Ekosistem

60 %
40 %
Information about Ekosistem
Education

Published on March 14, 2014

Author: ameliadevinasantosorcete

Source: slideshare.net

Description

Ekosistem Makhluk Hidup, Habitat, Komunitas, dan Piramida, Daur Nitrogen, Daur Fosfor, Daur Oksigen.
Sumber : ESIS BIOLOGI SMA/MA KELAS X

Elisabet Klara Amelia Devina X4 / 9 Joseph Wijaya X4 / 16 Katherine Nathania Budiani X4 / 18

Lingkungan makhluk hidup (Habitat) • Setiap kelompok makhluk hidup menetap di tempat tertentu yang disebut dengan habitat. • Misalnya : cacing tanah, tumbuhan paku, lumut dan semut yang habitatnya ada di tanah lembab. • Tanah yang lembab memiliki ciri-ciri seperti suhu, kelembapan, dan kandungan zat organik yang sesuai dengan kebutuhan hidup cacing tanah. • Suhu, kelembapan dan zat organik tersebut disebut komponen fisik dan kimia.

• Biotik berarti makhluk hidup. • Komponen-komponen biotik terdiri dari mikroorganisme, jamur, ganggang, lumut, tumbuhan paku, tumbuhan tingkat tinggi, invertebrata, vertebrata serta manusia. • Setiap komponen biotik memiliki cara hidup sendiri yang akan menentukan interaksinya dengan komponen biotik lain dan komponen abiotik. • Misalnya: tumbuhan hijau berfotosintesis untuk memperoleh makanan, herbivora memakan tumbuhan dan mikroorganisme menguraikan sisa-sisa hewan juga tumbuhan untuk memperoleh energi.

Contoh komponen biotik

• Abiotik adalah bukan makhluk hidup atau komponen tak hidup. • Komponen abiotik merupakan komponen fisik dan kimia yang membentuk ligkungan abiotik. • Contoh komponen abiotik adalah suhu, cahaya, air, kelembapan, udara, garam mineral dan tanah, komponen ini tidak berdiri sendiri tetapi saling berinteraksi sehingga mempengaruhi sifat yang satu dan yang lain. Klik untuk kembali

• Suhu atau temperatur adalah derajat energi panas. Sumber utama energi panas adalah radiasi matahari. • Suhu merupakan komponen abiotik di udara, tanah dan air. • Suhu sangat diperlukan oleh setiap makhluk hidup berkaitan dengan reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup, reaksi kimia tersebut memerlukan enzim, kerja suatu enzim dipengaruhi oleh suhu tertentu. • Suhu juga mempengaruhi perkembangbiakan makhluk hidup, contohnya : ada burung yang bermigrasi menuju daerah yang bersuhu sesuai untuk berkembang biak.

• Cahaya bersumber dari radiasi matahari. • Cahaya matahari terdiri atas berbagai macam panjang gelombang. • Jenis panjang gelombang, intensitas cahaya dan lama penyinaran cahaya matahari berperan dalam kehidupan organisme. • Misalnya tumbuhan memerlukan cahaya matahari dengan panjang gelombang tertentu untuk proses fotosintesis.

Air • Air sangat diperlukan oleh makhluk hidup karena sebagian besar tubuh makhluk hidup mengandung air. • Kelembapan diperlukan oleh makhluk hidup agar tubuhnya tidak mudah kering karena penguapan. • Kelembapan yang diperlukan setiap makhluk hidup berbeda-beda, sebagai contoh : jamur dan cacing perlu habitat yang sangat lembab.

• Udara terdiri atas berbagai macam gas yaitu oksigen, nitrogen dan karbondioksida. • Nitrogen diperlukan makhluk hidup untuk membentuk protein. • Oksigen diperlukan makhluk hidup untuk bernapas. • Karbondioksida diperlukan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis.

• Garam mineral antara lain terdiri atas ion-ion nitrogen, fosfat, sulfur, kalsium, dan natrium. • Komposisi garam tertentu menentukan sifat tanah dan air. • Contohnya : kandungan ion-ion hidrogen menentukan tingkat keasaman. • Kandungan ion natrium dan klorida di air menentukan tingkat salinitas (kadar garam). • Tumbuhan mengambil garam-garam mineral (unsur hara) dari tanah dan air untuk proses fotosintesis.

• Tanah adalah hasil pelapukan batuan yang disebabkan oleh iklim dan lumut serta pembusukan bahan organik. • Tanah memiliki sifat, tekstur dan kandungan garam mineral tertentu. • Tanah yang subur sangat diperlukan oleh organisme untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. • Tumbuhan akan tumbuh dengan baik pada tanah yang subur.

Interaksi antar-individu Interaksi antar-populasi Interaksi antara komponon biotik dan abiotik

• Setiap organisme hidup di habitat tertentu, dan pada habitat tertentu tersebut juga hidup organisme lain yang sejenis. • Organisme sejenis yag hidup di suatu tempat dalam kurun waktu tertentu disebut populasi. • Jumlah individu sejenis yang hidup di suatu tempat per satuan luas menunjukkan kepadatan populasi. • Lokasi ditemukannya individu-individu sejenis pada suatu tempat menunjukkan penyebaran atau distribusi populasi. • Bertambahnya anggota populasi berarti kebutuhan hidup seperti makanan, air, cahaya juga semakin bertambah. Interaksi antar-individu

• Jika kebutuhan tersebut tidak dipenuhidi tempat hidupnya maka akan terjadi persaingan atau kompetisi. • Interaksi kompetisi antar individu dalam populasi disebut kompetisi intraspesifik. • Kompetisi intraspesifik dapat berupa kompetisi langsung dan tak langsung. • Pada kompetisi langsung dalam memperebutkan kebutuhan hidup akan terjadi perkelahian. • Pada kompetisi tak langsung akan terjadi perlombaan dalam memperebutkan kebutuhan hidup. • Kompetisi ini mengakibatkan ada individu-individu yang memperoleh kebutuhan hidup sedikit bahkan kematian atau perpindahan ke tempat lain (migrasi), kemudian dua hal tersebut akan menimbulkan berkurangnya kepadatan populasi.

• Kematian, perpindahan, kelahiran dan kelangsungan hidup sebagai akibat dari interaksi antar-individu disebut efek ekologi. • Efek ekologi terjadi dalam jangka waktu yang singkat. • Jika terjadi dalam jangka waktu yang panjang disebut efek evolusi. Kompetisi Intraspesifik

Interaksi antar-populasi • Pada suatu tempat umunya tidak hanya dihuni oleh satu populasi. • Kumpulan berbagai populasi yang saling berinteraksi disebut komunitas. • Bentuk interaksi antarpopulasi diantaranya adalah : predasi, kompetisi dan simbiosis.

• Predasi adalah jenis interaksi makan dan dimakan. • Pada predasi umumnya suatu spesies memangsa spesies lain, walaupun ada yang memangsa sesama jenisnya (kanibal). • Organisme yang memakan disebut predator. • Organisme yang dimakan disebut mangsa (prey).

• Kompetisi antar populasi disebut kompetisi interspesifik. • Kompetisi interspesifik terjadi jika dua atau lebih populasi pada suatu wilayah memiliki kebutuhan hidup yang sama, sedangkan kesediaan kebutuhan hidup tersebut terbatas.

Simbiosis • Simbiosis berarti hidup bersama antara dua spesies yang berbeda. • Dalam hidup tersebut biasanya satu spesies berperan sebagai spesies yang ditumpangi, sedangkan spesies lain berupa penumpang (simbion) • Simbiosis ada 3 : komensalisme, mutualisme dan parasitisme.

• Mutualisme terjadi jika dua spesies hidup bersama dan saling menguntungkan satu sama lain • Contoh : mutualisme ganggang hijau biru dengan jamur dari kelompok Basidiomycota akan membentuk lumut kerak. • Ganggang hijau biru menguntungkan jamur basidiomycota karena menyediakan makanan hasil fotosintesis sedangkan jamur Basidiomycota mengungtungkan ganggang hijau biru karena menyediakan air dan perlindungan.

• Komensalisme terjadi jika dua spesies hidup bersama yang satu diuntungkan dan yang lain tidak diuntungkan dan tidak juga dirugikan. • Misalnya anggrek menempel pada pohon, anggrek mendapatkan cahaya yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sedangkan pohon tidak dirugikan dan tidak juga diuntungkan.

• Parasitisme terjadi jika dua spesies hidup bersama yang satu diuntungkan sedangkan yang satu dirugikan. • Organisme yang memperoleh keuntungan dari interaksi parasitisme disebut parasit. • Sedangkan organisme yang dirugikan disebut inang. • Ada 2 jenis parasit yaitu : ektoparasit dan endoparasit. • Endoparassit adalah organisme yang hidup dalam jaringan atau tubuh inangnya. Contoh cacing perut. • Ektoparasit adalah organisme yang hidup pada permukaan tubuh inang atau bisa menempel sementara pada permukaan tubuh inang contoh : lintah, nyamuk.

Interaksi komponen biotik dan abiotik • Ekosistem adalah interaksi seluruh komponen biotik yang membentuk komunitas, dengan komponen-komponen abiotiknya • Biosfer adalah tempat interaksi seluruh ekosistem di bumi. • Pada tingkat ekosistem, individu atau populasi memiliki peran yang khas dalam kaitan interaksinya dengan lingkungan biotik dan abiotik. • Kekhasan fungsi suatu individu atau populasi dalam ekosistem disebut niche (relung) • Berdasarkan peran khasnya sutu individu atau populasi dibedakan jadi 4 kelompok : produsen, konsumen, dekomposer, dan detritivor.

• Produsen (organisme autotrof) adalah organisme yang menyusun senyawa organik atau membuat makanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari. • Contoh organisme yang tergolong dalam produsen : tumbuhan hijau, beberapa jenis bakteri dan ganggang hijau biru

Konsumen • Konsumen (organisme heterotrof) : organisme yang tidak mampu menyusun senyawa organik atau membuat makanannya sendiri. • Untuk memenuhi kebutuhan makanannya organisme ini bergantung pada organisme lain • Contoh : hewan dan manusia

Dekomposer • Disebut juga pengurai adalah organisme yang menguraikan sisa-sisa organisme lain untuk memperoleh makanan atau bahan organik yang diperlukan. • Menguraikan zat-zat yang kompleks menjadi lebih sederhana. • Contoh : bakteri dan jamur

Detritivor • Detritivor adalah organisme yang memakan partikel-partikel organik atau detritus. • Detritus adalah hancuran hewan atau tumbuhan. • Contoh : cacing tanah, siput, kluwing, bintang laut, kutu kayu

Tipe Tipe Ekosistem • Ekosistem air (aquatik) –Ekosistem air tawar –Ekosistem laut • Ekosistem darat (terestrial) • Ekosistem buatan.

Ekosistem Air (Aquatik) • Ekosistem air tawar – Ekosistem air tawar lotik – Ekosistem air tawar lentik • Ekosistem Laut – Ekosistem estuari – Ekosistem pantai pasir – Ekosistem pantai batu – Ekosistem terumbu karang – Ekosistem laut dalam

Ekosistem Air Tawar

Ekosistem Air Tawar Lotik Ciri ciri • Airnya berarus (sungai) • Organisme yang menempati adalah yang dapat beradaptasi dengan arus air • Produsen utama yaitu ganggang • Umumnya organismenya memakan detritus

Ekosistem Air Tawar Lentik Ciri ciri Danau dan Kolam• Air tak berarus • Meliputi rawa air tawar, rawa gambut, padang rumput rawa, danau dan kolam • Di rawa didominasi vegetasi berkayu dan lumut Sphagnum. • Wilayah Litoral • Wilayah Limnetik • Wilayah Profundal

Danau dan Kolam Wil. Litoral Wil. Limnetik • Wilayah tepi • Organisme – Teratai – Hydrilla – Hydra – Capung – Katak – Burung – Tikus • Vegetasi – Mengapung – Tenggelam • Perairan terbuka • Masih dapat tertembus cahaya matahari • Fitoplankton • Zooplankton • Banyak ikan Wil. Profundal • Wil. dalam • Banyak mengandung dekomposer pada bagian dasar danau dan kolam

Ekosistem Laut

Ekosistem Laut Eko. Estuari Eko. Pantai Batu • Tempat bertemunya air sungai dan laut • Ciri – Berair payau – Vegetasi tanaman bakau – Tempat berlangsungnya perkembangbiakan beberapa organisme laut, seperti ikan, udang, dan moluska • Ciri – Tersusun dari bebatuan – Organisme seperti ganggang Eucheuma dan Sargassum serta beberapa jenis moluska yang hidup melekat pada batu Eko. Terumbu Karang • Ciri – Tumbuh hanya di dasar perairan yang jernih – Terbentuk dari kelompok Coloentrata, ikan, ganggang, udang

Ekosistem Laut Ekosistem Pantai Pasir Ekosistem Laut Dalam • Ciri – Deburan ombak – Pancaran sinar matahari ±12jam – Vegetasi tumbuhan berbiji yang memiliki batang yang lunak dan tidak berkayu – Hewan yang hidup di dalam pasir, yang aktif apabila surut • Merupakan zona pelagik laut • Ciri – Berada di kedalaman 76.000 dpl – Tidak ada cahaya matahari – Produsen utama yaitu organisme yang bersifat kemoautotrof

Ekosistem Darat (Terestrial) Ekosistem Hutan Hujan Tropis Savana • Ciri – Di wil khatulistiwa – Temperatur yang tinggi – Curah hujan yg tinggi – Pohon tinggi rimbun, heterogen – Hewan, antaralain serangga, burung, monyet, orang utan, dan harimau • Ciri – Di sekitar khatulistiwa – Curah hujan lebih rendah dari HHT – Pohon terpencar – Hewan, seperti serangga, herbivora dan karniivora Padang Rumput • Ciri – Di wil sedang – Temperatur sedang – Curah hujan lebih rendah dari savana – Vegetasi dominan rumput – Hewan, seperti serigala, tupai tanah, kelinci

Ekosistem Darat (Terestrial) Gurun Hutan gugur • Ciri – Di sekitar 20⁰-30⁰ LU – LS – Curah hujan rendah – Vegetasi berbagai belukar, kaktus, dll – Hewan, seperti belalang, burung karnivor, kadal, ular – Hewan dominan nokturnal • Ciri – Di sekitar wil sub tropis – Curah hujan sedang – Vegetasi yang bsa beradaptassi dengan keadaan lingkungan

Ekosistem Darat (Terestrial) Taiga Tundra • Ciri – Di wilayah pegunungan tropis – Musim dingin abadi (sepanjang tahun) – Hujan turun hanya pada musim panas – Merupakan hutan pinus yang selalu hijau – Hewan seperti rusa, bajing, serigala, beruang, burung berkicau, dll • Ciri – Di dekat kutub utara (artik) – Di puncak gunung (alpin) – Vegetasi berupa alng alang, lumut daun, perdu, rumput – Hewan seperti serigala, rusa, domba, kelinci, dan burung hantu

Ekosistem Buatan Ciri • Diciptakan oleh manusia untuk memenuhi kenutuhan hidup

Rantai Makanan

Rantai Makanan • Peristiwa makan memakan antar organisme dalam suatu ekosistem, membentuk struktur trofik • Stuktur trofik terdiri atas tingkat trofik • Setiap tingkat trofik merupakan kumpulan berbagai organisme dengan sumber makan turtentu

TingkatTrofik 1) Produsen (autotrof dan kemoautotrof) 2) Konsumen I (hebivora) 3) Konsemen II (karnivor kecil) 4) Konsumen III (karnivor besar)

Produsen • Tumbuhan berklorofil • Bakteri berklorofil • Ganggang biru • Fitoplankton

Konsumen I • Pemakan produsen • Heterotrof • Contoh : serangga, burung pemakan biji bijian, protista, udang kecil, dll

Konsumen II • Karnivora • Berukuran kecil • Memakan herbivora • Contoh : katak, ayam, burung, singa, harimau, laba-laba, kerang, teripang, cumi-cumi, dll

Konsumen III • Karnivora • Berukuran besar • Memakan karnivora kecil • Contoh : elang, ikan hiu, paus, burung hantu, gurita, dll.

Rantai Makanan • Jalur makan memakan dari organisme pada suatu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya, membentuk urutan dan arah tertentu.

Jaring makanan • Hubungan makan memakan yang kompleks, saling berkaitan, dan bercabang

Aliran Energi

Produktivitas ekosisitem • Adalah pemasukan dan penyimpanan energi dalam suatu ekosistem. • Terdiri atas : – Produktivitas Primer – Produktivitas Sekunder

Produktivitas Primer • Produktivitas Primer adalah kecepatan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia dalam bentuk bahan organik oleh organisme autotrof • Produktivitas Primer Kotor adalah seluruh bahan organik yang dihasilkan dari proses fotosintesis pada organisme autotrof • Produktivitas Primer Bersih adalah Bahan organik yang disimpan

Produktivitas Sekunder • Produktivitas Sekunder adalah kecepatan energi kimia mengubah bahan organik menjadi simpanan energi kimia baru oleh organisme heterotrof • Efisiensi Ekologi adalah Perbandingan produktivitas bersih antara satu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya

Piramida Ekologi

Piramida Ekologi • Piramida ekologi adalah penggambara struktur trofik suatu ekosistem. • Terdiri dari : – Piramida Energi – Piramida Biomassa – Piramida Jumlah

Piramida energi • Penggambaran dari kehilangan energi dari suatu rantai makanan.

Piramida Biomassa • Digambar dengan berkurangnya transfer energi pada setiap tingkat trofik

Piramida Jumlah • Digambarkan oleh jumlah individu pada setiap tingkat trofik

DAUR BIOGEOKIMIA Adalah daur ulang air dan unsur-unsur kimia yang melibatkan makhluk hidup dan batuan.

Daur Geologi dan Daur Biogeokimia

Daur Biogeokimia Daur Air Daur Karbon Daur Nitrogen Daur Fosfor Daur Sulfur

Daur Air • Prosesnya : Air di atmosfer berada dalam bentuk uap air. Uap air berasal dari air di daratan dan laut yang menguap karena panas cahaya matahari. Uap air di atmosfer terkondensasi menjadi awan yang turun kedaratan dan laut dalam bentuk hujan. Lalu, air hujan masuk kedalam tanah membentuk air permukaan dan air tanah. Tumbuhan menyerap air yang di dalam tanah. Dalam tubuh tumbuhan, air mengalir melalui suatu pembuluh. Selanjutnya melalui transpirasi uap air dilepaskan oleh tumbuhan ke atmosfer. • Pada daur air terjadi pergerakan air dalam organisme di daratan dan di atmosfer.

Daur Karbon 1) Kesetimbangan antara fotosintesis dan respirasi sel 2) Secara umum dan alami setimbang 3) Aktifitas manusia meningkatkan kandungan CO2 di atmosfer balanced

Akibat: 1) Kandungan CO2 di atmosfer meningkat, panas matahari yang terjebak di atmosfer meningkat. 2) Suhu meningkat. Perubahan pada Daur Karbon: Efek Rumah Kaca (Peningkatan kandungan CO2 atmosfer dan suhu) Sebab: 1) Pembakaran bahan bakar fosil 2) Penebangan hutan

Daur Karbon • Unsur karbon terapat di atmosfer dalam bentuk gas karbon dioksida (CO2) . Konsentrasi karbon dioksida di atmosfer adalah 0,03 %. Karbon dioksida masuk kedalam komponen biotik melalui pordusen. • Produsen didarat dan akuatik menggunakan karbon dioksida untuk membentuk bahan organik berupa senyawa karbon, yaitu glukosa. Glukosa dihasilkan oleh produsen melalui proses fotosintesis.

Daur Karbon • Respirasi oleh organisme autotrof dan heterotrof menghasilkan karbon dioksida • Tumbuhan, hewan, dan manusia yang mati akan diuraikan antara lain menjadi karbon dioksida. • Karbon dioksida dihasilkan oleh respirasi organisme perairan dapat membentuk ion bikarbonat. Ion bikarbonat merupakan sumber karbon dioksida bagi organisme perairan. • Pada daur karbon terjadi pergerakan karbon antara komponen biotik dan abiotik.

Daur Nitrogen • Unsur nitrogen sebagian besar terdapat di atmosfer dalam bentuk gas nitrogen. Gas nitrogen mencakup 7% dari berbagai gas yang ada di atmosfer. • Organisme yang dapat mengikat (fiksasi) nitrogen adalah bakteri. • Bakteri pengikat nitrogen yang hidup bebas misalnya Azotobacter sp. yang bersifat aerob (memerlukan oksigen) , Clostridium sp. yang bersifat anaerob (tidak memerlukan oksigen) dan Rhizobium yang hiup dalam akar tumbuhan kacang-kacangan juga dapat mengikat oksigen. • Nitrogen yang diikat oleh bakteri tersebut diubah menjadi amonia (NH3) .

• Nitrogen memasuki ekosistem melalui 2 jalur alami. • Melalui hujan dan debu nitrogen. • Melalui fiksasi nitrogen, yang dilakukan oleh mikroba prokariotik dengan kemampuan mengubah N2 menjadi senyawa yang dapat digunakan untuk mensintesis senyawa organik bernitrogen seperti asam amino. Daur Nitrogen

Daur Nitrogen • Sumber utama: - atmosfer (80%) - tanaman - bahan organik tanah

– Industri pupuk nitrogen kimiawi menyumbang pada daur nitrogen di alam. – Hasil dari fiksasi nitrogen adalah amonia, yang di dalam tanah akan berubah menjadi amonium setelah mengalami penambahan ion H + (amonifikasi), yang dapat digunakan oleh tanaman. • Beberapa bakteri aerob dapat mengoksidasi amonium menjadi nitrat, melalui proses yang disebut nitrifikasi. • Nitrat juga dapat digunakan oleh tanaman. • Beberapa bakteri dapat menggunakan oksigen dari nitrat dan melepaskan N2 ke udara (denitrifikasi)).

Daur Nitrogen • Penguraian oksigen menjadi amonia disebut = amonifikasi • Amonia kemudian dirombak oleh bakteri nitrit Nitrosomonas dan Nitrosococcus menjadi ion nitrit (NO2-). Ion nitrit selanjutnya di rombak oleh bakteri nitrat Nitrobacter menjadi ion nitrat (NO3-). Nitrogen dalam bentuk ion nitrat selain diserap oleh tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan nitrogennya, juga digunakan oleh bakteri tanah untuk memperoleh oksigen. • Proses perombakan ion nitrat oleh bakteri menghasilkan nitrogen. Nitrogen yang dihasilkan akan kembali ke atmosfer.

+ Daur Fosfor • Input: pelapukan batuan • Output: fiksasi mineral, pelindian Sumber utama - batuan - Bahan - organik tanah - tanaman - PO4 - dalam tanah

Daur Fosfor

Daur Sulfur • Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua makhluk hidup mati dan akan di uraikan komponen organiknya oleh bakteri. • Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur antara lain Desulfobrio dan Desulfomaculum yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). • Kemudian H2S digunakan bakteri autotrof anaerob seperti chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. • Sulfur dioksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus.

Suksesi Proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap- tahap yang dapat diprediksi.

Terdapat 2 suksesi, yaitu : Suksesi primer Suksesi sekunder

Suksesi primer • Suksesi primer adalah formasi suatu komunitas baru pada suatu daerah yang diawali oleh suatu daerah yang kosong atau gundul. • Tahap-tahap awal suksesi biasanya melibatkan sedikit spesies. Beberapa spesies terlibat dalam hubungan simbiosis seperti mutualisme dan komensalisme. • Contoh suksesi primer misalnya ketika terumbu karang terdorong ke luar dari air sebagai akibat aktivitas gempa bumi didasar lautan.

Suksesi Primer • Organisme pertama yang mengkoloni daerah itu disebut spesies prionir. • Untuk dapat bertahan hidup, spesies pionir harus memiliki batas toleransi yang luas terhadap varisasi lingkungan. • Spesies pionir biasanya toleran terhadap keadaan ekstrim seperti suhu dan ketersediaan air. Beberapa organisme yang mampu bertahan pada kondisi tersebut adalah Protozoa, Cyanobacteria, ganggang, lumut, dan lumut kerak.

Proses suksesi primer

Suksesi sekunder • Suksesi sekunder merupakan pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal setelah daerah tersebut rusak. • Suksesi sekunder disebabkan oleh kebakaran, banjir, gempa bumi, atau aktivitas manusia. • Contohnya ketika padang rumput atau hutan dibersihkan untuk kegiatan pertanian atau penebangan pohon. Jika daerah tersebut ditinggalkan atau didiamkan saja setelah digunakan, akan terjadi suksesi kembali. Padang rumput atau kebun yang ditinggalkan akan ditumbuhi lagi oleh rerumputan baru, perdu , dan pohon-pohon.

Komunitas KlimaksKomunitas yang mengalami keseimbangan yang merupakan hasil akhir dari suksesi.

Komunitas Klimaks • Tipe komunitas klimaks yang berkembang dibedakan oleh faktor-faktor pembatas lingkungan. Didaerah dimana air merupakan faktor pembatas, komunitas klimaksnya adalh gurun. • Pada daerah pegunungan, komunitas klimaks terdiri dari lumut kerak dan lumut, serta jarang terdapat pohon karena faktor- faktor pembatasnya adalah suhu, air, dan angin. • Sepanjang kondisi lingkungan menjadi konstan maka komunitas klimaks akan bertahan.

Add a comment

Related presentations

Related pages

Eko Sistem

Ekosistem Geridönüşüm Limited Şirketi ... Die Sammlung zwecks Rückgewinnung der Altfahrzeuge sowie der nicht nützlichen Restteile, begann in der ...
Read more

Ekosistem - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau ...
Read more

ekosistem - Wiktionary

This entry needs pronunciation information. If you are familiar with the IPA then please add some! Particularly: “IPA”
Read more

O Nama - Eko sistem Co.

PREDUZEĆE ZA EKOLOŠKE USLUGE. Zašto EKO SISTEM CO.? tridesetpetogodišnje iskustvo; zadovoljavanje visokih ekoloških standarda
Read more

Ekosistem - Wikipedija, prosta enciklopedija

Ekosistem je ekološki sistem v ekosferi, zemeljski plasti, ki jo tvorijo vsi organizmi in deli neživega okolja s katerimi so povezani. Ekosistem tvori ...
Read more

Ekosistem | LinkedIn

View 833 Ekosistem posts, presentations, experts, and more. Get the professional knowledge you need on LinkedIn.
Read more

Subjek:Biologi/Materi:Ekosistem - Wikibuku bahasa Indonesia

Satuan makhluk hidup dalam ekosistem . Ekosistem tersusun atas semua makhluk hidup, yaitu individu, populasi dan komunitas. Kita akan memberi penjelasan ...
Read more