9. sistem ekonomi x iis1 stc1

38 %
63 %
Information about 9. sistem ekonomi x iis1 stc1

Published on September 16, 2014

Author: antoniussuranto

Source: slideshare.net

Sistem Ekonomi Tradisional Arrafilia Paramajna (03) Bella Sicilia (04) Tasha Prijanto Putri (29) Tioria Simbolon (30) Sumber http://thedarkancokullujaba.blogspot.com/2012/09/sistem-ekonomi-tradisional. html

• Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk kepentingan bersama (demokratis), sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya. • Dalam sistem ekonomi tradisional, tugas pemerintah hanya terbatas memberikan perlindungan dalam bentuk pertahanan, dan menjaga ketertiban umum. Dengan kata lain kegiatan ekonomi yaitu masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat. • Sistem ekonomi tradisional terdapat pada kehidupan masyarakat sederhana yang menggantungkan pada hasil alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam sistem ekonomi ini rumah tangga bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen sehingga setiap rumah tangga hanya berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri.

Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum maju, dan mulai ditinggalkan. Misalnya Etiopia. Tapi pada umumnya, sistem ekonomi ini sangatlah primitif dan hampir tidak ada lagi di dunia. Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah sebagai berikut: 1. Alam merupakan sumber kehidupan dan sumber kemakmuran. 2.Belum ada pembagian kerja dalam masyarakat. 3.Hanya sedikit menggunakan modal. 4.Jenis produksi disesuaikan dengan kebutuhan setiap rumah tangga. 5. Masih menggunakan sistem barter dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya. 6. Proses produksi dan sistem distribusinya terbentuk karena kebiasaan atau tradisi yang berlaku di tengah masyarakat. 7. Terpeliharanya sifat kekeluargaan dalam kehidupan masyarakat. 8. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana. Kelebihan sistem ekonomi tradisional adalah sebagai berikut: 1.Tidak terjadi persaingan usaha karena semua kegiatan dilakukan berdasarkan kebiasaan. 2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul. 3. Dengan sifat kekeluargaannya, masyarakat hidup dalam kebersamaan.

Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah sebagai berikut: 1.Hasil produksi terbatas sehingga masyarakat tidak berusaha mencari keuntungan atau laba. 2.Pola pikir masyarakat tidak berkembang karena diakibatkan oleh pengaruh tradisi. 3. Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya. 4. Kegiatan ekonomi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup saja, tidak untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan. 5. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah

Sistem Ekonomi Pasar • Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations

Ciri-ciri sistem ekonomi pasar • Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal. • Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya. • Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba • Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta). • Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar Persaingan dilakukan secara bebas • Peranan modal sangat vital.

Kelebihan : • Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi • Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi • Munculnya persaingan untuk maju • Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar • Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba

Kekurangan: • Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan • Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal • Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat • Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu Perhatikan bagaimana sistem ekonomi pasar memecahkan persoalannya

Perekonomian Pasar • Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

Sistem Ekonomi Komando • Sistem ekonomi komando (terpusat atau terpimpin) adalah sistem ekonomi yang segala sesuatunya diatur oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini pemerintah pusat memiliki kewenangan penuh untuk menentukan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi. Sistem ekonomi komando dijalankan berdasarkan ajaran Karl Marx (1818-1883) yang tercantum dalam bukunya Das Kapital dan Manifesto Komunis. Menurut Karl Marx, dengan sistem ekonomi yang direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah pusat maka fungsi-fungsi produksi akan lebih efisien dibandingkan dengan sistem ekonomi bebas.

Ciri – ciri sistem ekonomi komando • Segala kegiatan ekonomi diatur pemerintah. • Hak milik perorangan tidak diakui, kecuali yang sudah dibagikan. • Semua sumber dan alat produksi adalah milik negara. • Tidak ada kebebasan berusaha bagi individu, karena pembagian kerja diatur oleh pemerintah. • Harga-harga ditentukan oleh pemerintah.

Kekurangan • Potensi, kreativitas, dan inisiatif masyarakat tidak bisa berkembang. • Milik perorangan tidak diakui. • Tidak ada kebebasan berusaha. • Keberhasilan sistem ini sangat tergantung pada baik buruknya kualitas pemerintah

Kelebihan • Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya • Pasar barang dalam negeri berjalan lancar • Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga • Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan • Jarang terjadi krisis ekonomi

Sistem Ekonomi Campuran merupakan campuran dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, di mana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Dalam perekonomian campuran, sumber-sumber ekonomi bangsa termasuk faktor-faktor produksi dimiliki oleh individu atau kelompok swasta, di samping sumber tertentu yang dikuasai oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau pemerintah setempat. Dalam sistem ini pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dalam menjalankan kegiatan perekonomian. Sistem ini banyak diterapkan di negara-negara yang sedang berkembang.

a. Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran. 1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat. 2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah. 3. Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal dan moeter, serta membantu dan mengawasi kegiatan swasta. 4. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang

b. Kebijakan Sistem Ekomomi Campuran. 1. Kestabilan ekonomi terjamin. 2. Pemerintah dapat memfokuskan perhatian untuk memajukan sektor usaha umenengah dan kecil. 3. Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu. 4. Hak milik individu atas sumber produksi diakui walaupun ada pembatasan. 5. Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.

C. Secara umum karakteristik dari sistem ekonomi campuran adalah : a. Sumber-sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah. b. Pemerintah menyusun peraturan, perencanaan, dan menetapkan kebijaksanaan-kebijaksanaan di bidang ekonomi. c. Swasta diberi kebebasan di bidang-bidang ekonomi dalam batas kebijaksanaan ekonomi yang ditetapkan pemerintah. d. Hak milik swasta atas alat produksi diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum. e. Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial dan pemerataan pendapatan. f. Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar.

D. Kebaikan sistem ekonomi campuran 1) Sektor ekonomi yang dikuasai pemerintah lebih diarahkan untuk kepentingan masyarakat. 2) Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah, dengan swasta cenderung menguntungkan semua pihak. 3) Kegiatan usaha pihak swasta terikat pada peraturan yang dibuat pemerintah. 4) Pemakaian tenaga kerja pada umumnya disesuaikan dengan syarat-syarat perburuhan. 5) Penetapan harga lebih terkendali. 6) Hak perorangan secara nyata diakui.

F. Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran. 1. Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya dilakukan pemerintah dan swasta. 2. Sulit menentukan batas antara produksi yang dapat dikuasai oleh pemerintah dan swasta.

Terima Kasih 

Add a comment

Related presentations

Related pages

9. sistem ekonomi x iis1 stc1, SlideSearchEngine.com

9 sistem ekonomi x iis1 stc1by antoniussuranto ... Sistem Ekonomi Tradisional Arrafilia Paramajna (03) Bella Sicilia (04) Tasha Prijanto Putri (29) Tioria ...
Read more

Sistem ekonomi x iis2 stc1, SlideSearchEngine.com

Ekonomi X Education presentation by antoniussuranto ... Information about Sistem ekonomi x iis2 stc1. Education. ekonomi x. Published on September 16, 2014.
Read more

4. masalah ekonomi mikro dan makro x iis1 stc1 - Education

4. masalah ekonomi mikro dan makro x iis1 stc1. by antonius-suranto. on Jun 30, 2015. Report Category: Education
Read more

5. pilihan x iis1 stc1 - Education - dokumen.tips

1. ilmu ekonomi adalah ilmu pilihan ,ilmu inimempelajari bagaimana orang memilihmenggunakan sumber produksi yanglangkah atau terbatas untuk ...
Read more