3, kwh, heribertus elingga ajitrisna, prof. dr. hapzi ali, cma, pola pikir dan motivasi berprestasi, universitas mercu buana, 2018

50 %
50 %
Information about 3, kwh, heribertus elingga ajitrisna, prof. dr. hapzi ali, cma, pola...

Published on November 1, 2018

Author: ElinggaAjitrisna

Source: slideshare.net

1. Bagaimana Pola Pikir dan Motivasi Berprestasi. Pola pikir atau cara berpikir orang sukses berbeda. Orang dengan pola pikir yang sudah terbentuk membuat mereka fokus dalam mengejar mimpi demi mewujudkan prestasi. Pola pikir anti-personal dimana mereka yang sukses dan berprestasi tidak melihat masalah secara pribadi. Misalnya, saya mendapat nilai jelek bukan karena guru tak suka pada saya, namun karena kurang belajar. Jadi, saya harus rajin belajar. Lalu pervasif atau meresap. Maksud anti pervasif dimana memiliki prinsip jangan sampai suatu masalah memengaruhi segala aspek kehidupan dan mengganggu hidup secara keseluruhan. Ketiga, anti permanen yang artinya jelas bahwa masalah yang dihadapi dan kelak telah diselesaikan sebaiknya tidak dipikirkan terus-menerus sehingga mengganggu seseorang untuk mencapai tujuan hidup yang diinginkan. Jadi membentuk pola pikir membantu seseorang untuk fokus dalam meraih prestasi Sumber: http://rona.metrotvnews.com/kesehatan/9K57BpRb-belajar-dari-pola-pikir-orang- sukses Pengimplementasi Pola Pikir dan Motivasi Berpertasi dalam Berbisnis. Pada dasarnya tidak ada seseorang yang berhasil dalam bisnis tanpa berusaha atau tanpa melakukan sesuatu. Keberhasilan tersebut harus diraih dengan berbagai macam cara, dan selalu dimulai dengan berpikir. Berpikir seringkali didapat dari sebuah mimpi, keinginan untuk sukses atau berhasil dalam mewujdukan mimpi tersebut adalah sebuah motivasi. Dalam menerapkan pola pikir dan motivasi untuk sukses tersebut, orang sukses berpendapat bahwa segala sesuatu adalah mungkin, dimana mereka melihat selalu ada peluang dalam sebuah permasalahan. Orang sukses juga akan fokus dalam mengejar tujuannya dan tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal tertentu. Mereka juga paham bahwa dalam berbisnis membutuhkan

2. orang lain, sehingga orang sukses dalam berbisnis memberikan value/nilai lebih pad sisi humanistik, karena orang lain teresebut dapat berperan sebagai rekan, subordinasi, atau bahkan konsumen. Satu hal yang pasti, orang sukses tidak berhenti pada tahap "Just Think", dimana banyak berpikir tanpa realisasi. Konsep tanpa aksi pada dasarnya adalah sia-sia, sehingga dengan pola pikir yang baik, perencanaan yang matang, motivasi yang kuat dan fokus membantu sesorang untuk sukses dalam berbisnis. Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/2864636/ingin-sukses-tiru-5-pola- pikir-yang-dimiliki-pengusaha-ini Penulis: Heribertus Elingga Ajitrisna Dosen: Prof. Dr. Hapzi Ali, CMA Judul: Komunikasi dan Model Kepemimpinan Universitas Mercu Buana, 2018

Add a comment