Annova 2 jalur

40 %
60 %
Information about Annova 2 jalur

Published on March 14, 2014

Author: DiaCahyawati

Source: slideshare.net

METODE STATISTIKA I Anova Dua Arah (Jalur) Disusun oleh : Yusrina Fitriani (06121408005) Fathan Bahtra (06121408015) Dia Cahyawati (06121408016) Winda Efrializa (06121408016) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2012/2013

Analysis of Variance (Anava atau Anova) A. ANOVA Salah satu jenis varians sistematik dalam kumpulan data hasil penelitian adalah varians antar kelompok atau disebut juga varians eksperimental. Varians ini menggambarkan adanya perbedaan antara kelompok-kelompok hasil pengukuran. Dengan demikian varians ini terjadi karena adanya perbedaan antara kelompok- kelompok individu. (Sudjana.1996.Metoda Statistika.Bandung:Tarsito Bandung). Jika uji kesamaan dua rata-rata atau uji t digunakan untuk mencari perbedaan atau persamaan dua rata-rata, namun untuk mencari perbedaan atau persamaan beberapa rata-rata, uji yang digunakan disebut analysis ofvariance. Analysis of variance (anava atau anova) terdiri dari dua macam, yaitu anova satu jalur dan anova dua jalur. Anova satu jalur, ialah anova yang mempelajari perbedaan antara satu variabel bebas dan satu variabel terikat (Husaini,1995:150). Untuk anova satu jalur sendiri, telah dibahas pada makalah sebelumnya. Makalah kali ini akan lebih membahas secara mendalam mengenai anova dua jalur. B. ANOVA DUAARAH (JALUR) Pada pembahasan kali ini, dititikberatkan pada pengujian ANOVA 2 arah yaitu pengujian ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 2 kriteria. Setiap kriteria dalam pengujian ANOVA mempunyal level. Tujuan dan pengujian ANOVA 2 arah ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan berbagai kriteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan. Misal, seorang guru menguji apakah ada pengaruh antara jenis media belajar yang digunakan pada tingkat penguasaan siswa terhadap materi.(Hasan, Iqbal. 2010. Pokok-Pokok Materi Statistik 2 (Statistik Infrwnsial). Jakarta: Bumi Aksara). Konsep analisa distribusi F (Anova) didasarkan pada analisa variance dan biasanya dapat diterapkan untuk berbagai macam kasus maupun dalam analisa hubungan antara berbagai variabel yang diamati (Samsubar, 1996: 283) Jika pada uji anova satu jalur, peneliti dapat mengetahui ada atau tidak ya perbedaan. Namaun jika pada uji anova dua jalur peneliti ingin mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara variabel bebas dengan variabel terikat dan masing-masing

vatiabel memilki dua jenjang atau lebih. Jenjang tersebut disebut menentukan nama anovanya, misal variabel bebas memikiki jenjang dua buah dan variabel terikatnya mempunyai jenjang dua buah pula, maka anovanya ditulis 2x2, begitupun yang lainnya ada 2x3 dan 3x2. Anova juga dibagi menjadi dua bagian yaitu anova tanpa interaksi dan anova yang ada interaksi.(Suparman, 1990: 243) C. LANGKAH-LANGKAH UJI ANOVA DUA JALUR 1. Uji atau asumsikan bahwa data masing-masing dipilih secara acak 2. Uji atau asumsikan bahwa data masing-masing berdistribusi normal 3. Uji atau asumsikan bahwa data masing-masing data homogen. 4. Tulislah ha dan h0 dalam bentuk kalimat 5. Tulislah ha dan h0 dalam bentuk statistik 6. Buatlah tabel penolong anova Variabel Bebas 1 2 1 x111 x211 x311 … Σxi11 11 n11 Σx2 i11 x112 x212 x312 … Σxi12 12 N21 Σx2 i12 2 x121 x221 x321 … Σxi21 21 n21 Σx2 i21 x122 x22 x322 … Σxi22 22 n22 Σx2 i22 ΣΣXij1 ΣΣXij2

X bar.1 n1 X bar.2 n2 7. Hitung jumlah kuadrat total (JKT) 8. Hitung jumlah kuadrat antar group A (JKA) 9. Hitung jumlah kuadrat antar group B (JKB) 10. Hitung jumlah kuadrat A+B+AB (JKA+B+AB) 11.Hitung jumlah kuadrat dalam (residu) antar group (JKD) 12.Hitung derajat kebebasan rata-rata A (dkA) 13.Hitung derajat kebebasan rata-rata B (dkB) 14.Hitung derajat kebebasan dB(residu) 15.Hitung derajat kebebasan dB (total) 16.Hitung rata-rata jumlah kuadrat A (KRA) 17.Hitung rata-rata jumlah kuadrat B (KRB) 18.Hitung rata-rata jumlah kuadrat AB (KRAB) 19.Hitung rata-rata jumlah kuadrat residu (KRD) 20.Cari Fhitung 21.Tarif Siginifikan 22.Cari Ftabel 23.Masukka semua nilai yang sudah didapat 24.Tentukan kriteria pengujian, yaitu : H0 : signifikan Ha : tidak signifikan Jika Fhitung Ftabel 25. Kesimpulan CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN ANOVA 2 JALUR KASUS 1

Hasil pengumpulan data di Universitas TIANSHI tentang efektifitas prestasi belajar mahasiswa dari dosen lulusan luar negeri dan dalam negeriyang menerapkan dua metode yaitu metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas (Statistika untuk lembaga&instansi pemerintah swasta;Riduwan) Efektivitas prestasi belajar mahasiswa universitas TIANSHI Pertanyaaan : 1. Buktikanperbedaan efektivitas prestasi belajar dengan menggunakan metode ceramah dan metide pemberian tugas-tugas 2. Buktikan kemampuan mahasiswa apakah berbeda atau sama 3. Buktikan perbedaan antar kombinasi interaksi kedua metode tersebut LANGKAH-LANGKAH MENJAWAB 1. H0 =tidak terdapat perbedaan yang signifikan efektifitas prestasi belajar mahasiswa Dosen Luar Negeri Dosen Dalam Negeri Ceramah Tugas Ceramah Tugas 80 80 60 65 79 60 70 70 89 75 75 50 75 85 60 70 90 76 60 60 80 89 65 65 85 80 60 80 88 75 70 65 80 80 75 60

anar dosen lulusan dalam negeri dan lulusan luar negeri yang menerapkan metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas. H1= terdapat perbedaan yang signifikan efektifitas prestasi belajar mahasiswa anar dosen lulusan dalam negeri dan lulusan luar negeri yang menerapkan metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas. 2. Hipotetsis statistik Ho :A1= A2= A3 H1 : salah satu tidak sama dengan A1= A2 A3 n 1 2 3 4 total 746 700 595 585 2626 62056 54972 39675 38575 195278 82,8888 9 77,7777 8 66,11111 65 291,7778 700 585 1285 746 595 1341 3. Hitunglah jumlah kuadrat total (JKT) JKT = =195278- =195278-191552.11 =3725.89 4. Hitunglah jumlah kuadrat antar group A (JKTA) JKA = - = =116162+77355.55-191552.11 =1965.45 5. Hitunglah jumlah kuadrat antar group B (JKTB) JKB = -

= =(99904.5+91734.72)-191552.11 =191639.22-191552.11=87.11 6. Hitunglah Jumlah Kuadrat Antar Group A dan B (JKAB) JKAB = - -JKA-JKB = -191552-1965.44-87.11 =(61835.11+54444.44+36336.11+38025)-191552-1965.45-87.11 =35.99 7. Hitunglah jumlah kuadrat dalam (residu) antar group (JKD) JKD =JKT-JKA-JKB-JKAB =3725.89-1965.45-87.11-35.99 =1637.34 8. Derajat Bebas (dbA,dbB,dbAB,dbD,dbT) dbA(BARIS) =b-1=2-1=1 dbb(KOLOM) =k-1=2-1=2=1 dbAB(INTERAKSI)= dbA. dbB=1.1=1 dbD(RESIDU) =N-(b.k)=36-(2.2)=32 dbT(TOTAL) =N-1=36-1=35 9. Hitunglah kuadrat rerata antar group (KRA, KRB, KRAB, KRD) KRA = = =1965.45 KRB = = =87.11 KRAB = = =35.99 KRD = = =51.17 10. Hitunglah Fhitung

FA = FB = FAB = 11. Hitung Ftabel FA =FA(α)(dbA;dbD) =F(0.05)(1.32) =4.15 F(0.01)(1.32) =7.50 FB =FB(α)(dbB;dbD) =F(0.05)(1.32) =4.15 F(0.01)(1.32) =7.50 FAB =FAB(α)(dbAB;dbD) =F(0.05)(1.32) =4.15 F(0.01)(1.32) =7.50 Keterangan Ftabel =angka 1 =pembilang Angka32 =penyebut Tabel ringkasan anova dua jalur Sumber varian Jumlah Kuadrat Derajat bebas Kuadrat rerata Fhitung Ftabel Antar group (A) 1965.45 1 1965.45 38.4 Pada 0.05 =4.14 Pada 0.01=7.50 Antar group (B) 87.11 1 87.11 1.7 Antar group (AB) 35.99 1 35.99 0.7 Dalam group (D) residu 1637.34 32 51.17 total 3725.89 35 12. Kriteria pengujian ,jika Fhitung>Ftabel maka tolak Ho berarti signifikan

13. Kesimpulan a. Fa(hitung)>Fa(tabel) atau 38.4>7.5 untuk taraf signifikan 0.01 karena harga Fa(hitung) lebih besar Fa(tabel) maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya terdapat perbedaan signifikan efektivitas prestasi belajar mahasiswa antar dosen lulusan luar negeri dan dalam negeri yang menerapkan metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas. b. Fb(hitung)<Fb(tabel) atau 1.7<4.15 untuk taraf signifikan 0.05 karena harga Fb(hitung) lebih kecil Fb(tabel) maka Ho diterima dan H1 ditolak artinya tidak terdapat perbedaan signifikan efektivitas prestasi belajar mahasiswa antar dosen lulusan luar negeri dan dalam negeri yang menerapkan metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas secara signifikan. c. Fab(hitung)<Fab(tabel) atau 0.7<4.15 untuk taraf signifikan 0.05 karena harga Fab(hitung) lebih kecil Fab(tabel) maka Ho diterima dan H1 ditolak artinya tidak terdapat interaksi yang signifikan efektivitas prestasi belajar mahasiswa antar dosen lulusan luar negeri dan dalam negeri yang menerapkan metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas. KASUS 2 Data tesis yang dibuat oleh Rainy Andalusia ,program pascasarjana UNSRI Dengan Judul tesis :Pengaruh Pendekatan Konstruktivisme pada pembelajaran matematika terhadap kemampuan penalaran matematis siswa sekolah menengah atas HASIL BELAJAR SISWA KELAS EKPERIMEN DAN KONTROL KELAS EKSPERIMEN KELAS KONTROL Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah 16 17 13 16 13 13 18 15 13 16 13 11

19 17 12 16 11 15 18 14 15 18 13 13 18 18 14 15 12 9 17 17 13 14 10 14 19 16 11 14 16 15 18 14 91 17 14 10 20 18 13 13 13 13 Pertanyaan : 1. Buktikan perbedaan efektivitas dari kelas eksperimen dan kelas kontrol ? 2. Buktikan kemampuan mahasiswa apakah berbeda atau sama? Langkah-Langkah Menjawab : 1. H0 =tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional H1=terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional 2. Hipotetsis statistik Ho :A1= A2= A3 H1 : salah satu tidak sama dengan A1= A2 A3 163 146 195 139 115 113 871 2963 2388 9643 2167 1493 1455 20109 18,11111 16,22222 21,66667 15,44444 12,77778 12,55556 96,77778 163 195 115 473 146 139 113 398

3. Hitunglah Jumlah Kuadrat Total (JKT) JKT = =20109- =20109-14048.90 =6060.1 4. Hitunglah jumlah kuadrat antar group A (JKTA) JKA = - = =9408+4998.48-14048.9 =357.58 5. Hitunglah jumlah kuadrat antar group B (JKTB) JKB = - = =8356.48+5866.81-14048.9 =174.39 6. Hitunglah Jumlah Kuadrat Antar Group A dan B (JKAB) JKAB = - -JKA-JKB = - 14048.9-357.58-174.39 =(2952.11+2368.44+4225+2146.77+1469.44+1418.78)-14048.9-357.58-174.39 =-0.33 7. Hitunglah jumlah kuadrat dalam (residu) antar group (JKD) JKD =JKT-JKA-JKB-JKAB

=6060.1-357.58-174.39-(-0.33) =5528.46 8. Derajat Bebas (dbA,dbB,dbAB,dbD,dbT) dbA(BARIS) =b-1=2-1=1 dbb(KOLOM) =k-1=3-1=2 dbAB(INTERAKSI)= dbA. dbB=2.1=2 dbD(RESIDU) =N-(b.k)=54-(2.3)=48 dbT(TOTAL) =N-1=54-1=53 9. Hitunglah kuadrat rerata antar group (KRA, KRB, KRAB, KRD) KRA = = =357.58 KRB = = =87.195 KRAB = = =-0.165 KRD = = =115.17 10. Hitunglah Fhitung FA = FB = FAB = 11. Hitung Ftabel FA =FA(α)(dbA;dbD) =F(0.05)(1.48) =4.04 F(0.01)(1.48) =7.19 FB =FB(α)(dbB;dbD) =F(0.05)(1.48) =4.04 F(0.01)(1.48) =7.19 FAB =FAB(α)(dbAB;dbD) =F(0.05)(1.48) =4.04

F(0.01)(1.48) =7.19 Keterangan Ftabel =angka 1 =pembilang Angka48 =penyebut Tabel ringkasan anova dua jalur Sumber varian Jumlah Kuadrat Derajat bebas Kuadrat rerata Fhitung Ftabel Antar group (A) 357.58 1 357.58 3.014 Pada 0.05 =4.04 Pada 0.01=7.19 Antar group (B) 174.39 2 87.195 0.75 Antar group (AB) -0.33 2 -0.165 0.0014 Dalam group (D) residu 5528.46 48 115.17 total 6060.1 53 12. Kriteria pengujian ,jika Fhitung>Ftabel maka tolak Ho berarti signifikan 13. Kesimpulan a. Fa(hitung)<Fa(tabel) atau 3.014<7.19 untuk taraf signifikan 0.01 karena harga Fa(hitung) lebih kecil Fa(tabel) maka Ho diterima dan H1 ditolak tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional b. Fb(hitung)<Fb(tabel) atau 0.75<4.04 untuk taraf signifikan 0.05 karena harga Fb(hitung) lebih kecil Fb(tabel) maka Ho diterima dan H1 ditolak tidak terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional secara signifikan. c. Fab(hitung)<Fab(tabel) atau 0.0014<4. 04 untuk taraf signifikan 0.05 karena harga Fab(hitung) lebih kecil Fab(tabel) maka Ho diterima dan H1 ditolak tidak terdapat

perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional . DAFTAR PUSTAKA Riduwan.2007.Statistika untuk lembaga & instansi pemerintah swasta.Jakarta:alfabeta Hanafiah, Dr. Ir. Kemas Ali. 2004. Rancangan Percobaan.Jakarta: Raja Grafindo

Persada Hasan, Iqbal. 2003. Pokok-Pokok Materi Statistik 2 (Statistik Inferensial). Jakarta: Bumi Aksara Saleh, Samsubar. 1996. Statistika Induktif. Yogyakarta: UPP-AMP YKPN Sudjana.1996.Metoda Statistika.Bandung:Tarsito Bandung Suparman. 1990. Statistika Sosial.Jakarta: CV Rajawali Usman,Husaini.2006.Pengantar Statistika.Jakarta:PT Bumi Aksara

Add a comment

Related presentations

Related pages

Annova 2 jalur - Education - dokumen.tips

Jalur Prestasi Ft 2 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG Jln. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Padang 25131 Telp. (0751) 7051260, Fax.
Read more

Annova Oneway - Education - dokumen.tips

Annova 2 jalur 1. METODE STATISTIKA I Anova Dua Arah (Jalur) Disusun oleh : Yusrina Fitriani (06121408005) Fathan Bahtra (06121408015) Dia Cahyawati ...
Read more

TWO WAYS ANOVA (ANALYSIS OF VARIANCE) | TEORI-ONLINE

Anova dua jalur memiliki perbedaan dibanding ... 10 memiliki rata-rata gaji sebesar 3.2 juta dan yang memiliki masa kerja di atas 10 tahun mempunyai ...
Read more

ANOVA Dua Arah (Two Way ANOVA) Dalam Manual dan Teori

(Dalam uji ANOVA 2 arah, syaratnya semua kelompok data baik secara kolom maupun baris harus berdistribusi normal dan varian/ragam nya sama)
Read more