advertisement

Echinodermata dan arthropoda

75 %
25 %
advertisement
Information about Echinodermata dan arthropoda
Education

Published on September 15, 2014

Author: bondanpradipta

Source: slideshare.net

Description

Pembahasan mengenai echinodermata dan arthropoda.
advertisement

ECHINODERMATA & ARTHROPODA

ECHINODERMATA

Pengertian • Echinodermata (Yunani, echino = landak, derma = kulit) adalah kelompok hewan berkulit duri, triploblastik, dan selomata.

Ciri-ciri Tubuh 1. Ukuran dan bentuk tubuh • Ukuran bervariasi dengan diameter 1 – 36 cm • Saat larva, echinodermata hidup sebagai plankton dan bentuknya simetri bilateral kemudian bermetamorfosis hingga dewasa bentuknya simetri radial lima penjuru • Echinodermata ada yang berbentuk seperti bintang, bulat, pipih-bundar, bulat memanjang atau seperti tumbuhan • Echinodermata tidak memiliki kepala dan tubuh tersusun dalam sumbu oral-aboral

2. Struktur dan fungsi tubuh Echinodermata • Tubuh tampak kasar dengan adanya tonjolan kerangka atau duri • Memiliki kulit tipis untuk menutupi rangka mesodermal yang terletak di dalam tubuh, terdiri atas pelat-pelat kapur (osikula) (dapat digerakkan atau tidak) • Tubuh terbagi menjadi lima simetri, terdiri atas daerah ambulakral (penjuluran kaki tabung) dan daerah interambulakral (tidak ada kaki tabung) • Tubuh memiliki daya regenerasi yang tinggi • Memiliki sistem pembuluh air (sistem ambulakral) pada rongga tubuhnya untuk menggerakkan kaki tabung yang berfungsi untuk merayap berpegangan pada substrat, memegang mangsa, dan bernapas • Sistem ambulakral terdiri atas madreporit, saluran batu, saluran cincin, saluran radial, slauran lateral, ampula, dan kaki tabung • Memiliki sistem pencernaan lengkap mulai dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus • Bernapas dengan insang kulit.

Reproduksi • Dapat bereproduksi secara aseksual dan seksual • Secara aseksual dengan pembelahan fisi, yaitu penyekatan dan pemisahan pisin pusat (piringan kecil dipusat tubuh), kemudian masing-masing bagian tubuh yang terpisah akan melakukan regenerasi menjadi individu yang lengkap. • Pembuahan terjadi secara eksternal yang akan menghasilkan larva berbentuk simetri bilateral.

Klasifikasi 1. Asteroidea • Dikenal sebagai bintang laut karena memiliki bentuk tubuh seperti bintang pentamer dengan lima buah lengan • Permukaan tubuhnya terdapat duri-duri, papula, insang kulit dan pediselaria • Mulut terletak dipusat pisin oral, sedangkan anus terletak dipusat pisin aboral yang berdekatan dengan madreporit • Karnivor yang memakan hewan invertebrata lain, ikan, dan bangkai • Memiliki daya regenerasi yang tinggi dan dapat melakukan pemotongan bagian lengannya bila mengalami gangguan • Bereproduksi secara aseksual dan seksual. Secara aseksual yaitu dengan pembelahan fisi, melalui pembuahan sel telur oleh sperma yang terjadi secara eksternal (di air) dan menghasilkan blastula berbentuk simetri bilateral yang dapat berenang bebas • Contoh Asteroidea : Luidia, Asterias forbesi, Linckia, Astropecten.

2. Ophiuroidea • Berbentuk bintang mengular dengan pisin pusat kecil dan memiliki lima lengan yang panjang dan langsing, yang terkadang bercabang-cabang • Memiliki mulut dibagian oral tetapi tidak memiliki anus. Sisa pencernaan makanan dimuntahkan (dikeluarkan) melalui mulut • Alat reproduksi bersifat gonokoris dan pembuahan terjadi secara eksternal menghasilkan larva berbentuk simetri bilateral yang berenang bebas • Contoh : Ophiothrix fragilis, Ophiomyxa, dan Gorgonocephalus.

3. Echinoidea • Dikenal dengan bulu babi /dolar pasir • Bentuk tubuh bulat seperti bola dan tidak memiliki lengan namun mempunyai duri-duri yang dapat digerakkan • Pada umumnya, Echinoidea memiliki dua macam duri; duri panjang dan duri pendek. Pada spesies tertentu, duri mengandung racun untuk pertahanan diri, misalnya Asthenosoma • Memiliki sistem pencernaan yang lengkap, meliputi mulut, esofagus, lambung, usus yang panjang dan melingkar, rektum, dan anus • Memakan ganggang, hewan kecil, bangkai dan sisa bahan organik • Bereproduksi secara generatif dan bersifat diesis atau alat kelamin gonokoris. Pembuahan sel telur oleh sperma terjadi secara eksternal dan menghasilkan larva ekinopluteus yang berbentuk simetri bilateral

Terdapat sekitar 950 spesies yang teridentifikasi antara lain :  Bulu babi, misalnya Cidaris dan Diadema  Bulu babi jantung tubuh berbentuk oval agak panjang misalnya, Spatangus, Meoma ventricosa dan Echinocardium flavescens.  Dolar pasir, tubuh pipih dan bundar misalnya Clypeaster dan Fibularia

4. Crinoidea • Dikenal sebagai lili laut karena bertangkai mirip bunga lili • Crinoidea yang tidak bertangkai disebut bintang bulu • Terdiri atas kelopak (kaliks) berbentuk mangkuk kecil dan lima buah lengan yang bagian pangkalnya bercabang • Memiliki daya regenerasi yang besar • Mulut terletak dibagian oral yang dikelilingi lengan. Bagian oral menghadap ke atas. Sisa pencernaan dibuang melalui anus yang terletak dibagian oral. Bereproduksi secara seksual dan bersifat gonokoris. Pembuatan terjadi secara eksternal dan telur dilekatkan pada pinula (cabang-cabang kecil pada lengan) • Contoh Crinoidea : lili laut (Ptilocrinus pinnatus) dan bintang bulu (Antedon bifida dan Antedon loveni).

5. Holothuroidea • Disebut mentimun laut • Tubuhnya berbentuk silindris (bulat memanjang) berukuran sekitar 15 – 35 cm • Permukaan tubuhnya tidak keras dan tidak berduri • Makanannya berupa plankton dan sisa bahan organik • Bernapas dengan alat pernapasan yang disebut pohon pernapasan dan seluruh permukaan tubuhnya • Memiliki sistem peredaran darah hemal yang terdiri atas sebuah sinus cincin hemal dan sinus radial hemal yang sejajar dengan saluran cincin dan saluran radial sistem pembuluh air • Tidak memiliki jantung • Memiliki daya regenerasi yang tinggi • Menghindari musuhnya dengan cara eviserasi yaitu autotomi dan pelepasan sebagian alat tubuhnya melalui sobekan kloaka, mislnya tentakel sebagian saluran pencernaan atau gonad, kemudian dapat diregenerasikan dalam beberapa hari oleh sel-sel dibagian dalam tubuh • Bereproduksi secra aseksual, bersifat gonokoris atau hermafrodit, dan pembuahan terjadi secara eksternal • Contoh : Cucumaria sp. , Holothuria edulis dan Thyone sp.

Peranan Echinodermata dalam Kehidupan Manusia 1. Menguntungkan : Bulu babi dan telur landak laut banyak dikonsumsi manusia. Timun laut juga dapat dijadikan panganan keripik timun laut. Sebagai pembersih pantai karena memakan bangkai. 2. Merugikan : Bintang laut yang sering memakan kerang mutiara ditempat budidaya kerang mutiara.

ARTHROPODA

Pengertian • Arthropoda (Latin, arthros = ruas atau sendi, podos = kaki) adalah hewan yang memiliki kaki dan tubuh beruas-ruas atau berbuku-buku, triploblastik, dan selomata (berongga tubuh sejati).

Ciri-ciri 1. Ukuran dan bentuk tubuh Arthropoda Ukuran bervariasi, ukuran kecil kurang dari 0,01 mm (misal tungau dan kutu) hingga yang berukuran lebih dari 3 m. Bentuk tubuh Arthropoda sangat bervariasi. Tubuhnya simetri bilateral dan dilindungi oleh eksoskeleton (rangka luar). Arthropoda memiliki anggota tubuh dengan struktur dan fungsi yang berbeda-beda, misal sayap untuk terbang, kaki untuk berjalan atau berenang, capit untuk menangkap mangsa, alat kopulasi, alat untuk pertahanan tubuh, dan alat reseptor sensori.

2.Struktur dan fungsi tubuh Arthropoda • Tubuh bersegmen dengan jumlah segmen yang bervariasi. Tiap segmen terdapat sepasang kaki yang beruas. Segmen bergabung membentuk bagian tubuh, yaitu Kaput (kepala), toraks (dada), dan abdomen (perut). • Adanya kutikula keras yang membentuk rangka luar (eksoskeleton).Eksoskeleton tersusun dari kitin yang di sekresikan oleh sel kulit. Eksoskeleton melekat pada kulit membentuk perlindungan tubuh yang kuat.

• Eksoskeleton terdiri dari lempengan-lempengan yang dihubungkan oleh ligamen yang fleksibel dan lunak.Eksoskeleton tidak dapat membesar mengikuti pertumbuhan tubuh.Oleh karena itu, tahap pertumbuhan Arthropoda selalu diikuti dengan pengelupasan eksoskeleton lama dan pembentukan eksoskeleton baru.Tahap pelepasan eksoskeleton disebut dengan molting atau ekdisis.Hewan yang biasanya melakukan ekdisis misalnya kepiting, udang, dan laba-laba • Sistem saraf : berupa sistem saraf tangga tali berjumlah sepasang yang berada di sepanjang sisi ventral tubuhnya. Pada berbagai tempat di segmen tubuh, ada pembesaran saraf tangga tali yang disebut ganglia.Ganglia berfungsi sebagai pusat refleks dan pengendalian berbagai kegiatan.Ganglia bagian anterior yang lebih besar berfungsi sebagai otak.

• Sistem pencernaan terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus. • Arthropoda bernapas dengan insang, trakea, atau paru-paru buku. • Sisa metabolisme berupa cairan dikeluarkan oleh saluran/tubula Malpighi, kelenjar ekskresi, atau keduanya. • Sistem sirkulasi Arthropoda bersifat terbuka. Terdiri dari jantung, pembuluh darah pendek, dan ruang disekitar organ tubuh yang disebut sinus atau hemosol. Darah Arthropoda disebut juga hemolimfa.

Reproduksi Arthropoda bereproduksi secara seksual • Pada umumnya gonokoris atau alat kelamin terletak pada individu yang berbeda, namun ada pula yang hermafrodit. Reproduksi Arthropoda dapat terjadi melalui perkawinan (kopulasi) dan partenogenesis. Partenogenesis adalah pembentukan individu baru tanpa melalui pembuahan, di mana sel telur yang tidak dibuahi oleh sperma akan tumbuh menjadi individu jantan yang memiliki jumlah kromosom separuh dari individu betina.

Klasifikasi Berdasarkan bagian tubuh serta jumlah pasang kaki, Arthropoda dibagi menjadi 4 kelas yaitu : 1. Crustacea (udang udangan) 2. Arachnida (laba-laba) 3. Myriapoda (kaki seribu) 4. Insecta (serangga)

1. kelas Crustacea • yang banyak dikenal : udang • tubuh terbagi atas dua bagian pokok: kepala – dada (Cephalo – thorax), dan Perut (abdomen) • Setiap ruas tubuhnya mempunyai sepasang tonjolan kaki (appendix) • Pada bagian Anteriornya terdapat dua pasang antena, satu pasang antena panjang dan lainnya pendek. • Merupakan hewan tingkat tinggi. Dapat dipisahkan antara jantan dan betina, jarang ditemukan yang hermafrodit. • Sistem Pencernaan: berupa saluran dan kelenjar pencernaan / hati(terletak di kepala-dada di kedua sisi abdomen). Sisa pencernaan selain dibuang melalui anus, juga dibuang melalui kelenjar hijau. • Sistem saraf : susunan sarafnya adalah tangga tali. Ganglion otaknya berhubungan dengan alat indera, seperti alat peraba yang berupa dua pasang antena, alat keseimbangan atau starocyst, dan alat penglihat yang berupa dua mata bertangkai. • Sistem respirasi : Crustacea bernapas dengan menggunakan insang, yang terletak di bagian lateral kiri kanan karapaks, sehinggga mudah berkontak dengan air disekitarnya

Klasifikasi Crustacea 1. Entomostraca : udang karang rendah (kopepoda dan daphnia yang hidup sebagai zooplankton) 2. Malcostraca : udang dan kepiting.

Hubungan crustacea dengan kehidupan manusia Banyak menguntungkan manusia, antara lain : 1. merupakan makanan ikan, yakni crustacea yang hidup sebagai zooplankton, yang termasuk ke dalam subkelas Entomostraca 2. Sebagai sumber protein. Makanan ini berasal dari ordo decapoda, yaitu udang dan kepiting.

2. Kelas Arachnida a. Mempunyai 4 pasang kaki b. Bernapas dengan paru paru buku c. pada bagian kepada-dada tidak terdapat antena, tetapi mempunyai beberapa pasang mata tunggal d. Tubuhnya terbagi atas kepala-dada dan perut e. peredaran darahnya terbuka, artinya darah tidak selalu berada didalam saluran darah

f. sistem syarafnya adalah sistem tangga tali. ganglion otaknya berhubungan dengan beberapa macam alat indera. misalnya indera perasa berupa rambut perasa yang berada di seluruh permukaan tubuhnya. Juga berhubungan dengan mata tunggal yang umumnya berjumlah 8 pasang dan hanya dapat melihat pada benda yang bergerak. g. Pada bagian kepala-dada terdapat dua pasang alat mulut. Alat mulut pertama (kalisera), yaitu sepasang alat berbentuk catut yang dilenakpi kelenjar racun untuk melumpuhkan mangsanya. alat mulut kedua (pedipalpus) berbentuk seperti gunting dan berfungsi sebagai alat untuk memegang. h. Arachnida umumnya hidup teresterial, sehingga bernapasnya dengan menggunakan paru paru. Alat pernapasan ini berbentuk lembaran-lembaran seperti halaman buku sehingga disebut paru-paru buku. i. Jenis kelamin jantan dan betina terpisah, Telur yang sudah dibuahi disimpan di dalam kokon dari bahan sutera.

Klasifikasi Arachnida kelas Arachnida dibagi menjadi 3 ordo : 1. Scorpionida, contohnya : Thelyphonus (kala), Buthus (ketunggang) 2. Araneida contohnya : Gastera (laba-laba), Neptila (Kemlanding) 3. Acarina contohnya : Sarcoptes (caplak), Dermacentor (tungau)

Hubungan Arachnida dengan kehidupan manusia 1. memakan insekta yang merugikan 2. menggangu manusia dan hewan piaraan, yaitu yang termasuk kedalam ordo acarina, misalnya caplak. 3. kutu yang menyebabkan penyakit kulit pada manusia (penyakit kurap) dan kutu air yang seiring mengganggu sela sela jari kaki manusia.

• Contoh Arachnida :

3. Kelas Myriapoda • Merupakan anthropoda yang tubuhnya beruas-ruas banyak yang sama besar dan bentuknya, sehingga tidak jelas bagian kepala, dada , dan perutnya • Tubuh Myriapoda dibagi menjadi dua bagian : kepala dan abdomen • Pada setiap segmen abdomen terdapat sepasang kaki, misalnya pada keluwing. Struktur dan fungsi tubuh Myriapoda • Alat mulutnya terdiri atas 3 pasang rahang: sepasang mandibula dan dua pasang maksila. • Hidup didarat (teresterial), bernafas dengan trakhea. • Sistem saraf tangga tali • Reproduksi dengan cara bertelur

• Contoh Myriapoda

Kelas insecta • Tubuh: kepala (caput), dada (thoraks), dan perut (abdomen) • Mempunyai 3 pasang kaki, umumnya memiliki sayap • bernapas dengan trachea • Peredaran darah terbuka • Jenis kelaminnya terpisah antar jantan dengan betina.

Struktur tubuh Insecta (Sebagai bahan bahasan dipilih belalang karena banyak dikenal orang) Struktur luar Tubuh belalang dapat dibedakan atas 3 bagian yakni : kepala, dada, perut • kepala : pada bagian kepala (caput) terdapat alat mulut, sepasang antena, ocellus, dan mata majemuk atau mata facet . Ocellus atau mata sederhana terdiri atas lapisan kutikula yang transparan, lensa, sel pigmen, dan lapisan penerima rangsang, yakni retina. Maa Facet atau mata majemuk terdiri atas banyak omatidium atau facet • Dada : bagian dada terdiri atas 3 ruas/segmen yaitu : o segmen prothoraks di sebelah depan. o segmen mesothoraks disebelah tengah. o segmen metathoraks di sebelah dada paling belakang. • Perut: Bagian perut dibagung oleh 11 segmen, pada sisi segmen pertama abdomen belalang terdapat membran tympanum yang berfungsi sebagai alat pendengarannya.

Struktur dalam • Sistem respirasi : sistem trakhea atau sistem pembuluh • Sistem peredaran darah : peredaran darah terbuka yang terletak di bagian dorsal tubuhnya. Alat ini terdiri atas jantung dan aorta yang terbuka di bagian anterior. • Sistem ekskresi : berupa saluran melapisi yang berjumlah banyak dan berkelok-kelok, menampung sisa metabolisme dari cairan tubuh, dialirkan ke dalam usus dan dikeluarkan melalui anus. • Sistem saraf : sistem tangga tali dan dari ganglion otak terdapat serabut saraf yang berhubungan dengan alat inderanya, misalnya antenanya. Antena pada belalang dilengkapi dengan indera pembau dan peraba, sedangkan indera pengecap terapat pada bagian maksila.

Klasifikasi insecta Insecta terbagi menjadi 25 ordo dan kali ini hanya dicontohkan 7 ordo yang paling umum: 1. Coleoptera, contohnya kumbang 2. Lepidoptera, contohnya kupu kupu 3. Hymenoptera, contohnya semut 4. Diptera, contohnya lalat rumah 5. Hemiptera, contohnya kutu busuk 6. Homoptera, contohnya kutu pohon jeruk 7. Orthopera, contohnya belalang

Hubungan Insecta dengan kehidupan manusia Hubungan yang menguntungkan 1. memangsa hama pertanian 2. Insecta parasit pada insecta lain 3. lebah madu yang menghasilkan madu dan lilin 4. ulat sutera menghasilkan kira kira 0,04 gr benang sutera setiap kokonnya 5. membantu terjadinya fertilisasi seperti kupu kupu dan lebah 6. menghancurkan sampah, misalnya lalat, dan kumbang yang larvanya hidup di sampah. Hubungan yang merugikan 1. semua larva lepidoptera merusak tanaman karena pada umumnya memakan daun. 2. kumbang kelapa merusak daun dan batang kelapa 3. penghisap batang padi seperti walang sangit dan lembing 4. menularkan penyakit pada manusia : Nyamuk Anopheles dan Aedes, Lalat Tse-tse, Lalat rumah dan kecoa

• Contoh insecta :

Peranan Arthropoda dalam kehidupan manusia Menguntungkan : 1. Sumber makanan yang mengandung protein tinggi, contoh udang-udangan. 2. Menghasilkan madu, contoh lebah madu. 3. Bahan pakaian sutera, contoh kepompong ulat sutra. 4. Membantu penyerbukan tanaman. 5. Serangga predator sebagai pemberantas hama tanaman secara biologi. Merugikan : 1. Perusak tanaman, larva atau ulat, wereng, dan belalang. 2. Inang perantara (vektor) penyakit, misalnya nyamuk Aedes aegypti sebagai penyakit demam berdarah, Anopeles sebagai vektor malaria, dll. 3. Parasit pada manusia contoh nyamuk, kutu rambut 4. Merusak kayu bangunan, misal rayap. 5. Pengebor kayu galangan kapal atau perahu, contoh Crustacea kelompok Isopoda

^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

Add a comment

Related presentations

Related pages

CIRI-CIRI ARTHROPODA | The Diversity of Caves Life

Begitu juga di dalam gua, arthropoda memgang peranan penting dan mempunyai keanekaragaman tinggi dan paling berhasil beradaptasi dalam lingkungan gua.
Read more

FILUM ARTHROPODA « Dhewhy's Blog

FILUM ARTHROPODA. Arthropoda berasal dari bahasa Yunani, arthos yang artinya segmen/ruas dan poda yang artinya kaki. Jadi, Arthropoda adalah hewan berkaki ...
Read more

Mollusca, Arthropoda, Dan Echinodermata

Scribd is the world's largest social reading and publishing site.
Read more

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Klasifikasi Arthropoda - Taufan ...

Belajar mengenal dan memahami filum Arthropda atau hean berbuku-buku, ciri-ciri Arthropda, dan klasifikasi Arthropoda
Read more

Ardiani Samti: makalah arthropoda

Arthropoda sangat berguna bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, kita tidak diharapkan menumpas atau berburu secara berlebihan apalagi ...
Read more

Ciri-ciri umum hewan Arthropoda – Sridianti.com

Arthropoda ada dimana-mana dan merupakan filum hewan terbesar – sekitar 85% dari semua binatang yang dikenal di dunia adalah bagian dari kelas Arthropoda.
Read more