IPA AMDAL BIDANG KESEHATAN

50 %
50 %
Information about IPA AMDAL BIDANG KESEHATAN
Education

Published on March 7, 2014

Author: ariskhinuzukaa

Source: slideshare.net

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) RUMAH SAKIT

 ANGGADARA  APRIYANTO  ARI WIRASANDI  ARIF SAEFULLAH  ARIS KRISWANTO

AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang di rencanakan pada lingkungan hidup yang di perlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. ( menurut pp no. 27 tahun 1999 )

Siapa yang harus menyusun AMDAL? Dokumen AMDAL harus disusun oleh pemrakarsa suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Dalam penyusunan studi AMDAL, pemrakarsa dapat meminta jasa konsultan untuk menyusunkan dokumen AMDAL. Penyusun dokumen AMDAL harus telah memiliki sertifikat Penyusun AMDAL dan ahli di bidangnya. Ketentuan standar minimal cakupan materi penyusunan AMDAL diatur dalam Keputusan Kepala Bapedal Nomor 09/2000. Siapa saja pihak yang terlibat dalam proses AMDAL? Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah Komisi Penilai AMDAL, pemrakarsa, dan masyarakat yang berkepentingan Kapan dibuat amdal? Amdal ini di buat saat perencanaan pembangunan suatu proyek yang di perkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya

Landasan Hukum AMDAL Landasan hukum AMDAL adalah PP No.27 tahun 2012 tentang “izin lingkungan hidup” yang di dukung oleh paket keputusan menteri lingkungan hidup tentang jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL dan keputusan kepala BAPEDAL tentang pedoman penentuan dampak besar dan penting.

ISI Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 11 tahun 2006 KEGIATAN-KEGIATAN WAJIB AMDAL Kegiatan usaha yang diperkirakan menimbulkan dampak penting, a.l : pengubahan bentuk lahan dan bentang alam, proses dan kegiatan yang secara potensial dapat menimbulkan pemborosan, pence-maran dan kerusakan lingkungan hidup , serta kemerosotan sumber daya alam dalam pemanfaatannya; (PP No.27 th 1999 ttg AMDAL)

Peran AMDAL 1. Peran AMDAL dalam pengelolaan lingkungan. Apabila dampak lingkungan yang telah diperkirakan jauh berbeda dengan kenyataannya, ini dapat saja terjadi kesalahan-kesalahan dalam menyusun AMDAL atau pemilik proyeknya sesuai AMDAL. 2. Peran AMDAL dalam pengelolaan proyek. Bagian AMDAL yang diharapkan oleh aspek teknis dan ekonomis biasanya adalah sejauh mana keadaan lingkungan dapat menunjang perwujudan proyek, terutama sumber daya yang diperlukan proyek tersebut seperti air, energi, manusia, dan ancaman alam sekitar. 3. AMDAL sebagai dokumen penting. Laporan AMDAL merupakan dokumen penting sumber informasi yang detail mengenai keadaan lingkungan pada waktu penelitian proyek dan gambaran keadaan lingkungan di masa setelah proyek dibangun.

Fungsi AMDAL 1. Sebagai bahan bagi perencanaan dan pengelola usaha dan pembangunan wilayah. 2. Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan. 3. Memberi masukan untuk penyusunan desain rinci teknis dari rencana usaha dan atau kegiatan. 4. Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan 5. Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.

Tujuan AMDAL Menjaga & meningkatkan Kualitas Lingkungan Serta menekan pencemaran sehingga dampak negatifnya menjadi serendah mungkin

Tanggung jawab pelaksanaan AMDAL Secara umum yang bertanggung jawab terhadap koordinasi proses pelaksanaan AMDAL adalah BAPEDAL (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan).

Hukuman pelanggar amdal • sanksinya hanya sanksi administrasi yaitu perusahaan tersebut wajib memenuhi dokumen lingkungan hidup, sebagaimana yang tertuang dalam Undang Undang (UU) No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

• Dalam UU No. 23 Tahun 1997, urainya, ancamannya hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda sampai Rp 750 juta, bahkan dalam draf perubahan undangundang itu, yang saat ini sedang dibahas pemerintah dan DPR, ancaman dendanya bisa sampai Rp 5 miliar.

RUMAH SAKIT adalah sebuah institusi perawatan kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya

AMDAL RUMAH SAKIT Rumah sakit yang terkena wajib amdal adalah : Rumah Sakit dengan kapasitas lebih dari 400 tempat tidur Rumah sakit kelas A Rumah sakit yang setara dengan kelas A atau kelas 1 Rumah sakit dengan peiayanan spesialisasi lengkap/menyeluruh

Karakteristik RUMAH SAKIT yang baik 1. Memiliki Status Akreditasi 2. Memiliki Tempat Pengolahan Limbah 3. Memiliki Sistem Drainase yang baik 4. Memiliki Peralatan Kesehatan dan fasilitas yang bagus dan lengkap 5. Memberikan Pelayanan kesehatan yang cepat dan tanpa memandang status sosial 6. Tersedianya lahan parkir yang luas dan teratur 7. Terjaga Kebersihannya 8. Memiliki ruang hijau terbuka

Dampak Rumah Sakit  Dampak Saat Pembangunan Dampak Positif 1. Adanya Lapangan Pekerjaan Bagi Pengangguran  Dampak Negatif 1. 2. 3. 4. Suara bising oleh alat/pekerja debu yang dihasilkan pada proses pembangunan jalan kotor dan macet karena mobil pengangkut material Penyempitan lahan pemukiman di sekitar daerah Rumah Sakit 5. Terjadinya Pencemaran Udara Karena Pembangunan yang berkelanjutan

Dampak Saat Pengoperasian Rumah Sakit Dampak Positif 1. 2. 3. 4. Masyarakat Memiliki Sebuah Pelayanan Kesehatan Terbukanya Lapangan Pekerjaan Baru Tersedianya Smooking Area Tersedianya Tempat Pembuangan Sampah Organik Dan Non-Organik Dampak Negatif 1. Rumah Sakit Menghasilkan Limbah dalam jumlah yang Besar yang di antaranya berbahaya bagi kesehatan Contoh :  Virus, dan  Kuman

Upaya Penanggulangan Dampak Rumah Sakit Setiap Rumah Sakit harus Mempunyai IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) yang telah ada dan agar di kelola dengan baik  Setiap Rumah Sakit seyogyanya Mempunyai sistem drainase yang memenuhi syarat atau yang baik agar limbah yang di buang tersebut tidak dapat mencemari lingkungan

PENGERTIAN LIMBAH RUMAH SAKIT Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah sakit dan kegiatan penunjang lainnya yang terdiri dari limbah medis dan non-medis. Limbah rumah sakit termasuk ke dalam limbah B3. Limbah rumah sakit bisa mengandung bermacam-macam mikroorganisme bergantung pada jenis rumah sakit. Karakteristik utama limbah rumah sakit adalah adanya limbah medis, limbah non-medis, limbah domestik, dan limbah radioaktif.

Macam-macam Limbah Rumah Sakit  Berdasarkan GARIS BESAR Limbah cair Limbah cair Rumah Sakit adalah semua limbah cair yang berasal dari ruangan-ruangan atau unit di Rumah Sakit yang kemungkinan mengandung mikro organisme, bahan kimia beracun dan radio aktif. Limbah padat Limbah padat terdiri atas sampah mudah membusuk, sampah mudah terbakar, dan lain-lain. Limbah klinis Limbah klinis adalah limbah yang berasal dari pelayanan medis, perawatan gizi, "Veteranary", Farmasi atau sejenis serta limbah yang dihasilkan di Rumah Sakit pada saat dilakukan perawatan/pengobatan atau penelitian.

 Berdasarkan GARIS UMUM Limbah umum (general waste), yaitu bahan-bahan seperti kertas-kertas yang tidak terpakai lagi. Limbah ini umumnya kurang berbahaya dan tidak membutuhkan penanganan khusus. Limbah menular (Infectious waste), Yaitu bahan-bahan yang mengandung konsentrasi atau jumlah kuman patogen yang cukup berpotensi menyebabkan penyakit jika terpapar, misalnya tissu,lap pembersih, bahan atau peralatan yang kontak langsung dengan pasien yang terkena infeksi

Limbah patologi (Pathological waste), yaitu jaringan, organ, bagian tubuh, darah, dan cairan tubuh. Limbah ini juga dianggap beresiko tinggi dan sebaiknya diotoklaf sebelum keluar dari unit patologi. Limbah tersebut harus diberi label biohazard. Limbah farmasi (Pharmaceutical waste), seperti obat dan bahan-bahan kimia yang tidak dapat digunakan dalam waktu lama, expired, atau terkontaminasi. Limbah genotoksik (Genotoxic waste), seperti obat kemoterapi yang mengandung senyawa-senyawa yang dapat menyebabkan mutasi, teratogenik, dan kanker.

Limbah radioaktif Walaupun limbah ini tidak menimbulkan persoalan Pengendalian infeksi di rumah sakit, pembuangannya secara aman perlu di atur dengan baik Limbah kimia Limbah yang dihasilkan dari penggunaan bahan kimia dalam tindakan medis, veterinari, laboratorium, proses sterilisasi, dan riset. Limbah sitotoksik Limbah sitotoksik adalah bahan yang terkontaminasi atau mungkin terkontaminasi dengan obat sitotoksik selama peracikan, pengangkutan atau tindakan terapi sitotoksik.

Limbah jaringan tubuh Limbah jaringan tubuh meliputi organ, anggota badan, darah dan cairan tubuh, biasanya dihasilkan pada saat pembedahan atau otopsi. Limbah infeksius Limbah infeksius mencakup pengertian sebagai berikut: Limbah yang berkaitan dengan pasien yang memerlukan isolasipenyakit menular (perawatan intensif). Limbah laboratorium yang berkaitan dengan pemeriksaan mikrobiologi dari poliklinik dan ruang perawatan/isolasi penyakit menular.  Limbah klinik Limbah dihasilkan selama pelayanan pasien secara rutin, pembedahan dan di unit-unit resiko tinggi. Limbah ini mungkin berbahaya dan mengakibatkan resiko tinggi infeksi kuman dan populasi umum dan staf rumah sakit.

Limbah benda tajam Limbah benda tajam adalah obyek atau alat yang memiliki sudut tajam, sisi, ujung atau bagian menonjol yang dapat memotong atau menusuk kulit seperti jarum hipodermik, perlengkapan intravena, pipet pasteur, pecahan gelas, pisau bedah. Semua benda tajam ini memiliki potensi bahaya dan dapat menyebabkan cedera melalui sobekan atau tusukan. Benda- benda tajam yang terbuang mungkin terkontaminasi oleh darah, cairan tubuh, bahan mikrobiologi, bahan beracun atauradio aktif. Limbah non-klinik Limbah ini meliputi kertas-kertas pembungkus atau kantong dan plastik yang tidak berkontak dengan cairan badan. Meskipun tidak menimbulkan resiko sakit, limbah tersebut cukup merepotkan karena memerlukan tempat yang besar untuk mengangkut dan membuangnya. Agar sistem kondifikasi dilaksanakan dengan baik, tempat limbah diseluruh rumah sakit harus memiliki warna yang sesuai, sehingga limbah dapat dipisahpisahkan ditempat sumbernya.

Pengaruh Limbah Rumah Sakit Terhadap Lingkungan dan Kesehatan Pengaruh limbah rumah sakit dapat menimbulkan berbagai masalah terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan, antara lain:

1. Gangguan kenyamanan dan estetika Gangguan ini berupa warna yang berasal dari sedimen, larutan, bau phenol, eutrofikasi dan rasa dari bahan kimia organik. 2. Kerusakan bangunan Kerusakan ini disebabkan oleh garam-garam yang terlarut (korosif, karat), air yang berlumpur dan sebagainya yang dapat menurunkan kualitas bangunan di sekitar rumah sakit. 3. Gangguan terhadap keberadaan tanaman dan binatang Gangguan ini dapat disebabkan oleh virus, senyawa nitrat, bahan kimia, pestisida, logam nutrien tertentu dan fosfor.

4. Gangguan terhadap kesehatan manusia Berbagai jenis bakteri, virus, senyawa- senyawa kimia, pestisida, serta logam seperti Hg, Pb, dan Cd yang berasal dari bagian kedokteran gigi dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit pada manusia. 5. Gangguan genetik dan reproduksi Beberapa senyawa seperti pestisida danbahan radioaktif dapat menyebabkan gangguan atau kerusakan genetik dan sistem reproduksi manusia.

Upaya Penanggulangan Limbah Rumah Sakit 1. Minimalisir Limbah 2. Memilah Limbah 3. Tempat penampungan sementara Limbah 4. Transportasi Limbah 5. Pengumpulan Limbah 6. Pemusnahan Limbah

Add a comment

Related presentations

Related pages

Makalah IPA - AMDAL bidang ESDM | Hamzahizers Pad

Makalah IPA - AMDAL bidang ESDM ... Limbah pencucian batubara setelah diteliti mengandung zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia jika airnya ...
Read more

Tugas Ipa Amdal Rumah Sakit | KonsultanK3.com

Cari informasi tentang tugas ipa amdal rumah sakit? Baca ulasan lengkap mengenai tugas ipa amdal rumah sakit di sini.
Read more

Materi IPA SMK - AMDAL (Analisis Mengenai Dampak ...

Materi IPA SMK - AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) 09.18 IPA, Pelajaran 3 comments. AMDAL ... II. BIDANG KESEHATAN. 1. Rumah sakit kelas A. 2.
Read more

AMDAL Materi IPA & PLH - Andie Sharing and Download

AMDAL Materi IPA & PLH ... sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat ... Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan ...
Read more

Tugas Ipa Tentang Amdal | KonsultanK3.com

Cari informasi tentang tugas ipa tentang amdal? Baca ulasan lengkap mengenai tugas ipa tentang amdal di sini.
Read more

AMDAL : KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REVITALISASI SISTEM AMDAL (ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN) AMDAL merupakan instrumen pengelola lingkungan yang terdiri dari Kerangka Acuan Analisis ...
Read more

Amdal dan Lingkungan: Sekilas Pengetahuan Tentang AMDAL

AMDAL adalah singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Dalam Undang - Undang No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan ...
Read more