eKG Okeyi

38 %
63 %
Information about eKG Okeyi
Entertainment

Published on January 3, 2009

Author: jantungku

Source: authorstream.com

Slide 1: DR.EDIAL DASAR EKG & ARITMIA Slide 2: Kunjungi kami di : http://www.jantunghipertensi.com Dr.Edial Sanif, SpJP,FIHA Slide 4: 1. Apa yang direkam EKG ? 2. Bagaimana cara EKG menilai jantung 3. Apa maksud gel.P,Q,R,S T. 4. Bagaimana cara merekam EKG Slide 5: ELEKTRODA: Sejenis bahan yang cukup baik sebagai penghantar arus listrik, yang ditempatkan pada lokasi khusus di dinding dada atau ekstremitas, yang dihubungkan dengan kabel ke mesin EKG. LEADS : Yaitu suatu hasil rekaman aktivitas listrik antara dua elektrode. Leads memumngkinkan melihat jantung denagn dua cara : FRONTAL dan HORIZONTAL PLANE. Frontal Plane Leads , melihat djantung dari arah depan tubuh, yaitu superior, inferior, left dan right. Sedangkan Horizontal plane Leads, melihat jantung seakan tubuh dipotong horizontal dan dilihat dari atas, yang bisa dilihat adalah anterior, posterior, right dan left. EKG 12 leads, melihat jantung dari frontal dan horizontal plane. Untuk rekaman EKG rutin, terdapat 12 leads, yaitu. Standard leads (bipolar). Yaitu I, II dan III. Limb leads (unipolar). Yaitu aVR, aVL dan aVF. Chest leads (unipolar). Yaitu V1 sampai dengan V6. Slide 6: BIPOLAR STANDARD LEAD (EINTHOVEN). Lead I : menggambarkan perbedaan potensial antara lengan kanan (RA) dan lengan kiri (LA), dimana LA bermuatan lebih positif dari RA. Lead II : menggambarkan perbedaan potensial antara lengan kanan(RA) dan tungkai kiri (LL), dimana LL lebih bermuatan positif dari RA. Lead III : menggambarkan perbedaan potensial antara lengan kiri (LA) dan tungkai kiri (LL), dimana LL lebih positif dari LA. Slide 7: UNIPOLAR CHEST LEAD. Adalah rekaman potensial listrik di permukaan dada. Terdapat enam lead yang sering dipakai, yaitu : Lead V1 : sela iga IV garis sternal kanan Lead V2 : sela iga IV garis sternal kiri Lead V3 : antara V2 dan V4 Lead V4 : sela iga V garis midklavikularis kiri Lead V5 : setingg V4 garis aksilaris anterior kiri. Lead V6 : setinggi V4 garis aksilaris media kiri. Slide 9: 250 – 350 gram Slide 10: ELEKTROFISIOLOGI SEL TENANG RANGSANGAN DEPOLARISASI LENGKAP Slide 11: PEREKAMAN EKG Persiapan : - Penderita Penerangan tujuan pemeriksaan - Alat Persiapan Penderita : Relaksasi selama pemeriksaan Hindari gerakan-gerakan anggota tubuh Tidak diajak bicara Suhu ruangan (untuk menghindari tremor) Persiapan sebelum pencatatan Kulit tempat menempel elektrode dari lemak, rambut Slide 12: Persiapan Alat : Mesin EKG Kertas grafik (kertas EKG) Plat extremitas elektrode Jelly Tissue/Kertas Tissue Tempat tidur yang cukup Spidol K/P Slide 13: PROSEDUR (1) Pasien tidur rilex : tangan, tungkai tidak bersentuhan Pasien tidak menyentuh tepi tempat tidur Pasang plat extremitas & elektrode beri Jelly Mesin di-ON-kan untuk pemanasan Mulai kalibrasi Pilih lead selektor Setelah selesai kalibrasi kembali Jika perlu voltage diperkecil atau diperbesar, beri tanda sebelum dan sesudahnya Beri nama lead masing-masing : Nama Pasien, Umur, Tgl dan jam pembuatan, Nama pembuat rekaman Rapikan kembali alat-alat Slide 14: PROSEDUR (2) PERHATIAN : Hindari gangguan listrik & mekanik seperti : jam tangan, batuk, bergerak. Rekaman dibuat masing-masing 3 – 4 beat. Waktu merekam, perawat harus menghadap pasien. Slide 22: V1 Slide 23: VEKTOR LISTRIK JANTUNG Slide 25: KURVA POTENSIAL AKSI MRP TP Depolarisasi Repolarisasi Slide 26: PERIODE REFRAKTER PERIODE REFRAKTER Absolut Relatif M.R.P=MEMBRANE RESTING POTENSIAL T.P = TRESHOLD POTENSIAL Slide 27: TP = TRESHOLD POTENSIAL AWAL DEPOLARISASI MRP = MEMBRANE RESTIANG POTENSIAL SEL DALAM KEADAAN RESTING. FASE 0 : WAKTU DEPOLARISASI FASE O ATRIUM LEBIH LAMBAT DARI FASE O VENTRIKEL FASE 1 = AWAL REPOLARISASI, BERLANGSUNG CEPAT FASE 2 = PERTENGAN REPOLARISASI, BERLANGSUNG AGAK LAMBAT FASE 3 = BERLANGSUNG CEPAT, KEMUDIAN MELAMBAT SEBELUM MENCAPAI FASE 4. PERIODE MRP : RANGSANGAN KECIL ADA RESPON/KONTRAKSI PERIODE ABSOLUT : (FASE 1.2.3) .. TIDAK BISA DIRANGSANG PERIODE RELATIF : RANGSANGAN KUAT ADA RESPON. Slide 28: KEISTIMEWAAN JANTUNG ??? Slide 29: * OTOMATISASI * KONDUKTIVITAS * IRITABILITAS * KONTRAKTILITAS Slide 30: MASA REFRAKTER ABSOLUT SUPERNORMAL RELATIF Slide 31: SISTEM REFERENSI HEKSASIAL Slide 38: Kecepatan ; 25 mm/detik KERTAS EKG Slide 39: LONG AXIS ROTATION Slide 40: GEL P Merupakan gambaran aktivitas depolarisai atrial Selalu positif di II Normal Selalu negatif di AVR Tinggi ? 3 mm (2,5 mm) Lebar < 3 mm (0,11 detik) KEPENTINGAN : Mengetahui kelainan di atrial Slide 41: GEL P Merupakan gambaran aktivitas depolarisai atrial Selalu positif di II,aVF,V2-V6 Normal Selalu negatif di AVR Tinggi ? 3 mm (2,5 mm) Lebar < 3 mm (0,11 detik) KEPENTINGAN : Mengetahui kelainan di atrial ) Positif,negatif, bipasik V1 Slide 42: GEL P Stimuli SA terjadi sebelum Gel.P (tak terlihat EKG) ½ kiri gel P, gambaran atrium kiri, ½ kanan gamb.atrium kanan Slide 43: MACAM-MACAM GEL P P - normal P - pulmonal P - mitral P - negatif P - bifasik COPD, PH, CHF MS Slide 44: MACAM-MACAM GEL P Slide 45: GEL Q Merupakan awal dari fase depolarisasi ventrikel ? 0.04 detik (1 mm) Normal ? 1/4 amplitudo R ….. KEPENTINGAN : Mengetahui adanya nekrosis Gel Q pada sandapan AVR adalah normal. dalamnya lebarnya Slide 46: GEL Q Merupakan awal dari fase depolarisasi ventrikel ? 0.04 detik (1 mm) Normal ? 1/4 amplitudo R ….. KEPENTINGAN : Mengetahui adanya nekrosis Gel Q pada sandapan AVR adalah normal. dalamnya lebarnya Slide 47: MACAM-MACAM GEL Q Slide 48: MACAM-MACAM GEL Q Slide 49: GEL R Merupakan gambaran fase depolarisasi ventrikel Lebar 0,06 – 0,12 detik Normal Tinggi tergantung lead KEPENTINGAN : Mengetahui adanya Hipertropi ventrikel Mengetahui adanya BBB (QRS) Slide 50: MACAM-MACAM GEL R Slide 51: GEL S Merupakan gambaran akhir fase depolarisasi ventrikel V1 V6 makin kecil Normal : Tidak ada KEPENTINGAN : Sama dengan Gel R ketentuan Slide 52: MACAM-MACAM GEL S Slide 53: GEL T Merupakan gambaran fase repolarisasi ventrikel < 10 mm di Chest Lead Normal < 5 mm di Limb Lead KEPENTINGAN : Mengetahui adanya Iskemia / Infark Kelainan elektrolit Slide 54: VARIASI GEL T Normal (T-concordance) Hiperkalemia T-tinggi Hipokalemia gelombang-U Iskemia Hipokalsemia perpanjangan QT Slide 55: GEL U Asal usulnya tidak diketahui Slide 56: PR Interval Permulaan Gel P s.d. permulaan Complex QRS Normal : 0,12 – 0,20 detik KEPENTINGAN : < 0,12 Pada Accelerated Conduction > 0,20 AV Block Berubah pada WPW Syndrom Slide 57: QT Interval Menggambarkan lamanya aktivitas depolarisasi & repolarisasi ventrikel. Dari permulaan Gel Q s.d. akhir Gel T. Ditentukan oleh frekuensi jantung. Pria : 0,42 detik Wanita : 0,43 detik Slide 58: VAT : Ventrikel Activation Time Jarak antara permulaan Gel Q ke puncak R. N : V1 – V2 < 0,03 detik V5 – V6 < 0,05 detik VAT > normal Hipertropi Slide 59: ST Segment Diukur dari j point s.d. permulaan Gel T N = Isoelektris (- 0,5 - +2 mm) KEPENTINGAN : Elevasi = Infark, Depressi = Angina Pericarditis pectoris Slide 60: Tahapan Interpretasi EKG 2. Frekuensi (HearRate) - Gelombang P 1. Irama (Rhythm) 3. Posisi listrik jantung (Axis) 4. Gelombang-gelombang : - Gelombang Q - Gelombang QRS - Gelombang T - Gelombang U 5. Interval-interval : - Interval PR - Interval QT 6. Segment ST Slide 61: 1. HEART RATE Cara menghitung : Normal = 60 – 100 x/min < 60 Bradikardi > 100 Takikardi 250 - 350 Flutter > 350 Fibrilasi 1. 2. 3. Ambil EKG 6 detik 1500 ? Kotak kecil antara R - R 300 ? Kotak besar antara R - R Hitung jumlah Gel QRS x 10 Slide 62: 2. IRAMA (RHYTHM) SISTIM KONDUKSI Slide 63: Frekuensi / HR = 60 – 100 x/min Kriteria Irama Sinus (SR) Irama teratur / reguler Setiap Gel P selalu diikuti Gel QRS & T PR interval normal (0,12 – 0,20) QRS interval normal (0,06 – 0,10) PENYIMPANGAN DARI CIRI-CIRI DI ATAS = ARRHYTHMIA Gelombang P positif di L II Slide 68: Kunjungi kami di : http://www.jantunghipertensi.com Dr.Edial Sanif, SpJP,FIHA Slide 69: - Irama tidak teratur, HR 350 – 600 x/min - Gelombang P : tidak jelas - PR interval : tidak dapat dihitung - QRS interval : normal AF Rapid Respon AF Normo Respon ATRIAL FIBRILASI Slide 70: JUNCTIONAL RHYTHM / JR - Irama reguler, Rate = 40 – 60 x/min - - QRS komplex N , PR Int ? 0,12 - Gel P bervariasi bisa di depan, di tengah, di belakang, sesuai fokus AV Node Slide 71: JUNCTIONAL TAKIKARDI / JT - Irama junctional / JR, HR > 100 x/min - Gelombang P : sesuai fokus AV Node - QRS interval : normal Slide 72: ACCELERATED JUNCTIONAL RYTHM - Irama junctional / JR, HR 60 – 100 x/min - Gelombang P : sesuai fokus AV Node - QRS interval : normal Slide 73: JUNCTIONAL EXTRASISTOL /JES/JPB/JPC - Irama tidak teratur, HR berubah-ubah - Gelombang P : ada/tidak ada, di depan/belakang sesuai - PR interval : < normal - QRS interval : normal fokus AV Node, timbul prematur. Slide 74: VENTRIKEL EKSTRASISTOL / VES / VPB / VPC - Asal fokus dari ventrikel - Gelombang P : tidak ada - QRS interval : lebar (> 0,12) - HR bervariasi dan prematur - Biasanya diikuti masa compensator - VES Bigemini, Trigemini, - VES Konsecutif - VES Multifocal/Multiform Quartgemini - Irama tidak teratur - PR interval : tidak dapat diukur Slide 75: ARRYTHMIA YANG MENGANCAM JIWA: - VES > 6 x/min - VES Bigemini - VES Consecutif / Salvo - VES R on T - VES Multifocal / Multiform Slide 76: - VES Bigemini Slide 77: - VES Consecutif / Salvo Slide 78: - VES Multifocal/Multiform Slide 79: - Irama tidak teratur, HR 350 – 600 x/min - Gelombang P : tidak jelas - PR interval : tidak dapat dihitung - QRS interval : normal AF Rapid Respon AF Normo Respon ATRIAL FIBRILASI Slide 80: JUNCTIONAL RHYTHM / JR - Irama reguler, Rate = 40 – 60 x/min - - QRS komplex N , PR Int ? 0,12 - Gel P bervariasi bisa di depan, di tengah, di belakang, sesuai fokus AV Node Slide 81: JUNCTIONAL TAKIKARDI / JT - Irama junctional / JR, HR > 100 x/min - Gelombang P : sesuai fokus AV Node - QRS interval : normal Slide 82: ACCELERATED JUNCTIONAL RYTHM - Irama junctional / JR, HR 60 – 100 x/min - Gelombang P : sesuai fokus AV Node - QRS interval : normal Slide 83: - VES R on T Slide 84: VENTRIKEL TAKIKARDI / VT - Irama teratur, HR 150 - 250 x/min - Gelombang P : tidak ada - PR interval : tidak dapat diukur - QRS interval : lebar (> 0,12) Slide 85: VENTRIKEL FIBRILASI / VF - Irama tidak teratur, HR tidak dapat dihitung - Gel P tidak ada, QRS interval tidak teratur, - Coarse Fibrilation = VF kasar - Fine Fibrilation = VF halus PR interval tidak dapat diukur Slide 86: IRAMA VENTRIKEL / IDIOVENTRIKULER - Irama teratur, HR 20 – 40 x/min - Gelombang P : tidak ada - QRS interval : lebar (> 0,12) - PR interval : tidak dapat diukur Slide 87: ACCELERATED IDIOVENTRIKULER - Irama ventrikel / Idioventrikuler dengan rate 40-100 x/min Slide 88: WANDERING PACE MAKER - Irama sedikit teratur, HR normal - Gelombang P : berubah-ubah - PR interval : bervariasi - QRS interval : normal - Fokus dari atrial, SA Node, atau AV Node Dr. Edial Slide 89: Kunjungi kami di : http://www.jantunghipertensi.com Dr.Edial Sanif, SpJP,FIHA

Add a comment

Related presentations

Related pages

EKG Schaltung okay? - Mikrocontroller.net

Hey, ich möchte mir ein einfaches Ein-Kanal EKG bauen. Mein bisheriges Konzept habe ich angehängt. Kann mir jemand sagen, ob das was taugt?
Read more

Herzschmerzen, EKG ok? | NetDoktor.de

Ich war bei einem Internisten, hab dort ein EKG gemacht, auch eine Ultraschall Untersuchung wurde vorgenommen. Der Arzt sagte, ich ... mehr lesen!
Read more

Herzstolpern Symptome - Belastungs EKG / Ultraschall OK ...

Herzstolpern Symptome - Belastungs EKG / Ultraschall OK - Vor 6 Jahren fing das damals an als mein Vater verstorben ist damals hatte ich EKG.
Read more

EKG?? – Herz – herzberatung.de - Herz- und Kreislauf ...

EKG?? Hallo, ich war am 12.6. in der Notaufnahme, allerdings nicht wegen Herzbeschwerden. Aber es ... Mir wurde zwar gesagt, dass das EKG okay war, ...
Read more

Zu hoher Puls, EKG okay (hoch) - Gute Fragen - hilfreiche ...

hi, also aufregung spielt natürlich eine rolle, auch die fitness, wenn du ein bißchen ausdauersport machst ist dein puls im ruhezustand ...
Read more

Angst vor der Angst : Forum Ängste, Phobien und Stress ...

Es begann als ich mit 19 einmal Herzrasen hatte... mein arzt sagte alles ok, EKG okay...trotzdem die angst blieb bis heute und alles wird immer schlimmer!
Read more

QM-Arbeitsanweisung EKG anlegen und schreiben ...

Wenn Ableitung okay, EKG schreiben (in der EKG-Software „EKG schreiben“ auswählen) 11. Wenn EKG fertig, Saugnäpfe, Ableitungen und Fußfesseln ...
Read more

EKG-OKAY - { go2jo.com }

EKG-OKAY. Just got back from Dr R’s office. Had to have an EKG done. ... The EKG was okay. My heart has not been affected … yet. This is good news.
Read more

Kann ich trotz EKG, Belastung EKG und Ultraschall Herz ...

Ich konnte es nicht orten und dachte immer zu das es das Herz ist...Zu hause angekomen war ich sofort beim Hausarzt EKG okay, dann ab zum Kardio ...
Read more