memberi sarana dibebani tanggung jawab sendiri tanpa melihat dan dikaitkan pada tanggung jawab orang ynag ditolong dan diberi sarana. Sebaliknya, pada pembantuan, orang yang membantu dibebani tanggung jawab dengan dikaitkan pada orang yang dibantu, yakni dipidana setinggi-tingginya pidana maksimum diancamkan pada tindak pidana yang bersangkutan dikurangi sepertiganya. Percobaan pada bunuh diri, dalam arti jika setelah perbuatan bunuh diri dilaksanakan akibat kematian tidak timbul, maka orang yang menolong dan memberi sarana tidak dapat dipidana. Sebaliknya dalam pembantuan terhadap tindak pidana, misalnya pembunuhan walaupun akibat tidak timbul, sudah dapat dipidana. Back

Perbedaan perbuatan menolong dan memberi sarana dengan (pasal 345 KUHP) perbuatan membantu (pasal 56 KUHP):

Perbuatan menolong dan memberi sarana adalah merupakan unsur (perbuatan) dari suatu tinak pidana. Sedangkan membantu bukan merupakan unsur (perbuatan) dari suatu tindak pidana, melainkan suatu bagian dari pelaksanaan dari suatu tindak pidana.

Bagi orang yang menolong dan memberi sarana dibebani tanggung jawab sendiri tanpa melihat dan dikaitkan pada tanggung jawab orang ynag ditolong dan diberi sarana. Sebaliknya, pada pembantuan, orang yang membantu dibebani tanggung jawab dengan dikaitkan pada orang yang dibantu, yakni dipidana setinggi-tingginya pidana maksimum diancamkan pada tindak pidana yang bersangkutan dikurangi sepertiganya.

Percobaan pada bunuh diri, dalam arti jika setelah perbuatan bunuh diri dilaksanakan akibat kematian tidak timbul, maka orang yang menolong dan memberi sarana tidak dapat dipidana. Sebaliknya dalam pembantuan terhadap tindak pidana, misalnya pembunuhan walaupun akibat tidak timbul, sudah dapat dipidana.

“ ...Barangsiapa sengaja mendorong orang lain untuk bunuh diri , menolongnya dalam perbuatan itu atau memberi sarana kepadanya untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun kalau orang itu jadi bunuh diri ...” (Pasal 345 KUHP) Back

“ ...Barangsiapa sengaja mendorong orang lain untuk bunuh diri , menolongnya dalam perbuatan itu atau memberi sarana kepadanya untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun kalau orang itu jadi bunuh diri ...”

(Pasal 345 KUHP)

Pengguguran dan P embunuhan T erhadap K andungan Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan yang Dilakukan Sendiri Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan Tanpa Persetujuan Perempuan yang Mengandung Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan Atas Persetujuan Perempuan yang Mengandung Pengguguran Atau Pembunuhan Kandungan Oleh Dokter, Bidan Atau Juru Obat Back

Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan yang Dilakukan Sendiri

Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan Tanpa Persetujuan Perempuan yang Mengandung

Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan Atas Persetujuan Perempuan yang Mengandung

Pengguguran Atau Pembunuhan Kandungan Oleh Dokter, Bidan Atau Juru Obat

Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan yang Dilakukan Sendiri Lihat pasal 346 KUHP Unsur-unsur: Unsur obyektif: Petindak: seorang wanita, Perbuatan: Menggugurkan Mematikan Menyuruh orang lain menggugurkan; dan Menyuruh orang lain mematikan; Obyek: kandungannya sendiri; Unsur subyektif: dengan sengaja

Lihat pasal 346 KUHP

Unsur-unsur:

Unsur obyektif:

Petindak: seorang wanita,

Perbuatan:

Menggugurkan

Mematikan

Menyuruh orang lain menggugurkan; dan

Menyuruh orang lain mematikan;

Obyek: kandungannya sendiri;

Unsur subyektif: dengan sengaja

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Pengguguran dan pembunuhan kandungan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 346 KUHP dilakukan oleh seorang perempuan, terhadap kandungannya sendiri. Tidak disyaratkan bahwa kandungan tersebut sudah berwujud sebagai bayi sempurna dan belum ada proses kelahiran maupun kelahiran bayi, sebagaimana pada pasal 341 dan 342 KUHP. Berlainan dengan kejahatan dalam pasal 341 dan 342 KUHP, karena kandungan sudah berwujud sebagai bayi lengkap, bahkan perbuatan yang dilakukan dalam kejahatan itu adalah pada waktu bayi sedang dilahirkan atau tidak lama setelah dilahirkan maka dikatakan bahwa pelakunya haruslah ibunya. Back

Pengguguran dan pembunuhan kandungan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 346 KUHP dilakukan oleh seorang perempuan, terhadap kandungannya sendiri. Tidak disyaratkan bahwa kandungan tersebut sudah berwujud sebagai bayi sempurna dan belum ada proses kelahiran maupun kelahiran bayi, sebagaimana pada pasal 341 dan 342 KUHP. Berlainan dengan kejahatan dalam pasal 341 dan 342 KUHP, karena kandungan sudah berwujud sebagai bayi lengkap, bahkan perbuatan yang dilakukan dalam kejahatan itu adalah pada waktu bayi sedang dilahirkan atau tidak lama setelah dilahirkan maka dikatakan bahwa pelakunya haruslah ibunya.

“ ... Seorang perempuan yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu , dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun...” (Pasal 346 KUHP) Back

“ ... Seorang perempuan yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu , dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun...”

(Pasal 346 KUHP)

Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan Tanpa Persetujuan Perempuan yang Mengandung Lihat pasal 347 KUHP Unsur-unsur: Unsur obyektif: Perbuatan: menggugurkan, mematikan Obyek: kandungan seorang perempuan; Tanpa persetujuan perempuan itu Unsur subyektif: dengan sengaja

Lihat pasal 347 KUHP

Unsur-unsur:

Unsur obyektif:

Perbuatan:

menggugurkan,

mematikan

Obyek: kandungan seorang perempuan;

Tanpa persetujuan perempuan itu

Unsur subyektif: dengan sengaja

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Perbedaan kejahatan dalam pasal 346 KUHP dengan kejahatan dalam pasal 347 KUHP adalah dalam pasal 346 KUHP terdapat perbuatan menyuruh (orang lain) menggugurkan dan menyuruh (orang lain) mematikan, yang tidak ada dalam pasal 347. Pada pasal 347 ada unsur tanpa persetujuannya (perempuan yang mengandung). Petindak dalam pasal 346 adalah perempuan yang mengandung, sedang petindak dalam pasal 347 adalah orang lain (bukan perempuan yang mengandung. Back

Perbedaan kejahatan dalam pasal 346 KUHP dengan kejahatan dalam pasal 347 KUHP adalah dalam pasal 346 KUHP terdapat perbuatan menyuruh (orang lain) menggugurkan dan menyuruh (orang lain) mematikan, yang tidak ada dalam pasal 347.

Pada pasal 347 ada unsur tanpa persetujuannya (perempuan yang mengandung). Petindak dalam pasal 346 adalah perempuan yang mengandung, sedang petindak dalam pasal 347 adalah orang lain (bukan perempuan yang mengandung.

Pasal 347 Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang perempuan tanpa persetujuannya , dipidana dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Back

Pasal 347

Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang perempuan tanpa persetujuannya , dipidana dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Pengguguran dan Pembunuhan Kandungan Atas Persetujuan Perempuan yang Mengandung Lihat pasal 348 KUHP Unsur-unsur: Unsur obyektif: Perbuatan: menggugurkan, mematikan Obyek: kandungan seorang perempuan; Dengan persetujuan perempuan itu Unsur subyektif: dengan sengaja

Lihat pasal 348 KUHP

Unsur-unsur:

Unsur obyektif:

Perbuatan:

menggugurkan,

mematikan

Obyek: kandungan seorang perempuan;

Dengan persetujuan perempuan itu

Unsur subyektif: dengan sengaja

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Perbedaan mendasar antara kejahatan dalam pasal 347 KUHP dengan kejahatan dalam pasal 348 KUHP adalah dalam pasal 347, pengguguran dan pembunuhan kandungan dilakukan tanpa persetujuan perempuan yang mengandung sedangkan pasal 348 dilakukan atas persetujuan perempuan yang mengandung. Back

Perbedaan mendasar antara kejahatan dalam pasal 347 KUHP dengan kejahatan dalam pasal 348 KUHP adalah dalam pasal 347, pengguguran dan pembunuhan kandungan dilakukan tanpa persetujuan perempuan yang mengandung sedangkan pasal 348 dilakukan atas persetujuan perempuan yang mengandung.

Pasal 348 Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya , diancam dengan pidana penjara selama-lama lima tahun enam bulan. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya perempuan tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Back

Pasal 348

Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya , diancam dengan pidana penjara selama-lama lima tahun enam bulan.

Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya perempuan tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Pengguguran Atau Pembunuhan Kandungan Oleh Dokter, Bidan Atau Juru Obat Lihat pasal 349 KUHP Perbuatan dokter, bidan atau juru obat tersebut dapat berupa perbuatan: (1) Melakukan (2) Membantu melakukan.

Lihat pasal 349 KUHP

Perbuatan dokter, bidan atau juru obat tersebut dapat berupa perbuatan:

(1) Melakukan

(2) Membantu melakukan.

Perbuatan melakukan adalah berupa perbuatan melaksanakan dari kejahatan itu, yang artinya dialah (dokter, bidan atau juru obat) sebagai pelaku baik sebagai petindaknya maupun sebagai pelaku pelaksananya ( plegen ). Sebagai petindak, apabila ia melaksanakan kejahatan itu sendiri, tanpa ada orang lain yang ikut terlibat dalam kejahatan itu. Sebagai pelaku pelaksananya apabila dalam melaksanakan kejahatan itu dapat terlibat orang lain selain dirinya. Membantu melaksanakan adalah berupa perbuatan yang wujud dan sifatnya sebagai perbuatan yang mempermudah atau melancarkan pelaksanaan kejahatan itu. Back

Perbuatan melakukan adalah berupa perbuatan melaksanakan dari kejahatan itu, yang artinya dialah (dokter, bidan atau juru obat) sebagai pelaku baik sebagai petindaknya maupun sebagai pelaku pelaksananya ( plegen ). Sebagai petindak, apabila ia melaksanakan kejahatan itu sendiri, tanpa ada orang lain yang ikut terlibat dalam kejahatan itu. Sebagai pelaku pelaksananya apabila dalam melaksanakan kejahatan itu dapat terlibat orang lain selain dirinya.

Membantu melaksanakan adalah berupa perbuatan yang wujud dan sifatnya sebagai perbuatan yang mempermudah atau melancarkan pelaksanaan kejahatan itu.

“ ...Jika seorang dokter, bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346, ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan...” (Pasal 349 KUHP) Back

“ ...Jika seorang dokter, bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346, ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan...”

(Pasal 349 KUHP)

Kejahatan T erhadap N yawa yang D ilakukan T idak D engan S engaja Unsur-unsur dari rumusan pasal 359 KUHP adalah: Adanya unsur kelalaian ( culpa ) Adanya wujud perbuatan tertentu, Adanya akibat kematian orang lain; Adanya hubungan kausal antara wujud perbuatan dengan akibat kematian orang lain itu.

Unsur-unsur dari rumusan pasal 359 KUHP adalah:

Adanya unsur kelalaian ( culpa )

Adanya wujud perbuatan tertentu,

Adanya akibat kematian orang lain;

Adanya hubungan kausal antara wujud perbuatan dengan akibat kematian orang lain itu.

Perbandingan Dengan Tindak Pidana Lain Perbedaan pasal 338 KUHP dengan pasal 359 KUHP adalah dalam pasal 338, kesalahan dalam pembunuhan adalah kesengajaan sedangkan dalam pasal 359 KUHP kesalahan dalam bentuk kurang hati-hati. Back

Perbedaan pasal 338 KUHP dengan pasal 359 KUHP adalah dalam pasal 338, kesalahan dalam pembunuhan adalah kesengajaan sedangkan dalam pasal 359 KUHP kesalahan dalam bentuk kurang hati-hati.

“ ...Barangsiapa karena salahnya menyebabkan matinya orang lain dihukum penjara selama-lamanya lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun...” (pasal 359 KUHP) Back

“ ...Barangsiapa karena salahnya menyebabkan matinya orang lain dihukum penjara selama-lamanya lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun...”

(pasal 359 KUHP)

Terima kasih....

Add a comment

Related presentations

Related pages

Kejahatan Terhadap Nyawa - NegaraHukum.com

Kesengajaan menghilangkan nyawa orang lain itu oleh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang dewasa ini berlaku telah disebut sebagai suatu pembunuhan.
Read more

Tindak Pidana Terhadap Nyawa | BELAJAR HUKUM

Kejahatan terhadap nyawa (misdrijven tegen bet leven) adalah berupa penyerangan terhadap nyawa orang lain. Atas dasar kesalahannya kejahatan terhadap nyawa ...
Read more

Ilmu Hukum: kejahatan terhadap nyawa

Kejahatan terhadap nyawa dalam KUHP dapat dibedakan atau dikelompokkan atas 2 dasar, yaitu:
Read more

Jurnal Ilmiah: Kejahatan terhadap tubuh dan nyawa manusia

Contoh dari kasus kejahatan terhadap tubuh dan nyawa diantaranya yaitu Pembantaian massal tahun 1740 tragedi berdarah angke (Prof. Hembing Wijayakusuma, 1740).
Read more

Kejahatan Terhadap Nyawa Manusia | Wira Hipatios ...

AB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembunuhan merupakan salah satu tindak pidana. Pembunuhan digolongkan sebagai kejahatan terhadap nyawa orang.
Read more