Kedaulatan Rakyat 27 februari 2014

67 %
33 %
Information about Kedaulatan Rakyat 27 februari 2014
Books

Published on March 6, 2014

Author: hastapurnama

Source: slideshare.net

Kamis Pahing 27 Februari 2014 26 Bakdamulud 1947 Tahun LXIX No. 148 http://www.krjogja.com Harian Pagi 24 Halaman Suara Hati Nurani Rakyat @krjogjadotcom Harga Eceran Rp. 3.000 Terbit Sejak 27 September 1945 DITUDING TERIMA RP 700 JUTA DARI JUPE 4 Hakim Agung Lapor Mabes Polri KR-Antara/Reno Esnir Tersangka pengelola website video porno Deden Martakusumah (tengah) dikawal petugas. JAKARTA (KR) - Tim penyidik Cyber Crime Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri masih terus memeriksa intensif Deden Martakusuma, pria berusia 28 tahun yang menekuni bisnis online video porno. Tidak tanggung-tanggung, dari ulah aksi bejatnya ini Deden telah memproduksi dan men- jual 120 ribu video porno anak melalui empat website. Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto, pemeriksaan secara maraton terhadap Deden dilakukan, selain untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kasus ini sekali- gus untuk mengungkap para pemeran video tersebut. 'Pengungkapan siapa para pelaku atau pemeran da- lam video porno * Bersambung hal 7 kol 1 JAKARTA (KR) - Hakim agung Gayus Lumbuun melapor ke Mabes Polri terkait berita tentang tudingan terhadap dirinya menerima transfer senilai Rp 700 juta dari pemain film dan penyanyi Julia Perez (Jupe) untuk bisa memenjarakan Dewi Persik. Gayus mengatakan, dirinya tidak akan melaporkan orang. Namun, akan melaporkan para pihak yang merekayasa timbulnya pemberitaan tersebut yang menyebabkan pencemaran nama baik pribadinya dan lembaga MA. Jadi, lanjut Gayus, dirinya mengambil langkah hukum ini, agar Polri bisa memeriksa kasus ini. Langkah hakim agung Gayus Lumbuun yang melapor ke Mabes Polri mendapat dukungan dari Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Pasalnya, dengan laporan itu dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat agar tidak seenaknya menuduh hakim menerima suap, tanpa didukung bukti yang kuat. "Jangan sampai ada yang menuduh hakim terima ini terima itu, tapi itu sekadar fitnah," kata Hatta Ali kepada wartawan usai acara Laporan Tahunan Kinerja MA 2013 di Jakarta, Rabu (26/2). Gayus berharap pihak kepolisian dapat mengungkapnya. Hal ini supaya orang-orang yang merekayasa, menyiarkan dan meliput berturutturut de- ngan berbagai cara bisa mendapat sanksi hukum. Dalam perkembangannya langkah hakim Gayus Lumbuun malapor ke Mabes Polri ternyata diikuti tiga hakim agung lainnya yakni Prof Dr Surya Jaya, Dr Salman Luthan, dan Dr Dudu Duswara. Laporan itu disampaikan karena merasa difitnah atas tuduhan menerima transfer dana Rp 700 juta terkait vonis Dewi Persik. Menanggapi hal ini, MA akan melihat bagaimana proses hukumnya untuk memberikan langkah selanjutnya. Karena itu, menurut Kabiro Hukum MA Ridwan Mansyur, pihaknya belum akan memberikan bantuan hukum. "Kita lihat dulu prosesnya bagaimana," kata Ridwan seraya menambahkan, bila kasus ini sudah bergulir, Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) sebagai organisasi hakim tentu akan memenuhi hak-hak hakim agung ini. Adapun yang terkait pelaporan, Ridwan menilai itu adalah hak setiap warga negara untuk melapor. "Karena itu, tidak boleh sembarang orang mengeluarkan statemen yang merugikan orang lain," tutur Ridwan. Terkait hal ini, Julia Perez dalam beberapa kesempatan kepada media massa sudah menyatakan bahwa bukti transfer uang dari dirinya ke Gayus itu adalah reka-yasa. (Ful/Imd)-d KR-Dokumen Gayus Lumbuun KR-Dokumen Dewi Persik MORATORIUM IKLAN KAMPANYE DI TELEVISI KPU dan Bawaslu Harus Tegas SEORANG sobat lama nun di Medan sana mengirim pesan pendek lewat telepon seluler. Bunyinya: abu Gn Kelud mengguyur, pariwisata DIY meluncur? Mencoba agak kocak, saya lalu membalas: kalau meluncur itu artinya masih jalan terus, ya; tapi kalau ënyungsepí, tentu tidak. Tampaknya dia terbawa suasana pariwisata di Tanah Karo, Sumatera Utara, yang menurutnya kolaps akibat erupsi Gunung Sinabung. Secara faktual pariwisata DIY memang terkena dampak tebaran abu Gunung Kelud. Kita bisa menyaksikan sendiri penghentian penerbangan dari dan ke Bandara Adisutjipto akibat tutupan abu vulkanik. Penundaan atau pembatalan kunjungan pasti terjadi dan niscaya juga diiringi penurunan tingkat hunian hotel. Semua ini bermata rantai hingga ke aktivitas pendukung ekonomi pariwisata yang lain. Namun kali ini situasinya jauh berbeda dibanding, misalnya, dengan dampak erupsi Merapi atau gempa Jogja beberapa tahun silam. Ketika itu, pariwisata DIY boleh disebut nyaris kolaps. Sejumlah hotel berbintang retak dan tak layak huni. Banyak jalan * Bersambung hal 7 kol 5 ERUPSI Gunung Kelud membuat puluhan ribu warga sekitar mengungsi, meninggalkan harta bendanya. Untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita tersebut, KR membuka dompet sumbangan pembaca. Sumbangan diharapkan berupa uang, tak berbentuk barang. Diberikan di bagian keuangan SKH KR, Jl P Mangkubumi 42 Yogyakarta atau melalui rekening Bank BRI Cabang Mlati, Yogyakarta No. 0409-01-000180-56-1 atas nama Dompet KR Peduli Bencana Gunung Kelud. NO NAMA ALAMAT RUPIAH 135 NN .................... 20,000.00 136 Pengajian Samara Yogyakarta Masjid RS JIH Yogyakarta .................... 5,000,000.00 137 Jama'ah Masjid Al Falaah Karang Jambe Banguntapan Bantul Yogyakarta . . . . . . . . . . 5,000,000.00 138 Bp. Ibrahim Salim Warungboto UH 4/757 Yogya 1,000,000.00 139 Damar dan Daniar Jl. Timor Timur G 26 Joglo Desa Jakal Yogya .................... 500,000.00 140 SMK Muhammadiyah Prambanan Sleman Yogyakarta .................... 2,381,000.00 141 Keluarga Besar Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri Gandu Sendangtirto Berbah Sleman . . 500,000.00 142 Warga Dusun Kedon Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta . . . . . . . . 900,000.00 143 KOSI Komunitas Outlet dan Sales Independent Jogja .................... 2,650,000.00 144 Hj. Kernowihardjo Sagan CT V/2-H Yogya . . 1,000,000.00 145 Hj. Syamsuddin Sagan CT V/3-H Yogya . . . . 1,000,000.00 146 Ibu Suciyati Sagan CT V/3-H Yogya . . . . . . . . 100,000.00 147 Ibu Niken Rinanti Sagan CT V/3-H Yogya . . . 100,000.00 148 Keluarga Besar SMA Negeri I Prambanan Sleman Koordinator Osis "VIGARA" . . . . . . 3,185,000.00 149 SMK YPKK 1 Gamping Sleman . . . . . . . . . . 1,528,000.00 150 Yangkung Yangti Jl. Asahan 56 Perum Nogotirto 3 Gamping Sleman . . . . . . . . . . . . . 200,000.00 * Bersambung hal 7 kol 1 SATU TEWAS, TIGA SELAMAT 4 Siswa Digulung Ombak Baron JAKARTA (KR) - Petinggi partai politik (parpol) yang juga pemilik stasiun televisi tidak boleh sesuka hati memanfaatkan medianya untuk kepentingan parpolnya. Hal yang sama juga berlaku bagi parpol yang memiliki uang banyak untuk beriklan. Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (26/2). Seperti diketahui, di antara 12 parpol peserta Pemilu 2014, Partai Golkar merupakan salah satu partai yang gencar beriklan di televisi. Tak hanya sosialisasi partai, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical juga sering muncul sebagai bakal calon presiden. Semua iklan itu diakui Golkar untuk mendongkrak elektabilitas. Jimly meminta Komisi Pe- KR-Antara Prof Jimly Asshiddiqie milihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) tegas dalam menerapkan moratorium iklan politik dan iklan kampanye di media penyiaran. "KPU dan Bawaslu harus tegas. Saya rasa moratorium itu baik, tinggal bagaimana KPU dan Bawaslu mempertegas penindakannya," tegasnya. Menurut Jimly, dua lemba- ga penyelenggara pemilu itu harus tegas kepada parpol untuk mengingatkan bahwa frekuensi penyiaran adalah milik publik. Oleh karena itu, petinggi parpol yang juga pemilik stasiun televisi tidak boleh sesukanya memanfaatkan medianya untuk kepentingan parpolnya. Namun demikian, politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai, keputusan mo-ratorium iklan politik dan kampanye di lembaga penyiaran sangat merugikan semua parpol peserta Pemilu 2014. Namun diyakini moratorium itu tidak akan mengganggu pemenangan pemilu dan Golkar akan mematuhi keputusan tersebut. Bambang menjelaskan, dengan keputusan itu, secara otomatis parpol kehilangan waktu untuk mensosialisasikan partai melalui media * Bersambung hal 7 kol 5 WONOSARI (KR) - Sebanyak 4 siswa SMPN 2 Semanu Gunungkidul, Rabu (26/2) menjadi korban keganasan ombak Pantai Baron. Tiga siswa berhasil diselamatkan pengunjung dan Tim SAR, namun satu siswa lainnya Toni Saputra (14) warga Gunung Kacangan Sumberwungu Tepus Gunungkidul tewas ditelan ombak. Jenazah siswa kelas III tersebut dievakuasi dengan alat pancing. "Proses evakuasi jenazah sangat sulit karena gelombang laut tinggi dan jenazah bisa diangkat dari dasar laut kedalaman 5 meter dengan menggunakan alat pancing," kata Sekretaris Tim SAR Pantai Baron, Surisdiyanto. Informasi di lokasi kejadian dan keterangan Tim SAR Baron, keberadaan siswa SMPN 2 Semanu di Pantai Baron itu dalam rangka melaksanakan tugas sekolah. Sebenarnya mereka ditugaskan guru di Pantai Drini, tetapi tidak diketahui akhirnya justru berada di Pantai Baron. Padahal kondisi ombak Pantai Baron dalam beberapa hari terakhir sulit diprediksi dan cenderung besar. "Sebelum digulung ombak, keempat siswa ini tengah mandi di laut dan saat terjadi gelombang besar mereka terseret ombak. Satu dari empat siswa itu jiwanya gagal diselamatkan," imbuh Surisdiyanto. Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen SIK MH yang berada di lokasi kejadian menyatakan, dari hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dari hasil pemeriksaan tim identifikasi satuan Reskrim dan dokter Puskesmas Tanjungsari kematian korban murni disebabkan terseret ombak. (Bmp)-d PBB Konsisten Kawal Pancasila PARTAI Bulan Bintang (PBB) konsisten mengawal Pancasila sebagai dasar negara sesuai sejarah dan orisinalitasnya. Dalam hal ini, PBB mencoba mensterilkannya supaya jangan sampai ada intervensi pihak luar. Ketua DPW PBB DIY, Drs H Yunohedi, mengatakan, Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak boleh goyah dalam kondisi apa pun. Hal ini ditegaskannya karena sekarang ini ada gejala ajaran yang terkandung dalam Pancasila mulai luntur. Satu contoh yang dikedepankan adalah pelaksanaan demokrasi. Saat ini, kata Yunohedi, demokrasi yang dijalankan di Indonesia merupakan produk impor dari ne- gara liberal, bahkan terkadang demokrasi yang kita adopsi ini justru lebih liberal dari negara aslinya. "Ini tugas yang berat karena butuh perjuangan dan usaha jangan sampai Pancasila hanya sekadar menjadi teori, tetapi praktiknya jauh bertentangan dengan pelajaran yang terkandung di dalam sila-silanya," kata Yunohedi pada acara silaturahmi dengan jajaran Kedaulatan Rakyat, Selasa (25/2). Berita terkait Partai Bulan Bintang lainnya di halaman 13 Menurut Yunohedi, implementasi kesetiaan mengawal dasar negara ini diwujudkan PBB dalam usaha menumbuhkan jiwa dan semangat nasionalisme yang tinggi bagi internal maupun eksternal partai. Paling sederhana sekaligus paling sulit yaitu menum- buhkan kesadaran dan kecintaan dari dalam sendiri untuk mulai menghargai dan memakai produk-produk buatan dalam negeri. "Pancasila yang paling penting implementasinya. Ke depan rebut dan beli kembali perusahaan asing yang mengolah sekaligus menguasai beberapa Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, karena ini menjadi amanat dari pasal 33 UUD 1945," tegasnya. PBB juga menetapkan skala prioritas pembangunan jangka panjang di daerah-daerah seluruh Indonesia. Khusus di DIY prioritasnya pada dua sektor, pendidikan dan pariwisata. Industri yang ada di DIY harus berkaitKR-Franz Boedi Soekarnanto an dengan keduaDrs H Yunohedi nya. "Program-program lokal juga harus dikawal sebagai bentuk manifestasi Pancasila seperti pelayanan kesehatan pada masyarakat dan lain-lain. Hal ini disesuaikan dengan * Bersambung hal 7 kol 1 q DI Kota Beijing, China, ada satu biro jodoh bernama Diamond Bachelor Mutchmakers yang melayani para OKB (Orang Kaya Baru) di China. Para OKB di China banyak memakai biro jodoh ini. Biaya yang harus dibayar para OKB ketika sudah mendapatkan calon istri idaman melalui biro jodoh ini adalah... USD 30.000. (1 Dolar = Rp 12.300).--(Kiriman: Ridwan Arif Nugroho, Sleman, Yogyakarta)-b

KAMIS PAHING 27 FEBRUARI 2014 (26 BAKDAMULUD 1947) KOTAYOGYA PKPI Siap Bertarung Rebut Kursi Parlemen YOGYA (KR) - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) siap bertarung untuk memenangkan Pemilu legislatif 2014. Partai itu mengusung tiga pilar utama demi perolehan suara signifikan dalam Pemilu, serta menempatkan wakil-wakilnya di kursi DPR, DPRD provinsi maupun kabupaten/kota. "Partai kami siap fight (bertarung) untuk memenangkan Pemilu 2014," kata Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI DIY, Drs Barnot B Sabarno SH MH, saat silaturahmi dengan Redaksi KR di Aula KR Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogya, Rabu (26/2). Barnot pada kesempatan itu didampingi Bendahara Purnomo SE, Ketua Korwil Gunungkidul Dargo, Ketua Korwil Sleman Sutikno, Ketua Korwil Bantul Petrus Sunarto, serta Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Kota Yogyakarta R Muchtar SSos SH MHum. Pilar pertama yang dilakukan adalah terus mensosiali- KR-Franz Boedisukarnanto Jajaran pengurus PKPI silaturahmi di KR. sasikan ketokohan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI Letjend TNI (Purn) Sutiyoso. Hal itu penting karena harapan masyarakat terhadap suatu partai tentu tidak lepas dan akan tertumpu pada sosok ketua umumnya. "Bang Yos (sapaan Sutiyoso) adalah sosok pemimpin yang bersih dan tegas. Beliau banyak pengalaman memegang jabatan di pemerintahan maupun TNI, selama itu pula tidak pernah tersandung masalah pribadi maupun kedinasan. Salah satu prestasinya adalah merintis busway selama menjabat Gubernur DKI Jakarta," ungkap Barnot. Pilar kedua adalah sosialisasi untuk mengenalkan PKPI pada masyarakat. Aktivitas sosialisasi antara lain kerja bakti yang melibatkan para calon anggota legislatif (caleg). Mereka turun ke jalan, bisa melihat, menyelami dan merasakan langsung kerja pelayanan untuk masyarakat. Pilar ketiga adalah silaturahmi para kader, baik antarkecamatan maupun antardesa. Ulasan lebih lengkap mengenai PKPI akan dimuat di KR edisi Jumat (28/2) besok. (Bro)-a FORPI INDIKASIKAN KEJANGGALAN Dana Darurat Terserap Rp 500 Juta YOGYA (KR) - Forum Pemantau Independen (FORPI) Kota Yogyakarta akhirnya berhasil mengumpulkan seluruh data penggunaan dana tak terduga selama masa tanggap darurat abu vulkanik. Dari Rp 500 juta yang terserap, terdapat beberapa pengeluaran yang butuh pendalaman. Menurut Koordinator FORPI Kota Yogyakarta, Winarta Hadiwiyono, pemantauan penggunaan dana tak terduga sudah dilakukan sejak 17 Februari lalu. Dari segi pembelanjaan memang tidak ditemukan persoalan. Namun dalam perencanaan ada hal yang menimbulkan banyak pertanyaan. Meski demikian, Winarta masih enggan membeberkan indikasi kejanggalan tersebut. "Alokasi dana tak terduga ada Rp 3 miliar, tapi yang terserap selama darurat abu vulkanik ini Rp 500 juta. Beberapa hal yang kami pertanyakan, masih kami dalami secara internal sembari menunggu laporan pertanggung jawaban secara lengkap," paparnya didampingi seluruh Anggota FORPI Kota Yogyakarta, Rabu (26/2). Winarta memaparkan, dana tak terduga itu dicairkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta. Pembelanjaannya dilakukan bersama instansi lain yakni Dinas Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup (BLH). Antara lain pembelian masker, obat tetes mata, dana stimulan kerja bakti Rp 2,5 juta per kelurahan, bahan bakar armada serta perlengkapan lain. Penggunaan itu secara detail harus sudah dilaporkan ke Bendahara Pemkot maksimal satu bulan usai pembelanjaan. Oleh karena itu, FORPI perlu menunggu laporan tersebut guna menyandingkan data kejanggalan yang ia peroleh. (R-9)-a Wirausaha, Jalan Lain Menuju Sukses KR-Jayadi Kastari Rektor UST Yogya Pardimin MPd (kiri) menyerahkan cenderamata kepada Aprizal MM. YOGYA (KR) - Sudah tidak zamannya lagi, mahasiswa kuliah lulus kemudian mencari kerja. Cara pandang yang demikian sering justru merepotkan para sarjana itu sendiri. Kini saatnya pola diubah, sejak awal harus ditumbuhkan, wirausaha menjadi jalan lain menuju sukses. Demikian ditegaskan Drs Aprizal MM, Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kewirausahaan dan SDM, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI di Ruang Ki Sarino Mangunpranoto Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Jalan Kusumanegara 157, Timoho, Rabu (26/2) sore. Hal tersebut dalam workshop wirausaha bertema Small Medium Enterprise Boost dibuka Pardimin MPd, Rektor UST Yogyakarta, pengantar Prof Dr Sri Edi Swasono. Hadir pula pembicara Santi Diansari Sarino (IBM Indonesia), Deva Rachman (INTEL Indonesia) dipandu Dr Sahedhy Noor SK. Menurut Aprizal, menjadi wirausaha di usia muda sebenarnya memiliki banyak kesempatan berhasil. Hal ini senada tema besar workshop ini, peningkatan pengusaha pemula dengan memulai kewirausahaan di kampus. Sedangkan Sri Edi Swasono berpandangan, wirausaha justru mendidik untuk gigih berusaha menjadi mandiri. Membangun persaingan dunia usaha yang sehat dan kompeti(Jay)-a tif. ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2 HARI INI APBD 2014 DITENTUKAN Pemkot Jamin Laksanakan Rekomendasi Gubernur YOGYA (KR) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menjamin seluruh rekomendasi Gubernur atas APBD 2014 akan dilaksanakan tanpa pengecualian. Termasuk perombakan sistem honor pegawai yang dinilai kurang efisien serta menjadi sorotan dewan. Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Yogyakarta, Kadri Renggono memaparkan, usai terjadi jalan buntu saat membahas bersama dewan, pihaknya langsung berkonsultasi ke Pemda DIY. Hal itu juga atas usulan dewan agar rekomendasi Gubernur dipahami secara utuh. "Semua kita jalankan. Sekarang juga draftnya saya benahi sebagai bahan pemba- hasan lagi dengan dewan," tandasnya, Rabu (26/2). Sistem honor pegawai, baik PNS maupun non PNS memang diminta oleh Gubernur agar dicermati ulang. Terutama menyangkut honorarium diluar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Oleh karena itu, Pemkot melakukan rasionalisasi anggaran honorarium. Honorarium bagi PNS dipangkas 30 persen dari Rp 51 miliar menjadi Rp 36 miliar. Sedangkan non PNS dikurangi 20 persen dari Rp 45 miliar menjadi Rp 36 miliar. Rasionalisasi tersebut merupakan hasil konsultasi ulang dengan Pemda DIY. "Soal honorarium sudah selesai. Terkait pengangkatan pegawai, semua juga sudah sesuai dengan regulasi kita. Jadi tidak masalah," imbuh Kadri. Dengan demikian, eksekutif berharap pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) terkait finalisasi hasil evaluasi Gubernur bisa kembali dilanjutkan. Pasalnya, Kamis (27/2) hari ini merupakan batas akhir keputusan Surat Keputusan (SK) Pimpinan Dewan sebagai landasan Perda APBD agar anggaran bisa dicairkan. Wakil Ketua Banggar DPRD Kota Yogyakarta, M Ali Fahmi mengatakan, SK Pimpinan Dewan sebenarnya sudah disusun. Pihaknya pun siap membahas kembali dengan eksekutif jika sudah ada jaminan terkait pelaksanaan seluruh rekomendasi Gubernur. Menurut Fahmi, Banggar tidak ingin pembahasan berlarut-larut lantaran secara ketentuan APBD Kota Yogyakarta 2014 sudah terlambat selama dua bulan. Namun semua ketentuan harus ditaati termasuk rekomendasi Gubernur supaya tidak berimplikasi pada hu(R-9) -a kum. Untuk Pupuk, Abu Kelud Harus Dilapukkan YOGYA (KR) - Abu vulkanik Gunung Kelud mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Namun, agar dapat diserap tanaman, nutrisi yang masih terperangkap di dalam abu tersebut harus dikeluarkan terlebih dahulu melalui proses pelapukan. Ketua Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof Dr Ir Azwar Maas MSc mengatakan, dalam proses pelapukan, abu membutuhkan asam-asam organik sebagai pengurai. Asam tersebut banyak terdapat dalam bahan organik seperti sampah rumah tangga atau sampah kota. "Akan lebih baik jika abu ini dicampur bersama sampah, agar menghasilkan kompos dengan kualitas baik," kata Azwar kepada KR saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/2). Menurutnya, abu vulkanik memiliki struktur yang rapuh. Sehingga ketika bercampur dengan asam akan cepat melapuk dan nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa keluar. Nutrisi yang terkandung dalam abu antara lain Kalium (K) seperti yang ada dalam pupuk KCL, Fosforus (P) seperti yang terdapat dalam pupuk SP 36. Selain itu masih ada Kalsium (Ca), Magnesium (Mg). "Kelud ini tidak mengandung Nitrogen (N)," katanya. Azwar mengatakan, dibagian permukaan abu, terdapat unsur Natrium klorida (NaCL) dan Aluminium Sulfat. Namun karena sifatnya mudah larut, unsur ini biasanya telah hilang lebih dahulu, hanyut terbawa air hujan. Dibutuhkan waktu 1-2,5 bulan agar abu bisa lapuk sempurna. Dengan perbandingan campuran antara abu dan sampah segar/basah yaitu 1:5 atau 1:10. Selain digunakan sebagai campuran pupuk kompos, abu ini juga bisa langsung diolah dilandang-ladang dengan cara dicangkul. Mako Polsek Kraton Pindah di Suryaputran YOGYA (KR) - Mako Polsek Kraton yang semula berada di Jalan Kadipaten Kidul Yogya, Rabu (26/2) pindah di Dalem Pendapa Suryaputran Panembahan. Keberadaan mako saat ini lebih representatif, dengan harapan kinerja polisi semakin meningkat. Kapolresta Yogya Kombes Pol R Slamet Santoso SH SIK menjelaskan, kantor Polsek yang lama sangat tidak representatif karena ruang tahanannya tidak sesuai dan ruang lainnya juga sempit. Kemudian kantor yang baru lebih representatif karena ruang tahanan sudah sesuai standar. "Dalem Suryaputran ini direnovasi oleh Polda DIY untuk dijadikan Mapolsek Kraton, karena kantor yang dulu sangat sempit. Harapannya kinerja anggota Polsek Kraton bisa menjadi lebih bagus," kata Slamet di sela-sela peresmian. Peresmian dilakukan oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Haka Astana. Selain meresmikan Mapolsek Kraton, Kapolda DIY juga meresmikan Satuan Administrasi Penerbit SIM Polres Kulonprogo, Mako Polair dan Pembangunan Aula SPN Selopamioro. "Peresmian beberapa proyek renovasi Polda DIY dijadikan satu di sini," terangnya. Sedangkan Kapolsek Kraton Kompol Fajarini mengatakan, pemindahan Polsek Kraton ini diawali dengan kirab menggunakan 4 andong. Rombongan itu berjalan mulai Jalan Kadipaten KidulNgasem-Sompilan-Jalan Ngadisuryan-Alun-alun Kidul-Langenastran-Jalan Suryoputran. "Mudah-mudahan dengan menempati kantor baru, anggota lebih semangat dalam mengamankan dan melayani masyarakat. Apalagi wilayah Kraton ini merupakan tujuan wisatawan datang (Sni)-a ke Yogya," katanya. "Agar bisa terjadi pelapukan maka abu harus berada dibawah tanah," katanya. Pelapukan dengan cara ini akan membutuhkan waktu lebih lama jika dibanding pelapukan dengan sampah organik. Azwar berharap, masyarakat segera memanfaatkan abu Kelud ini supaya tidak banyak nutrisi yang hilang terbawa air hujan. Senada dengan Azwar, dosen Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta Ir Enny Rahayu MP mengatakan, abu Kelud ini sangat bagus untuk pupuk. Dengan ukurannya yang sangat kecil/halus, justru akan mempercepat proses pelapukan. Selain itu abu Kelud sedikit sekali mengandung belerang/sulfur karena sebagian besar sudah menjadi sulfat. "Bagi saya, abu ini menjadi anugerah untuk mengembalikan kesuburan tanah (*-5)-a secara alami," katanya. LOMBA MARS PKK DAN KB UNY, Polda dan UPN Juara YOGYA (KR) - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) keluar sebagai juara I lomba paduan suara Mars PKK dan Mars KB yang berlangsung di Bangsal Wiyotoprojo Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (26/2). Juara II diraih kelompok paduan suara Polda DIY, juara III kelompok UPN Veteran Yogyakarta. Lomba dibuka Wagub DIY Paku Alam IX, diikuti 25 kelompok. Terbagi peserta lomba Mars PKK dan Mars KB 5 kelompok kader PKK Desa/Kelurahan mewakili 5 Kabupaten/Kota se-DIY, dan 20 kelompok lomba Mars KB dari 5 Kodim seDIY, Yon 403 dan mitra kerja BKKBN se-DIY. Juara I lomba Mars PKK dan Mars KB memperoleh trofi Gubernur DIY, juara II Ketua DPD DIY, dan juara III trofi GKR Hemas. Sedang juara I lomba paduan suara Mars KB mendapat piala bergilir Danrem 072/Pamungkas. Ketua panitia lomba dr Hj Siswatiningsih SU menyatakan, lomba yang diikuti berbagai kalangan mitra BKKBN di DIY itu untuk menggalang dukungan bagi pelaksanaan program kependudukan dan KB. Menurut Kepala Perwakilan BKKBN DIY Dra Tjondro Rini MKes, di kalangan masyarakat luas masih ada kelompok masyarakat yang kurang mendukung atau belum bisa menerima pola keluarga kecil dan akseptor pria. "Lomba kami maksudkan sebagai sosialisasi program kependudukan dan KB hingga lini keluarga," (No)-a katanya. RAYAKAN USIA KE-8 PLAZAAMBARRUKMO 78 Perancang Busana Ramaikan JFF Seminar Cara Bijak Menyiasati Pajak BATAS akhir waktu lapor Surat Pemberitahuan (SPT) sudah di depan mata. Kemungkinan ada yang masih bingung atau ada masalah berkait dengan pajak. Karena itu, untuk mencari solusi mengenai soal pajak Divi Event Organizer (EO), akan menggelar Seminar Tax Strategy 'Cara Bijak Menyiasati Pajak'. Seminar tersebut, bakal digelar di Hotel The Sunan Solo, Kamis (27/2) sesi pertama mulai pukul 11.00 WIB dan Sesi kedua pukul 16.30 WIB. Untuk seminar selanjutnya, akan diselenggarakan di Hotel Horison Yogyakarta, Jumat (28/2) sesi pertama pukul 13.00 WIB, dan sesi kedua pukul 18.00 WIB. Suryawan, selaku Pimpinan Produksi Divi EO mengatakan, seminar di Solo dan Yogyakarta bakal menampilkan Himawan Tantyo SE MM, konsultan pajang yang berpengalaman puluhan tahun di berbagai perusahaan. Peserta semi- nar bisa memperoleh wawasan cara menyiasati pajak sesuai ketentuan pajak. Cara menghindari pajak tarif tinggi untuk menghemat pembayaran pajak. Bahkan bisa memahami keuntungan dan kerugian sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). "Selain itu, peserta bisa belajar bagaimana supaya tidak diperiksa dan langsung praktik membuat tax planning pajak dan pengisian SPT serya tips-tips pajak terkini," papar (Cil)-a Suryawan. YOGYA(KR) - Plaza Ambarrukmo akan menggelar acara bertajuk 'Glamournation : Identity', di Atrium (Ground Floor) 6-9 Maret. Acara ini diselenggarakan untuk merayakan 8th Anniversary yang jatuh pada 5 Maret 2014, sekaligus wujud rasa syukur dan terima kasih atas dukungan, loyalitas dan kepercayaan para pengunjung kepada Plaza Ambarrukmo. Serangkaian acara dihadirkan untuk merangkum kemegahan serta gaya hidup yang sarat kemewahan, tapi tetap menonjolkan kekuatan dan identitas Plaza Ambarrukmo sebagai pusat life style Yogya dan Jawa Tengah. Di antaranya, Jogja Fashion Festival KR-Pramesthi Ratnaningtyas Koleksi busana yang akan dihadirkan di JFF 2014. (JFF) 2014, Late Night Sale, Plaza Ambarrukmo Shopping Card (PASC)-BCA Lucky Draw, Glamfashion Competition dan bakti sosial. General Manager Plaza Ambarrukmo, Surya Ananta saat jumpa media di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogya, Rabu (26/2) mengatakan, JFF sebagai salah satu ciri khas Plaza Ambarrukmo diikuti 78 perancang busana dari Yogya, Jateng, Bali, Bandung dan Jakarta. Menghadirkan lebih dari 520 busana, yang salah satunya merupakan karya perancang busana muda pemenang fellowship program JFF 2014, Kartika Sari Liem berjudul 'Interpretation of Dreams'. Tak ketinggalan perancang busana tamu Afif Syakur, Goet Poespo & Nita Kenzo, Djongko Rahardjo dan Denny Wirawan. Pada tanggal 8 Maret, akan dilangsungkan program Lucky Draw pukul 19.00. Pengunjung hanya perlu menunjukkan nota belanja dengan kartu kredit BCA senilai minimal Rp 500 ribu (nota tidak bisa digabung) di stan PASCBCA di area lobi timur dengan hadiah Samsung Galaxy FAME, voucher makan, voucer belanja dan sebagainya. Dilanjutkan Late Night Sale pukul 22.00-24.00. Berbagai penawaran menarik dan diskon hingga 70% akan diberikan lebih dari 200 tenant. "Glamfashion Competition diselenggarakan 9 Maret terbuka untuk anak usia 4-21 tahun. Penutupan lomba 8 Maret di Customer Service. Untuk bakti sosial mengundang anak-anak Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro dan Panti Asuhan Ash Shiddiqiyyah Kulonprogo untuk bermain di Game Fantasia, 12 Maret," jelas Surya. (Mez)-a

KAMIS PAHING 27 FEBRUARI 2014 (26 BAKDAMULUD 1947) GUNUNGKIDUL ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3 SIMULASI PEMILU KPU DISERANG BANYAK TERSERANG BELUK DAN URET Dalmas Bubarkan Demontrans, 3 Orang Tertembak Produksi Padi 2014 Turun 10-15 Persen KR-Dedy EW Simulasi pembubaran massa yang menyerang kantor KPU Gunungkidul. WONOSARI (KR) - Suasana Kantor KPU Gunungkidul mencekam usai penghitungan rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif. Massa menyerang kantor KPU karena tidak puas dengan hasil penghitungan suara. Personel pengendali massa (dalmas) terpaksa diturunkan untuk menghalau dan meredam demontrans. Massa yang beringas dan nyaris berbuat anarki itu akhirnya bisa dihalau mundur dengan semprotan air dari water canon dan anjing pelacak Polda DIY. Puluhan orang akhirnya berhasil dibubarkan, 3 orang demontrans tertembak dan langsung diamankan personel Sat Brimob Polda DIY. Demikian suasana simulasi terpadu pengamanan pemilihan umum yang digelar Polres Gunungkidul di kompleks Alun-alun Wonosari, Rabu (26/2). Kegiatan dihadiri Direktur Pelatihan Pengamanan Pemilu Polda DIY Kombes Yulza Sulaiman SIK MH, para kasat dan perwira Stap Polda DIY, Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen SIK MH, Dandim 0730 Letkol Arh Herman Toni dan Bupati Hj Badingah SSos. Simulasi melibatkan tim Densus antiteror Polda DIY juga berhasil melumpuhkan teroris yang berencana meledakkan kantor KPU. Tim mendobrak pintu dan berhasil menembak mati satu orang serta mengamankan satu pelaku yang masih hidup. Tim Jihandak Polda akhirnya didatangkan serta mengevakuasi bom. Akhirnya bom tersebut bisa dievakuasi dan dilakukan peledakan. Penghadangan pengiriman logistik pemilu serta keributan di lokasi TPS juga berhasil diatasi oleh personel kepolisian. Kapolres Gunungkidul, AKBP Faried Zulkarnaen SIK usai pelatihan mengungkapkan, pelatihan ini melibatkan personel Polres serta Polda DIY yakni Brimob dan Sabhara. Simulasi ini untuk memprediksikan kerawanan yang timbul pada pentahapan pemilu. Personel dilatih untuk melakukan penindakan sesuai dengan standar operasional dimulai dari pembubaran massa hingga diperbolehkannya melakukan penembakan. (Ded/Bmp)-f BADINGAH KEMBANGKAN AGRO WISATA Berdayakan Masyarakat, Tingkatkan Kesejahteraan WONOSARI (KR) - Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos merintis pengembangan agro wisata. Pemerintah daerah kini memetakan wilayah mana saja yang memiliki potensi. Agro wisata nantinya dikelola langsung oleh masyarakat, sehingga kesejahteraan semakin meningkat. Salah satunya Agro Wisata di Nglanggeran, Patuk yang kini sudah berkembang pesat. "Pemkab sedang memetakan wilayah mana yang berpotensi dikembangkan menjadi agro wisata," kata Hj Badingah di dampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Supriyadi STP kepada wartawan, Rabu (26/2). Dikatakan, melalui pengembangan agro wisata, masyarakat bisa memiliki peluang untuk meningkatkan serta menggerakkan roda perekonomian. Pembangunan agro wisata se- lain akan mendongkrak kunjungan wisatawan, akan berdampak pada pengembangan wisata berbasis masyarakat. Pemetaan yang sudah dilakukan, terdapat potensi yang cukup banyak di antaranya agro wisata tales, manggis dan jeruk. “Sekarang juga telah disiapkan perencanaan pengembangan kawasan tersebut,” ucapnya. Supriyadi menambahkan, sekarang sudah ada dua lokasi yang siap untuk percontohan. Wilayah tersebut yakni Sriten, Pilangrejo yang memiliki pemandangan alam indah dan puncak tertinggi di Gunungkidul. Termasuk banyaknya pohon manggis dan durian. Khusus di Pilangrejo, Nglipar disiapkan lahan seluas 20 hektare. "Sedangkan kawasan agro wisata Gunungbatur, Balong, Girisubo sudah disiapkan dengan sentra jeruk dan nanas." ucapnya. (Ded)-f Rumah Hancur Disambar Petir WONOSARI (KR) - Rumah Mujiyono (45) warga Dusun Sanglor I, Girisuko, Panggang, porak poranda dan hancur disambar petir, Selasa (25/2) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini tetapi akibat kerusakan rumah miliknya korban menderita puluhan juta rupiah. "Seluruh barang berharga ikut hangus terbakar termasuk seluruh perangkat elektronik dan jaringan listrik," kata Mujiyono, Rabu (26/2). Informasi di lokasi kejadian menyatakan peristiwa ini bermula saat terjadi hujan cukup deras disertai angin kencang dan sambaran petir berkali-kali di wilayah Kecamatan Panggang. Mengetahui kejadian tersebut seluruh keluarga korban mencari perlindungan di tempat yang aman. Tak disangka saat seluruh keluarganya berada di rumah bagian depan, tiba-tiba rumah yang dihuni puluhan tahun itu disambar petir. Tidak hanya rumah yang mengalami kerusakan termasuk barang-barang berharga yang ada di dalam rumah hangus terbakar. Kapolsek Panggang, AKP Kasiwon ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Karena kondisi rumah korban rusak berat, Camat Panggang AG Gunawan bersama muspika langsung memimpin kerja bakti memperbaiki rumah yang rusak akibat disambar petir tersebut. Terkait dengan bencana alam itu sudah dilaporkan Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). "Sebelum menghancurkan rumah sambaran petir lebih dulu mengenai antenna televisi yang ada di pohon melinjo." ucapnya. (Bmp)-f WONOSARI (KR) - Saat ini, petani tadhah hujan di Kabupaten Gunungkidul terutama di zone utara dan tengah sedang memasuki musim panen padi. Beberapa petani mengaku hasil panen tahun ini mengalami penurunan antara 10-15 persen, karena adanya serangan hama 'beluk' atau busuk leher di padi dan hama uret dan mentul. "Produksi padi tahun ini menurun, karena serangan hama beluk yang sulit diberantas," kata Sunarto dan Wahid, petani di Dusun Siraman II, Desa Siraman, Wonosari, Rabu (26/2). Demikian pula Maryoto (50) petani di Desa Logandeng, Playen yang ditemui terpisah juga mengaku hasil panen padi tahun ini tidak sebaik tahun kemarin. Turunnya hasil panen padi karena serangan hama penggerak leher sehingga buliran padi menjadi gabuk. "Padi yang gabuk mencapai lebih dari 25 persen," ujarnya. Sementara di wilayah sela- tan, meliputi Kecamatan Tepus, Tanjungsari, Paliyan dan Saptosari, puluhan hektare tanaman padi gagal panen karena diserang uret dan mentul. Banyak tanaman yang belum saatnya dipanen dibabat oleh pemiliknya karena sudah banyak yang mati akibat serangan hama tersebut. Supriyadi STP, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul belum bisa memprediksikan besar produksi padi pada musim tanam 2013/2014. "Kami belum bisa memprediksi karena belum ada laporan hasil ubinan dari KR-Agus Waluyo Petani di Siraman memanen padi yang terserang beluk. masing-masing kecamatan," katanya. Kemungkinan adanya penurunan produksi padi, sebagai dampak gagalnya bantuan benih dari Kementerian Pertanian RI, Supriyadi menepis, karena meskipun petani menggunakan benih lokal dari hasil panen sebelumnya tetapi masih baik, karena benih padi milik sen- diri baru dua turunan, sehingga masih layak ditanam. Terkait banyaknya hama penggerak leher pada tanaman padi setelah berbuah, menurut Kepala Dinas TPH karena tingginya curah hujan sehingga tanah lembab juga kemungkinan kelebihan pupuk urea, sehingga mengakibatkan buliran padi tidak berisi (gabuk). (Awa)-f KAMPANYE CALEG DPRD Habiskan Dana Sampai Rp 400 Juta WONOSARI (KR) - Kampanye calon anggota legislatif (caleg) menjelang Pemilu 2014 menelan biaya tidak sedikit. Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) memperkirakan anggarannya paling tidak habis Rp 200 juta. Bagi yang kepadatan kampanyenya tinggi, bisa menghabiskan Rp 400 juta. Anggaran tersebut hanya digunakan untuk pembuatan alat peraga kampanye, transportasi, konsumsi dan biaya-biaya rapat. Termasuk untuk memberikan bantuan sarana dan prasarana masyarakat. Demikian dikatakan Drs Marsiono, Ketua DPD Partai Golkar dan Sukrisno ST Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Rabu (26/2). Waktu kampanye yang panjang, sekitar satu tahun memerlukan anggaran yang besar. Anggaran tersebut bukan untuk politik uang, tetapi untuk ongkos politik caleg. Setiap melakukan sosialisasi kepada masyarakat, membutuhkan biaya yang besar. Marsiono mengusulkan ke depan waktu kampanye tidak terlalu lama. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menganggarkan sosialisasi pemilu bersama partai politik. "Masyarakat harus diajak memilih caleg yang berkualitas bukan yang membagi uang banyak," ucapnya. Menurut Sukrisno ST, masyarakat semakin kritis, tidak lagi butuh janji, namun bukti. Kondisi ini tentu bergantung kemampuan caleg untuk menjawab tantangan masyarakat. Sukrisno ST memilih melakukan kampanye yang cerdas, sehingga masyarakat memahami rencana ke depan jika menjadi anggota DPRD. Tidak seluruh masyarakat menuntut materi, namun caleg yang peduli, juga mendapatkan simpati. "Mahal tidaknya biaya politik tergantung akses masing-masing caleg," ucapnya. Bagi Arif Wibowo SPdt, caleg yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul biaya yang dikeluarkan tidak sebanyak yang lain. Caleg daerah pemilihan II ini mengaku hanya mengeluarkan dana sekitar Rp 100 juta. Kaderisasi partainya sudah mapan. Tinggal mengintensifkan komunikasi antar kader saja. "Sehingga dapat menghemat biaya kampanye." ujarnya. (Ewi)-f

KAMIS PAHING 27 FEBRUARI 2014 (26 BAKDAMULUD 1947) BANTUL ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4 GUBERNUR KUNJUNGI PENGEMBANGAN TERNAK SAPI Gotong Royong dan Kebersamaan Karakter DIY BANTUL (KR) - Semangat gotong royong dan kebersamaam masyarakat, sangat penting dalam pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan, terutama bagi masyarakat di pedesaan. Hal tersebut ditegaskan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, ketika melakukan kunjungan kerja dan melihat hasil program pemberdayaan masyarakat serta upaya pengentasan kemiskinan, Rabu (26/2), di Desa Selopamioro Imogiri Bantul. Gotong royong dan kebersamaan yang berlangsung selama ini, menurut Gubernur sudah merupakan karakter dari masyarakat DIY. Di Selopamioro kemarin Gubernur menyaksikan hasil pengembangan ternak sapi dan pembangunan sarana irigasi untuk pertanian, yang dananya dari hibah Pemerintah DIY senilai Rp 1,5 miliar, sekaligus meresmikan hasil pembangunan sarana irigasi. Setelah melihat kondisi lahan pertanian dan keberadaan Desa Selopamioro, Sultan HB X mengatakan, akan mencoba membuat embung di sumber air Song Bolong atau membuat bendungan di aliran Sungai Oya. "Nanti akan kita coba," tegas Gubernur. Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga berpesan kepada masyarakat Selopamioro, agar tetap menjaga keru- SEBAGAI KOPERASI SEHAT Karya Bakti Terima Sertifikat BANTUL (KR) - Koperasi Korpri Karya Bakti menerima sertifikasi koperasi sehat, setelah dinilai berhasil mengembangkan potensi ekonomi dan menyejahterakan anggotanya. Adapun caranya dengan usaha simpan pinjam untuk modal membuka toko, warung yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari baik bagi anggota dan masyarakat umum. Ketua Koperasi Karya Bakti, H Suarman SW SH MH, Rabu (26/2) kepada KR mengatakan, Koperasi Karya Bakti tersebut beranggotakan Korpri aktif. Sampai saat ini anggota koperasi telah mencapai 1.103 orang. Keanggotaan koperasi tiap tahun pasang surut, ada yang masuk ada yang keluar dengan berbagai alasan, diantaranya pensiun atau mengundurkan diri. "Untuk tahun 2014 Koperasi Karya Bakti berencana akan meningkatkan keuangan dan permodalan, untuk simpanan wajib ditargetkan menjadi Rp 1.160.000.000, simpanan pokok Rp 101.719.600," ujarnya. Kepala Dinperindagkop Drs Sulistyanto MPd mengatakan, Koperasi Karya Bakti telah berperan aktif membantu semua anggota. Sulis menambahkan, keberhasilan koperasi tergantung dua hal pokok, yakni kepengurusan dan anggota yang jujur dan tertib, sehingga pelayanan bisa dilakukan dengan baik dan lancar. Lebih lanjut dikatakan ke depan, koperasi yang ada di Bantul akan didorong untuk menjadi koperasi modern dengan menerapkan teknologi internet untuk keperluan pembelian (Aje)-m tiket, pembayaran tagihan dan sebagainya. BNN DIY PERANGI PEREDARAN NARKOBA Lindungi Aset Negara dari Narkoba KR-Sukro Riyadi Sosialisasi bahaya narkoba di SMPN 3 Pajangan Bantul oleh BNN DIY. BANTUL (KR) - Pencegahan narkoba harus dilakukan sejak dini, untuk melindungi generasi muda di Indonesia. Langkah tersebut sangat perlu dilakukan, supaya narkoba tidak menyentuh kehidupan anak-anak sebagai penerus bangsa. Apapun alasannya, negara tidak akan berkembang jika generasinya mengonsumsi narkoba. Dalam kondisi seperti itu, peran semua pihak sangat diharapkan terkait pencegahan peredaran narkoba. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan BNN DIY, Bambang Wiryanto SSi didampingi Staf Desiminasi BNN DIY, Santi Dwi Kristina SKm di sela sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di SMPN 3 Pajangan Bantul, Rabu (26/2). Dalam acara itu juga menghadirkan narasumber Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNN, Agung Leksono SSos, serta Adi Winarso SPd dari LSM Orbit Super Leadership Center Yogyakarta. Bambang mengungkapkan, agar peredaran narkoba terputus, salah satunya dengan penanganan pecandu dilakukan sesuai latar belakang pemicunya. Langkah paling efektif dengan melakukan penyadaran diri terhadap pecandu itu. Sistem penyadaran diri kata Bambang, pecandu harus didampingi untuk mengorek pemicu penyalahgunaan narkoba yang dilakukan. Kesadaran diri pecandu untuk lepas dari narkoba sangat menentukan hasil akhir proses penyembuhan. "Jika pemicunya sudah ditemukan, itu kami jadikan pintu untuk memulai penyembuhan," ujar Bambang. Karena pencandu sudah merasa sadar ingin sembuh pasti akan berhasil. Dengan diberikannya pemahaman bahaya narkoba sejak dini diharapkan generasi muda bebas dari barang haram itu. Kepala SMPN 3 Pajangan Martinah MPd mengatakan, program sosialisasi ini sangat penting. Karena anak-anak merupakan aset negara dan harus dilindungi. Menurutnya jika narkoba sudah dikonsumsi siswa, jelas anak tersebut tidak akan bisa konsentrasi. Dengan demikian, anak harus paham dengan bahaya narkoba sebagai benteng penanggulangan. Martinah mengungkapkan, peserta dalam sosialisasi tersebut adalah pengurus OSIS. Sehingga ke depannya bisa menjadi pelopor akan bahaya narkoba di lingkungan (Roy)-m sekolah dan keluarga. kunan bermasyarakat, selama menjelang maupun pasca-Pemilu 2014. Warga agar menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani masingmasing, tetapi tetap menjaga kerukunan. Sementara Bupati Bantul, Hj Sri Surya Widati dalam sambutannya mengemukakan, Desa Selopamioro sampai 2013 lalu masih berstatus desa tertinggal. Jumlah penduduknya 16.113 jiwa atau 4.533 KK. Dari jumlah tersebut 65,35 persen warganya bermatapencaharian bertani. Karena itu, Bupati berharap kepada warga Selopamioro untuk terus melakukan upaya memajukan desanya, agar cepat terbebas dari status desa tertinggal. Dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayahnya, termasuk mengembangkan hasil produksi yang ada di Selopamioro, sesuai dengan program Bantul 'Satu Desa Satu Produksi' atau One Village One Production (OVOP). Sedangkan Lurah Desa Selopamioro, Himawan Sajati melaporkan, dana hibah yang diterima dari Gubernur DIY senilai Rp 1,5 miliar telah di- KR-Judiman Sri Sultan HB X meninjau hasil pembangunan sarana irigasi di Selopamioro. manfaatkan untuk pengembangan ternak sapi sebesar Rp 1 miliar, untuk pembangunan sarana irigasi perta- nian Rp 500 juta. Sementara dana swadaya murni dari masyarakat, sebesar Rp 444,22 juta. "Kami siap men- jadikan Selopamioro, dari desa tertinggal menjadi desa yang maju," kata Himawan. (Jdm)-m TPS Pemilu Diharap Ramah Difabel BANTUL (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul berharap, Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 9 April 2014 mendatang ramah difabel. Adapun TPS ramah difabel diwujudkan dalam bentuk desain tidak bertangga dan meja tidak terlalu tinggi, guna mengakomodir difabel tunadaksa mudah dalam memberikan suaranya. Sementara bagi tunanetra akan tersedia template dalam pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara SIP kepada KR, Rabu (26/2) memaparkan, sesuai dengan Peraturan KPU No 26 Tahun 2013 Pasal 107 ayat 3, disebutkan bahwa, template untuk membantu pemilih tunanetra da- lam memberikan suara Pemilu Anggota DPD. Sedangkan untuk memilih anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, disediakan formulir C3 untuk mengajukan pendamping, baik yang berasal dari keluarga, teman maupun petugas TPS dalam pemungutan suara di TPS. Sementara Komisioner KPU Bantul Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Titik Istiwayatun Khasanah SIP menambahkan, berbagai cara ditempuh untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Beberapa cara di antaranya melibatkan penerjemah bahasa isyarat dan menggunakan alat peraga visual surat suara pemilu, dalam sosialisasi pada komunitas tuli. (Aje)-m Cabai Rawit Merah Tembus Rp 50.000 BANTUL (KR) - Disinyalir akibat pasokan yang terbatas, harga cabai rawit merah di pasaran yang semula Rp 33.000/kg, naik menembus Rp 50.000/kg. Melonjaknya harga tersebut juga terjadi akibat pada musim penghujan seperti saat ini, petani cabai di kawasan Sanden Bantul tidak menanam cabai rawit. Mereka akan mulai menanam cabai lagi pada musim kemarau, sekitar Agustus mendatang. Sementara itu harga beli pengepul Bantul ke petani penghasil dari luar kota sudah tinggi. Adapun cabai yang dijual di pasar-pasar Bantul dihasilkan dari Wonosobo, Temanggung, Kopeng dan Tawangmangu. Kepala Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Bantul, Subaryoto SH saat ditemui KR di ruang kerjanya, Rabu (26/2) memaparkan perbandingan harga ini berdasarkan pantauannya di empat pasar tradisional, yakni Pasar Bantul, Pasar Niten, Pasar Imogiri dan Pasar Pleret. Secara prinsip harga beberapa komoditas bahan pokok cenderung stabil. Meski demikian khusus harga cabai dan bawang melonjak tinggi. Beberapa harga komoditas lain juga mengalami lonjakan harga, di antaranya cabai merah keriting dari Rp 24.000/kg menjadi Rp 26.000/kg, cabai merah besar dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 35.000/kg. Bawang merah dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 16.000/kg. Bawang putih dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 12.000/kg. Ayam broiler dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 26.000/kg, ayam kampung dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 50.000/kg. Tepung terigu dari Rp 7.500/kg menjadi Rp 8.500/kg. (Aje/Roy)-m Ratusan Ayam Mati Terserang ’Gurem’ BANTUL (KR) - Ratusan ayam petelur di pusat peternakan Wonoroto Gadingharjo Sanden Bantul, mati setelah diserang gurem. Hingga sekarang kejadian tersebut belum bisa ditanggulangi, meski sejumlah upaya dilakukan. Termasuk memandikan ayam dengan air secara langsung. Tetapi hal tersebut tidak mampu menghilangkan gurem yang menyerang ayam itu. Akibat kejadian tersebut, peternak menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah. Sarju (58), pemilik peternakan ayam petelur, Rabu (26/2) mengungkapkan, serangan gurem tersebut sudah terjadi sejak tiga bulan lalu. Namun hingga sekarang belum ada solusi paling tepat. Dijelaskan, awalnya serangan itu dianggap biasa, seperti gurem pada umumnya yang ketika disemprot hilang. Namun setelah dilakukan pe- nyemprotan, tidak hilang juga. Ayamnya justru mati. Sarju mengungkapkan, jika dirata-rata dalam sehari sekitar 20 ayamnya ada yang mati. Setelah kejadian itu, berulangkali penyemprotan dilakukan di sekitar kandang dan ayamnya, tetapi tidak hilang juga. Kemudian jalan lain yang ditempuh dengan memandikan satu persatu ayam dengan air dicampur tembakau. Dengan harapan gurem penyerang tersebut mati, tetapi sejauh ini tidak berhasil. "Jika biasanya gurem menempel pada bulu, tetapi yang ini sampai pada kulit ayam," (Roy)-m ujarnya. KR-Sukro Riyadi Salah satu kandang ayam petelur yang terserang gurem di Sanden Bantul. Asuransi Syariah TANYA: Selain perbankan syariah, ada juga asuransi syariah. Mohon penjelasan apa saja pertimbangan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) membolehkan beroperasinya asuransi syariah? Pujiono, Gunungkidul DIY JAWAB: Fatwa tentang pedoman umum asuransi syariah dikeluarkan DSN-MUI pada tahun 2001 dengan nomor 21/DSN-MUI/X/2001. Isi fatwa meliputi beberapa pertimbangan tentang asuransi syariah - ketentuan umum asuransi syariah - dan akad dalam asuransi syariah. Beberapa pertimbangan tentang asuransi syariah, meliputi: (1) Dalam menghadapi kemungkinan terjadinya risiko masa depan persiapan sejumlah dana sejak dini. (2) Salah satu untuk memenuhi kebutuhan dana tersebut dapat dilakukan melalui asuransi. (3) Mayoritas umat Islam Indonesia menghadapi asuransi itu masih ragu status hukum dan aktivitasnya, apakah sejalan dengan prinsip syariah. (4) Untuk memenuhi kebutuhan dan menjawab persoalan itu, DSN-MUI perlu mengeluarkan fatwa untuk menjadi pedoman. Setelah mendengarkan pendapat peserta lokakarya asuransi syariah dan pendapat anggota DSN, fatwa untuk itu dikeluarkan. Ada pun ketentuan umum mengenai asuransi syariah, dapat dijelaskan sebagai berikut. (1) Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah pihak melalui investasi melalui akad yang sesuai dengan syariah. (2) Akad itu tidak mengandung perjudian, ketidakpastian, riba, penganiayaan, suap, barang haram dan maksiat. (3) Akad perdagangan dalam usaha bertujuan komersial dan akad tabarru' dalam tujuan tolong menolong bukan komersial. (4) Premi merupakan kewajiban peserta asuransi, dan klaim adalah hak peserta asuransi sesuai dengan kesepakatan. *-m MENGHADAPI PASAR BEBAS Dilaksanakan Pelatihan Kewirausahaan BANTUL (KR) - Guna menghadapi pasar bebas atau ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA), Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Bantul, menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dikatakan Kepala Disperindagkop Bantul, Drs Sulistiyanto MPd kepada KR di Bantul, Rabu (26/2), pelatihan dibagi menjadi 5 gelombang. Untuk gelombang pertama diselenggarakan Senin (24/2) lalu, di Aula Kantor Perpustakaan Daerah Bantul. Acara ini diikuti 125 perajin aneka makanan dan sablon, berasal dari 5 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Sewon, Kasihan, Pandak, Pajangan dan Kecamatan Imogiri. Untuk pelatihan teori maupun praktik mendatangkan beberapa narasumber yang sudah ahli dalam bidangnya. Pelatihan ini ditambahkan oleh Sulistiyanto antara lain bertujuan untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan jiwa kewirausahaan. Dengan pelatihan ini diharapkan akan timbul wirausahawan-wirausahawan baru, yang akan bisa mengisi pasar dan berproduksi di Bantul. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Drs H Riyantono MSi ketika membuka pelatihan mengatakan, dengan ditetapkannya ACFTA, berarti telah dibuka kran perdagangan bebas tanpa batas, antara negara ASEAN-China. Untuk itu kebijakan pengembangan UMKM sebaiknya diarahkan kepada pengem(Jdm)-m bangan kapasitas, untuk bersaing di pasar global.

KAMIS PAHING 27 FEBRUARI 2014 (26 BAKDA MULUD 1947) KULONPROGO TERKAIT ALOTNYA PEMBANGUNAN BANDARA HARI BAKTI KE-31 RSUD WATES Terapkan Rawat Inap Gakin Tanpa Kelas WATES (KR) - Dalam memberikan pelayanan terhadap keluarga miskin (gakin), RSUD Wates berupaya terus melakukan pembenahan. Karena ruangan selalu penuh untuk gakin, RSUD menambah 24 kamar kelas 3 yang siap dioperasikan. Terkait pelayanan gakin, RSUD Wates menembus nominasi 33 dalam kompetisi inovasi pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. Direktur Utama RSUD Wates dr Lies Indriyati SpA mengatakan hal itu usai apel Hari Bakti ke-31 RSUD Wates 2014 di halaman RSUD setempat, Rabu (26/2). Pada apel tersebut diberikan cenderamata kepada karyawan purna tugas dan mutasi, penghargaan lomba Service Excellent. Rangkaian HUT, RSUD melakukan bedah rumah, berbagi dengan pasien rawat jalan atau inap/ tukang becak/tukang ojek dan su- PT Angkasa Pura Tak Mau Mundur TEMON (KR) - Teka-teki penyebab alotnya pembahasan seputar rencana pembangunan bandara di pesisir selatan Kecamatan Temon, mulai terkuak. Terutama kaitannya dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) yang sampai saat ini masih terus dibahas PT Angkasa Pura (AP) dan PT Jogja Magasa Iron (JMI). Kuat dugaan tidak tercapainya kata sepakat mengenai posisi bandara lebih disebabkan PT AP tidak mau mengalah, untuk mundur ke barat. KR-Widiastuti Direktur RSUD Wates menyerahkan cenderamata kepada pasien gakin di kelas II. natan massal. dan ditempatkan di kelas 2 Lies Indriyati juga menyeataupun 1 tetap tidak dikenakan iuran. rahkan cenderamata kepada pasien poliklinik dan gakin "Dalam pelaksanaan BPJS namun dirawat di kelas 2. (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ini selain bila Para pasien gakin yang semula khawatir terhadap pembaruangan gakin penuh maka yaran karena masuk kelas pasien bisa dirawat di kelas 1 yang bukan gakin, menjadi dan 2, pihaknya juga sudah memangkas alur pendaftenang karena telah mendapat penjelasan langsung dari taran, sehingga menjadi lebih direktur bahwa meski gakin singkat ," ujarnya. (Wid)-b Bank BPD DIY Layani 'Online' PBB KULONPROGO (KR) - Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Kulonprogo mulai 25 Februari 2014 sudah dapat dilayani secara online di Bank BPD DIY. Menyusul pengelolaan PBB mulai 2014 diserahkan daerah, sehingga semua urusan terkait PBB sudah dikelola Pemkab. Para wajib pajak (WP) bila akan membayar tunai hanya menunjukkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) atau Nomor Objek Pajak (NOP), bisa pula melalui ATM dan kartu Electronic Data Capture(EDC). Sementara itu untuk tunggakan pajak yang diterima dari pelimpahan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Wates sebesar Rp 4 miliar. "Wajib pajak bisa membayar di semua Bank BPD se-DIY. Jadi kalau punya SPPT Sleman bisa dibayar di Bank BPD Wates atau sebaliknya. Cara pembayaran online ini memudahkan ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5 WP melakukan pembayaran. Untuk wilayah yang belum ada kantor kas, kami akan mengatur jadwal mobil kas keliling untuk melayaninya," kata Pemimpin Cabang Bank BPD DIY Cabang Wates Murdiyana, Rabu (26/2). Ditambahkan Kabid PBB pada Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kulonprogo Budi Hartono, dalam pembayaran PBB 2014 ini untuk sementara Pemkab hanya bekerja sama dengan Bank BPD DIY. "Kita akan memaksimalkan bank kita dulu dalam memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Nanti wajib pajak bila membayar tunai di teller akan memperoleh bukti pembayaran yang sah. Demikian pula bila melalui ATM bukti dari ATM maupun EDC juga sah. Untuk tahun 2014 jumlah SPPT sebanyak 328.260 lembar dengan nilai Rp 10 miliar, terbesar adalah di wilayah Wates sebanyak 24 persen," kata Budi. (Wid)-b Direktur Community Development (Comdev) dan SDM PT JMI Heru Priyono kepada KR membenarkan belum tercapainya kata sepakat antara PT AP dengan JMI mengenai posisi bandara yang akan dibangun. "Dari beberapa kali pertemuan, memang belum ada keputusan. Bagi JMI rencana pembangunan bandara di Temon sama sekali tidak masalah. Bahkan atas pertimbangan keselamatan pener- bangan, kami telah mengambil langkah antisipasi dengan bersedia mundur 500 meter dari posisi semula. Begitu juga dengan tata letak kami telah me-lay out ulang pabrik," jelasnya, Rabu (26/2). Dengan memegang prinsip-prinsip semua proyek bisa berjalan lancar, tandas Heru, PT JMI rela mengalah. "Terkait rencana pembangunan bandara, prinsipnya kami sudah mengalah dengan menggeser posisi smelter atau pa- brik pengolahan dan pemurnian mineral ke timur termasuk merekayasa cerobong asap," terangnya. Dijelaskan tidak tercapainya kata sepakat dalam pertemuan dengan PT AP, karena manajemen perusahaan tersebut tidak mau memenuhi permintaan PT JMI agar mau mundur. "AP kami minta mundur belum mau," katanya. Ketika didesak apakah alasan PT AP tidak mau mundur karena pertimbangan menghemat biaya pembebasan lahan, Heru enggan berkomentar. "Saya tidak tahu persis alasan mereka tidak mau mundur. Tentang spekulasi PT AP tidak mau keluar biaya, silahkan konfirmasi langsung ke mereka," ujarnya. Salah satu Komisaris PT JMI enggan disebutkan identitasnya menegaskan, karena pihaknya sudah mengalah mundur, maka tinggal menunggu sikap PT AP. "Intinya JMI sudah mengalah maksimal, untuk itu JMI go ahead (terus maju) mulai sekarang. Mereka mundur 500 meter maka selesai," tegasnya. Tentang kekhawatiran terhadap ketinggian dan suhu cerobong asap, Direktur Operasional PT JMI Ir Satya Graha Soemantri MEng menegaskan, pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut dengan merekayasa pabrik. "Kami sudah tetapkan ketinggian cerobong asap maksimal 14 meter," terangnya saat menerima Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM R Sukhyar beberapa waktu lalu. "Ya tidak mungkin ta suhu cerobong asap mencapai 6.000 derajat selcius. Bisa mati semua pegawai kami," ujar He(Rul)-b ru sambil tertawa. PENELITIAN BALAI KONSERVASI BOROBUDUR Logam Temuan Bukan Emas WATES (KR) - Balai Konservasi Borobudur (BKB) Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melakukan penelitian di laboratorium terhadap penemuan logam batangan di Pantai Glagah memastikan bukan emas. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo, Joko Mursito dan Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan (Sepur), Singgih Hapsoro yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/2). Dikatakan, 3 dari 28 logam batangan untuk dilakukan penelitian di BKB Magelang. Disbudparpora masih menunggu su- rat resmi dari BKB. Dari hasil deteksi peralatan yang digunakan di laboratorium pada logam batangan tersebut tidak mengandung unsur emas. "Beberapa pegawai Bidang Kebudayaan dapat melihat hasil pemeriksaan di laboratorium BKB di batangan logam tersebut tidak mengandung unsur emas atau Au (aurum). Tetapi untuk hasil resmi masih menunggu surat dari BKB," kata Joko. Seperti diketahui sebelumnya pada pertengahan Januari 2014 ada penemuan peti berisi 28 batang logam batangan mirip emas di Pantai Glagah. Pada setiap logam tertulis tahun 1945, gambar dunia dan gambar Presiden RI pertama, Ir Soekarno. Singgih Hapsoro mengatakan untuk mengetahui kepastian kandungan dalam logam batangan tersebut, Disbudparpora meminjam tiga batang logam untuk diteliti di BKB Magelang. Dari hasil penelitian di laboratorium menunjukkan dugaan logam batangan tersebut harta karun tidak terbukti. Menurutnya, dalam logam batangan tersebut mengandung unsur besi (Fe), tembaga (Cu), seng (Zn), timah (Sn), atau Cu 55, Nikel (Ni), antimon (Sb) dan sejumlah kandungan lain. Dijelaskan, Disbudparpora masih akan mendalami logam batangan bertuliskan tahun 1945 apakah dapat dikategorikan benda cagar budaya atau tidak. "Untuk menentukan membutuhkan penelitian (Ras)-b lebih lanjut," tambahnya.

SLEMAN KAMIS PAHING 27 FEBRUARI 2014 (26 BAKDAMULUD 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6 Warga Huntap Mulai Kesulitan Elpiji 3 Kg SLEMAN (KR) - Warga hunian tetap (Huntap) Plosokerep, Cangkringan, mengeluhkan sulitnya memperoleh elpiji ukuran 3 kg. Hampir semua pengecer elpiji tabung kecil kekurangan pasokan sehingga menyulitkan masyarakat untuk memperoleh elpiji. KR- Aditya Kurniawan Tumpukan tabung elpiji 3 kg milik Ny Winarsih yang kosong. Ny Winarsih, pemilik pangkalan elpiji 3 kg di Huntap Plosokerep mengaku, dalam beberapa pekan terakhir keberadaan elpiji semakin sulit diperoleh. Biasanya dia mendapat pasokan dari agen seminggu 2 kali, sekarang hanya seminggu sekali. "Sebelumnya memang tak sampai telat dan mudah mendapatkan elpiji ini, tapi sekarang susah. Selain dapat jatah seminggu sekali, jumlah pasokan elpiji juga semakin berkurang. Biasanya 50 tabung, kini hanya diberi 30 tabung saja," katanya kepada KR, Rabu (26/2) seraya menjelaskan untuk harga elpiji 3 kg dia masih jual dengan harga eceran Rp 17.000. Sedangkan di Huntap Pagerjurang, Cangkringan, pasokan elpiji 3 kg untuk sementara waktu masih aman. Hanya saja pasokannya mulai berkurang. Menurut Ny Sri, pemilik pangkalan elpiji 3 kg di Huntap Pagerjurang, dia masih mendapat jatah dari agen se- Panwas Temukan 1.423 Pelanggaran APK SLEMAN (KR) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman menemukan 1.423 pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK). Jumlah itu belum termasuk 42 baliho besar yang gagal ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) awal pekan lalu. Demikian disampaikan Ketua Panwaslu Sleman Sutoto Jatmiko kepada wartawan di kantornya, Selasa (26/2). Dari 1.423 pelanggaran terbanyak APK ditempelkan di taman dan pepohonan sebanyak 521. Sedangkan APK yang dipasang di sarana dan prasarana publik sebanyak 437, bendera atau umbul-umbul yang dipasang di luar zona yang ditentukan sebanyak 257. Pelanggaran lain dilakukan oleh caleg DPR/DPRD yang memasang gambar diri mereka sendiri pada baliho yang dipasang oleh parpol peserta pemilu sebanyak 136 pelanggaran. APK yang di- pasang di lembaga pendidikan 51 titik, caleg yang memasang spanduk lebih dari satu zona 10 pelanggaran, APK dipasang di lembaga milik pemerintah 7 pelanggar dan 4 pelanggaran dipasang di tempat ibadah. "Temuan sudah kami laporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman dan direkomendasikan untuk segera ditertibkan. Kemungkinan jumlahnya sekarang sudah bertambah lagi, mengingat banyak parpol dan caleg saling berlomba-lomba untuk berkampanye," katanya. Sutoto menyayangkan karena dari sekian banyak baliho yang melanggar, ternyata ada seorang pejabat negara dan sekarang menjadi caleg. Harusnya menurut Totok, mereka sudah tahu peraturannya. Pihak Panwaslu sendiri cukup menyesalkan hal tersebut, sebab bagi siapapun yang maju sebagai caleg diharap- kan sudah tahu peraturannya guna memberikan teladan bagi masyarakat. Padahal dalam Peraturan KPU Nomor 15 tentang kampanye sudah jelas diatur, bahwa baliho banya boleh diisi oleh partai. Jika memang menyertakan figur hanya boleh sebagai ketua parpol atau figur yang bukan caleg. Selain itu baliho juga boleh digunakan untuk kampanye calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). "Tapi kondisi yang ada sekarang, tidak demikian. Para caleg secara leluasa menampilkan foto mereka dan memasangnya di jalan utama. Apalagi di daerah-daerah pinggiran, banyak banner ataupun spanduk yang berupa kampanye caleg. Mereka juga dengan santainya menempelkannya di pohon ataupun tiang listrik. Selain itu juga berdekatan dengan fasilitas umum, se(Awh)-f perti pasar," ungkapnya. minggu dua kali. Rata-rata pasokannya berjumlah 50 tabung. "Selama ini pasokan elpiji 3 kg masih tetap. Saya selalu dikirimi 50 tabung setiap Selasa dan Sabtu. Sebelumnya bisa dijatah seminggu tiga kali. Karena pasokan berkurang, maka setiap mendapat jatah langsung habis," paparnya. Sementara itu Komisi B DPRD Kabupaten Sleman menilai, pengawasan jalur pendistribusian gas elpiji 3 kg masih kurang. Akibatnya, banyak penggunaan gas elpiji 3 kg tidak tepat sasaran karena warga yang semula menggunakan gas 12 kg beralih. Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Sleman Farchan Hariem SE mengatakan, pihak yang berwenang mengatur pendistribusian harus bertanggung jawab mengenai kekurangan gas elpiji 3 kg di pasaran. Mengingat gas elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi warga kurang mampu dan usaha mikro. "Tapi kenyataannya, sekarang ini banyak warga yang semula menggunakan 12 kg beralih ke gas elpiji 3 kg . Instansi yang berwenang harus bertanggung jawab agar ketersediaan gas subsidi tetap terjamin," kata Farchan kepada KR, Rabu (26/2). Pihaknya menyarankan, instansi yang berwenang harus membuat langkah kronkrit. Salah satunya memperketat pengawasan pendistribusian gas elpiji 3 kg . Kondisi kurangnya kesediaan gas ini bisa memicu penyelewenangan. "Ini potensi terjadinya penyelewengan subsidi. Bahkan bisa juga dijual ke luar Sleman. Makanya perlu pengawasan yang ketat, jangan sampai subsidi ini dinikmati orang yang tidak berhak," ujarnya. Terpisah Wanto, pangkalan di Godean mengaku, setiap hari mendapatkan jatah dari agen 140 tabung. Kuota itu tidak ada penambahan, meksipun pemerintah menambah kuota. Sekarang ini memang terjadi ku- rang ketersediaan karena banyak permintaan. "Warga yang dulunya menggunakan gas 12 kg , tapi sekarang pindah ke 3 kg . Sacara otomatis ketersediaan gas 3 kg menjadi berkurang," kata Wanto. Dihubungi terpisah, Kasi Pengembangan Dinas Sumber Daya Air, Energi dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman Ir E Purwoko Suriatmanto mengungkapkan, penyaluran elpiji 3 kg di Huntap Pagerjurang dan Plosokerep memang berbeda, dikarenakan agennya juga beda. Namun dia memastikan untuk Huntap Plosokerep sudah didrop, Rabu (27/2). "Jika agennya berbeda, otomatis jadwal pengirimannya juga lain. Kecuali jika agennya sama maka kemungkinan besar jadwal dropingnya juga sama. Meski demikian kebutuhan elpiji 3 kg di Huntap memang cukup tinggi, sehingga kami juga sudah memprioritaskan mereka," katanya. (*-1/Sni/Awh)-f MESKI SEMPAT 'DIGUYUR' ABU VULKANIK Wisatawan Tetap Antusias Kunjungi DIY DEPOK (KR) - Hujan abu vulkanik, akibat erupsi Gunung Kelud ternyata tidak menyurutkan, animo wisatawan untuk datang ke DIY. Buktinya, Hotel Royal Ambarrukmo, mulai sibuk menjadi tuan rumah beberapa event Meeting, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) di Yogyakarta pascaabu vulkanik. Bahkan minggu ini, Royal Ambarrukmo juga menjadi tuan rumah rombongan Incentive Group dari Moskow. Mereka

Add a comment

Related presentations

Related pages

KRJogja.com - Kedaulatan Rakyat Online Yogyakarta

Senin, 22 Februari 2016 | 21:38 WIB. ... Kedaulatan Rakyat Group. koran kedaulatan rakyat; koran minggu pagi; koran merapi; kr radio; majalah ultra; KR ...
Read more

Kedaulatan rakyat tanggal 14 februari 2016

Kedaulatan rakyat tanggal 14 februari 2016 . ... 7 Apr 2015 . 14 Mar 2014 . Di usia yang . melakukan ujicoba Metode Kedaulatan 14 Maret 2014 .
Read more

KRJogja.com - Iklan Kedaulatan Rakyat Online Yogyakarta

, tanggal : 27 Februari 2014. Katergori Iklan : AC AHLI SUMUR & WC AKSESORI ALAT MUSIK/O.R ARLOJI BAHAN BANGUNAN
Read more

KONSTITUSIONALISME DALAM ISLAM KEDAULATAN TUHAN DAN ...

Kamis, 27 Februari 2014. ... KEDAULATAN RAKYAT. Diantara konsep-konsep kedaulatan yang berkembang dikalangan pakar islam adalah koinsep kedaulatan rakyat.
Read more

Kedaulatan Rakyat 1 April 2014 - Education

... Papan baca Kedaulatan Rakyat memiliki peran penting ... Menteri ESDM Nomor 1204 K/30/MEM/2014 tertanggal 27 Februari 2014 tentang pe ...
Read more

Pikiran Rakyat 20 Februari 2014 - Education

Pikiran Rakyat 27 Februari 2014 ... Kedaulatan Rakyat 20 Februari 2014 Pikiran Rakyat 6 April 2014 Pikiran Rakyat 7 April 2014 Pikiran Rakyat 25 ...
Read more

Koran Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, Minggu, 27 Juli 2014 ...

Browse > Home / Personal Notes / Koran Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, Minggu, 27 ... edisi Minggu 27 Juli 2014 ini memuat pemikiran ... 2 Februari 2016 ...
Read more

Koran Kedaulatan Rakyat, Rabu 27 Agustus 2014 | Seribuan Satu

... pengunjung Blog Ini. dan Terima kasih kepada Sobat Semua yang telah membaca artikel Koran Kedaulatan Rakyat, Rabu 27 Agustus 2014 ...
Read more