advertisement

Cara pembuatan serbuk

55 %
45 %
advertisement
Information about Cara pembuatan serbuk
Education

Published on March 11, 2014

Author: septianraha

Source: slideshare.net

advertisement

1. Cara pembuatan serbuk  Serbuk diracik dengan cara mencampur satu persatu, sedikit demi sedikit dimulai dari bahan yang jumlahnyasedikit lalu diayak, biasanya dengan ayakan nomor 60 dan dicampur lagi.2.  Jangan mencampur obat berkhasiat keras dalam mortir dalam keadaan tidak diencerkan, untuk mencegahsebagian obat tertinggal dalam pori-pori. Caranya pilihlah mortir yang halus, masukkan dulu kira-kira sama bahan tambahan, digerus sendirian, baru dimasukkan dan digerus bersama obat yang berkhasiat keras. Setelahitu masukkan bagian serbuk yang lain sedikit demi sedikit sambil diaduk dan digerus. Untuk mencampur terdebut sebaiknya digunakan bagian serbuk lain yang mempunyai warna berlainan dengan warna obat berkhasiat keras tersebut. Bila semua serbuk berwarna putih, berilah zat warna, biasanya carmin.3.  Bila bagian-bagian serbuk mempunyai berat jenis berlainan, masukkan dulu serbuk yang berat jenisnya besar baru kemudian masukkan bagian serbuk yang berat jenisnya lebih rendah dan diaduk. Sebagai contoh:R/ Magnesii Oxidii 5Bismuth subcarbonas 5Sacch.lactis 5m.f. pulv dtd No.XS.t.d.d. cp.Masukkan Bismuth Subcarbonas dulu dalam mortir, gerus sambil diaduk, ditambah MagnesiiOxydum sedikit demi sedikit setelah itu dimasukkan Saccharum lactis.4.  Jangan menggerus bahan-bahan serbuk dalam jumlah banyak sekaligus. Hal ini menghindari agar jangansampai ada bagian serbuk yang belum halus.5.  Dalam membuat serbuk lebih baik bila bahan-bahan baku serbuk kering. Maka itu untuk menggerus halusserbuk kristal lebih baik menggunakan mortir panas. Hal ini khusus untuk menggerus Kalii Bromidum, NatriiChloridum, dsb.6.  Memanaskan mortir dilakukan dengan cara mengisi mortir dengan air panas, didiamkan beberapa menit sampaidinding luar mortir terasa panas. Setelah itu air panas dituang keluar dari mortir lalu mortir dikeringkan denganserbet bersih. Mortir siap digunakan.Jangan menggunakan mortir panas untuk bahan-bahan yang mudah menguap atau rusak pada pemanasan,seperti Ammonii Carbonas, Salol, Natrii Bicarbonas, Ammonii Chloridum, dan peroksida.7.  Cara mencampur camphora dalam serbuk dilakukan sebagai berikut : larutkan camphora dengan spiritus fortior sampai cukup larut, setelah itu diaduk dengan bahan lain, misalnya Saccharum Lactis sampai spiritus fortiornyamenguap. Pada waktu mengaduk jangan ditekan untuk menghindari camphora menggumpal kembali. Carademikian dapat dilakukan pada pembuatan serbuk naphtolum.Contoh resep :R/ Camphora 2 Naphtolum 1Talcum ad 100m.f. pulv. Adsp.S.u.e.8. Cara mencampur Stibii Pentasulfidum dilakukan sebagai berikut : dimasukkan serbuk lain dalam mortir,misalkan Saccharum lactis sebagian lalu masukkan serbuk Stibii Pentasulfidum dan tambahkan Sacch.lactissisanya atau serbuk lain, baru diaduk dan digerus tanpa ditekan. Dikerjakan demikian untuk menghindariserbuk Stibii

Pentasulfidum melekat dan memberi warna merah pada dinding mortir.9. Serbuk dengan ekstrak kentalDalam mortir panas ekstrak kental diencerkan dengan cairan penyari, misalnya Spiritus dilutus atau spirituslainnya secukupnya dan diserbukkan dengan zat tambahan, misal Saccharum lactis atau amylum orizae.Cairan yang digunakan untuk mengencerkan ekstrak kental :Etanol encer (70%) untuk Extract Belladonnae, Extract Hyoscyami, Extrac Valerianae.Etanol 90% untuk Extrac Cannabis Indicae.10. Serbuk dengan tinctura atau extractum liquidumTinctura dan extractum liquidum diuapkan pelarutnya di atas penangas air hingga hampir kering laludiserbukkan dengan bahan tambahan yang cocok, biasanya Saccharum lactis, bila untuk obat dalam. Supayaserbuk yang dipakai pengeringan tidak menjadi keras, massa selalu dilepas dengan spatel atau sudip daridinding mortir.Bila kandungan zat berkhasiat tidak mudah menguap atau rusak dan jumlahnya kecil, maka digunakan mortir panas dan dikeringkan dengan penambahan Saccharum lactis.Tinctura yang sering dibuat adalah Ratanhae Tinctura, Opii Tinctura, Gentianae Tinctura, dan StrophantiTinctura. Bila zat berkhasiat pada pemanasan mudah menguap atau rusak oleh pemanasan dapat dilakukansebagai berikut :a.  Isi tingtur diketahui secara kualitatif dan kuantitatif. Di sini diambil isi zat berkhasiatnya saja, misalkan pada Opii Benzoica Tinctura, Camphorae Solutio Spirituosa dan Iodii Tinctura. b.  Tingtur tidak dapat diganti dengan isi zat berkhasiatnya. Disini tingtur diuapkan dengan pemanasanserendah mungkin. Dapat dilakukan sebagai berikut, dalam cawan yang berisi Saccharum Lactis dipanasidi atas tangas air dan teteskan tingtur sambil diaduk, tetes demi tetes, penambahan tetes setelah tetessebelumnya menjadi kering. Cara ini dilakukan pada Opii Aromatica Tinctura, Valerianae Tinctura.11. Gula berminyak = Elaeosacchara adalah campuran 2 gram Saccharum Lactis dengan 1 tetes minyak eteris,yang sering digunakan adalah Oleum Anisi, Oleum Foeniculli, dan Oleum Menthae Piperitae. Gula berminyak tidak boleh disimpan sebagai persediaan dan dikemas dalam kertas perkamen, jangan dengan kertas parafinsebab minyak eterisnya akan diserap.12. Campuran serbuk yang menjadi basah atau mencair Arti basah disini ialah menyerap air atau keluar air kristalnya, menyerap air disini disebabkan karena campuranserbuk itu lebih higroskopis daripada masing- masing serbuk/kristal. Campuran tersebut dapat pulamenyebabkan turunnya titik lebur campuran serbuk dibanding titik lebur masing-masing serbuk.Untuk mengatasinya maka masing-masing zat dicampur dengan serbuk netral lain terlebih dahulu kemudiandicampur. Sebagai serbuk netral digunakan SL, Liquiritae radix, Bolus Alba, dan amylum 2. Syarat umum serbuk 1.Kering 2. Halus 3. Homogen 4. Memenuhi uji keragaman bobot (seragam dalam bobot) atau keseragaman kandungan (seragam dalam zat yang terkandung) yang berlaku untuk serbuk terbagi/pulveres yang mengandung obat keras, narkotik, dan psikotropik.

3 . Tabel 1 Klasifikasi Serbuk Berdasarkan Derajat Halus Klasifikasi Serbuk Simplisia Nabati dan Simplisia Hewani Bahan Kimia Nomor Nominal Serbuk 1 Batas derajat halus2 Nomor Nominal Serbuk 1 Batas derajat halus2 % Nomor Pengayak % Nomor Pengayak Sangat Kasar 8 20 60 Kasar 20 40 60 20 60 40 Setengah Kasar 40 40 80 40 60 60 Halus 60 40 100 80 60 120 Sangat Halus 80 100 80 120 100 120 4

Add a comment

Related presentations

Related pages

St.Fatimah: LAPORAN PEMBUATAN SERBUK

LAPORAN PEMBUATAN SERBUK; PULVERES; TEKNIK PEMBUATAN SERBUK; CARA PEMBUATAN ... Hablur tidak berwarna / serbuk hablur halus / kasar berwarna ...
Read more

METALURGI SERBUK 9.1. Pendahuluan 9.1.1. Sejarah Metalurgi ...

Cara Pembuatan Serbuk Meskipun semua logam secara teoritis dapat dibuat menjadi serbuk, hanya beberapa jenis logam dimanfaatkan dalam pembuatan benda jadi.
Read more

Cara Membuat Jahe Serbuk | Dofan Tri Rakhmawan

Minuman berkasiat semacam jahe,kunir,temulawak, kencur dan jenis umbi yang lain, dapat dijadikan kedalam bentuk serbuk. Cara yang diterapkan kali ini ...
Read more

Pemanfaatan Serbuk Gergaji Kayu - ArlDa Sumba Love

Limbah serbuk gergaji memiliki potensi yang cukup besar yang dapat digunakan sebagai bahan baku briket arang. Serbuk gergaji kayu yang selama ini menjadi ...
Read more