Gerdu Taskin

55 %
45 %
Information about Gerdu Taskin

Published on July 17, 2008

Author: durrulizza

Source: slideshare.net

Description

Metode Program.

GER PENGEN TAS AN KEMIS KIN AN TAHUN 2008 PROGRAM DU AKAN TERPA

MENGAPA PERLU ADA GERDU-TASKIN? DIAWALI DENGAN PKIB TH 2001 (by Name by Adress) RTM : 2.196.363 KK Penddk Miskin : 7.267.843 Jiwa 1801 DESA MERAH 1648 DESA KUNING PROGRAM GERDU-TASKIN DIHARAPKAN DAPAT MENGURANGI ANGKA KEMISKINAN DI JAWA TIMUR

DIAWALI DENGAN

PKIB TH 2001

(by Name by Adress)

RTM : 2.196.363 KK

Penddk Miskin : 7.267.843 Jiwa

1801 DESA MERAH

1648 DESA KUNING

PETA KEMISKINAN JAWA TIMUR

KONDISI KEMISKINAN HASIL PKIB oleh BPS Jatim Th. 2001 : Jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur : Jumlah RTM : 2.196.363 KK Jumlah Penduduk Miskin : 7.267.843 Jiwa Kategori Kab./Kota berdasarkan prosentase RTM : - Kategori Merah ( 27,9 % to 45,0 % ) : 8 Kabupaten - Kategori Kuning ( 22,0 % to 27,9 %) : 12 Kabupaten - Kategori Hijau ( 18,1 % to 22,0 % ) : 7 Kabupaten - Kategori Biru ( 16,2 % to 18,1 % ) : 4 Kota - Kategori Putih( 6,9 % to 16,2 % ) : 6 Kab./Kota Kategori Kecamatan berdasarkan prosentase RTM : Kategori Merah : 123 Kecamatan Kategori Kuning : 122 Kecamatan Kategori Hijau : 127 Kecamatan Kategori Biru : 147 Kecamatan Kategori Putih : 104 Kecamatan Kategori Desa/Kelurahan berdasarkan prosentase RTM : Kategori Merah : 1.801 Desa/Kelurahan Kategori Kuning : 1.648 Desa/Kelurahan Kategori Hijau : 1.645 Desa/Kelurahan Kategori Biru : 1.625 Desa/Kelurahan Kategori Putih : 1.735 Desa/Kelurahan

Jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur :

Jumlah RTM : 2.196.363 KK

Jumlah Penduduk Miskin : 7.267.843 Jiwa

Kategori Kab./Kota berdasarkan prosentase RTM :

- Kategori Merah ( 27,9 % to 45,0 % ) : 8 Kabupaten

- Kategori Kuning ( 22,0 % to 27,9 %) : 12 Kabupaten

- Kategori Hijau ( 18,1 % to 22,0 % ) : 7 Kabupaten

- Kategori Biru ( 16,2 % to 18,1 % ) : 4 Kota

- Kategori Putih( 6,9 % to 16,2 % ) : 6 Kab./Kota

Kategori Kecamatan berdasarkan prosentase RTM :

Kategori Merah : 123 Kecamatan

Kategori Kuning : 122 Kecamatan

Kategori Hijau : 127 Kecamatan

Kategori Biru : 147 Kecamatan

Kategori Putih : 104 Kecamatan

Kategori Desa/Kelurahan berdasarkan prosentase RTM :

Kategori Merah : 1.801 Desa/Kelurahan

Kategori Kuning : 1.648 Desa/Kelurahan

Kategori Hijau : 1.645 Desa/Kelurahan

Kategori Biru : 1.625 Desa/Kelurahan

Kategori Putih : 1.735 Desa/Kelurahan

 

D iprioritaskan pada 1.801 Desa/Kelurahan kategori merah hasil pendataan PKIB BPS . Hasil update BPS Kabupaten/Kota berkembang menjadi 2009 Desa/Kel. Merah Sampai dengan 2008 jangkauan Lokasi sudah MENCAPAI 1.958 Desa/Kel. SISA DESA MERAH yang belum terjangkau sebanyak 51 Desa/Kel. Sasaran Program : RTM berdasarkan data BPS setelah dilakukan klarifikasi dan klasifikasi melalui MUSDES Dana Hibah untuk RTM Rentan dan Dana Bergulir (Ekonomi Produktif) untuk RTM Berpotensi PENETAPAN LOKASI DAN SASARAN

D iprioritaskan pada 1.801 Desa/Kelurahan kategori merah hasil pendataan PKIB BPS .

Hasil update BPS Kabupaten/Kota berkembang menjadi 2009 Desa/Kel. Merah

Sampai dengan 2008 jangkauan Lokasi sudah MENCAPAI 1.958 Desa/Kel.

SISA DESA MERAH yang belum terjangkau sebanyak 51 Desa/Kel.

Sasaran Program : RTM berdasarkan data BPS setelah dilakukan klarifikasi dan klasifikasi melalui MUSDES

Dana Hibah untuk RTM Rentan dan Dana Bergulir (Ekonomi Produktif) untuk RTM Berpotensi

PENDANAAN PROGRAM Pendanaan dilakukan secara sharing antara Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa/Kelurahan dan masyarakat lokasi sasaran. Dana sharing Kabupaten/Kota minimal sebesar 3/7 dari alokasi dana Propinsi, Bentuk sharing Pemerintah Desa/Kelurahan lokasi dilakukan dengan menyediakan Sekretariat UPK maupun d ukungan inventaris kantor dan ATK . Bentuk dana sharing dari masyarakat diwujudkan berupa simpanan dan swadaya masyarakat.

Pendanaan dilakukan secara sharing antara Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa/Kelurahan dan masyarakat lokasi sasaran.

Dana sharing Kabupaten/Kota minimal sebesar 3/7 dari alokasi dana Propinsi,

Bentuk sharing Pemerintah Desa/Kelurahan lokasi dilakukan dengan menyediakan Sekretariat UPK maupun d ukungan inventaris kantor dan ATK .

Bentuk dana sharing dari masyarakat diwujudkan berupa simpanan dan swadaya masyarakat.

RUANG LINGKUP KEGIATAN PEMBERDAYAAN MANUSIA Diarahkan untuk mengurangi beban RTM-R dan meningkatkan kapasitas SDM Sasaran program difokuskan pada RTM yang benar-benar masuk kategori Rentan (yatim-piatu, kelompok manula yang terbatas akses dan sumber ekonominya, RTM yang mengalami sakit menahun, RTM yang terkena bencana alam dan sebagainya)

PEMBERDAYAAN MANUSIA

Diarahkan untuk mengurangi beban RTM-R dan meningkatkan kapasitas SDM

Sasaran program difokuskan pada RTM yang benar-benar masuk kategori Rentan (yatim-piatu, kelompok manula yang terbatas akses dan sumber ekonominya, RTM yang mengalami sakit menahun, RTM yang terkena bencana alam dan sebagainya)

B. PEMBERDAYAAN USAHA a). USAHA SIMPAN PINJAM Dikelola oleh UPK dan disalurkan melalui Pokmas UEP dari kalangan RTM-B b).USAHA SEKTOR RIIL UPK Digunakan untuk usaha UPK yang memproduksi barang atau jasa.

a). USAHA SIMPAN PINJAM

Dikelola oleh UPK dan disalurkan melalui Pokmas UEP dari kalangan RTM-B

b).USAHA SEKTOR RIIL UPK

Digunakan untuk usaha UPK yang memproduksi barang atau jasa.

C. PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN Diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan prasarana dasar RTM seperti perbaikan rumah tinggal RTM-R dan lingkungannya serta penyediaan prasarana air bersih, Peningkatan fasilitas umum; Pembangunan fasilitas fisik yang menunjang perekonomian desa. Prioritas kegiatan padat-karya yang benar-benar memberikan dampak optimal bagi pengurangan jumlah pengangguran di desa.

Diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan prasarana dasar RTM seperti perbaikan rumah tinggal RTM-R dan lingkungannya serta penyediaan prasarana air bersih, Peningkatan fasilitas umum; Pembangunan fasilitas fisik yang menunjang perekonomian desa.

Prioritas kegiatan padat-karya yang benar-benar memberikan dampak optimal bagi pengurangan jumlah pengangguran di desa.

UNIT PENGELOLA KEUANGAN (UPK) UPK berperan strategis sebagai instrumen Pemberdayaan Masyarakat Miskin khususnya dalam pengelolaan Usaha Simpan Pinjam, Usaha Sektor Riil, Pelestariaan PM-PL, UPK sebagai wahana sinkronisasi program-program penanggulangan kemiskinan yang masuk ke Desa (satu pintu/lembaga) UPK merupakan embrio pembentukan BUMDes. UPK dibentuk melalui penjaringan, pemilihan dalam musdes/kel. dan penetapan oleh Kades/Lurah. Kriteria UPK: (i) warga setempat yang dikenal jujur, kreatif dan bertanggung jawab, (ii) mempunyai kemampuan dalam pengelolaan keuangan, (iii) bukan aparat Pemdes maupun BPD, (iv) bukan anak/istri Kepala Desa, (v) dapat berasal dari KPM.

UPK berperan strategis sebagai instrumen Pemberdayaan Masyarakat Miskin khususnya dalam pengelolaan Usaha Simpan Pinjam, Usaha Sektor Riil, Pelestariaan PM-PL,

UPK sebagai wahana sinkronisasi program-program penanggulangan kemiskinan yang masuk ke Desa (satu pintu/lembaga)

UPK merupakan embrio pembentukan BUMDes.

UPK dibentuk melalui penjaringan, pemilihan dalam musdes/kel. dan penetapan oleh Kades/Lurah.

Kriteria UPK: (i) warga setempat yang dikenal jujur, kreatif dan bertanggung jawab, (ii) mempunyai kemampuan dalam pengelolaan keuangan, (iii) bukan aparat Pemdes maupun BPD, (iv) bukan anak/istri Kepala Desa, (v) dapat berasal dari KPM.

PELAKSANAAN PROGRAM GERDU-TASKIN TAHUN 2002 - 2007

CAPAIAN LOKASI DAN PENDANAAN 24 10 100 272 46,974 2008 Rp. 291,246 M 31 10 200 300 50,673 2006 1.958 Ds/Kel Total Capaian 100 - - 206 - Pengua-tan 28 38 38 25 25 Kab/Kota 10 38 24 25 8 Desa Model 260 362 266 200 206 Desa Reguler 43,673 50,826 35,6 37,5 26 Dana (Milyar) 2007 2005 2004 2003 2002

80,804 56,067 23,374 total 15,476 4,209 3,193 2006 17,498 10,811 12,479 13,443 11,095 Dukungan Sharing Kab./Kota (M) 4,289 13,676 7,121 21,832 4,940 Dukungan dinas(M) 2,111 4,501 6,143 4,225 3,2 Swadaya Masy. (Milyar) 2007 2005 2004 2003 2002

 

 

CAPAIAN HASIL PROGRAM GERDU-TASKIN 2002 S/D 2007 Rp. 80,804 Milyar; Dukungan dana sharing dari APBD Kab./Kota di Jawa Timur 4. Dukungan Dinas/Instansi Propinsi, BUMN/BUMD dan swasta Menumbuhkan swadaya masyarakat Telah terbentuk Lembaga Keuangan Masyarakat Rp. 23,374 Milyar; 2. Rp. 56,067 Milyar; 3. 1.680 Unit Pengelola Keuangan (UPK); 1.

 

HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN TRIDAYA 17.858 Santunan Sosial - 3.642 paket 4.920 paket 26.130 paket 9.179 paket Pengadaan sembako non beras - - - - Sarana Pendidikan Prasarana Pendidikan Penyediaan perlengkapan sekolah PEMBERDAYAAN MANUSIA

3.380 unit 1.680 UPK Pemanfaat 25.923 Pokmas 36.686 paket 20.645 paket Jenis Usaha Pengembangan usaha kecil (home industri - - - - Pemberian Makanan Tambahan bagi Balita dan Lansia Usaha Simpan Pinjam PEMBERDAYAAN USAHA Sarana Kesehatan

3.322 unit Aneka usaha (perbengkelan, sablon, persewaan alat percetakan dll) - 1.672 Usaha perdagangan - 373 unit 14.361 unit 10.978 unit 875 unit Usaha ketrampilan - - - - Usaha pupuk/pakan ternak Usaha sembako Usaha Pertanian

338 unit Perbaikan pasar desa - 29.837 unit Plengsengan - 59.224 m Irigasi - 61.460 m Drainase - 6.989 unit 30.080 unit 3.775 unit 563.775 m Sanitasi Lingkungan (MCK, sarana air bersih dll) - - - - Jembatan desa Pemugaran rumah RTM Perbaikan jalan desa dan lingkungan PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN

Sebesar 7,62% RTM meningkat kesejahteraannya, Bahkan sebesar 3,91% RTM sudah keluar dari kemiskinan dan Sebanyak 34.82 % Desa Merah telah mengalami perubahan kategori menjadi Kuning (304 Desa), menjadi Hijau (123 desa), Biru (48 desa) dan Putih (16 desa); Meningkatkan pendapatan masyarakat rata-rata sebesar Rp.185.800,- / bulandari semula sebesar Rp. 398.760,- menjadi Rp. 584.620,- (naik sebesar 46,61 %). Evaluasi BPS Jawa Timur Th. 2007 di 38 Kabupaten/Kota :

Sebesar 7,62% RTM meningkat kesejahteraannya,

Bahkan sebesar 3,91% RTM sudah keluar dari kemiskinan dan

Sebanyak 34.82 % Desa Merah telah mengalami perubahan kategori menjadi Kuning (304 Desa), menjadi Hijau (123 desa), Biru (48 desa) dan Putih (16 desa);

Meningkatkan pendapatan masyarakat rata-rata sebesar Rp.185.800,- / bulandari semula sebesar Rp. 398.760,- menjadi Rp. 584.620,- (naik sebesar 46,61 %).

Terjadi pertumbuhan modal UPK per Oktober 2007 dari Rp. 109.414.202.927,- menjadi sebesar Rp.124.471.048.884,- atau naik sebesar Rp.15.058.845.912,- (naik 13,76 %) Simpanan masyarakat pada UPK Program Gerdu-Taskin mencapai sebesar Rp. 4.659.516.690,- Selama pelaksanaan Program Gerdu-Taskin tahun 2002-2007, secara akumulatif telah memberikan manfaat bagi 1. 207.785 RTM, dan telah mampu menyerap pengangguran lokal 247.647 orang. Selama 5 (lima) Tahun Program Gerdu-Taskin berjalan, UPK Gerdu-Taskin mampu menunjukkan eksistensinya, hal ini terbukti dari hasil pemetaan profil UPK , dari 1.410 UPK Tahun 2002 s/d 2006 : yang dipetakan, sejumlah 812 UPK (57,59 %) dalam kategori Sehat, 200 UPK (14,18 %) dalam kategori Kurang Sehat dan 398 UPK (28,23 %) kategori Tidak Sehat.

Terjadi pertumbuhan modal UPK per Oktober 2007 dari Rp. 109.414.202.927,- menjadi sebesar Rp.124.471.048.884,- atau naik sebesar Rp.15.058.845.912,- (naik 13,76 %)

Simpanan masyarakat pada UPK Program Gerdu-Taskin mencapai sebesar Rp. 4.659.516.690,-

Selama pelaksanaan Program Gerdu-Taskin tahun 2002-2007, secara akumulatif telah memberikan manfaat bagi 1. 207.785 RTM, dan telah mampu menyerap pengangguran lokal 247.647 orang.

Selama 5 (lima) Tahun Program Gerdu-Taskin berjalan, UPK Gerdu-Taskin mampu menunjukkan eksistensinya, hal ini terbukti dari hasil pemetaan profil UPK , dari 1.410 UPK Tahun 2002 s/d 2006 :

yang dipetakan, sejumlah 812 UPK (57,59 %) dalam kategori Sehat, 200 UPK (14,18 %) dalam kategori Kurang Sehat dan 398 UPK (28,23 %) kategori Tidak Sehat.

Secara Umum Manfaat dari Program Gerdu-Taskin: Mampu menggerakkan ekonomi riil di pedesaan; Dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana lingkungan pedesaan; Terjadinya pr oses pembelajaran sosial (social learning); Menumbuhkan keswadayaan dan partisipasi masyarakat terutama partisipasi perempuan); Mengutamakan aspek demokrasi dalam pengambilan keputusan pembangunan; Mampu mengurangi praktek rentenir di pedesaan karena telah tersedia lembaga keuangan masyarakat yang melayani pinjaman masyarakat dengan mudah, cepat dan murah.

Mampu menggerakkan ekonomi riil di pedesaan;

Dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana lingkungan pedesaan;

Terjadinya pr oses pembelajaran sosial (social learning);

Menumbuhkan keswadayaan dan partisipasi masyarakat terutama partisipasi perempuan);

Mengutamakan aspek demokrasi dalam pengambilan keputusan pembangunan;

Mampu mengurangi praktek rentenir di pedesaan karena telah tersedia lembaga keuangan masyarakat yang melayani pinjaman masyarakat dengan mudah, cepat dan murah.

PROGRAM GERDU-TASKIN 2008

Tahap Awal (Reguler) dialokasikan pada 272 Desa/Kel. Merah di 24 Kab./Kota (21 Kab dan 3 Kota). Tahap Penguatan dialokasikan pada 100 Desa/Kel. di 20 Kabupaten/Kota (17 Kabupaten dan 3 Kota). Model Binaan di 10 Desa/Kel. (6 Ds. Merah dan 4 Ds. Kuning) di 10 Kab. PROGRAM GERDU-TASKIN TAHAP AWAL dan PENGUATAN UPK TAHUN 2008

Tahap Awal (Reguler) dialokasikan pada 272 Desa/Kel. Merah di 24 Kab./Kota (21 Kab dan 3 Kota).

Tahap Penguatan dialokasikan pada 100 Desa/Kel. di 20 Kabupaten/Kota (17 Kabupaten dan 3 Kota).

Model Binaan di 10 Desa/Kel. (6 Ds. Merah dan 4 Ds. Kuning) di 10 Kab.

Lokasi Gerdu-Taskin Tahap Awal dan Penguatan UPK Tahun 2008 9 0 0 46 Kab. Madiun 12 2 8 8 58 Kab. Tuban 11 0 20 36 35 Kab. Trenggalek 10 6 0 0 51 Kab. Bondowoso 1 0 17 17 53 Kab. Sampang 2 5 0 0 50 Kab. Situbondo 3 2 6 6 65 Kab. Ponorogo 4 9 0 0 50 Kab. Pacitan 5 8 2 2 70 Kab. Probolinggo 6 3 5 5 75 Kab. Bojonegoro 7 8 0 0 60 Kab. Nganjuk 8 0 14 14 70 Kab. Jombang 9 Tahap Penguatan Tahap Awal Sisa Desa Merah Capaian Lokasi Kab/Kota No

Tahap Penguatan Tahap Awal Sisa Desa Merah Capaian Lokasi Kab/Kota No 0 9 9 66 Kab. Gresik 25 2 6 6 38 Kab. Banyuwangi 24 0 21 24 65 Kab. Malang 23 2 6 6 53 Kab. Bangkalan 22 8 0 0 52 Kab. Blitar 21 5 5 5 52 Kab. Magetan 13 8 0 0 57 Kab. Jember 14 9 0 0 53 Kab. Lumajang 15 0 15 17 59 Kab. Pasuruan 16 0 19 19 87 Kab. Lamongan 17 8 1 1 43 Kab. Ngawi 18 0 17 26 47 Kab. Pamekasan 19 0 14 14 62 Kab. Sumenep 20

100 272 329 1.680 JUMLAH Tahap Penguatan Tahap Awal Sisa Desa Merah Capaian Lokasi Kab/Kota No 0 0 0 3 Kota Batu 38 1 3 3 9 Kota Kediri 37 2 0 0 8 Kota Madiun 36 0 0 0 6 Kota Blitar 35 1 0 0 5 Kota Mojokerto 34 0 0 0 5 Kota Probolinggo 33 2 8 8 60 Kab. Tulungagung 26 0 20 23 42 Kab. Mojokerto 27 0 19 43 30 Kab. Kediri 28 0 22 22 50 Kab. Sidoarjo 29 0 9 9 27 Kota Surabaya 30 0 6 6 11 Kota Malang 31 0 0 0 7 Kota Pasuruan 32

TERIMA KASIH “ Working Together to Reduce Poverty” Sekian

TERIMA KASIH

Add a comment

Related pages

Reifen Service Gerd Tanski

Home Öffnungszeiten Anfahrt Galerie. Impressum Kontakt Partner Konfigurator Schnäppchen Neureifen Termine
Read more

TAG : Gerdu Taskin Program - ejournal.unesa.ac.id

analisis pelaksanaan program gerdu taskin terhadap peningkatan volume usaha rumah tangga miskin berpotensi (rtm-b) di desa bedahlawak kecamatan tembelang ...
Read more

STUDI IMPLEMENTASI gerdu-taskin - scribd.com

tugas mpa pelaksanaan program pemberdayaan lingkungan pada program gerakan terpadu pengentasan kemiskinan (gerdu-taskin) di desa. barengkrajan oleh ...
Read more

Pendampingan Gerdu-Taskin

Tentang Kami . Situs ini merupakan manifestasi komitmen jajaran Corps Pendamping Program Gerdu-Taskin Propinsi Jawa Timur dalam menyebarluaskan ...
Read more

Booklet Selayang Pandang Gerdu-Taskin Kab. Jombang

Gerdu-Taskin di Kabupaten Jombang P rogram Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan Gerdu-Taskin yang di inisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah ...
Read more

Gerdu Taskin | BANJAREJO

Kunjungi pos untuk informasi selengkapnya. ... Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:
Read more

EVALUASI PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN BERBASIS ...

EVALUASI PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Pada Program Gerdu-Taskin di Kabupaten Malang)
Read more