advertisement

Kedaulatan Rakyat 6 Maret 2014

40 %
60 %
advertisement
Information about Kedaulatan Rakyat 6 Maret 2014
Books

Published on March 6, 2014

Author: hastapurnama

Source: slideshare.net

advertisement

Kamis Wage 6 Maret 2014 4 Jumadilawal 1947 Tahun LXIX No. 155 http://www.krjogja.com Harian Pagi 24 Halaman Harga Eceran Rp. 3.000 Suara Hati Nurani Rakyat @krjogjadotcom Terbit Sejak 27 September 1945 BOYOLALI (KR) - Hujan deras yang mengguyur puncak Merapi, Rabu (5/3), mengakibatkan banjir lahar dingin di sepanjang sungai yang berhulu di kaki Merapi, seperti di Kali Apu Boyolali dan Kali Woro Klaten. Selain menghanyutkan pasir dan bebatuan, derasnya aliran mampu menghanyutkan, mobil, truk dan alat berat backhoe. Banjir akibat hujan di puncak Merapi mulai menerjang Kali Apu menyebabkan sebuah truk pengangkut pasir serta satu backhoe terseret dan baru ditemukan di Dam Klampahan, sekitar 20 kilometer dari lokasi. Sementara tiga mobil dan satu backhoe lainnya terjebak di tengah arus. Anggota Relawan Jalin Merapi, Mujiyanto ketika dihubungi KR, Rabu petang menjelaskan, banjir lahar dingin di Kali Apu meluap hinggga di atas jembatan penghubung Desa Tlogolele dan Desa Jrakah. Jalur transportasi terputus akibat material lahar dingin berupa batu-batu besar teronggok di atas Dam yang juga berfungsi sebagai jembatan. * Bersambung hal 7 kol 1 KR-Thoha Bagian alat berat yang hanyut terbawa banjir terdampar di atas bangunan Dam Klampahan. JADI TERSANGKA PENCUCIAN UANG Anas Terancam Dimiskinkan HARI-HARI terakhir di bulan Februari 2014, kurs Rupiah terhadap US $ mengalami peningkatan yang cukup tinggi setelah mengalami pelemahan selama beberapa bulan di tahun 2013. Demikian pula dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia juga mengalami penguatan yang cukup signifikan. Kurs rupiah terhadap USD pada tahun 2012 stabil pada * Bersambung hal 7 kol 3 GUDANG AMUNISI TNI AL MELEDAK 87 Prajurit Terluka, 1 Meninggal JAKARTA (KR) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (AU) sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Penetapan status tersebut dilakukan KPK setelah melakukan pengembangan dari penyidikan kasus penerimaan hadiah atau janji dalam proyek Hambalang. Juru Bicara KPK Johan Budi SP membenarkan penetapan status tersangka TPPU kepada AU tersebut. "Namun, saya belum tahu sudah menyita aset milik AU atau belum," katanya di Jakarta, Rabu (5/3). Johan juga belum tahu mengenai apakah ada rekening yang sudah dibekukan atau belum. Namun penyidik telah menemukan dua alat bukti dan unsur yang memenuhi untuk menetapkan AU sebagai tersangka TPPU. Sebelumnya, penyidik telah melakukan pengembangan atas penyidikan kasus penerimaan hadiah atau janji da- lam proyek pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang Bogor dan proyek lain. Kini dengan ditetapkan sebagai tersangka kasus TPPU, Anas dijerat dengan pasal 3 dan atau pasal 4 UU tentang TPPU tahun 2010. Selain itu, penyidik juga menjerat Anas dengan pasal 3 ayat 1 dan atau pasal 6 ayat 1 Undang- undang Pencucian Uang tahun 2002. Saat ini, ungkap Johan, KPK tengah melakukan penelusuran aset milik AU. "Jadi, aset tracing sedang dilakukan KPK. Namun, sampai saat ini belum ada aset yang disita," tutur Johan. KPK sebelumnya, telah menetapkan Anas sebagai tersangka dengan kasus gratifikasi. Pasalnya, dia disangka menerima hadiah atau janji dalam proyek Hambalang dan proyek-proyek lain. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Rabu (5/3) mengatakan, * Bersambung hal 7 kol 3 KR- Antara/Wahyu Putro A Salah satu bangunan yang rusak akibat ledakan di Markas Kopaska, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/3). JAKARTA (KR) - Gudang penyimpanan amunisi milik Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut Gugus Tempur Kawasan Armada Barat, di Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara, meledak. Dalam peristiwa ini, satu orang prajurit yang tengah bertugas di lokasi itu meninggal, sementara 87 lainnya mengalami luka-luka dan kini dalam perawatan intensif di RS Angkatan Laut Dr Mintoharjo, Jakarta Pusat. Peristiwa ledakan yang juga merusak sejumlah bangunan di pusat pelatihan Kopaska itu, terjadi pada Rabu (5/3) pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Beberapa saksi mata mengatakan, ledakan terjadi hingga tiga kali dan terdengar * Bersambung hal 7 kol 1 Talut Vila Longsor, 1 Rumah Tertimbun ERUPSI Gunung Kelud membuat puluhan ribu warga sekitar mengungsi, meninggalkan harta bendanya. Untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita tersebut, KR membuka dompet sumbangan pembaca. Sumbangan diharapkan berupa uang, tak berbentuk barang. Diberikan di bagian keuangan SKH KR, Jl P Mangkubumi 42 Yogyakarta atau melalui rekening Bank BRI Cabang Mlati, Yogyakarta No. 0409-01-000180-56-1 atas nama Dompet KR Peduli Bencana Gunung Kelud. NO NAMA ALAMAT RUPIAH 261 Kopala "AMPTA" Yogyakarta . . . . . . . . . . . . 1,561,000.00 262 Bpk. Eko K Ambarukmo Residance B 6 Yogyakarta ....................... 200,000.00 263 SD Negeri Caturtunggal 7 Depok Sleman . 1,050,000.00 264 Nanik Yogyakarta . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 100,000.00 * Bersambung hal 7 kol 6 KARANGANYAR (KR) - Rumah milik Kidi (62), warga Tegalrejo RT 04/RW I Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu rusak berat dihantam longsoran talut vila, Rabu (5/3) pukul 12.15. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan belasan juta rupiah. Hingga saat ini, penghuni rumah terpaksa menempati bagian bangunan di bagian belakang rumah yang selamat dari musibah itu. Sedangkan bagian depan rumahnya tidak dapat ditempati, karena material longsor memenuhi teras dan ruang tamu. Batu dan tanah bangunan talut menjebol atap rumah Kidi saat dirinya dan keluarga keluar rumah. Selain merusak bangunan, longsoran talut vila yang terletak di atas rumah Kidi menimbun alat elektronik dan perabotan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aji Pratama Heru Kristanto kepada KR mengatakan, aparatnya langsung diterjunkan ke lo- kasi begitu mendapat informasi tersebut. Bersama dengan warga dan anggota Polsek Tawangmangu, tim melaku- kan gerak cepat membersihkan longsoran. Pemicu longsor adalah struktur * Bersambung hal 7 kol 3 KR-Abdul Alim.MZ Rumah Kidi hancur tertimbun longsor talut vila di Tawangmangu. q KALAU kita naik kapal Pelni, misalnya dari Surabaya ke Makassar, maka suasana kapal tersebut mirip di sebuah kampung. Ada rumah bagus, yaitu kamar kelas 1, 2 dan 3. Ada kampung padat penduduk letaknya di dek. Satpamnya ada. Pencuri pun ada. Bila kita ke kamar mandi umum, dan celana yang kita pakai kita sampirkan di pintu, dompet yang ada di kantong bisa lenyap. Masjidnya juga ada. Tempat pengimamannya kalau berangkat dan pulang berbeda, karena kalau berangkat kiblatnya searah dengan buritan, kalau pulang kiblatnya searah dengan haluan.--(Kiriman: Johan Wijayanto, Warungboto UH IV 779, Yogya)-b

KAMIS WAGE 6 MARET 2014 (4 JUMADILAWAL 1947) KOTAYOGYA ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2 MULAI MASUK MUSIM PANCAROBA SILPA DIPREDIKSI RP 303 M Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Mei Anggaran Cair, Kegiatan Pemkot Normal YOGYA (KR) - Sebagian wilayah di DIY kini mulai masuk musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Perubahan cuaca secara esktrem harus diwaspadai. Terutama angin kencang yang disertai hujan deras dalam tempo singkat. Menurut Kasie Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Tony Agus Wijaya, pancaroba tersebut diawali dari wilayah Bantul serta Kulonprogo bagian selatan. "Secara bertahap akan bergeser ke utara. Paling akhir Sleman utara. Mulai awal Maret ini hingga pertengahan Mei mendatang," paparnya, Rabu (5/3). Oleh karena itu, awal musim kemarau nantinya juga bervariasi antar daerah. Sedangkan selama pancaroba, cuaca dalam satu hari akan berubahubah. Pagi dan siang hari biasanya terik, kemudian mendekati sore muncul mendung dan turun hujan intensitas deras. Pergantian cuaca dari terik ke mendung yang cukup cepat, imbuh Tony, memicu terjadinya angin kencang. Potensi angin kencang tersebut bisa mencapai 65 kilometer perjam. Bahkan tidak menutup kemungkinan dapat terjadi angin puting beliung serta petir. "Yang perlu diwaspadai adalah potensi angin kencang serta puting beliung itu," tandasnya. Meski masih ada hujan, namun kapasitasnya sudah mulai berkurang. Intensitasnya antara 50 hingga 100 milimeter perdasarian. Tapi karena hujan yang turun berlangsung singkat, maka tergolong lebat. Sementara kesiagaan menghadapi musim pancaroba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta turut mewaspadai pohon tumbang. Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Agus Winarto mengaku, pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH). Sebelum musim penghujan, kegiatan pemangkasan pohon yang dinilai rawan tumbang juga sudah dilakukan. "Kami imbau agar masyarakat tidak berada di sekitar pohon rindang saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Meski upaya pemangkasan sudah maksimal, tapi potensi bencana tetap (R-9)-a ada," terangnya. YOGYA (KR) - Program kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akhirnya normal seiring dicairkannya APBD 2014. Selama dua bulan pada Januari dan Februari lalu, hanya kegiatan bersifat wajib dan mengikat yang bisa dijalankan. Kepastian pencairan anggaran ini diungkapkan Bendahara Umum Pemkot yang juga Kepala Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan (DPDPK) Kota Yogyakarta, Kadri Renggono. Menurutnya, Perwal penjabaran anggaran sudah diselesaikan per Senin (3/3) lalu. Kemudian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di masing-masing SPKD juga sudah rampung. "Sejauh dokumen lengkap, maka anggaran langsung kami cairkan," tandasnya, Rabu (5/3). Tersendatnya APBD 2014 kali ini bun- tut dinamika pembahasan bersama dewan. Hal itu menjadi evaluasi Pemkot agar tahun depan tidak kembali terulang. Pasalnya, keterlambatan anggaran berdampak pada molornya perencanaan kegiatan serta hilangnya insentif dari pemerintah pusat. Kadri menambahkan, pihaknya kini juga mewaspadai serapan anggaran yang rendah di tahun 2014. Terutama kegiatan di tiap instansi yang membutuhkan pelelangan. Oleh karena itu, pada akhir triwulan pertama ini akan di- lakukan evaluasi anggaran di tiap instansi. "Kami imbau, kegiatan yang lelang itu sudah selesai perencanaan. Jika serapan rendah, berdampak pada Silpa (sisa lebih perhitungan anggaran)," imbuhnya. Pada kesempatan ini, Kadri juga memprediksi Silpa APBD 2013 lalu bisa mencapai Rp 303 miliar. Melonjak dari tahun 2012 lalu yang nilainya sebesar Rp 224 miliar. Prediksi tersebut merupakan hasil perhitungan neraca keuangan yang disampaikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk proses audit. Dengan demikian, kepastian besaran Silpa masih menunggu hasil audit BPK RI atau sekitar Bulan April hingga Mei. Meski prediksi Silpa cukup besar, namun Kadri menepis jika perencanaan keuangan dinilai lemah. Menurutnya, serapan anggaran tahun lalu cukup tinggi mencapai 89,1 persen. Perkiraan Silpa Rp 303 miliar itu pun untuk keseluruhan belanja. Terbagi di kas daerah sebesar Rp 281 miliar dan sisanya di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain itu, besarnya Silpa itu didongkrak oleh dana cadangan sebanyak Rp 104,5 miliar serta dana penyertaan modal Rp 25 miliar. Kedua pos belanja tersebut tidak bisa dilaksanakan lantaran perda belum diselesaikan. "Posisi itu sebelum diaudit oleh BPK. Jadi, baru perkiraan kami," tandasnya. (R-9)-a MINGGU SOFT LAUNCHING TOEGOE JOGJAFESTIVAL Tampilkan Wayangan Hingga Captain Jack YOGYA (KR) - Mengawali rangkaian 'Toegoe Jogja Festival' yang merupakan syukuran dikembalikannya nama Jalan Pangeran Mangkubumi menjadi Jalan Margo Utomo akan digelar berbagai acara, Sabtu-Minggu (8-9/3). Acara tersebut akan digelar sepanjang jalan antara Tugu Yogyakarta hingga halaman depan kantor SKH Kedaulatan Rakyat. "Acara ini bisa dikatakan soft launching 'Toegoe Jogja Festival' yang akan diselenggarakan 13 April 2014," kata Ketua II Panitia Widyo Suprayogi, Rabu (5/3). Acara akan diawali dengan pergelaran wayang kulit dengan dalang Ki Seno Nugroho yang membawakan lakon Semar Mbangun Kayangan, Sabtu (8/3) mulai pukul 20.30 WIB. Paginya, menurut Widyo, di sepanjang antara Tugu Yogyakarta hingga halaman depan SKH Kedaulatan Rakyat akan diselenggarakan senam massal mulai pukul 06.30. Masih ditempat yang sama akan digelar aneka permainan seperti tenis meja, futsal, ular tangga, dan lainnya. "Kami mengundang masyarakat Yogyakarta untuk memeriahkan acara tersebut untuk bersama-sama berolahraga di Tugu Yogyakarta," kata Widyo. Menurut Widyo Suprayogi, panitia menyiapkan dua panggung. Panggung utama di kawasan Tugu Yogyakarta serta panggung ke dua di depan kantor SKH Kedaulatan Rakyat. Di panggung depan kantor KR akan ditampilkan aneka atraksi kesenian maupun musik. Sedang puncak acara akan berlangsung di panggung utama di Tugu Yogyakarta. "Puncak acara kami menghadirkan grup musik Marapu, Captain Jack dan Festivalist mulai pukul 19.00 WIB," katanya. Panggung utama maupun panggung di depan kantor KR dari siang hari hingga sore hari akan diisi dengan band-band seleksi serta grup kesenian dari berbagai komunitas. Acara yang juga sebagai soft launching 'Car Free Day' di sepanjang Jalan Margo Utomo ini diselenggarakan SKH Kedaulatan Rakyat, Pemkot Yogyakarta serta Dini Media (Apw)-a Pro. BIAYA PENGOLAHAN DARAH NAIK Pelayanan PMI Akan Terganggu YOGYA (KR) - Kenaikan harga Biaya Penggantian Pengolahan Darah (BPPD), sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK/ Menkes/31/I/2014, dari Rp 250.000 per-kantong menjadi Rp 360.000 per-kantong, dapat berdampak buruk bagi PMI dan masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Yogyakarta. Dampak itu berupa, pelayanan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) tidak bekerja optimal, karena masyarakat mengalami kesulitan untuk membeli darah, disebabkan tersandung tingginya biaya. Hal itu dikatakan oleh Ketua PMI Kota Yogyakarta Prof Dr Adi Heru Husodo MSc DCN, Rabu (5/3). "Saya kurang tahu pasti mengapa pemerintah pusat menaikkan biaya pengolahan darah. Namun, yang kami tahu pihak pemerintah sudah tidak mensubsidi BPPD tersebut. Selama ini, yang membuat biaya pengolahan darah murah, karena pemerintah mensubsidi PMI un- tuk pembelian reagen , yang mana merupakan bahan kimia untuk membuat darah tetap cair dan bertahan lama. Kemudian, mendapatkan subsidi berupa kantong darah. Namun, mulai 1 Maret 2014 PMI sudah tidak mendapatkan subsidi dan harus membeli kedua barang itu secara mendiri,"paparnya, kepada KR didampingi Wakil Ketua PMI Kota Yogyakarta Edi Harianto. Kebijakan itu jelas akan menyulitkan pihak PMI, karena untuk membeli reagen dan kantong darah harus mengeluarkan biaya yang lumayan besar. Adi Heru Husodo belum mengetahui harga dari kedua barang itu, yang pasti kantong darah itu diproduksi dari Jepang dan Thailand. Saat PMI masih disubsidi oleh pemerintah, biaya yang didapatkan dari biaya pengolahan darah dan digabung dengan pemberian bantuan dari para donatur, hanya bisa digunakan untuk biaya opera(*-6)-a sional. KR-Bambang Nurcahya PENGERUKAN ABU KELUD: Dinas Kimpraswil Kota Yogyakarta terus mempercepat pembersihan abu vulkanik Gunung Kelud di sepanjang jalan hingga Rabu (5/3). Tampak sejumlah petugas saat mengeruk abu Kelud yang mengendap di selokan kawasan Stadion Mandala Krida. PEMBERSIHAN SEJAK MINGGU LALU PAGI INI DI HALAMAN DEPAN KR 18 Km Drainase Terkena Endapan Abu Vulkanik Telkomsel Sosialisasi Kartu Halo dan GSM Home YOGYA (KR) - Cara masyarakat membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud, dengan cara mengalirkannya ke drainase (goronggorong), mengakibatkan saluran menjadi tidak lancar. Apabila penumpukan abu vulkanik di drainase tersebut tidak segera ditanggani, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi bisa mengakibatkan genangan. Supaya hal itu tidak terjadi, sejak Senin minggu lalu, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan (PUP) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai melakukan pengerukan di sejumlah drainase. "Saat terjadi hujan abu vulkanik ada masyarakat yang membersihkan abu dengan cara mengalirkan ke drainase. Akibatnya sejumlah drainase mengalami penumpukan dan harus segera dibersihkan. Drainase yang menjadi tanggungjawab Pemda DIY sekitar 18 Km, sedangkan untuk limbah kurang lebih 40 Km," terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan (PUP) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DIY Ir Rani Sjamsinarsi MT di ruang kerjanya, Rabu (5/3). Rani menyatakan, pasca terjadi hujan abu vulkanik, pihaknya tidak hanya membersihkan abu vulkanik, tapi juga melakukan pengerukan di sejumlah drainase. Sebab jika, abu vulkanik yang ada di drainase tidak segera dibersihkan dikhawatirkan bisa mengganggu aliran air saat hujan, yang bisa mengakibatkan banjir. Begitu pula untuk saluran limbah, langsung dilakukan antisipasi. Sebab jika tidak segera di- tangani, dikhawatirkan bisa membalik ke rumah tangga. "Karena resikonya lebih besar, kami sepakat untuk membersihkan saluran limbah yang terkena dampak. Tindakan itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan limbah balik ke rumah tangga. Sebab jika hal itu sampai terjadi akan merepotkan masyarakat," jelas Rani. Ketika dimintai komentar terkait dengan alokasi anggaran yang disiapkan untuk memberikan abu vulkanik (pengerukan) di drainase dan saluran limbah. Rani menjelaskan, pihaknya mendapatkan alokasi anggaran dari dana tanggap darurat sebesar Rp 30 juta. Dana tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, sesuai dengan peruntukan yang sudah (Ria)-a disepakti bersama. 80% Kematian Sakit Jantung di Rumah YOGYA (KR) - Dalam dua Dasa warsa terakhir, perkembangan dalam bidang kardiologi sungguh sangat luar biasa, terutama dalam tindakan intervensi non-bedah. Intervensi pembuluh darah koroner, pembuluh darah perifer termasuk pembuluh darah karotin juga sangat berkembang. Demikian pula intervensi structura heart (penyakit katup, jantung bawaaan). "Perkembangan ini tentunya memberikan banyak harapan bagi pasien jantung, sehingga kematian jantung mendadak (KJM) dapat dikendalikan. KJM merupakan masalah yang cukup besar di negara-negara maju, di Amerika Serilat 300.000-45.000 pasien meninggal mendadak setiap tahun," kata Dr dr Muhammad Munawar SpJP(K) dalam orasi ilmiah, Rabu (5/3). Orasi ilmiah dalam rangkaian Dies Natalis ke-68 Fakultas Kedokteran (FK) UGM di Auditorium FK UGM dihadiri antara lain, Dirjen Dikti Prof Djoko Santoso, Ketua Senat FK UGM Prof Hardyanto Soebono, Wakil Rektor UGM Prof Iwan KR-M Adhisupo Dekan FK UGM menyerahkan penghargaan bagi insan berprestasi. Dwiprahasto, Dirut RSUP Dr jadian KJM di Indonesia belum Sardjito dr M Syafak Hanung ada," kata Munawar. SpA, Dirut PT BP Kedaulatan Dekan FK UGM Prof Dr dr Teguh Aryandono SpB(K) Onk Rakyat dr Gun Nugroho Samawi, Komisaris Utama KR Drs dalam laporan tahunan menyeRomli. butkan, tahun 2013 meruDalam orasi ilmiah M Munapakan tahun pembelajaran war menyebutkan, kebanyakan yang dinamis, tidak hanya di pasien yang meninggal mendalingkungan eksternal UGM dak karena jantung pada usiayang banyak berubah dengan usia produktif dan 80 persen adanya regulasi-regulasi baru terjadi di rumah, tidak sempat tetapi juga perubahan internal. dibawa ke rumah sakit. Hanya Di antaranya berupa pengem10-20 persen yang dilakukan bangan berbagai kebijakan upaya resusitasi. "Sejauh yang akaemik dan sistem manaje(Asp)-a saya tahu perkiraan angka kemen. YOGYA (KR) - Telkomsel bersama SMA Negeri 8 Yogyakarta mengadakan sosialisasi dan presentasi produk kartu Halo dan GSM Home di Halaman Kantor PT BP Kedaulatan Rakyat Jalan Margo Utomo (P Mangkubumi) Yogya, Kamis (6/3), pukul 10.00-16.00 WIB. Manager Branch Yogya Yuanita Wulandari, Rabu (5/3), menyampaikan, sosialisasi produk Telkomsel ini terbuka bagi masyarakat. Menurutnya, sebagai salah satu industri penyedia jasa telekomunikasi, Telkomsel siap terus meningkatkan layanannya kepada masyarakat. "Selain sosialisasi, dalam gelaran ini juga ada selling, edukasi tentang kartu Halo dan GSM Home," ucap Yuanita Wulandari. Dikatakan pula, bisnis jasa telekomunikasi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, dari sisi kuali(Asa)-a tas maupun kuantitas pelaku bisnis ini. Bangun Solidaritas, Hadapi Peredaran Narkoba YOGYA (KR) - Kalangan mahasiswa menjadi salah satu target utama peredaran narkoba. Untuk meminimalisir peredaran narkoba di kampus, diperlukan adanya kader mahasiswa yang mampu melakukan penyuluhan dan pendampingan bagi mahasiswa pecandu. Maka dari itu upaya personal dalam memahami psikologi pecandu mutlak dilakukan. "Metode dengan pendekatan personal jauh lebih efektif dibanding dengan cara penangkapan dan pemberantasan," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs Budiharso MSi kepada KR seusai acara pembentukan kader penyuluh anti narkoba di lingkungan mahasiswa di Kampus IST Akprind Yogyakarta, Rabu (5/3). Acara dihadiri tak kurang 40 peserta dari kalangan mahasiswa IST Akprind. Menurut Budiharjo, di kalangan mahasiswa, sangat terpelihara rasa solidaritas sebagai satu almamater. Semangat itulah yang ingin dimunculkan BNNP DIY sehingga tumbuh rasa kepedulian antar sesama mahasiswa. "Jika ada salah satu teman yang kecanduan narkoba, teman yang lain akan membimbingnya supaya mau direhabilitasi," ujarnya. Rektor IST Akprind Dr Ir Sudarsono MT mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh seluruh program kerja yang dirancang oleh kader. Selain itu, sebagai kampus yang berkomitmen pada pencegahan narkoba, ia juga mengimbau seluruh civitas akademika IST (*-5)-a Akprind untuk melakukan skrining urin. KR-Devid Permana Drs Budiharso MSi saat menyampaikan materi.

GUNUNGKIDUL KAMIS WAGE 6 MARET 2014 (4 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3 KPU KERAHKAN 203 ORANG Lipat 2.430.000 Surat Suara Pemilu WONOSARI (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul, Rabu (5/3) mulai mengerahkan 203 orang untuk melakukan pelipatan 2.430.000 surat suara Pemilu 2014. Pekerjaan ini diharapkan selesai paling lambat Selasa (18/3) mendatang. Evaluasi kecepatan pelipatan akan dilakukan pada hari ketiga. "Jika dalam perhitungan skedul waktunya kurang akan ditambah lagi tenaga pelipat," kata M Zaenuri Iksan SAg, Ketua KPU Gunungkidul didampingi Drs Budi Hartono SH, sekretarisnya di sela-sela pemantauan pelipatan. Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos meninjau langsung kegiatan pelipatan kertas surat suara tersebut. Ikut serta dalam peninjauan Ir Budi Martono MSi, Sekda Gunungkidul, Ir Anik Endarwati MSi, Asek Bidang Pembangunan (Asek II), Drs Wahyu Nugroho MSi, Kakankesbanglimaspol, Drs Agus Kamtono MSi, Kabag Humas. Bupati mengingatkan agar KPU menerapkan pengawasan yang profesional terhadap pelipatan surat suara agar tidak timbul persoalan dikemudian hari. Pelipatan ker- tas surat suara memberdayakan warga sekitar kantor KPU. Mereka bekerja dalam sebuah barak yang besar dan panjang. Evaluasi sementara, kecepatan setiap orang sehari, antara 800 s/d 1.000 surat suara. Mungkin pada hari-hari selanjutnya semakin cepat atau semakin lelah. "Sekarang dipersiapan untuk menambah tenaga sekitar 50 orang lagi sesuai dengan kapasitas tempatnya." (Ewi)-f tambahnya. KR-Rndar Widodo Hj Badingah SSos meninjau pelipatan surat suara. UNDIAN SIMPEDES BRI 13 GEOAREA DIUSULKAN KE UNESCO TEKAN KEMISKINAN, LIBATKAN MASYARAKAT Sri Djinapsiah Raih Mobil Xenia Bernilai Konservasi dan Edukasi Dikembangkan Kawasan Sentra Durian KR-Dedy EW Ny Sri Purwati menyerahkan replika kunci hadiah utama. WONOSARI (KR) - Ny Sri Djinapsiah nasabah BRI unit kerja Wonosari beruntung mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Xenia pada pengundian Simpedes BRI di Terminal Wonosari, Rabu (5/3). Kegiatan dihadiri Camat Wonosari Drs Iswandoyo MSi, Pemimpin Cabang BRI Wonosari Ny Sri Purwati, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ir Purnama Jaya, notaris, muspika dan undangan. "Hadiah undian setiap tahunnya terus meningkat. Pelaksanaan undian juga bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap BRI," kata Pemimpin Cabang BRI Wonosari Ny Sri Purwati. Undian hadiah 5 sepeda motor Yamaha Vega diperoleh nasabah masing-masing Siti Sukartini (Wonosari), Suwismi (Karangawen Wonosari), Mandini (Semin), Ria Wahyuni (Semin II) dan Sukarti (Ponjong). Sedangkan 5 sepeda motor Suzuki diperoleh Kunto Raharjo (Wonosari II), Kromo Wiarjo (Patuk Wonosari), Erma Dewi Azizah (Playen), Ngatini (Playen) dan Haryanto (Semin). Selain itu, BRI juga mengundi 22 televisi LED Polytron dan 22 lemari es Toshiba. "Kebutuhan layanan perbankan terus berkembang. BRI terus meningkatkan kualitas produk serta layanan berbasis teknologi," ujarnya. Sementara Drs Iswandoyo menuturkan, keberadaan perbankan tentu akan menunjang pembangunan, stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. BRI telah menjadi mitra baik pemerintah maupun masyarakat sehingga usaha mikro kecil menengah semakin berkembang. (Ded)-f WONOSARI (KR) - Dokumen Geopark Gunungsewu Jawa meliputi tiga daerah masing-masing Kabupaten Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan sudah 95 persen siap untuk diklarifikasi dan diverifikasi oleh Unesco menjadi Geopark International. Dokumen tersebut kini sudah berada di Markas Besar Unesco, tinggal menunggu verifikasi lapangan direncanakan Mei 2014. "Semula verifikasi dari Tim Assesory dari Global Network Unesco akan dilakukan April 2014, namun karena bersamaan dengan pemilu maka diusulkan untuk diundur Mei 2014." ucap Sekretaris Daerah Gunungkidul, Ir Budi Martono MSi, Rabu (5/3) sepulang dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) bersama Bupati Hj Badingah untuk memaparkan kesiapan Gunungkidul untuk penilaian Geopark International. "Untuk Kabupaten Gunungkidul 95 persen siap untuk diverifikasi lapangan untuk membuktikan keunikan geoarea meliputi 13 titik," kata Budi Martono. Ke-13 geoarea, di antaranya Gunungapi Purba Nglanggeran Patuk, Goa Pindul Bejiharjo, Kali Suci Semanu, Goa Jomblang Semanu, Pantai Siung Tepus, Pantai Wediombo Girisubo, Bengawan Solo Purba Girisubo, Air Terjun Sri Getuk, Bleberan, Pantai Kukup dan Pantai Sepanjang Tanjungsari, Luweng Cokro, Lembah Ngingrong Mulo dan Geoforest Wanagama dan Turunan. Jika hasil verifikasi lapangan sudah sesuai, maka Bupati Gunungkidul bersama Bupati Pacitan dan Wonogiri akan diundang ke Kanada untuk menerima penghargaan dari Unesco tentang geopark International. Geopark merupakan kawasan geografis atas situs geologi yang berada di sepanjang Gunungsewu Jawa menjadi bagian dari konsep bernilai perlindungan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Usulan Geopark Gunungsewu terdapat objek wisata yang memiliki tiga konsep di antaranya konservasi, edukasi dan pemberdayaan masya(Awa)-f rakat. NGLIPAR (KR) - Kabupaten Gunungkidul memperoleh alokasi pengembangan buah durian seluas 500 hektare dari pemerintah pusat. Tahap pertama 2013 terlaksana 150 hektare di Patuk, sedangkan 2014 menyasar lahan 120 hektare Kecamatan Nglipar. Melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sentra durian, diharapkan mampu menekan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian. "Masyarakat diberdayakan secara langsung agar pendapatan meningkat, tidak hanya menjadi penonton," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Gunungkidul, Drs Supriyadi ST di sela-sela meninjau lokasi pengembangan agro wisata di Sinom, Kedungpoh, Nglipar, Selasa (4/3). Dikatakan, untuk di Dusun Sinom, sudah terbangun area jalur kemah maupun wisata alam di bukit Watu Gede. Dinas juga mewacanakan pembangunan em- bung di dekat bukit. Masyarakat masih perlu didorong mengembangkan buah durian, sebab kebanyakan menanam rambutan. Untuk penyusunan rencana pembangunan agro wisata akan dilakukan akhir 2014, sehingga 2015 ditargetkan terealisasi. "Pengembangan agro wisata maupun sentra durian akan dikembangkan ke kecamatan lain, sehingga menjadi salah satu alternatif pilihan wisata. Agro wisata dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya. Suparman, Dukuh Sinom menambahkan, sebagian besar masyarakat memang memiliki area untuk mengembangkan buah-buahan. Kini juga sudah mulai menanam buah rambutan, sebagian durian juga berhasil dengan baik. Bila nantinya ada bantuan dari pemerintah, masyarakat tentunya siap untuk pengembangan sentra durian. (Ded)-f

BANTUL KAMIS WAGE 6 MARET 2014 (4 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4 Warga Demo, Aktivitas Alat Berat Berhenti BANTUL (KR) - Puluhan warga Bandut Lor Desa Argorejo Sedayu Bantul menghentikan aktivitas proyek pembangunan perumahan, Rabu (5/3). Aksi warga tersebut sebagai buntut kekecewaannya, setelah pihak pengembang tidak kunjung memberikan sosialisasi. Sedangkan pengerjaan proyek terus dilakukan, walaupun proyek itu ditengarai belum memiliki izin. Penasihat Yayasan Mitra Masyarakat Madani Sedayu Bantul, Solehan usai aksi mengungkapkan, sebenarnya langkah warga ini ben- tuk dari kekecewaan kepada pengembang. Sementara pengerjaan terus dilakukan tanpa memperhatikan lingkungan. Padahal ketika aktivitas proyek berjalan, menimbulkan kebisingan di sekolah yang semestinya tidak perlu terjadi. Jika sudah memiliki izin, tentu dampak negatif proyek tidak berimbas ke masyarakat. Karena sudah dilakukan pengkajian terlebih dahulu. Tetapi kenyataannya justru sebaliknya, meski dekat dengan sekolahan tidak ada upaya pengamanan. Mestinya pihak pengembang ber- komunikasi dengan warga terdekat, untuk kebaikan semuanya. Hal tersebut dipandang perlu, karena ke depannya keberadaan kompleks akan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Bahkan keberadaan bak tampungan PDAM juga terancam, jika tanah di bawahnya terus dikeruk. Dalam aksi itu warga menghentikan aktivitas alat berat serta truk tidak boleh masuk ke kawasan penggalian. Kapolsek Sedayu Kompol Darwis mengungkapkan, aksi warga dipicu oleh kurang pedulinya pengembang pada lingkungan. Indikasi itu bisa dilihat dari tidak adanya pengamanan di sisi barat dekat kompleks sekolah. Mestinya jika sudah profesional, pasti ada pagar pengamanan di sekitar lokasi, apalagi yang dekat dengan sekolah. Selain faktor itu, warga juga merasa geram, karena dampak dari aktivitas alat berat menimbulkan kebisingan, terutama di lingkungan sekolah. "Khusus di lingkungan sekolah, memang sangat bising, sudah saya buktikan sendiri," papar Kompol Dar(Roy)-m wis. KR-Sukro Riyadi Alat berat dihentikan aktivitasnya oleh warga. RSD SENOPATI UTAMAKAN PELAYANAN SOSIALISASI, KESULITAN HADIRKAN MASSA Dana Layanan Kesehatan Rp 29 M Belum Cair KPPS Dituntut Netral dan Independen BANTUL (KR) - Biaya pelayanan kesehatan masyarakat untuk Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Persalinan (Jampersal) tahun 2013 dari Kementerian Kesehatan RI, dan dana pelayanan kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bulan Januari 2014, yang masih tersisa 50 persen, di Rumah Sakit Daerah (RSD) Panembahan Senopati Bantul, sampai Rabu (5/3) belum dapat dicairkan. Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSD Panembahan Senopati, Yulius Suharto SSos didampingi humas RS, Panbudi dihubungi KR di ruang kerjanya Rabu menjelaskan, jumlah dana yang belum cair tersebut meliputi dana pelayanan Jamkesmas dan Jampersal selama bulan September sampai November 2013 senilai Rp 20,016 miliar. Dana yang sama bulan Desember 2013, yang baru dalam proses verifikasi diestimasi senilai Rp 6,5 miliar. Kemudian dana pelayanan kesehatan mulai pelaksanaan program BPJS, pada bulan Januari 2014, dengan jumlah 12.000 pasien tetapi baru diverifikasi 11.000 senilai Rp 5,1 miliar. Hingga saat ini baru dapat dicairkan 50 persen, atau senilai Rp 2,5 miliar. Jumlah seluruhnya yang belum dapat dicairkan Rp 29,016 miliar. Walaupun proses pencairan dana pelayanam kesehatan tersebut seret, tetapi operasional rumah sakit untuk pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan lancar. "Ini merupakan komitmen RSD Panembahan Senopati, mengutamakan pelayanan masyarakat," tegas Yulius. Tetapi dampak seretnya pencairan dana pelayanan kesehatan tersebut, pihak rumah sakit belum bisa membayar jasa layanan atau remunerasi kepada seluruh petugas medis, maupun paramedis. Remunerasi akan diberikan setelah dana dapat dicairkan. Kegiatan lain, dalam bentuk pengembangan, pengadaan sarana penunjang, rapat dan sejenisnya terpaksa ditunda (Jdm)-m atau dikurangi. BANTUL (KR) - Dalam sosialisasi Pemilu 2014, Panitia Pemungutan Suara (PPS) seringkali kesulitan menghadirkan massa atau warga. Pasalnya tidak jarang sosialisasi dilakukan saat jam kerja. Sementara itu, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dituntut menjaga netralitas penyelenggara pemilu. Hal ini disebabkan KPPS sebagai garda depan dalam penyelenggaraan pemilu rentan memiliki banyak godaan, kaitannya independensi pemilu. Maka KPPS dituntut menjaga netralitasnya. Penyuluh Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DIY, Ngadiya SH usai Sosialisasi pemilu di Wukirsari, Rabu (5/3) mengatakan, dari 100 persen undangan warga untuk diberikan sosialisasi, dapat hadir antara 60 hingga 70 persen sudah sangat lumayan. Meski demikian, pihaknya tetap berharap kesadaran peserta sosialisasi tetap tinggi. Sementara dalam sosialisasi juga ditekankan, netralitas dan menghindari mobilisasi dari parpol. Selain itu in- dependensi KPPS juga wajib ditekankan. "KPPS wajib menjaga independensi. Tidak memihak salah satu parpol tertentu ataupun caleg tertentu. Bekerja sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku," tegasnya. Selain itu, tambah Nga- diya, transparansi dari KPPS juga wajib dipertahankan. Adapun hal yang rentan diselewengkan adalah BAP. "Maka dari itu dokumen lembar BAP dibuat seakurat mungkin," tegasnya. Adapun langkah antisipasi terkait kerawanan pemilu yakni efektifkan koordinasi dengan Satpol PP terkait pengamanan kondusivitas wilayah. Selain dilakukan di kawasan Wukirsari, sosialisasi pemilu oleh Kemenkumham juga dilakukan di kawasan Sriharjo, Kebonagung, Imogiri, Giriloyo, Selopamioro ser(Aje)-m ta Karangtalun. KSS HIDUPKAN PRODUK PANGAN LOKAL Sekolah Urutan Ke-2 Kasus Keracunan Akad Asuransi Syariah TANYA: Bagaimana akad dalam asuransi syariah antara peserta dengan perusahaan asuransi syariah? Apa pula jenis-jenis asuM Halim, Danurejan Yogya ransi syariah? JAWAB: Akad dalam asuransi syariah yang dilakukan antara peserta dengan perusahaan, terdiri atas akad tijaroh dan/atau tabarru'. Akad tijaroh adalah akad mudhorobah, sedangkan tabarru' adalah hibah. Dalam akad sekurang-kurangnya disebutkan hak dan kewajiban peserta dan perusahaan, cara dan waktu pembayaran premi. Juga disebutkan jenis akad tijaroh dan/atau akad tabarru' serta syarat-syarat yang disepakati sesuai dengan jenis asuransi yang diakadkan. Kedudukan para pihak dalam akad tijaroh, perusahaan bertindak sebagai pengelola dan peserta sebagai pemegang polis. Dalam akad tabarru' peserta memberikan hibah untuk menolong peserta lain yang terkena musibah, sedang perusahaan bertindak sebagai pengelola hibah. Jenis akad tijaroh dapat diubah menjadi jenis akad tabarru'. Sedang jenis akad tabarru' tidak dapat diubah. Ada pun jenis-jenis asuransi syariah terdiri atas asuransi kerugian dan asuransi jiwa. Sedang akad bagi kedua jenis asuransi adalah mudhorobah dan hibah. Pengelolaan asuransi syariah hanya boleh dilakukan oleh suatu lembaga yang berfungsi sebagai pemegang amanah. Perusahaan asuransi syariah memperoleh bagi hasil dari pengelolaan dana yang terkumpul atas dasar akad tijaroh (mudhorobah). Perusahaan asuransi syariah memperoleh ujroh (fee) dari pengelolaan dana akad tabarru' (hibah). *-d SYOSS GELAR POTONG RAMBUT GRATIS Membangun Kemandirian Siswa ABK BANTUL (KR) - Menurut Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sekolah menempati urutan kedua sebesar 26,9 persen sebaran terbanyak keracunan pangan di Indonesia, setelah tempat tinggal (56.52 persen). Karena faktanya, sebagian jajanan yang beredar di sekolah baik di desa atau di kota banyak mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang melebihi ambang batas. Bahkan beberapa makanan yang banyak beredar mengandung bahan kimia terlarang, residu pestisida serta higieni- tas makanan rendah. Kondisi inilah yang melatarbelakangi SMAN 1 Bantul mendirikan Kantin Sehat Saba (KSS). Wakil Bupati Bantul, Drs Sumarno Prs dalam peluncuran KSS SMAN 1 Bantul, Rabu (5/3) memaparkan, rendahnya higienitas pada makanan di sekolah karena dijual di tempat terbuka serta minim pelindung yang memadai. "Maka dari itu, peran siswa dan masyarakat harus tinggi untuk mengetahui standar makanan yang layak dikonsumsi. Jika menemukan jajanan tidak sehat bisa mengadukan ke in- KR-Rahajeng Pramesi Wakil Bupati Bantul memberikan sambutan dalam peluncuran KSS SMAN 1 Bantul. stansi terkait," ujarnya. Sumarno mengapresiasi langkah sekolah mendirikan kantin sehat. Dengan adanya kantin representatif, siswa tidak perlu lagi membeli makanan di luar pagar sekolah. Terpisah Kepala SMAN 1 Bantul, Dra Hj Titi Prawiti MPd menambahkan, pembangunan KSS murni menggunakan dana sekolah dengan menghabiskan anggaran Rp 450 juta. Makanan yang dijual di KSS merupakan makanan sehat, bebas bahan pengawet, bahan tambahan makanan maupun zat adiktif lain. Selain itu, makanan yang dijual menghidupkan bahan pangan lokal. "Kita tidak menjual makanan impor, semua bahan dan produk makanan sendiri. Selain itu makanan juga dihargai lebih murah. Dengan harga Rp 5.000 siswa sudah mendapatkan makan dan minuman. Menu yang ditawarkan seperti soto, sate, lontong, gado-gado, nasi rames dan sebagainya dijual Rp 4.000/porsi, sedangkan es teh dijual Rp 1.000/gelas," (Aje/Jdm)-m urai Titi. AKAN TERUS DIKEMBANGKAN JAKA SARWANTA TEGASKAN Konsep ’One Stop Shopping’Direspons Positif BANTUL (KR) - Anak berkebutuhan khusus (ABK) harus diberikan keterampilan, agar setelah lulus sekolah mampu mandiri. Karena modal utama anak berkebutuhan khusus mandiri di tengah masyarakat, salah satunya keahlian. Tidak kalah penting adalah kepedulian semua pihak dalam memberikan kesempatan dan kepercayaan berkarya sesuai dengan keterampilannya. Hal tersebut dikatakan Kepala SLBN 1 Bantul, Muh Basuni MPd di sela acara potong rambut massal bertema 'Syoss Berbagi Gaya', di sekolah setempat, Rabu (5/3). Dijelaskan, membangun massa depan ABK harus dilakukan sejak dini. Tidak cukup dengan pendidikan sekolah, tetapi dikombinasi antara pengetahuan teori dan keterampilan. Agar target tercapai, di SLBN 1 Bantul, sekolah tersebut dibuka beberapa keterampilan, diantaranya, potong rambut dan tata rias. "Keterampilan itulah yang akan menolong ABK ketika sudah terjun dalam masyarakat," ujar Muh Basuni. Dengan keterampilan itu, sebenarnya siswa sudah mampu mandiri bahkan ikut dalam sejumlah kejuaraan nasional. Dengan program tersebut, paling tidak keterampilan siswa terasah. "Ke depannya, jika memungkinkan dilakukan kerja sama dengan Syoss untuk keterampilan potong rambut," ujarnya. Terkait dengan progrom potong rambut itu, Muh Basuni menilai, sangat penting bagi ABK. Karena akan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa. Sementara Event Management Syoss, Rieska Lidiani didampingi Brand Manager Syoss, Adista Christy mengatakan, sekarang ini masih dilakukan penjajakan untuk kerjasama ke arah pendampingan kepada ABK. Hal tersebut bisa dilakukan, karena potensinya memang cukup terbuka. "Untuk sekarang masih potong rambut, untuk sampai pendampingan masih di(Roy)-m lakukan penjajakan," ujar Rieska. AMT Rewulu Tak Akan Mogok BANTUL (KR) - Konsep one stop shopping atau berbelanja apa pun dalam sekali pemberhentian, yang diterapkan dalam pameran bertajuk 'Cabin 2014', ternyata direspons positif pengunjung. Konsep baru yang menggabungkan tiga produk berbeda, yakni Cellular, Automotive, Food Bazzar dalam Pameran Cabin 2014 yang berakhir Rabu (5/3) kemarin, dinilai cukup memberi kepuasan pengunjung. Andree (27) warga Kotagede Yogya, mengaku cukup puas dengan konten yang dihadirkan dalam pameran. Meski tujuannya hanya berburu gadget, tapi ia dapat menikmati bermacam mobil sport dan klasik yang dipamerkan. "Waktu masuk pameran, saya bisa melihat-lihat mobilmobil yang dipamerkan. Dan itu sangat menyenangkan," kata Andree kepada KR di sela pameran di Jogja Expo Center (JEC), Gedongkuning Bantul, Rabu (5/3). Senada dengan Andree, Rudy (38) warga Sardonoharjo Sleman, yang berkunjung bersama anak dan istrinya mengaku lebih suka dengan konsep baru ini. Menurutnya, pameran Cabin 2014, sangat cocok sebagai pilihan kunjungan bagi keluarga. Selain bisa memilih mobil, anggota keluarga juga bisa berburu gadget. Dan setelah itu, bisa bercengkerama membeli makan dan minum di food bazzar. "Sekali kunjungan, semua yang kita butuhkan sudah tersedia," katanya. Direktur Platinum Event Organizer, Dhany Martinus mengatakan, antusiasme masyarakat Yogya mengunjungi pameran ini cukup tinggi. Meskipun jumlah pengunjungnya masih di bawah target, namun pameran ini menunjukkan bahwa konsep one stop shopping ini memang disukai masyarakat. "Kita akan terus kembangkan konsep ini, tentunya setelah dilakukan evaluasi," katanya. Sementara untuk pengundian grand prize 1 sepeda motor matic akan dilakukan, Minggu (9/6), di Jogjatronik Mall Yogyakarta. "Kita akan buat acara amal sekaligus pengundian grand prize," pungkasnya. (*-5)-m KR-Devid Permana Pengunjung saat berada di stan sepeda motor. BANTUL (KR) - Kru awak mobil tangki (AMT) Pertamina Rewulu yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki Perisai Bangsa Indonesia, dipastikan tidak akan ada aksi mogok. Meski di luar daerah, seperti di Balongan dan Maos pemogokan AMT terjadi. Meski begitu, hal tersebut dipastikan tidak akan dilakukan AMT yang berada di Pertamina Rewulu. Karena tertanggal 28 November 2013, bersama empat Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) ISG Surabaya Jawa Timur, TBBM ISG Surabaya Jawa Timur, TBBM Madiun serta TBBM Tanjung Wangi Banyuwangi mundur dari keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Solidaritas Crew Mobil Tangki Indonesia. Penegasan tersebut dikatakan kuasa hukum AMT Rewulu dan empat TBBM lain yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki Perisai Bangsa Indonesia, Drs H Jaka Sarwanta SH MHum MKn dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Shiddiqiyyah, kepada KR, Rabu (5/3). Jaka mengungkapkan, dengan lepasnya dari Paguyuban Solidaritas Crew Mobil Tangki Indonesia, ketika AMT dari Maos dan Balongan mogok akibat ditolaknya gugatan di Pengadilan Hubungan Industrial DKI di Jakarta Pusat. AMT di Pertamina Rewulu tidak akan terpengaruh, karena sudah tidak ada kaitannya. "Mau mogok atau apa silahkan saja, di sini saya pastikan tidak akan mogok, karena kita sudah beda paguyuban," ujar Jaka menanggapi berita sebelumnya. Bahkan, sekarang ini pihaknya masih menunggu proses dari Kementerian Tenaga Kerja, Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan. Dalam surat No B 04/PPK/1/I/2014 mengenai penentuan komponen perhitungan upah lembur. Dalam surat tersebut disampaikan, bahwa kepala Dinas Tenaga Kerja di bawahnya untuk menghitung dan menetapkan besaran upah lembur kru tangki yang bersangkutan. "Jika perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya, penyidik pegawai negeri sipil ketenagakerjaan bisa melaksanakan kewajibannya, yakni melakukan penegakan hukum (pro justitia)," ujarnya. Menurut Jaka, setelah diproses hasilnya segera dilaporkan ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dirjen Pembinaan (Roy)-m Pengawasan Ketenagakerjaan. KR-Sukro Riyadi Siswa SLBN 1 Bantul mengikuti program potong gratis.

KAMIS WAGE 6 MARET 2014 ( 4 JUMADILAWAL 1947 ) KULONPROGO ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5 PEMBERKASAN HONORER K2 JALAN WAKAPAN DIPERLEBAR Coret yang Tak Penuhi Syarat Warga Minta Selesai Sebelum Lebaran WATES (KR) - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kulonprogo segera melakukan verifikasi ulang kebenaran dokumen 109 orang tenaga honorer Kategori Dua (K2) yang diumumkan lulus mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan BKD Kulonprogo, Sarji dan Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pengadaan, Sri Agung Pangarso kepada KR, Rabu (5/3) mengungkapkan akan memberikan penjelasan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) tenaga honorer K2 yang lulus tes CPNS, Jumat (7/3) di Gedung Kaca Pemkab Kulonprogo. "Sebelum penyampaian pemberkasan NIP, akan dilakukan verifikasi ulang kebenaran dokumen dari masing-masing tenaga honorer K2. Jika tidak memenuhi persyaratan administrasi, tidak akan diangkat atau dibatalkan menjadi CPNS," ujar Sarji. Menurutnya, selain diumumkan melalui website, BKD mengeluarkan pengumuman secara resmi bagi tenaga honorer K2 di Kulonprogo yang lolos tes CPNS. Pengumuman dipasang di papan pengumuman dan website BKD Kulonprogo, berikut berkas yang perlu dipersiapkan untuk pemberkasan. Sri Agung menjelaskan untuk mengetahui berkas yang harus dipersiapkan dapat dilihat di BKD Kulonprogo. Jumlah peserta tenaga honorer K2 yang lulus sebanyak 109 orang dari 242 peserta yang mengikuti seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes (Ras)-b Kompetensi Bidang (TKD) CPNS. CEGAH DINI PENYAKIT MALARIA Optimalkan Berantas Sarang Nyamuk KOKAP (KR) - Puskesmas Kokap I berupaya maksimal melakukan pencegahan serangan penyakit malaria dengan mensosialisasikan sekaligus mengimbau masyarakat melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu mengajak warga menganut pola hidup sehat. Menurut Kepala Puskesmas Kokap I dr Chusnun Hendarto, pencegahan dan penanggulangan penyakit malaria dengan cara PSN dan membiasakan hidup sehat jauh lebih efektif ketimbang melakukan penyemprotan atau fogging. "Di masyarakat dewasa ini berkembang anggapan, cara yang paling efektif menanggulangi malaria dengan penyemprotan. Sebenarnya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena ada cara lain yang jauh lebih efektif, aman dan murah ketimbang penyemprotan yakni melakukan PSN," katanya, Rabu (5/3). Dijelaskan, dengan penyemprotan selain sangat merepotkan, biayanya juga relatif mahal. "Sedangkan cara PSN, masyarakat cukup mengelola sampah padat, menguras bak mandi, menutup rapat tempat penampungan air dan mengubur kaleng-kaleng bekas. Bukankah cara tersebut tidak perlu biaya tinggi," tambahnya. Diakui selama ini wilayah kerja Puskesmas Kokap meliputi Desa Hargorejo, Hargomulyo dan Kalirejo memang daerah rawan serangan malaria. "Tapi untuk saat ini sudah jauh berkurang ketimbang tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.(Rul)-b WATES (KR) - Pemkab Kulonprogo terus berbenah untuk menyambut megaproyek. Setelah Jalan Brigjen Katamso dan Diponegoro diperlebar, tahun 2014 ini jalan Wakapan yang merupakan pusat perdagangan di Kota Wates bakal diperlebar. Jalan Wakapan ke utara hingga Jalan Stasiun sepanjang 200 meter akan diperlebar dengan menyisakan trotoar 80 cm. Meski sudah setuju terhadap pelebaran tersebut, warga tetap berharap pelebaran dapat selesai sebelum Lebaran mendatang. Hal itu terungkap dalam sosialisasi pelebaran jalan Wakapan dan Jalan Stasiun dengan warga Wakapan dan sekitarnya di Balai Kelurahan Wates, Rabu (5/3). Sosialisasi dilakukan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo Ir Gusdi Hartono MT didampingi Lurah Wates Sigit Purnomo SIP dan Kelik staf Bina Marga. Dalam kesempatan itu dilakukan dialog dengan warga dan disampaikan paparan rencana pelebaran oleh konsultan. "Jalan selebar 7 meter akan dilebarkan menjadi 9 meter. Meski demikian pelebaran ini tidak akan mengenai tanah maupun bangunan pertokoan milik warga di sekitarnya, karena hanya mempersempit trotoar di sisi kanan dan kiri jalan. Jadi tidak ada ganti rugi bagi warga sekitar. Karena hanya mengoptimalkan ruang milik jalan (rumija), mengurangi lebar trotoar dari yang semula 1 meter hingga 2 meter jadi 80 cm. Lebar jalan dari yang semula 7 m menjadi 9 m," kata Gusdi se- raya menyatakan selain pelebaran Jalan Wakapan, tahun ini juga akan dilakukan penataan kawasan simpang lima Monumen Nyi Ageng Serang. Jalan dari arah timur akan diperlebar ke sisi selatan yang akan ditangani Bidang Cipta Karya DPU. Ditambahkan Gusdi, pelebaran sepanjang 200 meter dengan dana Rp 1,3 miliar. Setelah trotoar dibongkar dan disisakan 80 cm untuk pejalan kaki, trotoar akan diganti dengan batu andesit produk Kulonprogo seperti semangat "bela beli Kulonprogo". Sesuai rencana, pelaksanaan pembongkaran trotoar dimulai April dan akan selesai 4 bulan ke depan atau sekitar Juli. "Karena itu kami imbau sebelum pembongkaran, warga yang mempunyai septiktank tembus ke trotoar agar segera dibereskan, karena jangan sampai terjadi ketika dibongkar trotoarnya justru septitank ada di bawah trotoar. WARGA MENOREH SAMIGALUH Tertarik Budidaya Bunga Krisan KR-Agussutata Bunga krisan yang dibudidayakan warga di Clumprit. SAMIGALUH (KR) - Warga di kawasan Perbukitan Menoreh, Desa Gerbosari mulai tertarik mengembangkan budidaya tanaman bunga krisan atau chrysanthemum. Sekitar dua tahun terakhir termasuk menjadi salah satu pe- masok bunga hias di Kotabaru, Yogyakarta. Sukardi (59) salah satu petani bunga krisan warga Clumprit, Desa Gerbosari yang ditemui KR mengungkapkan, sejak tahun 2012 menekuni budidaya tanaman bunga potong. Sejak itu warga yang tertarik menjadi petani tanaman bunga hias terus bertambah. "Wilayah Samigaluh yang memiliki ketinggian di atas 600 meter dpl (di atas permukaan laut) ternyata cocok untuk mengembangkan tanaman bunga krisan. Sudah tercatat sekitar 25 petani dan berkembang sampai di Desa Ngargosari, menanam bunga krisan," kata mantan kades Desa Gerbosari ini. Menurutnya, banyak petani tertarik menanam bunga krisan karena secara ekonomi menguntungkan. Lahan yang dibutuhkan tidak luas. Dalam jangka waktu sekitar tiga bulan sudah dipanen. Tiap satu kubung atau sekitar 3.000 tangkai bunga dapat meng(Ras)-b hasilkan Rp 3 juta. Demikian pula papan reklame, kanopi warga yang menjorok ke trotoar kami mohon juga menyesuaikan agar ketika dimulai pembongkaran tidak dijumpai kendala," ujarnya. Terhadap penataan Kota Wates, kata Lurah Wates Sigit Purnomo SIP, memang harus dilakukan. "Dari dulu Kota Wates tidak berubah, padahal dengan adanya pembangunan megaproyek maka semua harus ditata, termasuk Wates," ujar Sigit. Sementara salah satu warga Wakapan Rini Pujiastuti menyatakan pada prinsipnya setuju pelebaran jalan Wakapan, karena semua juga demi penataan Kota Wates. "Namun kami juga berharap pengerjaan harus selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan, yakni sebelum Idul Fitri. Karena jelang Idul Fitri, Wakapan yang merupakan pusat perdagangan biasanya aktivitasnya sedang ramai," ujar Rini. (Wid)-b WTT Tolak Pendataan TEMON (KR) - Pendataan oleh Pemkab Kulonprogo melalui Pemerintah Desa (Pemdes) ditolak warga calon lokasi pembangunan bandara di Kecamatan Temon yang tergabung pada Wahana Tri Tunggal (WTT). Sebagai bentuk penolakan terhadap bandara, WTT juga menggelar mujahadah dan doa bersama di Pedukuhan Sidorejo Desa Glagah, Rabu (5/3) malam yang dihadiri sekitar 1.000 warga dari empat desa yakni Glagah, Palihan, Sindutan dan Jangkaran. "Pendataan tersebut warga tidak dikasih tahu. Yang mendata Pak Dukuh. Pak Dukuh padahal sudah tahu kami menolak bandara, kenapa masih didata," kata Humas WTT Martono, Rabu (5/3). Kekesalan warga, kata Martono, memuncak Senin (3/3) malam, ketika Dukuh Munggangan mengundang sejumlah warga di rumahnya terkait pendataan dan langsung ditolak warga. Hal itu didengar warga Pedukuhan Kragon II, sehingga suasana memanas. "Warga Kragon II menolak pula, dan malam itu pukul 21.00 memukul kentongan mengumpulkan warga ke posko. Pak Dukuh Kragon II dan Kades dipanggil ke posko untuk dimintai penjelasan hingga pukul 24.00. Dari keterangan, pendataan hanya untuk mencocokkan warga," katanya. Dikatakan Martono, berdasar informasi, pedukuhan di Palihan yang akan didata, di antaranya Kragon I, Kragon II, Munggangan dan Tanggalan. Sementara Kades Palihan, Kalisa mengakui ada surat resmi dari Pemkab dalam melakukan pendataan warga. Pendataan ini belum mendetail mendatangi setiap warga, karena baru menggunakan data yang ada di desa. (Wid/Rul)-b

SLEMAN KAMIS WAGE 6 MARET 2014 (4 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6 DISTRIBUSI LOGISTIK H-3 PEMILU Kertas Suara Kurang, Kotak Mulai Disortir SLEMAN (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai mensortir dan menyeting kotak suara Pemilu 2014. Ditargetkan pekerjaan ini akan selesai pada akhir pekan ini. KR-Saifullah Nur Ichwan Pekerjaan saat seting kotak suara. Sedangkan untuk kertas suara untuk daerah pemilihan (Dapil) VI Yogyakarta yang meliputi daerah Sleman utara, masih kurang. Hal itu membuat proses pelipatan kertas suara belum bisa dilakukan. Untuk distribusi logistik akan dilakukan H-3 pelaksanaan pemungutan suara. Anggota KPU Sleman Divisi Logistik Keuangan Rumah Tangga dan Umum Aswino Wardana SIP mengatakan, penyortiran kotak suara untuk mengecek kelayakan dan kondisi. Di samping itu untuk stiker yang menempel saat digunakan pemilu sebelumnya juga dibersihkan. "Kotak suara ini sudah lama tidak digunakan sehingga perlu dibersihkan. Apalagi ke- marin itu ada abu vulkanik, jadi kotak suara yang diletakkan di luar sangat kotor," kata Aswino kepada KR, Rabu (5/3). Di samping itu, KPU juga melakukan seting kotak suara. Ditargetkan pengerjaan akan selesai 9 Maret 2014. "Seting kotak suara ini sudah dikerjakan seminggu terakhir," jelasnya. Untuk logistik yang baru saja datang berupa surat suara. Sedangkan logistik yang belum datang antara lain, templet tuna netra, hologram, formulir dan segel pemilu. Diperkirakan logistik yang belum datang akan dikirim pertengahan bulan ini. Untuk logistik-logistik yang sudah datang, sekarang disimpan di gedung eks Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Mengingat kantor Dewan Koperasi Indonesia Kabupaten Sleman yang sebelumnya disewa untuk penyimpanan logistik itu terlalu sempit. Sementara itu, rencananya kertas suara untuk dapil VI yang masih kurang akan tiba di kantor KPU Sleman, Rabu (5/3) malam. "Rencananya, nanti malam (kemarin malam-red) kertas suaranya akan sampai ke KPU Sleman. Sedangkan kertas suara lainnya sudah sampai dan sekarang disimpan di gudang KPU. Jika kertas suaranya sudah komplet, proses pelipatan langsung kami lakukan dan rencanannya akan laksanakan mulai besok (hari ini, red)," katanya. Pelipatan kertas suara menurut Aswino akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama untuk surat suara DPD dan DPRD provinsi. Sedangkan tahap kedua untuk surat suara DPR RI dan DPRD kabupaten. Ditargetkan pekerjaan ini akan selesai dalam waktu satu pekan. Untuk itu, KPU Sleman telah menyiapkan 300 tenaga pelipat yang semuanya siap bekerja mulai Kamis (6/3). Untuk tenaga pelipatan akan diberi upah Rp 90 per kertas dengan asumsi, perhari mereka bisa mendapatkan Rp 30 ribu dari kegiatan melipat kertas suara ini. Sementara itu, Rabu (5/3) KPU Sleman melakukan pengecapan 9.560 sampul. Setidaknya ada enam petugas yang akan mengecap sampul berwarna coklat tersebut dan telah bekerja sejak tiga hari yang lalu. Sama dengan proses pelipatan kertas suara, pengecapan sampul ini juga ditargetkan selesai dalam satu pekan. (Sni/Awh)-f TAK DIIMBANGI PERAWATAN KENDARAAN Polusi Udara Terus Memburuk SLEMAN (KR) - Tingkat polusi udara di Kabupaten Sleman diprediksi akan terus memburuk. Salah satu indikatornya, dengan pertambahan jumlah kendaraan yang tidak diimbangi perawatan secara rutin. Hal itu diungkapkan Kasi Pengendalian Pencemaran dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Sleman Rahmad Budi Saptono kepada KR di selasela uji emisi dan uji petik bagi kendaraan dinas di Lapangan Denggung, Rabu (5/3). Setidaknya ada 95 kendaraan dinas roda empat serta 420 kendaraan umum yang ikuti uji emisi serta uji petik. Menurutnya, 80 persen angka pencemaran udara berasal dari sektor transportasi. Di Kabupaten Sleman sendiri, sebenarnya masih tergolong baik tingkat pencemaran udaranya. "Dibandingkan daerah lain, Kabupaten Sleman KR-Atiek Widyastuti H Kendaraan dinas saat diuji emisi oleh petugas. sebenarnya masih relatif baik. Namun setiap tahunnya tingkat emisinya cenderung meningkat. Jika tidak segera diantisipasi, tidak menutup kemungkinan tingkat polusi udara di Sleman akan semakin tidak sehat," ungkapnya. Terlebih menurut Sapto, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup, di tahun 2015 nanti tingkat polusi udaranya akan meningkat 10 kali lipat. Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat terutama yang memiliki kendaraan roda empat dapat melakukan perawatan secara rutin. Sementara itu, Sutiman selaku Koordinator tim teknis dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) meng- ANGIN KENCANG TETAP DIWASPADAI Di Minggir, 2 Pohon Timpa Rumah SLEMAN (KR) - Angin kencang masih perlu diwaspadai di wilayah Sleman. Sebab, Rabu (4/3) malam ada pohon tumbang yang menimpa rumah milik Sastro (80) warga Sagan Banaran Sendangmulyo Minggir. Selain itu ada 1 pohon tumbang di sebelah barat Kampus UTY. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Drs H Julisetiono Dwi Wasito SmHK MM mengatakan, pohon itu tumbang karena diterpa angin kencang dan menimpa rumah warga. Namun kerusakannya hanya ringan, yaitu genteng berserakan. "Rumah itu dalam keadaan kosong. Namun pohon yang tumbang menyebabkan listrik padam karena kabel tertimpa pohon," kata Julisetiono kepada KR, Rabu (5/3). Sebelum kejadian di Minggir, sore harinya pohon di Ring Road Utara tepatnya sebelah barat Kampus UTY juga tumbang. Pohon itu menimpa bak truk yang sedang melintas di jalur lambat. "Kalau tidak mengenai bak truk, kemungkinan bisa mengenai pengendara yang lewat," ujarnya. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana alam. Masih adanya angin kencang dan hujan, pohon yang rapuh supaya dipotong sehingga saat ada angin tidak tumbang. "Masyarakat harus tahu apa saja yang dilakukan saat terjadi bencana, soalnya manusia tidak bisa menghindari. Makanya harus meningkatkan kesiapsiagaan," imbaunya. (Sni)-f ungkapkan, kegiatan ini guna memenuhi peraturan Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang ambang batas kendaraan bermotor. Sedangkan di Yogyakarta juga ada Pergub Nomor 39 Tahun 2010 tentang baku mutu emisi kendaraan bermotor. "Ada beberapa jenis komponen yang diuji. Terutama tentang emisi gas buangnya. Jika tidak memenuhi standar dapat melakukan servis ringan yang disediakan di lokasi uji emisi. Jika memang diharuskan ganti komponen, mobil yang tidak lulus uji emisi tersebut harus melakukan perawatan lebih," katanya. Kegiatan ini hasil kerja sama antara Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), UNY serta Pusat Pengolahan Ekoreguon Jawa (PPEJ) Kementerian Ling(Awh)-f kungan Hidup. Pintu Toilet di Barak Kepuharjo Rusak SLEMAN (KR) - Barak pengungsian warga lereng Merapi di Desa Kepuharjo Cangkringan, hingga kini belum dilengkapi Mandi Cuci Kakus (MCK) yang memadahi. Hampir seluruh pintu kamar mandi dan WC sudah rapuh akibat faktor usia. "Jumlah toilet di barak seluruhnya ada 6 unit. Namun karena sebagian daun pintunya sudah rusak sehingga tak semua sarana umum itu bisa difungsikan secara maksimal," kata Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto kepada KR, Rabu (5/3) di kantornya. Pihaknya sudah mengusulkan baik secara lisan maupun pengajuan proposal ke instansi terkait namun hingga saat ini belum terealisasi. "Kerusakan pintu sudah terjadi sejak setahun terakhir. Kami berharap fasilitas ini bisa segera diperbaiki pemerintah agar selalu siap bila sewaktu waktu difungsikan," katanya. Sedangkan untuk suplai air meskipun kadang kurang lancar namun diakuinya masih bisa teratasi dari sumber sekitar barak pengungsian. Seperti diketahui barak pengungsian tersebut memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 300 orang dan merupakan satu-satunya (R-1)-f sarana mitigasi vital warga Kepuharjo Royal Ambarrukmo Panen Kelengkeng SLEMAN (KR) - Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) tengah panen raya kelengkeng ditengah tingginya okupansi hotel. Kelengkeng dari pohon yang tumbuh di royal garden tahun ini berbuah lebat dan rasa yang manis. Public Relations Manager RAY, Wiwied A Widyastuti mengatakan, pohon kelengkeng tersebut sudah ada sejak RAY dibangun tahun 1965 silam. Sejak saat itu, pohon kelengkeng tidak pernah berbuah lebat karena berbagai macam hal. Salah satunya karena buah kelengkeng di pohon yang siap dipanen selalu dimakan oleh kelelawar. "Baru sekitar dua tahun belakangan ini kelengkeng dapat berbuah lebat. Panen kelengkeng di lakukan akhir bulan lalu hingga sekarang. Hasil panen kelengkeng di bagikan untuk dinikmati KR-Istimewa Staff Housekeeping dengan bingkisan royal kelengkeng. para tamu dan kolega hotel," tutur Wiwied kepada KR, Rabu (5/3). Executive Housekeeper RAY, Andreas Ragil menambahkan, ada trik khusus untuk menjaga kesuburan dan kemanisan royal kelengkeng ini. Pihaknya menggunakan ramuan khusus pupuk kandang yang diambil airnya untuk menyuburkan pohon kelengkeng dan pengairan secara rutin dilakukan dua kali seminggu. Pupuk yang tidak mengandung bahan kimia dan pengairan yang rutin memegang peranan penting terhadap lebat dan manisnya royal kelengkeng. "Kelengkeng yang ada di pohon juga dibungkus untuk menghindari serangan kelelawar. Tahun lalu panen royal kelengkeng mencapai 3 kuintal dan tahun ini lebih banyak lagi," imbuh(*-24)-f nya. Dukuh Dituntut Profesional MLATI (KR) - Sebagai kepala pedukuhan (dukuh) hendaknya mampu menjalankan tugas dan amanat dengan baik. Dukuh juga harus memiliki integritas dan profesionalisme ditengah kemajuan dan perkembangan zaman. "Dalam melaksanakan tugas sebagai perangkat desa, seorang dukuh dituntut lebih kreatif dan cepat dalam melayani masyarakatnya. Tentu dengan dukungan dari semua lapisan masyarakat demi pembangunan dan kemajuan desa," papar Camat Mlati Anggoro Aji Sunaryono SH saat membacakan sambutan Bupati Sleman pada pelantikan dan pengambilan sumpah Dukuh Gemawang di Balai Desa Sinduadi, Mlati, Rabu (5/3). KR- Aditya Kurniawan Proses pelantikan Dukuh Gemawang. Adapun Dukuh Gemawang yang dilantik yaitu Achmad Syafii menggantikan Pj Kasihono. Dukuh baru tersebut dilantik oleh Kepala Desa Sinduadi Senen Haryanto. Menurut Achmad, setelah dilantik ia akan melanjutkan program-program kerja yang sela- ma ini belum selesai. Di antaranya pembangunan balai dusun. "Saya akan berusaha untuk mengabdikan diri sepenuhnya bagi warga Dusun Gemawang. Selain itu, saya juga berupaya untuk lebih akrab, santun, terbuka dan dekat dengan masya(*-1)-f rakat," katanya.

KAMIS WAGE 6 MARET 2014 (4 JUMADILAWAL 1947) HALAMAN 7 TUGAS PENUH RISIKO Basarnas Dilengkapi Kapal Catamaran KR- Antara/Andika Wahyu SIMULASI SAR KORBAN KECELAKAAN LAUT : Simulasi penyelamatan korban kecelakaan kapal laut pada rangkaian acara Apel Kesiapsiagaan Basarnas dan Potensi SAR yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Rabu (5/3). Apel tersebut digelar guna memperingati HUT ke-42 Basarnas. Banjir . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 "Sampai saat ini jalur antardesa masih terputus. Banyak batu teronggok di atas dam," ungkapnya. Selain aliran banjir lahar yang mengalir di bagian atas bangunan dam, bagian alat berat yang hanyut terbawa banjir lahar 'terdampar' di atas bangunan dam yang ada di perbatasan wilayah MagelangBoyolali tersebut. Sekitar pukul 18.00, aliran banjir lahar di Kali Apu sudah mereda, namun kendaraan bermotor tetap belum dapat melintas di atas bangunan Dam Klampahan lantaran bagian alat berat masih belum dapat disingkirkan. Sementara untuk evakuasi kendaraan yang masih terjebak arus banjir lahar dingin, menurut Mujiyanto belum bisa dilakukan karena cuaca masih mendung. Sehingga kemungkinan adanya banjir susulan masih bisa terjadi. Agung Jaring (40) warga Dusun Ngampel Desa Sengi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang di atas Dam Klampahan mengatakan, sekitar pukul 13.15 terjadi hujan deras cukup lama di kawasan lereng dan puncak Gunung Merapi, yakni di daerah Pasar Bubrah. Karena derasnya curah hujan serta lamanya turun hujan, menjadikan banjir lahar, khususnya di aliran Kali Apu. "Hal ini juga terindikasi dengan sinyal dari peralatan pemantau di daerah Bukit Klatakan," katanya. Selain menerjang Kali Apu, banjir lahar dingin juga menyebabkan material vulkanik hingga membanjiri alur Kali Woro Klaten. Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menyebutkan, sejak hujan di puncak Merapi, sinyal Merapi terus menunjukkan adanya peningkatan pergerakan lahar dingin menuju alur Kali Woro. Banjir di atas sedang terjadi Rabu sore pukul 15.30 hingga menghanyutkan material vulkanik. Banjir itu bahkan memutuskan dua jalur akses penyebarangan di Dam IV Kendalsari, Kecamatan Kemalang dan Dam V Sukorini, Kecamatan Manisrenggo. Banjir yang membawa batu dan pasir tersebut merupakan banjir terbesar pascaerupsi Gunung Merapi 2010. Bahkan banjir kali ini nyaris mengantam warung di bantaran Kali Woro di wilayah Manisrenggo. (*-9/Tha/*-7)-d 87 Prajurit . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 dalam radius hampir 4 kilometer. Seorang saksi mata Hasan mengaku, telinganya berdengung akibat bunyi ledakan tersebut. Ia yang berjarak beberapa ratus meter dari lokasi, melihat orang-orang di Pondok Dayung dan di atas kapal lari kocar

Add a comment

Related presentations

Related pages

Kedaulatan Rakyat 6 Maret 2014 - Education - dokumen.tips

Share Kedaulatan Rakyat 6 Maret 2014. Embed size(px) start on. Link. Kedaulatan Rakyat 6 Maret 2014. by hastapurnama. on Nov 28, 2014. Report Category: ...
Read more

Kedaulatan Rakyat 16 Maret 2014 - DOCUMENTS.TIPS

Share Kedaulatan Rakyat 16 Maret 2014. ... (17 Ruwah 1947 Alip). Satu tahunnya: Rabu Kliwon 25 Februari 2015 (6 Jumadilawal 1948 Ehe). Dua tahunnya: ...
Read more

Kedaulatan Rakyat - facebook.com

Kedaulatan Rakyat, ... 001/PPT/IX/2014 Lamp : ... Kedaulatan Rakyat added 6 new photos — in Yogyakarta. February 5, 2012 · +3.
Read more

Index Berita - Kedaulatan Rakyat Online Yogyakarta

koran kedaulatan rakyat; koran minggu pagi; koran merapi; kr radio; majalah ultra; KR Indo Wisata © 2016 Kedaulatan Rakyat Yogyakarta | Mobile Site ...
Read more

Kedaulatan Rakyat 16 Maret 2014 Upload Share And | Share ...

Search Results for: Kedaulatan Rakyat 16 Maret 2014 Upload Share And . Kedaulatan Rakyat 16 Maret 2014 Upload Share And . ... 6:11 am By admin
Read more

KRjogja - Paling Mengerti Jogja

6 jam yang lalu; DIY. Yogyakarta Di Jual, Impala 1962 di Pasar OLX Jogja . 7 jam yang lalu; Jateng. ... Pasar OLX Jogja - Kedaulatan Rakyat. 02 Juli 2016 ...
Read more