Angka kuman. MPN.

54 %
46 %
Information about Angka kuman. MPN.
Education

Published on May 8, 2014

Author: Karerarei

Source: slideshare.net

Description

P

PEMERIKSAAN KUALITAS AIR DAN MAKANAN I. Tujuan Mengetahui kualitas air dan mengetahui angka kuman. II. Metode Menggunakan metode MPN. III. Prinsip Sampel yang akan diperiksa ditaman pada media LB dan BGLB, dilihat adanya gelembung udara/gas pada tabung durham dan kekeruhan yang terjadi setelah inkubasi selama 24 jam dengan suhu 37℃. IV. Dasar Teori Hampir di setiap badan air, dalam tanah, pada tumbuhan, kulit manusia dan hewan, serta dalam sistem pencernaan manusia dan hewan berdarah panas terdapat bakteri yang jenisnya bermacam-macam. Sebagian besar dari jenis bakteri tersebut tidak berbahaya bagi manusia bahkan ada yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, seperti bakteri pencernaan. Dan ada pula yang mempunyai peranan penting dalam lingkungan hidup kita. Bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau dapat membahayakan kesehatan umum, misalnya : Salmonella typhosa, Shigella dysentri dan Vibrio cholera. Air di sini berfungsi sebagai pemindah penyakit. Selain dari bakteri pathogen, juga terdapat organisme penyebab penyakit lain, misalnya : kista jenis protozoa seperti Entamoeba histolitica. Analisa mikrobiologi untuk bakteri-bakteri tersebut biasanya berdasarkan organisme indikator, bakteri-bakteri ini menunjukkan adanya pencemaran oleh tinja manusia atau hewan berdarah panas. Pada air ada kemungkinan besar bahwa air tersebut mengandung bakteri pathogen. MPN (Most Probable Number) atau APN (Angka Paling Mungkin) merupakan metode yang paling sederhana yang digunakan untuk menguji kualitas air. Uji kualitas air terdiri dari beberapa uji yakni uji penduga, uji penguat dan uji pelengkap. Uji penduga merupakan uji positif untuk menentukan bakteri coliform. Media yang digunakan ialah media lactose broth. Bakteri dapat menggunakan laktosa sebagai sumber karbon, namun ada pula sebagian bakteri enteric yang tidak dapat melakukannya. Kaldu laktosa mengandung surface tension depressant yang

menekan pertumbuhan bakteri gram positif dan memacu bakteri gram negatif terutama bakteri coliform. Hasil uji penguat yang positif atau meragukan menyatakan bahwa sampel air tidak layak untuk diminum. Uji penguat memerlukan media selektif dan diferensial seperti eosin-biru metilen atau endo agar yang akan diinokulasi dari tabung laktosa yang positif. Uji pelengkap merupakan tahap akhir analisis bakteri dari contoh air. Uji pelengkap dilakukan dengan pewarnaan gram (Sunatmo 2009). Media LB (Lactose broth) adalah media yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya kehadiran bakteri coliform (bakteri Gram Negatif) berdasarkan terbentuknya asam dan gas yang disebabkan karena fermentasi laktosa oleh bakteri golongan coli. Terbentuknya asam dilihat dari kekeruhan pada media laktosa dan gas yang dihasilkan dapat dilihat dalam tabung durham berupa gelembung udara. Tabung dinyatakan positif coliform jika terbentuk gas sebanyak 10% atau lebih dari volume di dalam tabung durham (Bitton, 1994). Media BGLB (Brilliant Green Bile Broth) adalah media yang digunakan untuk mendeteksi bakteri coliform (Gram Negatif) di dalam air, makanan, dan produk lainnya. Media ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri Gram Positif dan menggiatkan pertumbuhan bakteri coliform. Ada atau tidaknya bakteri coliform ditandai dengan terbentuknya asam dan gas yang disebabkan karena fermentasi laktosa oleh bakteri golongan coli (Fardias, 1989). Sesuai Permenkes Nomor 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, ditetapkan bahwa air yang akan dipergunakan sebagai air minum dalam 100 ml air, total coliform tinja harus nol, dan apabila untuk air bersih ditetapkan total coliform 50/100 ml untuk bukan air perpipaan dan 10/100 ml untuk air perpipaan. V. Alat dan Bahan a. Alat 1. Oven 2. Autoclave 3. Incubator 4. Waterbath 5. Timbangan 6. Ose bulat 7. Beaker glass 8. Botol semprot 9. Pipet ukur 5mL, 1mL 10. Tabung reaksi 11 buah

11. Tabung durham 9 buah 12. Rak tabung 13. Erlenmeyer 250mL 14. Tissue/kapas 15. Propipet 16. Batang pengaduk b. Bahan 1. Media LB 2. Media BGLB 3. Sampel air sumur c. Gambar Alat Autoclace Timbangan Gelas Kimia Ose Bulat Lampu Spritus Spatula

Incubator Tabung Reaksi Erlenmeyer Tabung Durham Pipet Tetes Pipet Ukur Botol Semprot Gelas Arloji Rak Tabung Kapas

VI. Cara Kerja a) Tes penduga 1. Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan. 2. Diambil sampel kemudian dimasukkan ke dalam botol sampel. 3. Disiapkan tabung reaksi 11 buah. Dua tabung reaksi diisi dengan air aquadest sebanyak masing-masing 4,5mL dan untuk 9 tabung reaksi diisi dengan media lactose broth. 4. Dilakukan penyeterilan. 5. Dilakukan pengenceran dua kali pada tabung yang telah berisi aquadest steril. 6. Diisikan sampel dari tabung reaksi pada tabung reaksi yang berisi aquadest steril, yang satunya yaitu yang telah berisi sampel 0,5mL (10-1 ) ke dalam tabung reaksi (10-2 ) kemudian dikocok hingga homogen dan ditutup kembali. 7. Dipipet sampel yang belum diencerkan ke dalam 1 seri sebanyak 0,5mL (100 ). 8. Dipipet sampel yang telah diencerkan (10-1 ) ke dalam 1 seri tabung reaksi yang telah berisi tabung durham dan lactose broth masing- masing sebanyak 0,5mL sampel/tabung (10-1 ). 9. Dipipet sampel yang telah diencerkan (10-2 ) ke dalam 1 seri tabung reaksi yang telah berisi tabung durham dan lactose broth masing- masing sebanyak 0,5mL sampel/tabung (10-2 ) dan ditutup kembali. 10. Diinkubasi pada suhu 37℃ selama 24-48 jam. 11. Dilakukan pengamatan, uji positif ditandai dengan adanya gelembung atau kekeruhan. (terdapat bakteri coliform) b) Tes penegas 1. Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan. 2. Diambil masing-masing sebanyak 1-2 ose bulat dari tabung lactose broth yang positif dan dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang mengandung BGLB. 3. Diinkubasi pada suhu 37℃ selama 24-48 jam. 4. Dilakukan pengamatan, uji positif jika terjadi kekeruhan atau terdapat gelembung gas pada tabung durham.

VII. Hasil dan Perhitungan a) Data pengamatan i. Data penimbangan Berat arloji kosong = 35,95 gram Berat gelas arloji + sampel = 36,60 gram Berat arloji + sisa = 35,95 gram – Berat LB = 0,65 gram ii. Kebutuhan aquadest = 50mL b) Hasil dan perhitungan Hasil pemeriksaan sampel air sumur dengan sistem 3-3-3 telah memberikan hasil sebagai berikut :  3 tabung positif untuk volume sampel 0,1 mL  3 tabung positif untuk volume sampel 0,01mL  3 tabung positif unutk volume sampel 0,001mL Sesuai tabel MPN nilai 3-3-3 = >1100 Maka jumlah sel koloni = >1100 × 10 0,1

Add a comment

Related presentations

Related pages

Angka kuman. MPN. - Education - Discover, share, present ...

1. PEMERIKSAAN KUALITAS AIR DAN MAKANAN I. Tujuan Mengetahui kualitas air dan mengetahui angka kuman. II. Metode Menggunakan metode MPN ...
Read more

Laporan Perhitungan Angka Kuman - Scribd - Read books ...

Jumlah koloni = < 30 x 1/10-5 ( 14 x 1/10-5) = <30 x 101 x 10 5 ( 1. Perhitungan Angka Kuman : ... Most Probable Number (MPN) (c) aktifitas metabolik.
Read more

MPN (Most Probable Number) - Scribd - Read books ...

Kualitas mikrobiologi air dapat ditentukan berdasarkan nilai MPN Coliform, ... Praktik pemeriksaan angka kuman makanan. Pemeriksaan Mpn Coliform Dan e.
Read more

Pemeriksaan Index MPN Escherichia coli ~ Analis Kesehatan ...

Ragam pemeriksaan MPN yaitu : a. Ragam I : 5x10 ml, 1x1ml, ... Tujuan: Pemeriksaan MPN specimen yang belum diolah atau angka kuman diperkirakan tinggi. b.
Read more

Tentang Kesehatan Lingkungan

Angka Kuman 2. MPN Coliform, E. Coli 3. Vibrio Cholera, Vibrio Parahaemolyticus 4. Salmonella dan Shigela 5. Coli Patogen 6. Staphylococus Patogen 7.
Read more

Mpn - Documents

Angka kuman. MPN. P BAB I MPN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latarbelakang Bakteri indikator sanitasi adalah bakteri yang keberadaannya dalam pangan ...
Read more

Imajination...: pemeriksaan angka kuman

Hitung angka kuman dilakukan pengenceran bertingkat bertujuan agar koloni tiap plate dapat dihitung. ... Most Probable Number (MPN), ...
Read more

PEMERIKSAAN AIR MPN COLIFORM ~ BagasOdjo<>Caqemzt

PEMERIKSAAN AIR MPN COLIFORM Metode MPN terdiri dari tiga tahap, yaitu uji pendugaan ... Hal-Hal Yang Mempengaruhi Angka Kuman Peralatan Ma...
Read more