Artikel membangun rumah sendiri

50 %
50 %
Information about Artikel membangun rumah sendiri
Spiritual

Published on March 20, 2014

Author: kelvinvs16

Source: slideshare.net

Description

Slide Seminar Harian anda... 21 March 2014


Tajuk : Artikel membangun rumah sendiri


Sub info:davidsyahputra

Sedia oleh: K.Lee

MEMBANGUN RUMAH SENDIRI

 Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat.  Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

 Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk terakhir kalinya.  Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan

 Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.  Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. "Ini adalah rumahmu," katanya, "hadiah dari kami."

 Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali.  Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.

 Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan, pada bagian- bagian terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik.

 Pada akhir perjalanan, kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri. Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh berbeda. Dan pada akhirnya, semuanya jadi terlambat!

Add a comment

Related presentations

How to do Voodoo

How to do Voodoo

November 11, 2014

How to do Voodoo Are you working too hard and not getting the results?? Well,...

LA VERDAD SOBRE LA MUERTE

LA VERDAD SOBRE LA MUERTE

October 24, 2014

Donde van las personas despues de muerto?

Son simples cuestiones que, aunque puedan resultar a priori inocentes, albergan in...

"The souls of the just are in the hand of God, and no torment shall touch them. " ...

Boletín de 02/11/2014

Boletín de 02/11/2014

November 1, 2014

Boletín de 02/11/2014

Omms News 10-07-2014

Omms News 10-07-2014

November 4, 2014

Omms News 10-07-2014

Related pages

Cara membangun rumah sendiri agar biayanya murah | my-much ...

Artikel kali ini mengambil tema bagaimana cara membangun rumah sendiri. Membangun rumah tidak semudah membalikkan telapak tangan, hal itu ...
Read more

Artikel Terbaru untuk Membangun Rumah Sendiri - cermati.com

Baca tips dan artikel manajemen keuangan tentang Membangun Rumah Sendiri. Mari jadi lebih cermat berfinansial bersama Cermati.
Read more