5, kwh, heribertus elingga ajitrisna, prof. dr. hapzi ali, cma, model bisnis , universitas mercu buana, 2018

50 %
50 %
Information about 5, kwh, heribertus elingga ajitrisna, prof. dr. hapzi ali, cma, model...

Published on November 1, 2018

Author: ElinggaAjitrisna

Source: slideshare.net

1. Executive Summary dan penjelasan tentang: 1. Model Bisnis Konvensional, 2. Waralaba dan 3. E- Commerce 1. Model Bisnis Konvensional Bisnis Konvensional atau yang lebih sering dikenal dengan bisnis offline adalah kegiatan atau transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara penjual dengan pembeli. Konsep Bisnis Konvensional · Kesepakatan antara dua belah pihak untuk memperoleh keuntungan bersifat umum dalam pelaksanannya. · Kebutuhan tidak terbatas, selama ada permintaan, maka bisnis konvensional akan menyediakan permintaan tersebut tanpa memikirkan dampak kedepannya.(Wulandari, 2015) · Persaingan berada disekitar lokasi usaha (Evans,2017) · Rekan kerja umumnya terdiri dari para ahli dan orang – orang yang terlibat langsung dengan proses usaha.(Evans,2017) 2. Model Bisnis Waralaba perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. 3. Model Bisnis E-Commerce Perdagangan produk atau layanan yang menggunakan jaringan komputer, seperti Internet. Electronic commerce mengacu pada teknologi seperti mobile commerce,

2. transfer dana elektronik, manajemen rantai pasokan, pemasaran Internet, pemrosesan transaksi online, pertukaran data elektronik (electronic data interchange / EDI), sistem manajemen persediaan, dan sistem pengumpulan data otomatis. Perdagangan elektronik modern biasanya menggunakan World Wide Web (www) untuk setidaknya satu bagian dari siklus hidup transaksi, walaupun mungkin juga menggunakan teknologi lain seperti E-Mail. E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapat melakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. Model Bisnis E-Commerce antara lain: -Model Business to Business (B2B) -Model Business to Consumer (B2C) -Model Consumer to Consumer (C2C) -Model Consumer to Business (C2B) -Model Business to Administration (B2A) -Model Consumer to Administration (C2A) -Model Online to Offline (C2A) Sumber: - Modul -http://www.teknokreatipreneur.com/2018/04/model-bisnis-konvensional-e- commerce.html - http://entrepreneurcamp.id/website-e-commerce/ - https://www.kompasiana.com/agnesbunjamin/55ef159a2223bd560de913b7/masih- jaman-bisnis-konvensional - https://www.progresstech.co.id/blog/jenis-e-commerce/

3. Model Bisnis Konvensional,Waralaba dan E- Commerce dan kisah sukes di baliknya. Model Bisnis Konvensional CONTOH: Toko kelontong, Jasa les privat, tukang sayur KISAH SUKSES: Anne Avantie dalam menjalankan bisnis modenya, ia melakukannya dengan cara yang konvensional. Busana-busana kebayanya tersebut hanya dipajang di toko atau dijual melalui pemasaran dari mulut ke mulut. Namun meskipun telah sukses, Anne Avantie kemudian mengembangkan bisnisnya ke arah digital. Model Bisnis Waralaba CONTOH: Pizza Hut, McDonalds, Pecel Lele Lela, Bubur Cirebon 77, Burger King KISAH SUKSES: Ayam Gepuk Sambal Bawang Pak Gembus yang mampu memberdayakan pengusaha awal atau rumahan atau part-time, hingga menjadi bsumber utama pemasukan. Bahkan seringkali pemilik waralaba tersebut mampu membuat bisnis baru sejenis dan tidak kalah suksesnya Model Bisnis E- Commerce CONTOH: -Model Business to Business (B2B) = Bizzy dan Ralali. -Model Business to Consumer (B2C) = Bhinneka, Berrybenka dan Tiket.com.. -Model Consumer to Consumer (C2C) = Blanja dan Elevenia.. -Model Consumer to Business (C2B) = www.istockphoto.com. dan www.mybloggerthemes.com. -Model Business to Administration (B2A) = www.pajak.go.id, www.allianz.com dan www.bpjs-online.com. -Model Consumer to Administration (C2A) = mercubuana.ac.id -Model Online to Offline (C2A) = Kudo dan MatahariMall.

4. KISAH SUKSES: Jingdong Indonesia (JDID), yang mampu bersaing dengan penekanan pada keaslian produk-produknya, sehingga pelanggan merasa aman dalam membeli. Sumber: https://www.kompasiana.com/ekogenshter/552feef86ea834b36b8b45ac/pengertian- kreatif-dan-inovatif http://thecrafters.co/id/4-langkah-proses-kreatif/ Penulis: Heribertus Elingga Ajitrisna Dosen: Prof. Dr. Hapzi Ali, CMA Judul: Komunikasi dan Model Kepemimpinan Universitas Mercu Buana, 2018

Add a comment