Cara bekerja ke jepang

62 %
38 %
Information about Cara bekerja ke jepang
Career

Published on February 22, 2014

Author: dagangku1

Source: slideshare.net

Description

http://dagangku.com/?page=lowongan-kerja-program-magang-di-jepang-2012.html

PUSAT PELATIHAN & PEMBERANGKATAN PEMAGANGAN KE JEPANG "Bagaimana caranya bekerja di Jepang ?" "Ada lowongan ndak disana, kerja apa saja asal halal ?" "Ada syarat tentang pendidikan ndak, mesti ada gelar S1, terus ada IPK minimal ?" Tiga contoh pertanyaan yang sepertinya sangat sering ditanyakan atau ingin diketahui oleh sebagian orang. Pertanyaan yang sangat singkat namun memerlukan jawaban yang panjang. Tentu saja, tidak ada yang salah dengan pertanyaan tersebut, namanya juga orang tidak tahu apalagi informasi lewat google juga (sepertinya) tidak banyak bisa kita dapatkan. Berangkat dari hal ini, lewat tulisan ini saya memberanikan diri untuk menjawabnya dan berharap mudah mudahan ada manfaatnya. Informasi Umum Bahasa Jepang adalah wajib Bisa bahasa Jepang ndak ? Pertanyaan ini dipastikan akan selalu ditanyakan bagi mereka yang hendak bekerja di negara tersebut. Wajar saja, bagaimana kita bisa bekerja kalau kita tidak paham apa yang dikatakan oleh atasan atau rekan kerja lainnya ? Apakah kemampuan bahasa Inggris saja tidak cukup ? Secara umum jawabannya adalah TIDAK, kecuali untuk pekerjaan tertentu yang memerlukan kualifikasi sangat khusus. Sedikit catatan, hampir sebagian besar orang Jepang tidak faham dengan bahasa Inggris, walaupun untuk percakapan sederhana sekalipun. Mereka sepenuhnya hanya berkomunikasi dengan bahasa Jepang demikian juga dengan tulisannya. Huruf romawi yang biasa kita pakai sehari hari mungkin akan menjadi huruf langka di negara tersebut. Huruf ini berfungsi tidak lebih hanya sebagai pelengkap saja seperti terjemahan nama stasiun atau judul dan halaman depan saja. Jadi selain harus memahami bahasa Jepang, pelamar juga diharapkan menguasai sedikit huruf Jepang terutama hiragana, katakana dan beberapa huruf kanji dasar. Namun Anda tidak usah khawatir karena kemampuan bahasa yang diperlukan tidak sampai level fasih, namun cukup untuk perkacapan standard sehari hari. Pihak yang merekrut Anda juga bukanlah orang yang bodoh, jadi sebelum diberangkatkan, calon pekerja akan diberikan kesempatan untuk belajar bahasa dan juga ketrampilan lain selama beberapa bulan atau bahkan mungkin selama setahun, jadi cukup untuk menguasai bahasa Jepang untuk percakapan dan komunikasi sehari hari dan juga menguasai beberapa huruf kanji dasar. Jadi kesimpulan awal dari tulisan ini adalah pentingnya kemampuan bahasa jepang dan tanpa kemampuan berbahasa Jepang, bekerja di negara tersebut hampir tidak mungkin untuk

dilakukan. Kalau Anda tertarik untuk bekerja di Jepang sepertinya ada baiknya mempersiapkan ketrampilan bahasa Jepang lebih awal, jadi pada saatnya nanti akan menjadi poin lebih bagi pelamar. Lowongan pekerjaan yang tersedia Secara umum bisa dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. Pekerja magang (Kenshusei) : Lowongan untuk bagian ini yang tersedia dan jumlah yang relatif cukup besar. Kabar baiknya lagi adalah tidak menuntut pendidikan yang tinggi atapun pengalaman kerja. Jenis pekerjaan yang dibutuhkan hampir sebagian besar adalah untuk pekerja pabrik, operator mesin, konstruksi, pertanian serta peternakan. Birokrasi penyalurannya adalah lewat Depnaker yang bekerja sama dengan IMN-Japan atau melalui lembaga sending non imm. Selengkapnya tentang magang, persayaratan dll silahkan baca di website www.dagangku.com di menu magang jepang 2. Tenaga perawat (Kangoshi) dan Caregiver (Kaigofukushishi) Penyaluran tenaga kerja ini adalah diatur lewat kerjasama antara pemerintah, Goverment to Goverment (G to G), jadi birokrasi penyalurannya adalah bersifat resmi. Info lengkapnya dengan mudah bisa didapatkan di berbagai tempat atau instansi yang terkait. silahkan baca di website http://www.dagangku.comdi menu magang jepang 3. Pekerja profesional atau dengan skill khusus Jenis pekerjaan ini sangat luas dan beragam seperti yang tampak pada list di bawah. . Pekerja dengan sertifikat khusus seperti Pengacara dan Akuntan . Pekerja dibidang medikal seperti Dokter dan Apoteker . Karyawan yang bekerja di anak perusahaan di Jepang . Cheff atau tukang masak . Reporter dan Wartawan . Pekerja di bidang Olahraga . Ahli teknik, mekanik, komputer, IT . Sebagai guru atau pengajar . Peneliti . Pekerja di bidang Entertaiment, hiburan, penyanyi, musik dll . Pekerja di bidang seni seperti pelukis . Pekerja di bidang kebudayaan . Spesicialis di bidang jurusan sastra dan hubungan international . Pekerja di bidang agama, seminar, dakwah, penyebaran agama dll Penyaluran tenaga kerja bagian ini bisa melalui berbagai jalan dan cara seperti lewat perorangan (independent) dengan mengajukan lamaran ke perusahaan di Jepang, koneksi, ataupun lewat agent tenaga kerja tertentu ataupun organisasi. Apakah tidak ada posisi lain seperti contohnya kasir swalayan, pembantu rumah tangga atau pekerjaan lainnya apa saja asal halal ? Jawaban paling umum yang bisa saya berikan adalah : TIDAK ADA ! Apalagi untuk tenaga pembantu rumah tangga. Masyarakat negara tersebut kurang mengenal budaya menggunakan tenaga pembantu. Semua urusan rumah tangga umumnya dikerjakan sendiri atau lewat jasa

perusahaan pembersih yang bisa disewa kapan saja. Sedangkan pekerjaan sebagai kasir swalayan umumnya adalah pekerjaan paruh waktu yang dilakukan oleh kalangan pelajar atau ibu rumah tangga. Bagaimana dengan jurusan Sastra Jepang ? Bagian ini sepertinya sedikit susah untuk dijawab karena kasusnya relatif kompleks. Namun yang jelas, dengan memiliki kelebihan di bagian bahasa, seharusnya peluang menjadi lebih mudah. Apalagi kalau tidak keberatan untuk melakukan kerja kasar (magang) selama 3 tahun, maka dengan keunggulan bahasa yang dimiliki tentu merupakan keuntungan dan nilai tambah tersendiri. Pendidikan dan pengalaman kerja Bagian ini hanya diperlukan untuk tenaga profesional saja, itupun tidak seluruhnya. Olahragawan dan tukang masak contohnya, tentu gelar tidak diperlukan sama sekali karena lebih mementingan prestasi atau pengalaman. Sedangkan untuk tenaga kerja magang, syarat adalah minimal tamatan SMA, walaupun cukup banyak juga pelamar yang memiliki ijazah S1. Gaji dan Potongan Biaya Sekarang kita mamasuki bagian yang paling menarik yaitu masalah gaji. Tidak bisa dipungkiri bahwa alasan terbesar seseorang ingin bekerja di negara lain, khususnya Jepang adalah karena alasan gaji yang cukup besar. Berapa sih gaji yang akan saya terima ? Untuk contoh seorang pekerja magang, akan menerima uang saku (gaji) sekitar Rp 10 juta - 15 juta / bulan (100.000 s/d 150.000 yen). Jumlah ini umumnya sudah sudah termasuk potongan pajak, asuransi, tiket pesawat PP dan biaya tempat tinggal. Setelah masa kontrak selama 3 tahun habis, pemagang juga akan mendapatkan uang pesangon sebagai modal usaha sebesar Rp 60 juta (600.000 yen). Sedangkan untuk tenaga pekerja perawat apalagi tenaga profesional gajinya tentu saja akan lebih besar lagi. Gaji yang sangat besar tentu saja bukan ? Nominal yang sangat besar ini sering membuat calon pekerja silau atau tidak jarang tertipu tanpa memerikasa lebih jauh apakah gaji yang diterima adalah gaji bersih atau masih harus dipotong biaya lain ? Jadi urusan gaji dipastikan harus jelas dari awal karena perlu diketahui biaya hidup di negara tersebut tidaklah murah. Untuk tenaga kerja magang lewat jalur depnaker dan tenaga perawat karena lewat jalur G to G (goverment to goverment /pemerintah) tentu saja penipuan atau ketidakjelasan semacam ini tidak akan terjadi jadi kewaspadaan diperlukan hanya untuk jalur pribadi atau non resmi. Berapakah potongan yang harus dibayar kalau gaji diterima dalam bentuk kotor ? Pengeluaran pertama sekaligus terbesar adalah untuk sewa rumah yaitu sekitar Rp 4.000.000 (40.000 yen) perbulan untuk satu kamar, pengeluaran kedua adalah makanan sekitar Rp 3.500.000 (35.000 yen) perbulan, kemudian disusul dengan pajak pendapatan yaitu sekitar 20% perbulan (kira kira 2 juta rupiah), biaya asuransi kesehatan Rp 900.000 (9.000 yen) /bulan, asuransi hari tua, sekitar Rp 16.000.000 (16.000 yen) / bulan. Semua biaya tersebut bisa nyaris tidak bisa dihindari atau harus dibayar, sedangkan biaya lain

seperti hiburan dan komunikasi tentu masih bisa dihemat atau diatur. Sedangkan khusus untuk asuransi hari tua akan dikembalikan lagi setelah kontrak kerja berakhir. Sedikit catatan untuk biaya asuransi kesehatan adalah bagian yang kelihatan sepele namun sangat vital di negara tersebut. Tanpa asuransi kesehatan, biaya berobat atau rumah sakit di negara tersebut saat mengalami kecelakaan adalah ibarat neraka. Jangankan untuk tenaga asing kelas pekerja, untuk ukuran orang Jepang-pun akan cukup membuat mereka bangkrut. Namun dengan asuransi Anda hanya cukup membayar 30 % saja yang tetap saja masih terasa mahal Tips dan Trik wawancara kerja di perusahaan Jepang Gaji besar, tunjangan lezat, bebas macet dan polusi ibukota Jakarta, dan tentu saja kesempatan meminang pasangan hidup orang Jepang, hampir tidak ada orang yang akan menolak bekerja di Jepang dengan tawaran ekstra menggiurkan ini. Jepang memang menawarkan gaji fresh graduate sebesar 200.000 Yen atau kurang lebih 20 Juta Rupiah, dengan kepastian kenaikan gaji. Tidak heran banyak mahasiswa Indonesia yang enggan pulang, dan tersangkut di negeri sakura untuk mencari uang. Dalam bahasa Jepang, proses ini disebut Shushoku Katsudo (就職活動). Terlepas dari kapabilitas anda sebagai individu untuk bersaing dengan tenaga kerja Jepang, ada hal-hal yang tampak sepele namun sangat penting untuk diperhatikan saat wawancara kerja. Berikut rangkuman tim ARIGATO OKWave yang dibagi dalam tiga bagian, KEBUTUHAN DASAR, JADWAL PENCARIAN KERJA, dan MANNER. Quote: 1. KEBUTUHAN DASAR Masyarakat Jepang adalah masyarakat yang sangat terikat dengan impresi pertama. Mereka menilai orang dari penampilan luarnya, sebelum mengupas kulit hingga ke dalam intisari orang tersebut. Berikut kami merangkum standar berpakaian dan kebutuhan dasar dalam wawancara di Jepang agar meninggalkan impresi yang baik. Pintar berbahasa Inggris tapi hanya tahu ARIGATO dan KONNICHIWA dalam bahasa Jepang? Out. Pada dasarnya perusahaan Jepang tidak butuh orang yang pintar berbahasa Inggris. Eksklusivitas membuat mereka butuh orang yang sanggup berbicara paling tidak mendekati level native. Untuk itu, anda perlu bukti, sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT), minimal level 2 dan level 1 untuk standar Anda diwajibkan mengenakan: 1. Jas (disarankan yang berwarna hitam) 2. Kemeja lengan panjang (disarankan yang berwarna putih atau lembut) 3. Dasi (hanya untuk pria, jangan gunakan dasi warna hijau) 4. Sepatu pantofel (pastikan sepatu anda bersih dan tersemir, disarankan warna gelap, dan untuk wanita tidak boleh menggunakan stileto) 5. Tas punggung/ Tote Bag (ukuran A4, hitam) 6. Jam tangan analog (memberi kesan baik)

7. Stocking (hanya untuk wanita, gunakan warna gelap dan tanpa motif) Resume (CV) yang ditulis dalam bahasa Jepang (terkadang juga dalam bahasa Inggris, tergantung perusahaan). Untuk pas foto, dilarang menggunakan kacamata dan jangan sampai ada rambut yang menutupi bahu. Anda tidak dilarang untuk tersenyum natural. Siapa yang bisa menjamin nama anda bisa dibaca oleh orang Jepang? Sediakan kartu nama dengan dua sisi berbeda, satu sisi dengan alfabet, satu sisi dengan huruf kana (huruf Jepang). Ini bisa mempersingkat waktu perkenalan, sekaligus meningkatkan value anda di mata orang Jepang. Bawalah note yang tidak terlalu besar dan catat hal-hal penting yang disampaikan oleh pewawancara. Ini juga memberikan kesan bahwa anda adalah orang yang sangat terorganisir dan dapat diandalkan. 2.YES OR NO? MANNER DALAM WAWANCARA Ada istilah HORENSO dalam bahasa Jepang untuk menyebut tiga dasar dalam bekerja di Jepang. Jika diterjemahkan secara langsung, HORENSO berarti SAYUR BAYAM, dan jelas tidak ada hubungannya dengan melamar kerja. HORENSO di sini adalah singkatan dari tiga kata, yakni: 1. HO-koku (報告): Laporan, yakni mengabari atasan untuk semua progress dan masalah. 2. REN-raku (連絡): Kontak, yakni tidak pernah lupa menghubungi atasan dan dapat selalu dihubungi. 3. SO-dan (相談): Diskusi, yakni membicarakan masalah dengan atasan atau untuk mendengar advice dari atasan. Selain itu pun, terdapat hal-hal penting yang YES dan yang NO dalam wawancara kerja. Berikut rangkumannya: 1. Tepat Waktu, dalam artian sudah berada di tempat wawancara paling lambat 5 menit sebelum dimulai. 2. Selidiki baik-baik informasi perusahaan tersebut dan selidiki pula kompetitornya. Dengan begitu, anda bisa memuji perusahaan tersebut dalam wawancara dengan membandingkannya dengan perusahaan kompetitor. 3. Simple is the point! Jangan berlebihan dalam make-up, jangan warnai rambut, jangan bergaya visual kei, jadilah manusia normal hanya untuk sejenak. Untuk pria, disarankan potongan rambut pendek hitam. Untuk wanita, disarankan rambut kucir kuda atau rambut pendek hitam. 4. Lakukan wawancara di banyak perusahaan. Jangan terpaku pada satu perusahaan saja. 5. Gunakan bahasa sopan tingkat tinggi. Dalam bahasa Jawa, kita mengenal istilah kromo inggil, sedangkan di bahasa Jepang ada KEIGO. Bahasa ini sulit sekali dikuasai, dan jika terpaksa tidak dapat menguasainya, gunakan saja bahasa sopan tingkat standar. 1. Terlambat, apapun alasannya dan berapapun menitnya. 2. Bertanya tentang GAJI, WAKTU LEMBUR, dan BEBAN PEKERJAAN. Jika ingin tahu, tanyakanlah sebelum hari H. Hubungi orang dalam atau teman anda yang bekerja di perusahaan itu.

3. Mengenakan perhiasan berlebihan. Sembunyikan tato dan lepaskan piercing untuk pria. 4. Terlalu bersemangat atau tegang, sehingga banyak menggunakan bahasa tubuh dan berekspresi. Anda akan terlihat tidak dapat dipercaya. 5. Berbohong tentang kemampuan dan karir kepegawaian anda 3.KAPAN DAN BAGAIMANA LANGKAH SHUSHOKU KATSUDO? Untuk informasi lebih lanjut mengenai poin ini, silahkan kunjungi URL berikut:http://bit.ly/UgF8T2 (No Jebakan Betmen) Quote: Sekian thread ini. Semoga berguna bagi anda-anda yang tengah mempertimbangkan untuk bekerja di Jepang. Dan tentu saja, saya berharap thread ini bisa menjadi HOT THREAD agar lebih banyak orang bisa membacanya. Good Luck!

Add a comment

Related presentations

Related pages

Cara bekerja ke jepang - Career - dokumen.tips

1. PUSAT PELATIHAN & PEMBERANGKATAN PEMAGANGAN KE JEPANG "Bagaimana caranya bekerja di Jepang ?" "Ada lowongan ndak disana, kerja apa saja ...
Read more

Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang - tki magang jepang

Cara Masuk ke Negara Jepang; Cara Agar bisa bekerja di Negara Jepang; Biaya Hidup dan Harga Barang di jepang; Etika, Budaya dan Sikap kerja ;
Read more

Tips Dan Trik cara berkerja di Jepang

Cara Masuk ke Negara Jepang; Cara Agar bisa bekerja di Negara Jepang; Biaya Hidup dan Harga Barang di jepang; Etika, Budaya dan Sikap kerja ;
Read more

cara cepat ke jepang | Cerita Jepang

Posts about cara cepat ke jepang written by mzpreholic. Cerita Jepang. ... 4.Kebanyakan adalah ingin bekerja di jepang alias menjadi seorang pemagang.
Read more

SYARAT BEKERJA KE KOREA | LEMBAGA PENDIDIKAN TELADAN

Syarat-syarat Penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Korea (Deputy Bidang Penempatan BNP2TKI) Anda Ingin Bekerja Ke Korea Hubungi Badan Nasional Penempatan ...
Read more