Akhirat - Orientasi Hidup Kita

33 %
67 %
Information about Akhirat - Orientasi Hidup Kita
Education

Published on March 4, 2014

Author: erwinwahyu

Source: slideshare.net

Description

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu.“ (TQS Al Qashash, 28:77)

AKHIRAT ORIENTASI KEHIDUPAN KITA

sering merasa gelisah?

apalagi di akhir bulan ;)

tidak tahu kemana arah hidup ini?

hidup terasa monoton dan tidak bersemangat?

bisa jadi karena kita tidak tahu tujuan hidup kita apa

hidup bergelimang harta

istri cantik jelita

suami gagah perkasa ;)

anak-anak yang sehat dan ceria

itukah yang kita cari?

Jika hidup sekedar hidup Babi di hutan juga hidup Kalau bekerja sekadar bekerja Kera juga bekerja (Prof.Dr.Buya Hamka, Alm)

hidup manusia ada batasnya

setelah meninggal, lantas kemana kita?

meninggal begitu saja atau ada kehidupan lain setelah itu?

untuk menjawabnya kita perlu berpikir ulang ke belakang

darimana kita berasal?

ada dengan sendiri?

berasal dari monyet?

adakah yang menciptakan?

“Tahi kuda itu menunjukkan adanya kuda, dan bekas tapak kaki menunjukkan pernah ada orang yang berjalan.“ - orang sumedang -

siapakah pencipta kita dan nenek moyang kita?

lihatlah ke sekitar kita

perbandingan (1)

perbandingan (2)

perbandingan (3)

perbandingan (4)

perbandingan (5)

perbandingan (6)

siapa pencipta alam semesta ini?

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia". (TQS Al Ikhlas, 112:1-4)

maha kuasa | tidak berawal | tidak berakhir | berbeda dengan makhluk

“Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.” (TQS Al Anbiyaa‘, 21:22)

mengapa percaya kepada al-quran?

“Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” (TQS Al Baqarah, 2:23)

Mukjizat Nabi Muhammad saw itu amat banyak dan tak mungkin dihimpun seluruhnya oleh buku ringkas ini. Yang penting kami kemukakan disini adalah tentang al-Quran. Al-Quran merupakan mukjizat paling tinggi yang tidak bisa dipungkiri atau diselewengkan oleh siapapun. Ia merupakan mukjizat terbesar diantara mukjizat-mukjizat lainnya dan yang paling ampuh untuk menaklukkan orang-orang yang ingkar terhadap kenabian beliau. Pernyataan seperti ini kita temukan dalam firman Allah sendiri. Al-Quran memiliki sajak yang berbeda dengan syair-syair yang ada, berbeda dengan isi pidato-pidato, ucapan dan karangan yang tertulis manapun. Ia menantang semua orang dengan QS al-Isra’ (17) ayat 88. Kemudian tantangan semakin tegas dengan menyatakan: “Datangkanlah satu surat yang saja yang serupa dengannya.” (Imam Abu Hanifah – Imam Syafii, Fiqh al-Akbar, hal 59-60)

“Demi Allah! Tidak ada seorang pun di antara kamu yang lebih mengetahui daripada aku tentang syair, rajaz, qasidah atau syai-syair jin. Demi Allah! Sedikitpun tidak serupa apa yang diucapkannya (Al Quran) dengan sya’ir, rajaz, atau qasidah. Sesungguhnya ia dapat menghancurkan apa yang di bawahnya dan sesungguhnya ia amat tinggi dan tidak dapat dikalahkan.” (Walid bin Al Mughirah, seorang ahli sastra bangsa Quraiys)

setelah beriman terhadap al-Quran, lantas?

“Maka apakah kalian mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kalian secara main-main (saja), dan kalian tidak akan kembali kepada Kami?” (TQS Al Mu'minuun, 23:115)

“Apakah manusia mengira, bahwa mereka akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?” (TQS Al Qiyaamah, 75:36)

iman kepada malaikat “(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (TQS Qaaf, 50:17-18)

kiamat dan kebangkitan “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian sangkakala itu ditiup sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannnya masing-masing).” (QS. Az Zumar, 39:68)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?", pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacammacam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (Al Zalzalah, 99:1-8)

1. 2. 3. 4. 5. Hari Kiamat, Apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihamburhamburkan. 6. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, 7. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. 8. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, 9. maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. 10. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? 11. (Yaitu) api yang sangat panas. (Al Qaari´ah, 101, 1-11)

Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. "Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.“ (TQS Al Israa‘, 17: 13-14)

“Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitab dari sebelah kanannya, maka dia berkata : “Ambillah, bacalah kitabku ini””. “Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka Dia berkata : “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku ini””. (Al Haqqah ayat 19 dan 25)

kehidupan akhirat yang abadi “Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orangorang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungaisungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.” (TQS Al Bayyinah, 98: 6-8)

Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhuma beliau berkata: Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir.” Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati.” (HR. Bukhori)

Ibnu Umar ra berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah saw, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi saw dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?’ Rasulullah menjawab, ‘Yang paling baik akhlaqnya’. Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.’ (HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy

“Demi Allah, tidaklah dunia ini bila dibandingkan dengan akhirat kecuali seperti seorang dari kalian memasukkan jari telunjuknya ke dalam lautan, maka hendaklah ia melihat apa yg tersisa daripadanya. Yakni (sisa air) pada jari telunjuk.” [HR. Ahmad No.17323]

kenikmatan surga

makanan dan minuman di surga “Sesungguhnya penghuni surga yang paling rendah adalah orang yang memiliki tujuh tingkatan dan tiga ratus pelayan yang mendatanginya setiap pagi dan sore dengan membawa tiga ratus piring yang terbuat dari emas dengan berisi makanan. Bagian awal dan akhirnya sama lezatnya. Mereka membawa pula tiga ratus bejana yang memiliki warna yang berbeda-beda. Bagian awal dan akhirnya sama lezatnya.” (HR Ahmad)

Diriwayatkan oleh Harmalah dari Ibnu Wahb dari Umar, bahwasanya Nabi saw bersabda: “Sesungguhnya seseorang di surga akan bertelekan selama tujuh puluh tahun sebelum ia bergerak. Lalu istrinya datang kepadanya dan menepuk bahunya, ia pun memandangi istrinya dan tampak olehnya mukanya di dahi istrinya lebih jelas daripada cermin. Lalu istrinya menyalaminya dan ia pun menjawab salam salam itu seraya bertanya : Siapakah anda? Istrinya menjawab: “Akulah tambahan.” Dan sesungguhnya istrinya itu memakai tujuh puluh pakaian, dan pakaian yang paling rendah sama seperti kaca, pandangannya menembus hingga ia dapat melihat sum-sum istrinya itu dari balik pakaiannya. Dia memakai pula mahkota. Dan mutiara yang paling kecil pada mahkota itu dapat menerangi apa yang ada diantara timur dan barat.”

wanita di surga “Sesungguhnya kami menciptakan mereka(bidadaribidadari) dengan langsung. Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan.” (TQS Al Waaqi’ah, 56:35-38)

Rasulullah saw didatangi oleh nenek dari kaum Anshar seraya berkata : “Wahai Rasulullah, doakanlah aku agar masuk surga. Maka Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya surga tidak akan dimasuki oleh nenek-nenek. Setelah itu Rasulullah saw pergi untuk menunaikan shalat, lalu Beliau pergi ke tempat ‘Aisyah. Maka ‘Aisyah berkata: Wanita tadi telah menemukan kesusahan akibat perkataanmu. Rasulullah saw bersabda: “Demikianlah keadaanya, sesungguhnya apabila Allah memasukkan mereka ke dalam surga, niscaya akan diubah menjadi perawan.”

Dari Abu Hurairah r.a, beliau berkata: Rasulullah saw ditanya: “Apakah para penghuni surga melakukan hubungan seksual dengan isteri-isteri mereka? Rasulullah menjawab : “Benar, mereka melakukannya dengan alat kelamin yang tak pernah kendur dan syahwat yang tak pernah berhenti.” Dalam hadist lain disebutkan: “Seorang mukmin di surga akan diberi kekuatan seratus orang” dan sesungguhnya penghuni surga apabila selesai melakukan hubungan suami istri, maka istri-istri mereka kembali perawan.

Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwasanya Rasulullah bersabda: “Disaat penghuni surga asyik merasakan kenikmatan yang mereka dapatkan, tibatiba muncul cahaya, mereka mengangkat muka-muka mereka, ternyata Allah SWT telah menampakkan wajah-Nya dengan Rahmat-Nya dari arah atas mereka. Allah SWT berfirman: “Salam atas kamu wahai penghuni Surga.” Lalu beliau bersabda: “Yang demikian itulah makna firman Allah SWT: “(kepada mereka dikatakan ) salam, sebagai ucapan salam dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” (TQS Yaasiin, 36:58)

Rasulullah pernah ditanya, “Apakah di surga ada kuda?” Rasulullah menjawab: “Sesungguhnya jika engkau dimasukkan ke surga oleh Allah, maka setiap kali engkau ingin menggunakan kuda maka engkau akan menggunakan kuda dari yakut yang merah yang akan menerbangkanmu ke mana engkau sukai.” Laki-laki itu berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah orang yang sangat menyenangi kuda, maka apakah di surga ada kuda?” Rasulullah bersabda: “Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya di dalam surga ada kuda dan onta tanpa pemilik, berjalan di selasela daun di surga, penghuni surga mempergunakannya untuk saling mengunjungi ke mana saja mereka kehendaki.” (HR Tirmidzi)

Ibnu Mas'ud r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Saya mengetahui akhir ahli Neraka keluar dari neraka, dan akhir ahli surga masuk surga yaitu seorang keluar dari neraka, dengan merangkak-rangkak, maka Allah berfirman padanya: 'Pergilah masuk surga!', maka pergilah orang itu, tiba-tiba terbayang olehnya seolaholah surga sudah penuh. Allah berfirman: 'Pergilah masuk surga!', maka kembali dia pergi dan didapatkannya seolah-olah surga sudah penuh. Maka kembali dia berkata: 'Ya Rabb, surga sudah penuh. Maka Allah berfirman: 'Pergilah masuk surga, bagimu di surga sepuluh kali besarnya dunia'. Maka berkata orang itu: Apakah kau menertawakan (mengejek) saya ya Rabb, sedang engkau Maharaja. Berkata Ibnu Mas'ud: Maka saya melihat Rasulullah saw tertawa hingga tampak giginya, sambil berkata: 'Demikianlah serendah-rendah tingkatan ahli surga'." (HR Bukhari & Muslim)

siksa neraka

“(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungaisungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” (TQS Muhammad, 47:15)

“Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambukcambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasakanlah azab yang membakar ini.” (QS. Al-Hajj, 22:20-22)

“Diminumnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.” (TQS Ibrahim, 14:17)

“Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.”(QS. Al-A’raf, 7:41)

"Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya adalah seseorang memiliki dua sandal dan dua tali sandal dari api neraka, seketika otaknya mendidih karena panasnya sandal tersebut sebagaimana kuali mendidih. Orang tersebut merasa bahwa tak ada seorang pun yang siksanya lebih pedih daripadanya, padahal siksanya adalah yang paling ringan di antara mereka." (HR. Muslim)

“Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (TQS Al Hajj, 22:47)

bagaimana menjadi ahli surga

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaikbaik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungaisungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.” (TQS Al Bayyinah, 98: 7-8)

﴾٥٦:‫وما خلَقتُ الجن واْلنس إَّل ِليَْعُُُ ُون االااييات‬ ْ َّ ِ َ ِ ْ َ َّ ِ ْ ْ َ َ َ ِ “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (TQS Adz Dzaariyaat, 51:56)

‫ور‬ َ َ ۚ َ ِ ُْْ َ ‫إِنَّما كَان قَول المؤمنِين إِذَا دُعُو ۟ا إِلَى اللّٰـه‬ ِ َ ْ َ ۟ ‫سُولهۦ ليَحكُم بَينَهم أَن يَقُولُوا سمعنَا وأَطعنَا‬ ِِ َْ َ ْ َِ ُْ ْ َ ْ ِ َ ُ ِْ ُ ْ ﴾٥١:‫وأ ُ ۟ولئِكَ هُم المفلحون ﴿النور‬ َ ُ “Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (TQS An Nuur, 24:51)

َ َ َ ِ ِّ ِ ُ ۟ ‫يٰٓأَيُّها الَّاين ءامنُوا اُخلُوا فى الس ْلم كآٰفَّةً وَّل تَت َُِّْعُواخطُوت‬ ِ ِ ۟ ُ ْ ۟ َ َ َ ِ َ ﴾٢۰٨: ‫الشيْطن ۚ إنَّه ُۥ لَكُم عُ ُو مُين االُقي‬ ِ ُّ ٌّ َ ْ ِ ِ َّ “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (TQS Al Baqarah, 2:208)

َ َ َ ِ ْ َ ‫واُتَغ فيما آتَاك اَّللُ الَُّاي اْلخي َ ۖ وَّل ت َْنس نَصيَُك من‬ َ ِ َ ِ َ َّ َ َ ِ ِ ْ َ ‫الُ ُّْنيَا ۖ وأَحسن كما أَحسن اَّللُ إلَيْك ۖ وَّل تَُْغ الفَساَُ في‬ ِ َ ْ ِ َ َ َ ِ َّ َ َ ْ َ َ ْ ِ ْ َ ‫اْلَيض ۖ إن اَّلل َّل يُحب المفسُين‬ َ ِ ِ ْ ُ ْ ُّ ِ َ َ َّ َّ ِ ِ ْ ْ "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.“ (TQS Al Qashash, 28:77)

1. Allah SWT pasti adanya 2. Quran benar isinya 3. Malaikat pencatat ada di sisi kita 4. Hari perhitungan suatu saat akan tiba 5. Jangan tertipu oleh dunia yang fana 6. Ingin surga taatlah kepada-Nya

sampai jumpa di pertemuan berikutnya… Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR Muslim)

Add a comment

Related presentations

Related pages

KH Hafidz Abdurrahman: Jadikan Akhirat Orientasi Hidup ...

Ya, semuanya harus dikembalikan pada orientasi hidup kita. Semestinya, orientasi hidup kita adalah akhirat, karena perintah-Nya, ...
Read more

Orientasi Mengejar Akhirat

Keutamaan memeiliki orientasi akhirat kita dapat menyadari bahwa kehidupan didunia hanya sementara, kematian bukanlah akhir dari hidup tetapi awal dari ...
Read more

Orientasi Mengejar Akhirat | Kaysa Faltar

Keutamaan memeiliki orientasi akhirat kita dapat menyadari bahwa kehidupan didunia hanya sementara, kematian bukanlah akhir dari hidup tetapi awal dari ...
Read more

Orientasi Hidup | Hariharyanto's Weblog

Nasihat ini mengingatkan kita semua agar kita selalu ... Orientasi Hidup. ... Dua keunggulan tersebut didudukkan dalam formula yang unik bahwa akhirat ...
Read more

Orientasi Surga dan Neraka | Ingat Allah >>> Bersihkan Hati

apakah orientasi hidup, ibadah dan amal kita hanya untuk mengejar surga atau neraka?.. mudah mudahan tidak, orientasi kita sebaiknya untuk mencari ridlo ...
Read more

Akhirat, Kehidupan Abadi « TopMotivasi.com

Oleh karena itu, janganlah kita bergeser sedikitpun dari orientasi hidup kita selain akhirat. Tanamkan keyakinan ini dalam diri kita masing-masing, ...
Read more